Tuesday, July 18, 2023

PT Rifan Financindo - Dolar Di Dekat Low 15 Bulan, Pasar Emas Menguat

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Greenback berkutat di dekat level terendah April 2022, tatkala pasar berspekulasi bahwa The Fed memiliki ruang terbatas untuk terus menaikkan suku bunga.

Pelemahan dolar menguntungkan komoditas yang dihargai dalam greenback, sementara potensi kenaikan suku bunga AS yang lebih sedikit juga mengindikasikan berkurangnya tekanan pada aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.

Namun pasar masih tidak yakin apakah Fed akan memberi sinyal jeda dalam siklus kenaikan suku bunganya, mengingat inflasi inti masih tetap tinggi. Para pejabat bank sentral memberikan isyarat yang beragam mengenai hal ini, dengan konsensus umum yang tersisa untuk setidaknya satu kali kenaikan suku bunga lagi.

Logam mulia lainnya sebagian besar mengungguli emas selama seminggu terakhir, dengan platinum naik 7,2%, sementara perak naik lebih dari 8%. Namun keduanya juga telah jatuh jauh lebih besar daripada logam mulia di awal tahun ini - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing

Monday, July 17, 2023

PT Rifan - Dalam Pertahanan Emas Tidak Semua Data Inflasi Mendukung

PT RIFAN BANDUNG - Pergerakan emas terus naik secara perlahan dalam menghadapi jatuhnya dolar ke posisi terendah 15 bulan telah mengejutkan banyak orang. Logam mulia ini telah berada dalam tren seperti itu sejak Labor Department melaporkan hari Rabu bahwa Indeks Harga Konsumen, atau IHK, tumbuh hanya 3% yoy di bulan Juni dibanding dengan level tertinggi 40 tahun sebesar 9,1% tahun lalu. Indeks Harga Produsen , atau PPI, yang muncul setelah IHK, juga lebih rendah dari yang diharapkan.

Meskipun demikian, University of Michigan mengatakan hari Jumat bahwa survei Sentimen Konsumen yang sangat diawasi menunjukkan minat belanja orang Amerika ada di tingkat tertinggi dalam dua tahun terakhir, yang menurut para ekonom tidak akan terlalu menggembirakan bagi The Fed, yang ingin melihat mundurnya inflasi  lebih besar.

Semua mata kini tertuju pada The Fed dan apa yang akan dilakukannya terhadap suku bunga saat para pengambil kebijakannya kembali rapat pada tanggal 26 Juli untuk memutuskan suku bunga. Sementara Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk melewati kenaikan suku bunga bulan lalu, para ekonom berpendapat ada kemungkinan besar FOMC akan memilih untuk naikkan lagi 25 poin basis kali ini, sesuai dengan laju kenaikan suku bunga baru ini - PT RIFAN

Sumber : investing

Friday, July 14, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Emas Berjangka Berakhir Dilevel Tertinggi Sejak Pertengahan Juni

 

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Emas berjangka naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis (13/7), dengan harga membukukan penyelesaian lain di level tertinggi sejak pertengahan Juni.

Harga logam mulia telah meningkat tajam setelah pembacaan harga konsumen AS pada bulan Juni yang dirilis pada hari Rabu dan indeks harga produsen pada hari Kamis mengungkapkan perlambatan inflasi.

Pedagang mengharapkan berakhirnya kenaikan suku bunga, dan indeks dolar AS telah "jatuh," kata Chintan Karnani, konsultan independen yang melacak pasar emas selama 20 tahun terakhir.

Emas untuk pengiriman Agustus naik $2,10, atau 0,1%, untuk menetap di $1.963,80 per ons di Comex. Itu adalah penyelesaian kontrak teraktif tertinggi sejak 16 Juni, menurut data FactSet - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : marketwatch

Thursday, July 13, 2023

Rifan Financindo - Barkin Dari The Fed Mengatakan Belum Waktunya Untuk Menghentikan Kenaikan Suku Bunga

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Barkin juga mengindikasikan bahwa the Fed, yang menghentikan kenaikan suku bunga di bulan Juni untuk mempelajari dampaknya, akan melanjutkan pengetatan moneter guna mengembalikan inflasi ke target. Para pengambil kebijakan bank sentral akan membuat keputusan suku bunga berikutnya pada 26 Juli. Tool Suku Bunga Fed Investing.com memberikan probabilitas 94% bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga sebesar 0,25% pada rapat kebijakan bulan Juli.

Toleransi the Fed untuk inflasi hanya 2% per tahun. Menanggapi pertumbuhan harga yang melesat yang disebabkan oleh anggaran bantuan terkait pandemi virus corona, bank sentral telah menaikkan suku bunga 10 kali pada Maret 2022, menambahkan 5% ke suku bunga dari sebelumnya 0,25%.

"Kami merasa nyaman untuk melakukan lebih banyak kebijakan jika data yang masuk tidak mengkonfirmasi inflasi akan kembali ke target," kata Barkin pada hari Rabu. "Mundur terlalu cepat akan mengharuskan the Fed untuk melakukan lebih banyak lagi [nantinya]. Masih menjadi pertanyaan apakah inflasi dapat stabil sementara pasar tenaga kerja tetap sekuat saat ini."

Jika pembicaraan tentang tindakan Fed yang diperpanjang mulai menopang dolar lagi, perkiraan emas akan kembali ke $1.930-an - meskipun menguji atau menembus di bawah $1.900 bisa jadi sulit, kata Dixit.

Pullback kembali ke zona demand akan menarik lebih banyak buyers kali ini, itulah sebabnya," tambahnya - RIFAN FINANCINDO

Sumber

Wednesday, July 12, 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Data IHK Dan Fed Speakers Akan Hadir Minggu Ini

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Trader logam mencari lebih banyak isyarat dari data utama AS yang akan terbit pada hari Rabu, untuk mengukur seberapa besar penurunan inflasi lebih lanjut selama bulan Juni. Namun, meskipun inflasi secara keseluruhan diperkirakan telah turun, inflasi IHK inti diperkirakan masih akan tetap tinggi, yang kemungkinan akan mengundang retorika hawkish dari the Fed.

Sejumlah anggota the Fed juga akan berbicara minggu ini, termasuk Neel Kashkari dan Loretta Mester. Para anggota bank sentral sejauh ini menggemakan sikap Ketua Fed Jerome Powell bahwa kenaikan suku bunga masih diperlukan untuk menurunkan inflasi yang tinggi.

Powell telah mengisyaratkan setidaknya dua kenaikan lagi tahun ini - sebuah skenario yang menandai lebih banyak tekanan pada pasar logam. Namun, kenaikan suku bunga juga diperkirakan akan membebani pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya dapat memicu permintaan safe haven untuk emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Tuesday, July 11, 2023

PT Rifan Financindo - Potensi Pelunakan Sikap The Fed Dapat Dukung XAU/USD

 

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Terlepas dari tekanan terhadap harga emas ini, tampaknya ada juga faktor-faktor yang meringankan; terutama laporan Nonfarm Payroll pada hari Jumat yang mengindikasikan job growth lebih lambat dari yang diharapkan - hanya menambah 209 ribu pekerjaan bulan lalu - isyarat kemungkinan mendinginnya pasar kerja. Akibatnya, hal ini dapat menyebabkan pelunakan sikap Fed untuk menarik bullish USD sehingga memberikan 'jeda' bagi harga emas.
 
Selain itu, potensi pelemahan ekonomi global dapat membatasi jatuhnya kelas aset safe haven tatkala trader cenderung tetap berhati-hati menjelang rilis data inflasi konsumen pekan ini - PT RIFAN FINANCINDO
 
Sumber : investing.com

Monday, July 10, 2023

PT Rifan - Fed Mencari Lebih Banyak Bukti Melambatnya Inflasi, Satu laporan Pekerjaan Saja Tidak Akan Cukup

PT RIFAN BANDUNG - Tingkat pengangguran tetap tidak berubah di bulan Juni sebesar 3,6% sementara upah meningkat 0,4% dari 0,3% di bulan Mei. Para pejabat Fed mengatakan bahwa pertumbuhan lapangan kerja dan upah harus mendingin signifikan untuk terus menahan inflasi terburuk yang pernah dialami Amerika Serikat dalam empat dekade terakhir.

Inflasi, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen, atau IHK, tumbuh 4% yoy di bulan Mei, turun dari level tertinggi 40 tahun sebesar 9,1% pada Juni 2022.

Namun, toleransi Fed untuk inflasi hanya 2% per tahun. Sejak Maret 2022, bank sentral telah menaikkan suku bunga sebanyak 10 kali, menambah total 5% dari suku bunga era pandemi sebelumnya yang hanya sebesar 0,25%. Sementara Fed berhenti sejenak dari siklus kenaikan suku bunganya bulan lalu, ada spekulasi bahwa Fed dapat melanjutkannya ketika bertemu pada 26 Juli untuk peninjauan suku bunga berikutnya.

Yang pasti, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan kepada CNBC pada hari Jumat bahwa seseorang tidak boleh "terlalu berharap terlalu banyak pada angka pekerjaan dalam satu bulan".

Jelas bahwa pasar tenaga kerja masih sangat kuat namun melambat," tambahnya. "Saya belum melihat apapun yang mengatakan bahwa kenaikan suku bunga sebanyak 1 atau 2 kali lagi tahun ini adalah salah - PT RIFAN

Sumber : investing.com