PT RIFAN BANDUNG - Dolar jatuh ke dalam jurang pasca Fed dan emas memanfaatkannya sebaik mungkin, Logam mulia kembali ke level $2.000/oz pada hari Kamis pasalnya emas
untuk penyerahan April berakhir di $1.994,10/oz di Comex New York, atau
naik 2,28%. Kontrak acuan mencapai level tertinggi sesi di atas $2.001, mengejar level tertinggi satu tahun pada hari Senin di hampir $2.015.
,
yang lebih banyak diikuti daripada kontrak berjangka oleh beberapa
trader, ditutup di $1.991,76 atau naik 1,13%. Emas spot mencapai level
tertinggi sesi di $2.003,36.
"Kami mendapatkan kembali energi untuk naik menuju $2010, yang akan
menjadi pemberhentian pertama emas spot setelah ini," ungkap Sunil Kumar
Dixit, kepala strategi teknikal di SKCharting.com.
Emas mendapatkan kembali momentum kenaikan setelah penurunan dua hari karena ,
yang mengukur mata uang AS dengan sejumlah enam mata uang utama yang
bersaing yang mencakup euro dan yen, melanjutkan perjalanannya ke
selatan pada penutupan Rabu setelah pesan yang beragam tentang prospek
suku bunga oleh Federal Reserve.
The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 bps seperti yang diharapkan
pada Rabu setempat dalam rapat bulan Maret, menegaskan kembali
komitmennya untuk menurunkan inflasi dan tidak menurunkan suku bunga
setidaknya untuk tahun ini.
Namun, setelah krisis perbankan AS yang telah mengguncang pasar
keuangan selama dua minggu terakhir, bank sentral juga mengisyaratkan
adanya potensi jeda dalam siklus kenaikan suku bunga, yang memicu
spekulasi bahwa bank sentral akan melakukan satu kali kenaikan lagi.
The Fed telah menaikkan suku bunga sebanyak sembilan kali selama 12
bulan terakhir, menambah 475 basis poin pada suku bunga, yang kemudian
dipangkas menjadi hanya 25 basis poin setelah melewati pandemi virus
corona yang merebak pada Maret 2020. Jeda dalam kenaikan Fed dapat
menjadi malapetaka bagi dolar dan menjadi sangat positif bagi emas, yang
merupakan perdagangan kontrarian terhadap mata uang AS.
"Emas menjadi perdagangan favorit di Wall Street karena banyak trader
masih khawatir pasca Fed dan seberapa cepat otoritas AS dapat menahan
gejolak perbankan lebih lanjut," sebut Ed Moya, analis di platform
perdagangan online OANDA.
"Emas akan bersinar di sini dan tampaknya diposisikan untuk menemukan
rumah di atas level $2.000. Lari menuju rekor tidak terlalu jauh dan
dapat terjadi jika masalah stabilitas keuangan tidak mereda."
Komoditas akhir pekan ini, naik 5% pada , naik 1,98% Jumat di ICE London, dan turun 1,2%.
Sementara, naik 0,31% pada Jumat di Singapura, di ICE London mencapai 173,00, naik 0,24% hingga Sabtu.
Adapun, di London naik 3,90%, naik 2,94% pada Sabtu dan naik 1,25% - PT RIFAN
Sumber : investing.com