RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas berjuang untuk bisa mengkapitalisir keuntungan hariannya
dalam jam perdagangan sesi AS hari Kamis, diperdagangkan di bawah $2,000
namun masih di atas $1,990 di sekitar $1,992 per troy ons.
Para trader menahan diri untuk menaruh posisi yang agresif ditengah
sepinya perdagangan karena liburan hari Thanksgiving Amerika Serikat.
Tekanan turun terhadap harga emas tertahan dengan meningkatnya
kesepakatan bahwa Federal Reserve AS (the Fed) tidak akan menaikkan
tingkat bunganya lagi. Bahkan perhitungan harga pasar sekarang ini
menunjukkan probabilita lebih dari 50% the Fed akan memangkas tingkat
bunganya pada pertemuan 30 April – 1 Mei 2024.
Hal ini membuat yields obligasi treasury AS benchmark 10 tahun turun
mendekati kerendahan selama dua bulan yang melemahkan dolar AS dan
mendorong naik harga emas. Indeks dolar AS turun 0.18% ke 103.639.
Ekspektasi dovish-nya the Fed mengatasi data pasar tenaga kerja AS
dan data sentimen konsumen yang keluar lebih baik daripada yang
diperkirakan pada hari Rabu.
Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk benefit pengangguran
yang baru turun ke 209.000, level terendah dalam lebih dari satu bulan
dan lebih rendah daripada yang diperkirakan.
Sementara ekspektasi inflasi konsumen AS bulan November dari Universitas Michigan naik untuk bulan kedua.
Data lain dari AS menunjukkan bahwa order untuk barang-barang
manufaktur yang tahan lama pada bulan Oktober turun lebih daripada yang
diperkirakan yang menunjukkan permintaan ekonomi melambat.
Volume trading yang kecil karena hari liburan Thanksgiving AS dan
kegagalan harga emas untuk menembus level $2,010 yang berkali-kali
membuat para trader emas menjadi berhati-hati.
Support & Resistance
Support” terdekat menunggu di $1,988 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,978 dan kemudian $1,967.
Resistance” terdekat menunggu di $2,000 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,010 dan kemudian $2,022 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : vibiznews