Friday, February 19, 2021

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Rebound Usai Anjlok 4 Hari Berturut-turut

 

 
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Hal ini didorong beberapa aksi buru harga murah setelah mengalami kerugian selama empat hari berturut-turut hingga berada di bawah USD1.800, sebagian dipicu juga oleh data ekonomi agak suram dan dolar yang lebih rendah.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terangkat USD2,2 atau 0,12 persen menjadi ditutup pada USD1.775 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu emas berjangka terpuruk USD26,2 atau 1,46 persen menjadi USD1.772,80. 

Harga emas berjangka anjlok USD24,2 atau 1,33 persen menjadi USD1.799 pada Selasa, setelah turun USD3,6 atau 0,2 persen menjadi USD1.823,20 pada Jumat (12/2/2021), setelah jatuh USD15,9 atau 0,86 persen menjadi USD1.826,80 pada Kamis (11/2/2021).

Data ekonomi AS baru-baru ini, termasuk angka manufaktur dari Federal Reserve New York sangat kuat dan menunjukkan "banyak hal mulai pulih dari kemerosotan Virus Corona," kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Bob Haberkorn. 

Namun data ekonomi terpisah dari Federal Reserve Philadelphia menempatkan indeks manufaktur pada 23,1 pada Februari, turun dari 26,5 pada Januari.

Beberapa aksi berburu harga murah, mengingat penurunan harga emas di bawah USD1.800 dan greenback yang lebih rendah, juga mendorong kenaikan awal emas dari posisi terendah baru-baru ini, kata Haberkorn. 

Selain itu memberikan dorongan untuk harga emas, Federal Reserve AS pada Rabu menegaskan kembali janjinya untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol sampai inflasi dan lapangan kerja meningkat.

Reaksi emas terhadap peningkatan tak terduga dalam klaim pengangguran mingguan pada Kamis juga relatif teredam, karena imbal hasil obligasi AS naik di tengah tanda-tanda kenaikan ekonomi.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis melaporkan bahwa 861.000 orang mengajukan klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 13 Februari, tertinggi dalam empat minggu.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pembangunan rumah baru turun ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 1,58 juta pada Januari, turun 6,0 persen dari angka yang direvisi pada Desember 2020.

Imbal hasil yang lebih tinggi telah mengikis daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi akhir-akhir ini, karena meningkatkan peluang kerugian untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Emas mengalami kesulitan untuk mencoba memenangkan investor sebagai lindung nilai inflasi, karena aset lain lebih disukai, kata Analis Pasar FXTM, Han Tan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 23,7 sen atau 0,87 persen menjadi ditutup pada USD27,078 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD17 atau 1,35 persen menjadi menetap di USD1.274,70 per ounce - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : okezone.com

 

Wednesday, February 17, 2021

PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Kembali Terkoreksi, Dipicu Kenaikan Yield Obligasi Global

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas kembali terkoreksi pada awal perdagangan Rabu. Pukul 07.40 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2021 di Commodity Exchange ada di US$ 1.788,10 per ons troi, turun 0,6% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.799,00 per ons troi.

Harga emas turun lima hari berturut-turut karena imbal hasil obligasi global melonjak di tengah ekspektasi pemulihan ekonoi, kemajuan program vaksin virus corona dan melambatnya laju infeksi mendorong optimisme pertumbuhan global, meningkatkan yield US treasury dan membebani permintaan emas batangan. "Reli yield obligasi global yang tak terkendali memberi pukula fatal bagi emas," jelas Edward Moya, analis pasar senior Oanda Corp

 Imbal hasil meningkat karena taruhan reflasi, dan itu memicu pelepasan banyak perdagangan safe haven."

Moya menambahkan, rebound dolar mungkin belum akan berakhir jika imbal hasil obligasi global terus menguat. 

"Dan itu bisa menjadi katalis bearish yang mengirim emas turun ke level US$ 1.750 per ons troi," katanya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : kontan.co.id

Tuesday, February 16, 2021

PT Rifan Financindo - Imbal Hasil Obligasi AS Ke Level Tertingginya, Kilau Emas Pudar

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Kilau emas dunia kian pudar saja, pada perdagangan Senin kemarin harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi 1.817,41 dolar AS per ounce.

Selasa penurunan ini disebabkan karena imbal hasil obligasi AS menyentuh level tertingginya karena saham global mencapai rekor puncak yang baru.

Sementara itu harga emas berjangka Amerika Serikat juga ikutan melemah 0,3 persen menjadi 1.818,20 dolar AS per ounce.

Posisi teknikal emas secara keseluruhan tetap rapuh, dan akan berada di bawah tekanan penurunan baru pekan ini, jika imbal hasil Amerika terus bergerak lebih tinggi," ujar analis OANDA, Jeffrey Halley.

Imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.

Investor memburu saham untuk meraih keuntungan cepat dan dengan pergerakan "risk-on" yang kuat, sulit untuk melihat emas menguat," kata Kepala Analis ActivTrades Carlo Alberto De Casa.

Dia menambahkan, penurunan di bawah 1.790 dolar AS dapat memicu kejatuhan lebih lanjut.

Pasar Amerika ditutup untuk liburan Hari Presiden. Pelaku pasar menunggu risalah pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pada akhir Januari, yang dijadwalkan pada Rabu.

Harga perak di pasar spot naik 0,9 persen menjadi 27,59 dolar AS per ounce, sementara paladium bertambah 0,6 persen menjadi 2.403,18 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : suara.com

Monday, February 15, 2021

PT Rifan - Rifan Financindo Berjangka Bandung Salurkan Bantuan Kepada Korban Longsor Sumedang

PT RIFAN BANDUNG - Sore itu guyuran hujan yang berlangsung beberapa jam tak disangka menjadi awal bencana dahsyat yang menewaskan puluhan orang. 

Asep salah seorang warga Desa Cihanjuang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang menuturkan kesaksiannya kepada tim SAR awal mula terjadi bencana longsor di kampungnya. Longsor di Sumedang merupakan peristiwa pertama kali yang merenggut banyak korban.

PT Rifan Financindo Berjangka Bandung (RFB Bandung) melalui program #RFBBandungPeduli, melakukan aksi cepat tanggap membantu korban longsor Cimanggung Sumedang dengan menyalurkan bantuan berupa sembako diantaranya beras 31 karung, indomie 20 dus, susu 9 dus, sarden 5 dus, biscuit 17 dus , bubur bayi 5 dus, popok bayi dan dewasa 7 dus, dan selimut 50 pcs. Bantuan diterima Kepala Desa setempat, dan perwakilan warga. 

Pimpinan Cabang RFB Bandung, Anthony Martanu mengatakan bahwa bantuan sosial ini mungkin tak cukup untuk menolong seluruh korban namun Rifan Financindo Berjangka Bandung ingin menjadi bagian dari masyarakat Sumedang yang terdampak dengan berkontribusi dalam bentuk apapun untuk memulihkan keadaan.

Seluruh dana ini diperoleh dari para karyawan dan manajemen.

Rifan Financindo Berjangka Bandung memiliki program #RFBBandungpeduli yang berfokus pada tiga pilar setiap tahunnya yaitu bencana alam, pendidikan dan kemasyarakatan. Kali ini bantuan yang diberikan kepada korban longsor Cimanggu masuk ke dalam pilar kemanusiaan - PT RIFAN

Sumber : ayobandung.com

 

Thursday, February 11, 2021

Rifan Financindo - Harga Emas Dunia Stabil, Platinum Justru Melesat Ke Level Tertingginya

 

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas dunia stabil meskipun dolar AS melemah akibat data inflasi yang lemah pada Januari 2021.

Harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.842,66 dolar AS per ounce, sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup juga meningkat 0,3 persen menjadi 1.842,70 per ounce.

"Emas berada dalam posisi tarik-menarik," kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

Dia menambahkan bahwa kendati depresiasi dolar merupakan sentimen bullish, ada ekspektasi paket stimulus jumbo di Amerika pada akhirnya dapat mengarah pada suku bunga yang lebih tinggi, yang akan meningkatkan opportunity cost memegang emas.

Sementara itu platinum melesat ke level tertingginya dalam enam tahun terakhir, sementara paladium melonjak lebih dari 3 persen di tengah harapan permintaan dari sektor otomotif saat ekonomi pulih kembali, dengan pasokan kemungkinan akan mengetat.

Harga platinum melonjak 5,3 persen menjadi 1.237,45 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak Februari 2015 di 1.250,00 dolar AS per ounce.

"Kami perkirakan permintaan otomotif meningkat secara global saat kita memasuki fase pemulihan," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

Sedangkan paladium melejit sebanyaknya 3,1 persen dan terakhir menguat 1,4 persen menjadi 2.351,59 dolar AS per ounce.

Pasar juga mengambil isyarat dari laporan Johnson Matthey, yang mengatakan kedua logam tersebut yang digunakan dalam catalytic converter untuk membersihkan asap knalpot mobil dapat mengalami kekurangan pasokan tahun ini.

Di sisi lain, perak turun 0,6 persen menjadi 27,05 dolar AS per ounce. Hiruk-piruk investor ritel pekan lalu mendorong perak meroket setingginya ke posisi 30,03 dolar AS per ounce, sebelum penurunan tajam - RIFAN FINANCINDO

Sumber : suara.com

Wednesday, February 10, 2021

PT Rifan Financindo Berjangka - Miris, Rp2 Triliun Dana Nasabah Indonesia Masuk Lembaga Investasi Asing Ilegal

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Lebih dari Rp2 triliun dana nasabah Indonesia diperkirakan masuk ke lembaga investasi asing ilegal sejak maraknya perdagangan investasi melalui channel digital. Angka tersebut diperkirakan bakal terus naik, tanpa ada edukasi tentang risiko produk berjangka.

Direktur Jakarta Future Exchange (JFX) Andreas Tanadjaya mengatakan, pangsa pasar investasi yang diambil lembaga investasi ilegal di Indonesia sangat tinggi. Bahkan, secara angka setiap tahunnya terus meningkat, dengan nilai triliun rupiah.

"Pangsa pasar yang sudah diambil lembaga investasi asing di Indonsia mencapai triliunan, mungkin sekitar Rp2 triliun. Itu pun baru angka berdasarkan survei kasar, kalau didasarkan penelitian secara menyeluruh, bisa lebih dari itu," jelas Andreas pada media gathering PT Rifan Financindo Berjangka di Hotel Crown Plaza, Kota Bandung

Menurut dia, lembaga investasi asing tersebut beroperasi secara online. Sehingga mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. Padahal, mereka belum memiliki ijin dari Bapepti untuk melakukan trading di Indonesia. Beberapanya bahkan perusahaan investasi palsu .

Menurut dia, masyarakat tertarik lantaran tawaran keuntungan lebih besar dan kemudahan akses. Padahal, potensi risikonya sangat besar dan tak ada perlindungan. "Makanya perlu edukasi dan langkah konkret antara Bapepti dan Kemenkominfo untuk menindak ini," imbuh dia.

Pimpinan Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Bandung, Anthony Martanu mengatakan, pihaknya dirugikan oleh lembaga investasi berjangka ilegal . Hal itu menyebabkan lembaga investasi legal yang selama ini bereputasi baik terkena imbasnya.

Padahal, kata dia, investasi berjangka di Indonesia saat pendemi ini cukup baik. PT Rifan Financindo Berjangka mengalami pertumbuhan kinerja di tahun 2020 meski di tengah pandemi COVID-19. Total volume transaksi tumbuh 6,59 persen menjadi 1,6 juta lot. Sampai akhir Desember tahun lalu, Rifan Financindo Berjangka masih memuncaki posisi teratas untuk kategori perusahaan pialang gabungan teraktif.

Kami mampu menguasi pangsa pasar sekitar 19 persen, atau masih menjadi pemimpin pasar di Bursa Berjangka Jakarta. Kinerjanya, dnegan nasabah mencapai 4.713 orang, naik 17,62 persen dibandingkan tahun 2019," beber dia.

PT Rifan Financindo Berjangka Bandung menetapkan target nasabah baru sebanyak 1000 nasabah di tahun 2021, naik 67% persen dari tahun sebelumnya sebanyak 599 nasabah. Optimisme ini didasarkan pada tingkat kepercayaan nasabah yang kian meningkat dan komitmen Perseroan untuk menjaga kualitas layanan transaksi di industri Perdagangan Berjangka Komoditi.

Sementara itu, Corcom PT KBI Giri Hatmoko mengatakan, tahun 2021 diproyeksikan akan tumbuh melebihi pencapaian tahun 2020. Data dari PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) menyebutkan, sepanjang tahun 2020 volume transaksi Kontrak SPA di JFX mencapai 7.767.855,4 lot, sedangkan Kontrak Primer mencapai 1.678.267 Lot. Sedangkan 2019 transaksi Kontrak Sistem Perdagangan Alternatif mencapai 6.501.246,7 Lot dan Kontrak Primer mencapai 1.467.516,0 Lot -  PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : sindonews.com

Tuesday, February 9, 2021

PT Rifan Financindo - Harga Emas Dunia Naik Imbas Paket Stimulus Jumbo AS

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen karena ekspektasi paket stimulus ekonomi Amerika yang besar mendukung daya tarik bullion sebagai lindung nilai inflasi.

Harga emas di pasar spot melesat 1,1 persen menjadi 1.831,28 dolar AS per ounce, sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melambung 1,2 persen menjadi 1.834,20 dolar AS per ounce.

Presiden Joe Biden dan sekutu Demokratnya di Kongres membuka jalan untuk paket bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun dolar AS ketika anggota parlemen menyetujui garis besar anggaran yang akan memungkinkan mereka untuk memperkuat rencana tersebut tanpa dukungan dari Partai Republik.

Menteri Keuangan Amerika, Janet Yellen mengatakan, negara itu akan kembali ke tingkat lapangan kerja secara penuh tahun depan jika Kongres menyetujui paket stimulus tersebut.

Emas juga tampaknya mengambil beberapa isyarat dari lompatan lain dalam Bitcoin, setelah Tesla Inc mengatakan telah menginvestasikan sekitar 1,5 miliar dolar AS dalam mata uang crypto tersebut.

Dalam laporan tahunan 2020, Tesla juga mengatakan mungkin berinvestasi dalam "aset cadangan alternatif tertentu termasuk aset digital, emas, ETF emas, dan aset lain seperti yang ditentukan di masa depan.

Sementara itu, perak naik 2,2 persen menjadi 27,42 dolar AS per ounce dan platinum meroket 3,2 persen menjadi 1.159,73 dolar AS per ounce, sedangkan paladium turun 0,7 persen menjadi 2.321,41 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : suara.com