HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali diuji kekuatannya setelah imbal hasil obligasi pemerintah amerika serikat tenor sepuluh tahun merangkak naik ke level empat koma tiga puluh persen pagi ini. Kenaikan yield ini dipicu oleh rilis data ekonomi kemarin yang memberikan sinyal bahwa ekonomi amerika masih memiliki napas yang cukup panjang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian global.
Dampaknya pada hari ini daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi sedikit berkurang karena investor lebih tertarik pada keuntungan tetap yang ditawarkan oleh surat utang pemerintah. Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah juga turut mempengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik yang cenderung mengikuti pola pelemahan di pasar global sejak pembukaan pagi hari ini.
Walaupun imbal hasil obligasi terus naik, kekhawatiran akan stabilitas geopolitik masih menjadi faktor penahan utama bagi kejatuhan harga emas yang lebih dalam. Investor melihat emas sebagai satu-satunya pelindung nilai yang paling kredibel saat pasar saham menunjukkan tanda-tanda fluktuasi yang tajam akibat ketidakpastian kebijakan bank sentral amerika serikat dalam waktu dekat.
Nanti malam pasar akan mencermati laporan tenaga kerja yang akan menjadi penentu utama arah kebijakan moneter ke depan pada pukul dua puluh satu lewat tiga puluh menit. Jika data tersebut meleset dari perkiraan maka harga emas kemungkinan besar akan mendapatkan angin segar untuk menguat, namun jika laporan tetap kuat maka emas akan kembali tertekan - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG
sumber : newsmaker.id





