Monday, October 16, 2023

PT Rifan - Potensi Suku Bunga AS Yang Tinggi Membatasi Daya Tarik Emas

 

PT RIFAN BANDUNG - Data inflasi yang lebih kuat dari perkiraan rilis minggu lalu menyiratkan sikap hawkish yang berkelanjutan dari Federal Reserve, yang kemungkinan akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Gagasan ini telah memukul harga emas selama setahun terakhir, dan dengan suku bunga AS yang akan tetap tinggi, kemungkinan akan membatasi peningkatan besar pada logam mulia.

Meskipun emas alami kenaikan yang kuat karena permintaan safe haven, dolar masih tetap menjadi pilihan utama. Inflows ke greenback mendekati level puncak 10 bulan minggu lalu.

Suku bunga yang lebih tinggi menjadi tanda buruk bagi emas, mengingat ini meningkatkan biaya peluang untuk berinvestasi dalam logam mulia. Gagasan ini telah membatasi peningkatan besar pada logam mulia, bahkan ketika kondisi ekonomi global yang memburuk membuat permintaan safe haven meningkat - PT RIFAN

Sumber : investing

Friday, October 13, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Pergerakan Harga Emas Hari Ini Kala Dolar AS Jauh Lebih Seksi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas turun karena dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (treasury) menguat setelah inflasi naik lebih dari ekspektasi. Data terbaru indeks harga konsumen (CPI) AS untuk bulan September 2023 meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve berpotensi mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk beberapa waktu. Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi US$1.868,79 per troy ounce pada akhir perdagangan Kamis (12/10/2023) waktu setempat , setelah mencapai level tertinggi sejak 27 September pada awal sesi perdagangan. Adapun harga emas berjangka AS ditutup melemah 0,2% pada US$1.883 per troy ounce. Mengutip Reuters, Jumat (13/10/2023), indeks harga konsumen AS meningkat 0,4% bulan lalu setelah kenaikan 0,3% pada bulan Agustus, kata Departemen Tenaga Kerja. Namun, harga konsumen secara tahunan telah turun dari puncaknya sebesar 9,1% pada Juni 2022.

CPI yang hangat mungkin cukup untuk memperlambat reli emas menuju konsolidasi namun tidak akan memicu aksi jual yang serius, terutama mengingat tingginya ketegangan geopolitik,” kata Tai Wong, pedagang logam independen yang berbasis di New York. Para pedagang sekarang melihat kemungkinan sebesar 38% dari kenaikan suku bunga pada bulan Desember oleh The Fed, menurut alat CME Fedwatch, dibandingkan dengan sekitar 28% kemungkinan yang terlihat sebelum laporan tersebut.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun dan indeks dolar naik setelah data CPI dirilis. Meningkatnya konflik antara Israel dan kelompok Islam militan Palestina Hamas, yang menawarkan dukungan terhadap emas sebagai aset safe-haven, telah membuat para investor gelisah. Emas digunakan sebagai investasi yang aman pada saat terjadi ketidakpastian politik dan keuangan, namun suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. “Masih ada tanda-tanda perlambatan ekonomi AS, hal ini akan menguntungkan emas. Saya mengantisipasi harga dapat diperdagangkan pada kisaran US$1.860-US$1.920 dalam waktu dekat,” kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA. Di tempat lain, harga perak spot turun 1,2% menjadi US$21,79 per ounce, platinum turun 2,2% menjadi US$865,87, sementara paladium turun 2,9% menjadi US$1.132,75 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : bisnis.com

Thursday, October 12, 2023

Rifan Financindo - Emas Naik Tipis Di Tengah Turunnya Imbal Hasil Treasury

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas sedikit menguat di pagi hari sesi Asia di tengah penurunan imbal hasil Treasury, yang meningkatkan daya tarik logam mulia yang tanpa bunga.

Beberapa tanda yang menggembirakan telah muncul untuk emas dan perak, seperti pembalikan tajam imbal hasil obligasi jangka panjang AS baru-baru ini dan melemahnya USD, kata Ole Hansen, kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, dalam komentarnya. Saxo Bank mempertahankan pandangan bullish terhadap emas serta perak dan platinum, didukung oleh pandangan bahwa The Fed kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga lebih lanjut karena perekonomian mulai melemah, Hansen menambahkan.

Harga emas di pasar spot naik 0,1% pada $1,875.34 per on - RIFAN FINANCINDO
 
Sumber : reuteurs

Wednesday, October 11, 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Emas Bertahan Di Ketinggian Sekitar $1,861

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas sempat memasuki tahapan koreksi tehnikal dan jatuh ke arah $1,850 setelah kenaikan yang mengesankan pada hari Senin, namun berhasil bangkit dan naik kembali dan diperdagangkan di sekitar $1,861 pada jam perdagangan sesi AS hari Selasa.

Harga emas membukukan keuntungan yang kuat lebih dari 1% pada hari Senin dan ditutup di atas $1,850 karena eskalasi konflik Israel dengan Palestina. Emas yang safe-haven yang cenderung mendapatkan keuntungan apabila ada kekacauan politik dan ekonomi, selanjutnya mendapatkan keuntungan dari berbalik turunnya yields obligasi treasury AS secara berkelanjutan.

Turunnya yields obligasi treasury AS disebabkan karena berkurangnya pertaruhan mengenai kenaikan tingkat bunga oleh Federal Reserve AS lebih lanjut. Hal ini ditambah lagi dengan melemahnya dolar AS mendorong naik harga emas untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa ke ketinggian lebih dari satu minggu.

Harga emas telah naik lebih dari $50 dari kerendahan tujuh bulan yang tersentuh pada hari Jumat minggu lalu, walaupun kelihatannya harus berjuang untuk bisa mengkapitalisir momentum kenaikannya.

Namun, pernyataan yang dovish dari pejabat the Fed telah mendorong keyakinan dari para investor yang terlihat dari positipnya pasar saham, membatasi kenaikan dari harga emas. Ditambah lagi para investor kelihatannya lebih memilih menunggu dikeluarkannya risalah pertemuan FOMC pada hari Rabu dan angka inflasi konsumen pada hari Kamis.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,834 dan kemudian $1,810.

Resistance terdekat menunggu di $1,865 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,885 dan kemudian $1,900 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : vibiznews

Tuesday, October 10, 2023

PT Rifan Financindo - Non Farm Payrolls AS September Meningkat Melebihi Perkiraan, Akankah Mendorong The Fed Menaikkan Suku Bunga?s

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Non Farm Payrolls AS meningkat sebesar 336 ribu pada bulan September 2023, jauh di atas revisi naik sebesar 227 ribu pada bulan Agustus, dan mengalahkan perkiraan pasar sebesar 170 ribu.

Angka ini merupakan perolehan lapangan kerja terkuat dalam delapan bulan terakhir, dan jauh di atas angka kebutuhan per bulan sebesar 70K-100K untuk mengimbangi pertumbuhan populasi usia kerja.

Peningkatan lapangan kerja terjadi pada sektor rekreasi dan perhotelan yang memimpin dengan 96.000 lapangan kerja baru. Penerima manfaat lainnya termasuk pemerintah (73.000), layanan kesehatan (41.000) dan layanan profesional, ilmiah dan teknis (29.000). Pekerjaan film dan rekaman suara turun 5.000 dan turun 45.000 sejak bulan Mei di tengah kebuntuan ketenagakerjaan di Hollywood.

Ketenagakerjaan menunjukkan sedikit perubahan di industri besar lainnya, termasuk pertambangan, penggalian, dan ekstraksi minyak dan gas; konstruksi; manufaktur; perdagangan grosir; perdagangan eceran; kegiatan keuangan; dan layanan lainnya.

Angka tenaga kerja yang kuat dikhawatirkan pasar dapat mendorong Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap tinggi dan bahkan mungkin menaikkan suku bunga lebih tinggi lagi untuk menekan inflasi - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews

Monday, October 9, 2023

PT Rifan - Emas Spot Bisa Capai Support $1.750, Bank Sentral Menunggu Akumulasi Emas Di Level Itu

PT RIFAN BANDUNG - Emas spot turun 4% minggu lalu, terbesar sejak jatuh mendekati 6% selama seminggu hingga 11 Juni 2021. Emas turun hampir 1% minggu ini.

Saya pikir bearish akhirnya akan mendorong harga spot ke wilayah $1.700 karena bank sentral global menunggu untuk mengakumulasi sebagian besar emas di antara level support $1.760 hingga $1.750," ungkap Sunil Kumar Dixit, analis teknikal untuk emas di SKCharting.com.

Pertumbuhan pekerjaan AS yang tinggi untuk bulan September tidak segera membawa gelombang penjualan baru yang diharapkan pada emas, tetapi saya pikir rebound apa pun yang Anda lihat saat ini tidak akan bertahan lama."

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan 336.000 angka nonfarm payrolls baru untuk bulan September, tertinggi sejak 517.000 pada bulan Januari, dan jauh di atas 187.000 yang terlihat pada bulan Agustus dan rata-rata 170.000 yang diperkirakan untuk bulan lalu oleh para ekonom Wall Street.

Ini adalah sebuah masalah karena memvalidasi naiknya Treasury yields baru-baru ini," tulis ekonom Adam Button di forum ForexLive.

Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback dengan enam mata uang lainnya, berada di bawah 106,4, naik pada sesi ini, tetapi turun dari level tertinggi 11 bulan di 107,35 dari awal pekan.

Yields, yang dipatok terhadap Treasury note 10 tahun, mencapai level tertinggi baru 16 tahun di 4,892 - PT RIFAN

Sumber : investing

Friday, October 6, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Emas Naik Pasca Turun 8 Sesi Beruntun, Treasury Yields AS Koreksi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas naik selama perdagangan di sesi Asia, menghentikan penurunan selama delapan hari berturut-turut dan menjauh dari level terendah dalam tujuh bulan. Ini terjadi setelah data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan memicu penurunan nilai dolar AS.

Pasar emas sering bereaksi terhadap data ekonomi AS, terutama data ketenagakerjaan, karena hal ini dapat mempengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve dan imbal hasil obligasi. Data ISM Services PMI AS yang menunjukkan perlambatan di sektor jasa serta data Employment Change yang mengecewakan dari ADP telah memicu ekspektasi pasar tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi AS, yang mungkin akan mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga yang lebih rendah.

Namun, harga emas tetap berada di bawah tekanan karena imbal hasil obligasi jangka panjang yang lebih tinggi dan kewaspadaan seputar kebijakan suku bunga Federal Reserve AS. Yields obligasi AS yang meningkat dapat mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-bunga, dan harga emas sering bergerak berlawanan arah dengan nilai dolar AS.

Pada hari Jumat, data klaim pengangguran dan laporan nonfarm payrolls AS akan menjadi sorotan. Angka-angka ini dapat memiliki dampak signifikan pada pasar obligasi dan nilai tukar dolar AS, yang pada gilirannya akan mempengaruhi pergerakan harga emas. Volatilitas bisa meningkat di pasar keuangan jika data tersebut mengejutkan pasar - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing