Tuesday, December 2, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Analisis Pola Candle Stick untuk Strategi Trading Emas


HARGA EMAS HARI INI - Bagi para trader emas berjangka, analisis teknikal sering melibatkan interpretasi pola candlestick Jepang. Pola-pola ini adalah representasi visual dari aksi harga dalam periode waktu tertentu dan dapat memberikan sinyal yang kuat mengenai pembalikan tren atau kelanjutan tren harga.

Pola-pola pembalikan tren yang sering dicari dalam trading emas meliputi "Hammer" dan "Inverted Hammer" (di dasar tren turun) atau "Shooting Star" dan "Hanging Man" (di puncak tren naik). Pola-pola ini mengindikasikan bahwa sentimen pasar mungkin sedang berubah, memberikan sinyal potensi masuk atau keluar dari posisi. Misalnya, munculnya pola Hammer setelah penurunan harga emas yang panjang dapat mengindikasikan bahwa tekanan jual telah melemah dan pembeli mulai masuk.

Selain itu, pola kelanjutan tren, seperti "Marubozu" (candle panjang tanpa sumbu) atau "Three White Soldiers," memberikan konfirmasi bahwa tren saat ini kuat dan kemungkinan akan berlanjut. Pola-pola ini membantu trader untuk tetap berada dalam posisi mereka. Kombinasi beberapa pola candlestick seringkali memberikan sinyal yang lebih handal.

Meskipun pola candlestick harus digunakan bersama dengan indikator teknikal lain seperti RSI atau Moving Average, mereka adalah alat visual yang cepat untuk memahami psikologi pasar di balik pergerakan harga emas. Keakuratan interpretasi pola ini sangat penting untuk eksekusi yang tepat di pasar berjangka yang bergerak cepat. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 1, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Produksi Kapal AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data produksi kapal dan peralatan maritim AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka produksi yang tinggi mengindikasikan ketahanan sektor industri tertentu dan optimisme tentang belanja modal. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa produksi yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga baja dan komoditas input lainnya, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan industri dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 28, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Investor Bersiap Hadapi Tahun Baru, Emas Bergerak Mendatar


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pergerakan mendatarnya hari ini, seiring dengan investor yang bersiap untuk liburan akhir tahun dan mengurangi aktivitas perdagangan. Pasar cenderung mencari kejelasan mengenai prospek ekonomi tahun 2026 sebelum mengambil posisi baru yang signifikan.

Prospek suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang tinggi untuk waktu yang lama tetap menjadi sentimen negatif utama. Suku bunga yang tinggi terus meningkatkan biaya peluang investasi emas. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, ketidakpastian yang selalu ada saat pergantian tahun, terutama terkait risiko geopolitik dan potensi krisis utang, memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran risiko sistemik membuat emas tetap relevan sebagai aset perlindungan.

Para pelaku pasar akan mencermati pidato akhir tahun dari pejabat bank sentral yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan di tahun 2026. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya saat pasar kembali aktif.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 27, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Asia Tenggara Meningkat Akibat Ketidakpastian Politik


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di beberapa negara Asia Tenggara. Peningkatan permintaan ini didorong oleh ketidakpastian politik domestik dan mata uang yang volatile di kawasan tersebut, mendorong masyarakat untuk mengamankan kekayaan mereka.

Ketidakpastian politik di Asia Tenggara, meskipun regional, mendorong investor dan masyarakat umum untuk beralih ke emas sebagai aset yang tidak terpengaruh oleh gejolak domestik. Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang paling aman di tengah risiko politik.

Laporan dari pedagang emas menunjukkan adanya peningkatan premi harga emas fisik di beberapa ibu kota Asia Tenggara, mengindikasikan tingginya permintaan lokal.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Asia Tenggara sebagai faktor pendukung penting. "Ketidakpastian politik dan mata uang di Asia Tenggara menciptakan permintaan emas yang kuat sebagai lindung nilai," kata seorang pakar. "Permintaan ini membantu menjaga harga emas di pasar global tetap stabil." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, November 26, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, November 25, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Kenaikan Output Produksi Emas Global


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul laporan yang menunjukkan kenaikan signifikan dalam output produksi emas global, terutama dari tambang-tambang di Amerika Selatan dan Afrika. Peningkatan pasokan ini mengindikasikan bahwa tekanan sisi pasokan dapat membatasi kenaikan harga lebih lanjut, meskipun ada permintaan investasi yang kuat.

Laporan kenaikan produksi menunjukkan bahwa insentif harga yang tinggi di masa lalu telah mendorong perusahaan pertambangan untuk meningkatkan operasi dan memproses cadangan dengan kadar yang lebih rendah. Surplus pasokan yang diperkirakan ini memberikan sentimen bearish ke pasar berjangka, meskipun dampaknya biasanya lebih terasa di pasar fisik. Pasar berjangka bereaksi dengan mengurangi premi risiko pasokan.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena faktor permintaan tetap kuat, terutama dari bank sentral dan investor ritel yang mencari lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik. Kelemahan pasokan jangka pendek diimbangi oleh permintaan institusional yang konsisten. Emas kini menghadapi dilema antara peningkatan pasokan dan permintaan yang didorong oleh risiko makroekonomi.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap laporan produksi triwulanan dari perusahaan pertambangan besar. Jika tren peningkatan output berlanjut, tekanan jual sisi pasokan kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat keseimbangan global antara pasokan tambang dan permintaan investasi/bank sentral. Emas kini berjuang melawan indikasi potensi surplus pasokan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id 

Monday, November 24, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Penjualan Mobil AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data penjualan mobil AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka penjualan yang tinggi mengindikasikan ketahanan belanja konsumen dan optimisme terhadap ekonomi AS. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa permintaan mobil yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga suku cadang dan input industri, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan konsumsi dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id