Friday, July 10, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS Membatasi Kenaikan Harga Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali mendapatkan ujian berat setelah imbal hasil obligasi pemerintah amerika serikat tenor sepuluh tahun merangkak naik mendekati level empat koma tiga persen pagi ini. Kenaikan yield ini mencerminkan ekspektasi pasar bahwa ekonomi amerika serikat masih cukup solid untuk meredam dampak dari kebijakan suku bunga tinggi.

Kondisi tersebut secara langsung mengurangi daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil harian jika dibandingkan dengan surat utang pemerintah amerika yang menawarkan return menarik. Penguatan dolar global ini juga berimbas pada pasar domestik di mana harga emas lokal cenderung mengikuti pola pergerakan di pasar spot internasional yang tertekan.

Meskipun demikian, aksi borong emas fisik oleh beberapa bank sentral di negara berkembang terpantau masih berjalan konsisten guna mengurangi ketergantungan pada mata uang dolar. Langkah diversifikasi cadangan devisa berskala besar ini menjadi jaring pengaman teknis yang menjaga harga emas agar tidak terjatuh di bawah level psikologis utamanya.

Nanti malam pasar akan mencermati komponen ekspektasi inflasi dari data universitas michigan yang diprediksi menjadi penggerak utama pergerakan instrumen investasi berbasis komoditas. Jika ekspektasi inflasi merosot maka yield obligasi diperkirakan akan ikut turun sehingga memberikan peluang emas untuk menguat menuju area empat ribu delapan ratus dolar - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

No comments:

Post a Comment