Kemarin, ekspektasi pasar mengenai kesehatan sektor properti mulai mendingin setelah beberapa data regional menunjukkan penurunan aktivitas. Hal ini memberikan dukungan tambahan bagi harga emas untuk merangkak naik secara perlahan di akhir sesi perdagangan. Pasar melihat bahwa pelemahan di sektor perumahan akan memaksa otoritas moneter untuk lebih berhati-hati dalam mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi di masa mendatang.
Dampaknya bagi hari ini adalah harga emas diperdagangkan dengan sentimen yang cenderung positif di tengah antisipasi pelemahan data perumahan. Terlihat adanya aliran modal masuk ke pasar logam mulia sebagai langkah antisipasi terhadap potensi perlambatan ekonomi. Kondisi ini membuat emas tetap menjadi aset yang menarik meskipun Dolar AS mencoba untuk mempertahankan kekuatannya di pasar mata uang.
Forecast untuk nanti malam mengindikasikan bahwa emas akan menguat jika data penjualan rumah baru menunjukkan angka yang mengecewakan. Pelemahan di pasar perumahan akan mengurangi daya tarik investasi di aset berisiko dan mendorong permintaan safe haven. Sebaliknya, jika penjualan rumah meningkat tajam, harga emas mungkin akan terkoreksi karena pasar akan menganggap ekonomi masih cukup tangguh untuk menahan beban bunga tinggi. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id






