Live Market
Member of Jakarta Futures Exchange

Investasi Berjangka
yang Aman & Terpercaya

PT. Rifan Financindo Berjangka Bandung — melayani transaksi Loco Gold, Nikkei, Hang Seng, dan produk berjangka multilateral lainnya dengan legalitas resmi BAPPEBTI, JFX, dan KBI.

#1 Member Resmi
Jakarta Futures Exchange
3 Lembaga Regulator
BAPPEBTI · JFX · KBI
24/7 Update Harga
Pasar Real-time

Wednesday, June 9, 2021

PT Rifan Financindo Berjangka - Turun 0,23%, Harga Emas Tertekan Dolar AS

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi), setelah naik dua hari berturut-turut. Harga emas melemah karena menguatnya dolar AS mengimbangi penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Saat ini pun investor sedang menantikan data inflasi AS yang nantinya memengaruhi kebijakan Federal Reserve untuk mengurangi dukungan moneternya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange turun USD4,4 atau 0,23% menjadi USD1.894,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (7/6/2021), emas berjangka bertambah USD6,8 atau 0,36% menjadi USD1.898,80 per ounce. 

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik 0,2% sehingga menurunkan daya tarik emas. Sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dijadikan acuan merosot ke terendah satu bulan.

Ini tarik menarik antara bullish dan bearish (untuk emas) di level USD1.900. Penurunan imbal hasil obligasi adalah penarik jangka pendek terbaik untuk emas, sementara penguatan dolar dan kenaikan harga-harga ekuitas menjadi pengganjal," kata Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures, Phillip Streible,

Data ekonomi AS yang positif juga meredam kenaikan harga emas. Departemen Perdagangan AS mencatat defisit perdagangan AS turun 8,2% menjadi USD68,9 miliar pada April atau lebih baik dari perkiraan defisit USD75 miliar.

Departemen Tenaga Kerja AS juga melaporkan bahwa pemberi kerja menciptakan rekor lowongan pekerjaan sebesar 9,3 juta pada April, jauh melebihi jumlah perekrutan di 6,1 juta. 

Analis pasar percaya kekuatan di pasar tenaga kerja dapat mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga lebih cepat daripada yang diperkirakan, karena kebutuhan untuk memenuhi misinya meningkatkan pasar kerja akan terpenuhi.

Sementara itu, investor sedang menunggu indeks harga konsumen AS yang dijadwalkan akan dirilis pada Kamis. Analis mencatat bahwa data indeks harga konsumen dapat memicu kekhawatiran bahwa Fed untuk mulai mengurangi kebijakan moneternya terbuka lebar, mendorong harga emas lebih rendah.

Di sisi lain, harga logam mulia seperti perak untuk pengiriman Juli turun 28,7 sen atau 1,02% menjadi USD27,731 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD12,3 atau 1,05% menjadi USD1,162,50 dolar per ounce - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : okezone.com

 

 

 

No comments:

Post a Comment