Tuesday, October 12, 2021
PT Rifan Financindo - Harga Emas Hancur Hancuran, Menyamai Titik Terendah Pada 1 April 2021
Monday, October 11, 2021
PT Rifan - Kabar Gembira, Harga Emas Terkini Meroket
Friday, October 1, 2021
Rifan Financindo Berjangka - Data Ketenagakerjaan AS Anjlok, Harga Emas Dunia Meroket
Harga emas di pasar spot melonjak 1,7 persen menjadi USD1.755,56 per ounce setelah melesat 2,2 persen ke level tertinggi satu pekan di awal sesi.
Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melejit 2 persen menjadi USD1.757 per ounce.
Jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran meningkat pekan lalu, data menunjukkan pada Kamis, yang dapat mendorong kekhawatiran perlambatan pasar tenaga kerja.
Ini juga menyebabkan ketidakpastian tentang tapering The Fed, karena mereka ingin pasar tenaga kerja yang solid untuk mengumumkan tapering ," kata konsultan independent, Robin Bhar, menambahkan penundaan apapun bisa berdampak positif bagi emas.
Emas juga "bergerak menuju beberapa pembelian fisik baru, dengan sejumlah investor mencari lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi, kenaikan inflasi," ucap Bhar.
Tetapi meningkatnya prospek tapering The Fed, yang secara luas diperkirakan dimulai pada November, dan peluang imbal hasil US Treasury terus menguat, diprediksi menambah lebih banyak tekanan pada emas yang tidak memberikan bunga, papar Han Tan, Kepala Analis Exinity.
Pengurangan stimulus bank sentral dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil surat utang pemerintah lebih tinggi, meningkatkan opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.
Dolar AS yang lebih kuat dan imbal hasil yang lebih tinggi adalah kombinasi beracun bagi emas," kata Commerzbank dalam sebuah catatan - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : suara.com
Monday, September 27, 2021
PT Rifan - Harga Emas Turun Pasca Isyarat Fed Naikkan Bunga Acuan Lebih Cepat
PT RIFAN BANDUNG - Harga emas turun pada Kamis pagi di Asia setelah Federal Reserve AS memberi sinyal pengurangan aset dapat dimulai pada tahun 2021 dan kenaikan suku bunga juga bisa terjadi lebih cepat daripada yang diharapkan.
Harga emas berjangka terus turun 0,79% di $1.764,80/oz pukul 11.10 WIB menurut data Investing.com. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, turun tipis 0,11% di 93,358 setelah mengalami kenaikan sebelumnya mendekati level tertinggi satu bulan.
The Fed merilis keputusan kebijakan terbaru pada Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB dan mengatakan pengurangan aset dapat segera dimulai pada bulan November. Fed juga bisa menaikkan suku bunga pada tahun 2022 untuk mengatasi kenaikan inflasi.
Bank of England dan Norges Bank akan memberikan keputusan kebijakan masing-masing hari ini.
Di Asia Pasifik, Bank of Japan mempertahankan suku bunganya tidak berubah sebesar -0,10% saat mengeluarkan keputusan kebijakannya pada hari Rabu.
Sementara, China Evergrande Group (HK:3333) pada hari Rabu untuk sementara dapat meredakan kekhawatiran dari kejutan pasar yang akan segera terjadi akibat masalah krisis utangnya. Perusahaan pengembang properti itu mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan pembayaran bunga obligasi domestik dan People's Bank of China juga menyuntikkan uang tunai ke dalam sistem perbankan.
Investor dengan gugup menunggu apakah perusahaan dapat membayar bunga senilai $83,5 juta untuk obligasi luar negeri, yang jatuh tempo pada hari Kamis, serta liabilitas mencapai $300 miliar.
Sementara itu, Rusia memproduksi 173,99 ton emas periode antara Januari dan Juli, turun dari 176,30 ton yang diproduksi pada periode yang sama tahun 2020, Kementerian Keuangan negara itu mengatakan pada hari Rabu.
Di logam mulia lainnya, perak jatuh 1,34% ke 22,600 dan platinum turun0,23% di 993,70 pukul 11.09 WIB. Palladium stagnan di level 2.018,50 tetapi harga telah melonjak 6,2% pada hari Rabu, kenaikan satu hari terbesar sejak Maret 2020 - PT RIFAN
Sumber : investing.com
Monday, September 20, 2021
PT Rifan - Ada Aksi Jual Tajam, Harga Emas Terpuruk Tiga Hari Beruntun
PT RIFAN BANDUNG - Harga emas kembali menurun pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu Pagi). Penurunan emas memperpanjang kerugian tiga hari beruntun.
Friday, September 17, 2021
Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Anjlok 38,1 Dolar, Terpukul Menguatnya Penjualan Ritel AS
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Emas mempercepat penurunannya pada akhir
perdagangan Kamis (Jumat pagi, WIB), ketika data penjualan ritel Amerika
Serikat yang kuat mendorong dolar AS lebih tinggi dan memberi amunisi
untuk sepekulasi bahwa Federal Reserve dapat mempercepat pengurangan
pembelian asetnya.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman
Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok 38,1 dolar AS atau
2,12 persen menjadi ditutup pada 1.756,70 dolar AS per ounce. Sehari
sebelumnya, Rabu (15/9/2021), emas berjangka juga merosot 12,3 dolar AS
atau 0,68 persen menjadi 1.794,8 dolar AS.
Emas berjangka
terangkat 12,7 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1,807,10 dolar AS pada
hari Selasa setelah naik 2,3 dolar AS atau 0,13 persen menjadi
1.794,40 dolar AS pada hari Senin, dan melemah 7,9 dolar AS atau
0,44 persen menjadi 1.792,10 dolar AS pada hari Jumat.
Departemen
Perdagangan AS melaporkan pada hari Kamis (16/9/2021) bahwa penjualan
ritel AS naik 0,7 persen yang disesuaikan secara musiman pada bulan
Agustus, menyusul penurunan 1,8 persen pada bulan Juli. Data tersebut
mendorong dolar dan imbal hasil obligasi AS lebih tinggi sehingga
mengurangi permintaan emas.
Ahli strategi pasar senior di RJO
Futures Bob Haberkorn mengatakan bahwa emas telah mendapat pukulan yang
cukup besar dengan kenaikan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah
dan data yang lebih kuat.
Kecuali ada beberapa
peristiwa geopolitik atau kejutan dari Fed, menurut Haberkorn, lintasan
emas tidak mungkin berubah menjelang pertemuan FOMC.
Emas juga
menemukan sedikit dukungan dari kelesuan pasar tenaga kerja, dengan
klaim pengangguran awal datang sedikit lebih tinggi dari yang
diperkirakan minggu lalu.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan
bahwa klaim tunjangan pengangguran awal naik 20.000 menjadi 332.000
dalam pekan yang berakhir pada tanggal 11 September.
Angka
penjualan ritel yang kuat menunjukkan sentimen konsumen mulai kembali,
indikator yang baik bagi The Fed untuk membawa ekspektasi pada kenaikan
suku bunga berikutnya," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di
Blue Line Futures di Chicago.
Fokus sekarang beralih ke pertemuan Fed 21—22 September.
Ada banyak anggota di
FOMC yang mendukung dimulainya pengurangan pembelian obligasi tahun ini.
Oleh karena itu, prospek emas tidak positif," kata analis Quantitative
Commodity Research, Peter Fertig.
Penghentian langkah-langkah
dukungan ekonomi tidak hanya meredupkan status emas sebagai tempat
berlindung yang aman—yang dipicu oleh pandemi—, tetapi kenaikan suku
bunga berikutnya berarti peningkatan peluang kerugian untuk memegang
aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.
Logam mulia
lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Desember turun 1,007 dolar AS
atau 4,23 persen menjadi ditutup pada 22,794 dolar AS per ounce.
Platinum untuk pengiriman Oktober turun 7,2 dolar AS atau 0,77 persen
menjadi ditutup pada 923,3 dolar AS per ounce - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : antaranews.com
Tuesday, September 14, 2021
PT Rifan Financindo - Harga Emas Hari Ini Bikin Deg Degan
PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas naik pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), menjelang rilis data ekonomi utama Amerika Serikat (AS).