HARGA EMAS HARI INI bergerak di bawah tekanan ringan setelah data awal Indeks Harga Konsumen (Preliminary CPI) Jerman kemarin dirilis melambat lebih cepat dari ekspektasi analis. Mendinginnya inflasi di negara ekonomi terbesar Eropa ini memperkuat prediksi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mempercepat pemangkasan suku bunganya. Dampaknya hari ini, mata uang euro anjlok tajam yang secara otomatis mengangkat posisi indeks dolar AS, sehingga membebani pergerakan emas spot.
Keperkasaan dolar AS di bursa valuta asing membuat komoditas yang dinilai dengan dolar menjadi relatif lebih mahal. Hal ini menyebabkan volume transaksi beli di bursa komoditas Asia cenderung menyusut sepanjang siang ini. Namun, pergerakan turun tertahan oleh level dukungan teknis harian, di mana pembeli fisik mulai masuk untuk memanfaatkan harga yang terdiskon.
Forecast untuk perdagangan sesi New York nanti malam memproyeksikan emas akan berfluktuasi menguji area support harian. Tidak adanya data makro AS berbobot tinggi (High-Impact) malam nanti membuat arah harga akan sangat dipengaruhi oleh sentimen teknikal dan pidato dari beberapa pejabat The Fed. Pendekatan perdagangan batas kisaran (range trading) menjadi strategi yang paling rasional malam ini - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id





