HARGA EMAS HARI INI bergerak menguat terbatas setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris kemarin mencatatkan angka inflasi yang bertahan tinggi di atas target bank sentral. Pertumbuhan harga yang persisten di Inggris memicu ekspektasi bahwa Bank of England akan menunda pemangkasan suku bunga acuan mereka dalam waktu dekat. Dampaknya hari ini di pasar valuta asing adalah menguatnya mata uang poundsterling secara tajam, yang secara tidak langsung menahan laju keperkasaan indeks dolar AS.
Melandainya indeks dolar memberikan dorongan sentimen positif bagi emas spot di bursa komoditas Eropa. Para pengelola dana investasi memanfaatkan momen pelemahan dolar ini untuk melakukan akumulasi posisi beli pada logam mulia sebagai langkah diversifikasi portofolio harian.
Meski demikian, apresiasi harga emas dilaporkan masih berjalan moderat karena tingginya tingkat suku bunga acuan global secara umum masih menjadi batu sandungan utama bagi reli harga yang lebih tinggi. Pertarungan antara sentimen mata uang dan suku bunga riil menciptakan dinamika pergerakan harian yang seimbang.
Forecast untuk sesi New York nanti malam memproyeksikan emas akan bergerak dalam koridor konsolidasi dengan bias naik terbatas. Fokus pasar malam nanti akan tertuju pada rilis laporan penjualan rumah sekunder dan pidato anggota dewan gubernur The Fed. Disiplin menggunakan pasangan penunjuk arah teknis menjadi keharusan bagi para pelaku pasar - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id





