Monday, March 6, 2023

PT Rifan - Harga Emas Dunia Naik Lagi Di Tengah Kebijakan The Fed

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas dunia naik pada akhir perdagangan hari ini, Sabtu (4/3/2023). Adapun emas berbalik menguat tajam dari kerugian sesi sebelumnya karena dolar AS melemah dan mencatat kerugian mingguan pertama sejak Januari terhadap mata uang utama lainnya ketika para pedagang mencoba mengukur jalur kebijakan Federal Reserve. Dikutip Antara kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD14,10 atau 0,77% menjadi ditutup pada USD1.854,60 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di USD1.856,30 dan terendah di USD1.842,00. 

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 33,70 sen atau 1,61%, menjadi ditutup pada USD21,238 per ounce.

Platinum untuk pengiriman April meningkat USD16,20 atau 1,68%, menjadi menetap pada USD979,40 per ounce. 

Untuk minggu ini, emas berjangka menguat lebih dari 2%, kenaikan mingguan pertama dalam lima pekan terakhir karena komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve membantu memberikan kejelasan lebih lanjut tentang jalur kebijakan moneter tahun ini.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menegaskan kasus untuk kenaikan 25 basis poin pada Maret, sementara Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan dalam pidato terpisah bahwa inflasi yang moderat dan pertumbuhan ekonomi dapat meminta suku bunga memuncak pada perkiraan sebelumnya sebesar 5,4%.

Wednesday, March 1, 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Dunia Menguat Di Tengah Inflasi Tinggi Di Eropa

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas dunia menguat tajam pada akhir perdagangan Rabu, setelah berada di kisaran ketat selama sesi dan memperpanjang keuntungan.

Dikutip Antara, emas untuk hari kedua berturut-turut setelah sedikit pulih dari level terlemahnya tahun ini, di tengah inflasi yang tinggi di negara-negara utama Eropa.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD11,80 atau 0,65% menjadi ditutup pada USD1.836,70 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di USD1.838,60 dan terendah di USD1.810,80 dolar AS. 

Sementara, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei terangkat 27,80 sen atau 1,34%, menjadi ditutup pada USD21,071 per ounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah USD13,60 atau 1,44% , menjadi menetap pada USD955,50 per ounce.

Data industri menunjukkan bahwa inflasi bahan makanan Inggris mencapai 17,1% dalam empat minggu hingga 19 Februari, tertinggi yang pernah tercatat. Diukur dengan standar harmonisasi Uni Eropa, inflasi Prancis naik menjadi 7,2% tahun ke tahun pada Februari dari 7,0% pada Januari.

Di Prancis, inflasi makanan mencapai 14,5% secara tahun ke tahun. Sementara itu, harga konsumen Spanyol melonjak 5,8% tahun ke tahun pada Januari, setelah mencatat kenaikan 5,5% pada Desember.

Barometer Bisnis Chicago Conference Board turun menjadi 43,6 pada Februari dari 44,3 pada Januari, terendah sejak November dan meleset dari perkiraan konsensus 45,0 oleh para ekonom.

Indeks kepercayaan konsumen Conference Board merosot ke 102,9 pada Februari, dari pembacaan 106 pada Januari - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : okefinance.com

Monday, February 27, 2023

PT Rifan - Harga Emas Melorot, Tajam

PT RIFAN BANDUNG - Emas berjangka kembali melorot pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) dan memperpanjang kerugian untuk hari kelima beruntun. Harga emas turun selama empat minggu beruntun, karena investor bereaksi terhadap data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS yang lebih tinggi dari perkiraan. Dilansir dari Antara, Departemen Perdagangan AS melaporkan Jumat (24/2) bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS tidak termasuk makanan dan energi yang disebut Indeks PCE inti naik 0,6 persen bulan ke bulan dan 4,7 persen tahun ke tahun pada Januari.


Pasar telah memperkirakan pembacaan masing-masing di 0,5 persen dan 4,4 persen. Data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve akan berlanjut, mendukung USD menguat dan imbal hasil imbal hasil obligasi pemerintah AS naik. Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada Jumat (24/2) bahwa dia belum memutuskan apakah dia ingin bank sentral menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan berikutnya pada Maret.

Laporan PCE menunjukkan bahwa The Fed perlu berbuat lebih banyak," kata Loretta Mester. “Sungguh menggembirakan bahwa inflasi menurun dari puncak (nya), tetapi dibutuhkan lebih banyak lagi.” Presiden Joe Biden, dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, setuju bahwa laporan hari ini menunjukkan Amerika telah membuat kemajuan pada inflasi.

Tetapi tak memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ungkap Biden. Departemen Perdagangan AS melaporkan Jumat (24/2) bahwa penjualan rumah baru AS meningkat 7,2 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 670.000 unit pada Januari, level tertinggi sejak Maret 2022. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD 9,7 atau 0,53 persen menjadi ditutup pada USD 1.817,10 per ounce. Untuk minggu ini, kontrak berjangka emas kehilangan USD 23,3 atau 1,80 persen. Harga emas berjangka tergelincir USD 14,70 atau 0,80 persen menjadi USD 1.826,80 pada Kamis (23/2), setelah turun tipis USD 1 atau 0,05 persen menjadi pada USD 1.841,50 - PT RIFAN
 
Sumber : jpnn.com

Friday, February 24, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Bursa Berjangka Eropa Naik, PDB Jerman Alami Kontraksi Pada Kuartal IV

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Bursa saham Eropa diperkirakan akan dibuka naik pada hari Jumat di tengah tanda-tanda bahwa ekonomi kawasan ini perlahan-lahan mulai pulih, menjelang rilis angka inflasi yang disukai oleh Federal Reserve.

Pada pukul 14.00 WIB, kontrak DAX futures Jerman diperdagangkan naik 0,2%, CAC 40 futures Prancis mendatar dan FTSE 100 futures di Inggris menguat 0,3%.

Data yang dirilis pada awal sesi ini menunjukkan kepercayaan konsumen Inggris rebound pada bulan Februari, dengan Indeks kepercayaan konsumen GfK naik tujuh poin menjadi minus 38. Meskipun ini masih dekat dengan posisi terendah dalam sejarah yang dipicu oleh krisis biaya hidup, ini masih merupakan level tertinggi dalam 10 bulan.

Indeks iklim konsumen GfK Jerman juga meningkat menjadi -30,5 di bulan Maret, dari -33,8 di bulan sebelumnya.

Data pertumbuhan Jerman kurang menggembirakan, karena Perekonomian terbesar di Zona Euro ini mengalami kontraksi sebesar 0,4% pada kuartal terakhir tahun lalu, yang menghasilkan pertumbuhan tahunan hanya 0,3%.

Namun, angka-angka ini bersejarah, dan data aktivitas bisnis pada tahun 2023 jauh lebih optimis.

"Prospek dunia sedikit lebih cerah di awal tahun 2023 dibandingkan dengan apa yang kami perkirakan dua atau tiga bulan yang lalu," Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann menyampaikan pada hari Jumat dalam sebuah wawancara di CNBC, sambil menambahkan bahwa tantangan inflasi masih ada.

Tingkat tantangan-tantangan tersebut mungkin akan terlihat jelas di AS, negara dengan perekonomian terbesar di dunia, di akhir sesi dengan rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti PCE untuk bulan Januari, pengukur inflasi yang paling diperhatikan oleh bank sentral AS.

Indeks ini diperkirakan akan naik 4,3% dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan 4,4% pada bulan sebelumnya, menyiratkan bahwa inflasi akan sulit untuk dijinakkan.

Di sektor korporat, BASF (ETR:BASFN) mengumumkan rencana untuk memangkas 2.600 posisi pekerjaan, sekitar 2% dari tenaga kerja globalnya, saat perusahaan kimia terbesar di Eropa ini berusaha memangkas biaya karena mereka belajar untuk hidup tanpa gas Rusia yang murah.

Harga minyak naik pada hari Jumat dalam potensi berkurangnya pasokan dari Rusia ke pasar global mengimbangi kenaikan cadangan AS.

Moskow berencana untuk memangkas ekspor minyak hingga 25% dari pelabuhan-pelabuhan di bagian barat Rusia pada bulan Maret, menurut sebuah laporan Reuters, yang mana lebih besar daripada pemangkasan suplai 500.000 barel per hari yang diumumkan sebelumnya.

Berita ini telah membayangi pengumuman kenaikan stok minyak AS, dari data Badan Informasi Energi yang menunjukkan pasokan tumbuh selama sembilan minggu berturut-turut ke level tertinggi sejak Mei 2021.

Pukul 14.00 WIB, minyak WTI naik 0,9% ke $76,10 per barel, sedangkan kontrak Brent naik 0,9% menjadi $82,96. Kedua kontrak diperdagangkan masing-masing turun kurang dari 0,5% untuk minggu ini, setelah sebelumnya mengalami pelemahan besar.

Selain itu, emas berjangka naik 0,2% di $1.830,70/oz, sementara EUR/USD naik ke 1,0598 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Thursday, February 23, 2023

Rifan Financindo - Harga Emas Turun Tipis Jadi USD1.841/Ounce

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas menurun pada akhir perdagangan Rabu. Penurunan hari ini pun memperpanjang kerugian dalam tiga sesi berturut-turut karena pasar berhati-hati menyikapi risalah pertemuan Federal Reserve. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange turun tipis USD1 atau 0,05% menjadi USD1.841,50 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi sesi di USD1.855,00 dan terendah di USD1.837,00. 

Tak lama setelah lantai perdagangan emas ditutup, risalah rapat FOMC pada 1 Februari dirilis. Risalah menunjukkan meskipun beberapa orang ingin menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin, sebagian besar peserta setuju kenaikan suku bunga 25 basis poin diperlukan, dan lebih banyak kenaikan suku bunga dibutuhkan untuk mencapai target inflasi Federal Reserve sebesar 2,0%.

Hampir semua pejabat The Fed juga mengamati bahwa memperlambat laju kenaikan suku bunga akan memungkinkan manajemen risiko yang tepat. Demikian dikutip dari Antara

Naiknya suku bunga menjadi pertanda buruk bagi aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dan logam mulia lainnya, mengingat hal itu memperkuat dolar dan imbal hasil obligasi pemeribtah dan meningkatkan peluang kerugian untuk memegang emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 21,30 sen atau 0,97% menjadi USD21,677 per ounce. Platinum untuk pengiriman April terangkat USD4,70 atau 0,50% menjadi USD953,30 per ounce - RIFAN FINANCINDO

Sumber : okefinance.com

 

Monday, February 20, 2023

PT Rifan - Emas Tergelincir Tertekan Ekspektasi Lebih Banyak Kenaikan Suku Bunga

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas merosot pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), berbalik melemah dari keuntungan sesi sebelumnya karena para pedagang memperkirakan akan lebih banyak kenaikan suku bunga dari Federal Reserve menyusul data inflasi yang kuat meskipun lebih lambat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 1,60 dolar AS atau 0,09 persen menjadi ditutup pada 1.850,20 dolar AS per ounce, Untuk minggu ini, kontrak berjangka turun 1,3 persen, kerugian mingguan ketiga berturut-turut

Emas berjangka terangkat 6,50 dolar AS atau 0,35 persen menjadi 1.851,80 dolar AS pada Kamis (16/3/2023), setelah anjlok 20,10 dolar AS atau 1,08 persen menjadi 1.845,30 dolar AS pada Rabu (15/2/2023), dan terdongkrak 1,90 dolar AS atau 0,10 persen menjadi 1.865,40 dolar AS

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (17/2/2023) bahwa harga impor AS turun 0,2 persen pada Januari setelah turun tipis 0,1 persen yang direvisi pada Desember, semakin meredam emas.

Sejak data terbaru tentang inflasi muncul, pejabat Federal Reserve telah bersiap untuk periode suku bunga tinggi yang diperpanjang, termasuk kembali ke kenaikan 50 basis poin pada Maret, dengan mengatakan inflasi yang merayap membuat 25 basis poin menjadi kuantum yang bank sentral sepakati bulan ini tidak dapat dipertahankan.

Kita perlu melanjutkan kenaikan suku bunga sampai kita melihat lebih banyak kemajuan," kata Gubernur Fed Michelle Bowman, Jumat (17/2/2023). “Inflasi masih terlalu tinggi. Tebakan Anda sama bagusnya dengan tebakan saya tentang apa yang terjadi selanjutnya dalam perekonomian

Presiden Fed Richmond, Tom Barkin sependapat, mengatakan pengendalian inflasi akan membutuhkan lebih banyak kenaikan suku bunga. "Berapa banyak, kita harus lihat," tambahnya. "Saya menyukai jalur 25 basis poin karena saya yakin ini memberi kami fleksibilitas untuk merespons ekonomi.

Namun, kerentanan emas terhadap penurunan lebih lanjut akan dibatasi, karena bank-bank sentral tampaknya siap untuk meningkatkan kepemilikan emas mereka, kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA. “Risiko resesi global kembali dan itu akan mengarah pada beberapa aliran safe-haven untuk emas.

Tapi Moya juga tidak berharap banyak kemajuan segera, dengan mengatakan: "Kita mungkin terjebak dalam sebuah kisaran sampai kita memiliki tanda yang lebih jelas jika inflasi akan terus meningkat di sini
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 0,5 sen atau 0,02 persen, menjadi menetap pada 21,715 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot 9,6 dolar AS atau 1,03 persen, menjadi ditutup pada 921,40 dolar AS per ounce - PT RIFAN BANDUNG

Sumber : antaranews.com

Friday, February 17, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Data Ekonomi Masih Panas, Harga Emas Hari Ini, Bikin Deg-Degan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi), rebound dari level terendah lima minggu. Harga emas sedikit menguat di sesi sebelumnya di dorong oleh pelemahan USD. Namun, kenaikan logam kuning dibatasi karena data penjualan ritel yang lebih kuat dan tanda-tanda inflasi panas di AS yang memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.

USD melemah pada perdagangan Kamis (16/2) karena pelaku pasar mencerna data ekonomi yang baru dirilis dengan indeks USD. Logam kuning turun tajam pada Rabu (15/2) setelah data menunjukkan penjualan ritel AS tumbuh lebih kuat dari yang diharapkan pada Januari. Prospek kenaikan suku bunga menjadi pertanda buruk bagi emas dan rekan-rekannya yang tidak memberikan imbal hasil, karena peluang kerugian untuk memegang aset semacam itu meningkat.

Data ekonomi yang dirilis pada Kamis (16/2/2023) bervariasi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga produsen AS untuk permintaan akhir rebound 0,7 persen pada Januari, kenaikan terbesar sejak Juni, setelah turun 0,2 persen pada Desember. Departemen Tenaga Kerja AS lebih lanjut melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS turun 1.000 menjadi 194.000 dalam pekan yang berakhir 11 Februari. Ini adalah minggu kelima berturut-turut klaim berada di bawah 200.000.

The Fed Philadelphia mengatakan Kamis (16/2/2023) bahwa ukuran aktivitas bisnis regionalnya turun menjadi negatif 24,3 pada Februari dari negatif 8,9 pada bulan sebelumnya, level terendah sejak pandemi COVID terburuk pada Mei 2020. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD 6,50 atau 0,35 persen menjadi ditutup pada USD 1.851,80 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi di USD 1.854,90 dan terendah di USD 1.836,60. Emas berjangka anjlok USD 20,10 atau 1,08 persen menjadi USD 1.845,30 pada Rabu (15/2), setelah terdongkrak USD 1,90 atau 0,10 persen menjadi USD 1.865,40 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA


Sumber : jpnn.com