Monday, February 23, 2026

PT RIFAN BANDUNG - Emas Berjangka Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Tinggi yang Bertahan Lama

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami tekanan ringan pada perdagangan pagi ini sebagai dampak lanjutan dari rilis data tenaga kerja Amerika Serikat akhir pekan lalu yang melampaui estimasi. Kalender ekonomi kemarin mengonfirmasi bahwa ketangguhan pasar tenaga kerja AS memberikan ruang bagi bank sentral untuk tidak terburu-buru menurunkan suku bunga. Kondisi ini membuat biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi tetap tinggi di mata investor institusional.

Dampaknya untuk hari ini, terjadi aksi jual moderat oleh para pedagang harian yang mencoba mengamankan keuntungan di tengah penguatan dolar. Harga emas terlihat berfluktuasi di bawah level resistensi teknis utamanya karena minimnya berita positif yang dapat mendorong kenaikan harga secara mendadak. Meskipun permintaan fisik di pasar Asia tetap terjaga, namun arus modal di pasar berjangka internasional lebih didominasi oleh sentimen suku bunga yang kurang menguntungkan bagi komoditas logam mulia.

Di sisi lain, laporan mengenai peningkatan cadangan emas oleh bank sentral negara berkembang tetap menjadi faktor penahan agar harga tidak jatuh lebih dalam. Berdasarkan update berita kemarin, tren diversifikasi cadangan devisa menjauh dari mata uang dolar masih terus berlanjut di beberapa negara blok ekonomi baru. Hal ini memberikan fondasi yang cukup kuat bagi emas dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek harus menghadapi tantangan dari kebijakan moneter AS.

Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan mencoba bertahan di level dukungan krusialnya saat sesi perdagangan Amerika Serikat dimulai. Harga diperkirakan akan bergerak volatil merespons rilis data minor terkait aktivitas sektor jasa yang dijadwalkan malam nanti. Jika data tersebut kembali menunjukkan kekuatan ekonomi AS, maka emas berpotensi melanjutkan penurunannya menuju level dukungan berikutnya, sehingga para pedagang disarankan untuk tetap memasang batasan risiko yang ketat. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, February 20, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Data Tenaga Kerja AS yang Melambat Memberikan Sentimen Positif bagi Emas

HARGA EMAS HARI INI - Laporan terbaru mengenai sektor tenaga kerja di Amerika Serikat menunjukkan angka pengangguran yang sedikit meningkat di atas ekspektasi para analis. Data ini langsung direspon positif oleh pasar emas karena melemahnya pasar tenaga kerja biasanya akan diikuti oleh pelonggaran kebijakan moneter.

Emas merangkak naik segera setelah data tersebut dirilis, mencerminkan optimisme investor bahwa tekanan inflasi upah akan berkurang. Dengan berkurangnya tekanan inflasi, maka daya tarik emas sebagai instrumen pelindung kekayaan kembali menguat di mata para manajer investasi global.

Di sisi lain, indeks saham terlihat mengalami tekanan ringan yang membuat aliran modal berpindah secara perlahan ke pasar komoditas. Emas berjangka menjadi instrumen yang paling banyak mendapatkan manfaat dari pergeseran aliran modal di sesi perdagangan siang hingga sore hari ini.

Pihak perusahaan mengingatkan bahwa meskipun data tenaga kerja mendukung kenaikan emas, investor tetap harus waspada terhadap aksi ambil untung. Pergerakan harga yang cepat seringkali diikuti oleh koreksi teknis sebelum melanjutkan tren utamanya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Thursday, February 19, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Laporan Klaim Pengangguran Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran sempit pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap pasif setelah mencerna data ritel dan industri kemarin, dan kini memilih untuk menunggu kepastian dari laporan Klaim Pengangguran Awal yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati para trader institusional menjelang data tenaga kerja mingguan. Meskipun sentimen dari data ekonomi kemarin cenderung bullish bagi emas, volatilitas harga diperkirakan baru akan meningkat tajam saat sesi perdagangan Amerika dibuka malam nanti.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena Dolar AS kemungkinan besar akan mengalami tekanan jual lebih lanjut.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi yang tepat. Malam ini adalah penentu apakah emas akan mengakhiri pekan di zona positif atau terkoreksi. Kami merekomendasikan klien untuk memantau level support harian dengan saksama, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 18, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Menguat Dipicu Oleh Kekhawatiran Inflasi di Tingkat Produsen Swiss

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan tren kenaikan hari ini merespons data Indeks Harga Produsen dan Impor (PPI) Swiss kemarin yang naik melampaui estimasi pasar. Kenaikan harga di tingkat produsen ini menimbulkan kekhawatiran bahwa inflasi global mungkin akan tetap "lengket" dan sulit diturunkan, yang pada gilirannya mendorong investor untuk memburu emas sebagai instrumen tradisional untuk melindungi daya beli uang.

Dampaknya hari ini, emas berjangka mendapatkan dukungan tambahan dari pelemahan selera risiko di pasar keuangan global. Investor melihat kenaikan harga di negara yang biasanya stabil seperti Swiss sebagai sinyal bahwa tekanan inflasi masih menjadi ancaman nyata bagi ekonomi dunia. Hal ini memicu permintaan pada kontrak emas berjangka sebagai bentuk asuransi portofolio di tengah ketidakpastian jalur kebijakan suku bunga bank sentral global.

Kenaikan harga emas juga didorong oleh pelemahan moderat pada bursa saham global yang merespons prospek inflasi yang persisten. Emas kembali menunjukkan korelasi negatif yang kuat dengan aset berisiko hari ini. Di bursa komoditas, terlihat adanya lonjakan volume perdagangan pada posisi beli, menunjukkan bahwa para pelaku pasar mulai memasang posisi untuk mengantisipasi gejolak inflasi yang mungkin terjadi di bulan-bulan mendatang.

Forecast nanti malam: Rilis data Indeks Harga Ekspor dan Impor AS akan menjadi katalis utama malam nanti. Jika data tersebut menunjukkan kenaikan harga yang tajam, emas diprediksi akan semakin menguat karena pasar akan mengantisipasi kebijakan The Fed yang tetap ketat namun dengan inflasi yang tinggi (stagflasi). Sebaliknya, jika harga impor AS menurun, emas mungkin akan kehilangan momentum penguatannya di sesi New York. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, February 13, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS Batasi Ruang Gerak Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali diuji kekuatannya setelah imbal hasil obligasi pemerintah amerika serikat tenor sepuluh tahun merangkak naik ke level empat koma dua puluh lima persen pagi ini. Kenaikan yield ini dipicu oleh rilis data tenaga kerja kemarin yang memberikan sinyal bahwa ekonomi amerika masih memiliki napas yang cukup panjang untuk tumbuh.

Dampaknya pada hari ini daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi sedikit berkurang karena investor lebih tertarik pada keuntungan tetap yang ditawarkan oleh surat utang pemerintah. Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah juga turut mempengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik yang cenderung mengikuti pola pelemahan di pasar global sejak pembukaan pagi tadi.

Walaupun imbal hasil obligasi terus naik, kekhawatiran akan stabilitas geopolitik global masih menjadi faktor penahan utama bagi kejatuhan harga emas yang lebih dalam. Investor melihat emas sebagai satu-satunya pelindung nilai yang paling kredibel saat pasar obligasi dan saham menunjukkan tanda-tanda fluktuasi yang tajam akibat ketidakpastian kebijakan federal reserve.

Nanti malam pasar akan mencermati laporan ekspektasi inflasi konsumen yang akan menjadi pelengkap data sentimen dari michigan pada pukul dua puluh dua lewat nol nol waktu indonesia barat. Jika ekspektasi inflasi menurun maka harga emas kemungkinan besar akan mendapatkan angin segar untuk menguat, namun jika inflasi diperkirakan tetap tinggi maka emas akan kembali tertekan - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, February 12, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Data Klaim Pengangguran Awal Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran sempit pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap wait and see setelah mencerna data inflasi kemarin dan kini memilih untuk menunggu laporan Klaim Pengangguran Awal yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati para trader institusional. Dampak dari rilis data IHK kemarin sudah sepenuhnya terserap, sehingga pasar memerlukan katalis tenaga kerja malam ini untuk menentukan arah tren perdagangan selanjutnya.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena ekspektasi perlambatan ekonomi yang memaksa bank sentral bersikap lebih lunak.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi yang tepat. Malam ini adalah penentu apakah emas akan menguji level resistansi psikologis atau kembali terkoreksi. Kami merekomendasikan klien untuk memantau level support harian, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 11, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Pasca Revisi Data Produksi Industri Jepang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak menyamping (sideways) hari ini merespons rilis data revisi produksi industri Jepang yang menunjukkan angka lebih buruk dari estimasi awal pemerintah. Kondisi manufaktur Jepang yang masih tertekan ini memberikan sinyal campuran bagi pasar global, di mana pelemahan ekonomi memberikan dukungan safe-haven, namun penguatan Dolar tetap menjadi beban berat bagi harga emas fisik maupun berjangka.

Dampaknya hari ini, volume perdagangan di bursa berjangka terpantau relatif stabil dengan fluktuasi harga yang sangat minim. Investor tampaknya masih mencerna dampak pelemahan industri di Asia terhadap permintaan logam mulia secara keseluruhan, terutama permintaan industri perhiasan. Emas saat ini dipandang sebagai aset "tunggu dan lihat" (wait and see) karena belum ada katalis yang cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari kisaran saat ini.

Pelemahan industri di Jepang juga memberikan tekanan bagi mata uang Yen, yang pada gilirannya memberikan keunggulan kompetitif bagi Dolar AS di pasar keuangan global. Indeks Dolar yang tetap kuat menjadi penghalang utama bagi emas untuk menembus level resistensi psikologisnya di sesi Asia. Para pelaku pasar kini lebih fokus pada data konsumsi domestik di negara maju sebagai indikator kesehatan ekonomi yang lebih akurat.

Forecast nanti malam: Rilis data Penjualan Ritel Inti AS akan menjadi penggerak utama pasar malam ini. Jika penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan yang kuat, emas diprediksi akan mengalami tekanan jual yang intens karena pasar akan berekspektasi Federal Reserve tetap pada kebijakan suku bunga tinggi. Namun, jika konsumsi AS mulai melesu, emas berpeluang besar untuk bangkit kembali menuju level $2,025 per ons. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id