Friday, February 13, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS Batasi Ruang Gerak Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali diuji kekuatannya setelah imbal hasil obligasi pemerintah amerika serikat tenor sepuluh tahun merangkak naik ke level empat koma dua puluh lima persen pagi ini. Kenaikan yield ini dipicu oleh rilis data tenaga kerja kemarin yang memberikan sinyal bahwa ekonomi amerika masih memiliki napas yang cukup panjang untuk tumbuh.

Dampaknya pada hari ini daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi sedikit berkurang karena investor lebih tertarik pada keuntungan tetap yang ditawarkan oleh surat utang pemerintah. Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah juga turut mempengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik yang cenderung mengikuti pola pelemahan di pasar global sejak pembukaan pagi tadi.

Walaupun imbal hasil obligasi terus naik, kekhawatiran akan stabilitas geopolitik global masih menjadi faktor penahan utama bagi kejatuhan harga emas yang lebih dalam. Investor melihat emas sebagai satu-satunya pelindung nilai yang paling kredibel saat pasar obligasi dan saham menunjukkan tanda-tanda fluktuasi yang tajam akibat ketidakpastian kebijakan federal reserve.

Nanti malam pasar akan mencermati laporan ekspektasi inflasi konsumen yang akan menjadi pelengkap data sentimen dari michigan pada pukul dua puluh dua lewat nol nol waktu indonesia barat. Jika ekspektasi inflasi menurun maka harga emas kemungkinan besar akan mendapatkan angin segar untuk menguat, namun jika inflasi diperkirakan tetap tinggi maka emas akan kembali tertekan - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, February 12, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Data Klaim Pengangguran Awal Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran sempit pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap wait and see setelah mencerna data inflasi kemarin dan kini memilih untuk menunggu laporan Klaim Pengangguran Awal yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati para trader institusional. Dampak dari rilis data IHK kemarin sudah sepenuhnya terserap, sehingga pasar memerlukan katalis tenaga kerja malam ini untuk menentukan arah tren perdagangan selanjutnya.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena ekspektasi perlambatan ekonomi yang memaksa bank sentral bersikap lebih lunak.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi yang tepat. Malam ini adalah penentu apakah emas akan menguji level resistansi psikologis atau kembali terkoreksi. Kami merekomendasikan klien untuk memantau level support harian, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 11, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Pasca Revisi Data Produksi Industri Jepang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak menyamping (sideways) hari ini merespons rilis data revisi produksi industri Jepang yang menunjukkan angka lebih buruk dari estimasi awal pemerintah. Kondisi manufaktur Jepang yang masih tertekan ini memberikan sinyal campuran bagi pasar global, di mana pelemahan ekonomi memberikan dukungan safe-haven, namun penguatan Dolar tetap menjadi beban berat bagi harga emas fisik maupun berjangka.

Dampaknya hari ini, volume perdagangan di bursa berjangka terpantau relatif stabil dengan fluktuasi harga yang sangat minim. Investor tampaknya masih mencerna dampak pelemahan industri di Asia terhadap permintaan logam mulia secara keseluruhan, terutama permintaan industri perhiasan. Emas saat ini dipandang sebagai aset "tunggu dan lihat" (wait and see) karena belum ada katalis yang cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari kisaran saat ini.

Pelemahan industri di Jepang juga memberikan tekanan bagi mata uang Yen, yang pada gilirannya memberikan keunggulan kompetitif bagi Dolar AS di pasar keuangan global. Indeks Dolar yang tetap kuat menjadi penghalang utama bagi emas untuk menembus level resistensi psikologisnya di sesi Asia. Para pelaku pasar kini lebih fokus pada data konsumsi domestik di negara maju sebagai indikator kesehatan ekonomi yang lebih akurat.

Forecast nanti malam: Rilis data Penjualan Ritel Inti AS akan menjadi penggerak utama pasar malam ini. Jika penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan yang kuat, emas diprediksi akan mengalami tekanan jual yang intens karena pasar akan berekspektasi Federal Reserve tetap pada kebijakan suku bunga tinggi. Namun, jika konsumsi AS mulai melesu, emas berpeluang besar untuk bangkit kembali menuju level $2,025 per ons. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, February 9, 2026

PT RIFAN BANDUNG - Risiko Geopolitik di Timur Tengah Kembali Angkat Permintaan Safe Haven Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan Senin ini didorong oleh meningkatnya kembali ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dilaporkan sepanjang akhir pekan kemarin. Ketidakpastian politik dan ancaman gangguan pada jalur energi global kembali memicu minat investor terhadap aset aman untuk melindungi nilai modal mereka. Premi risiko geopolitik ini kembali masuk ke dalam harga emas, mengabaikan sementara faktor penguatan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

Dampaknya untuk hari ini, emas menjadi komoditas dengan performa terbaik di tengah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik yang lebih luas. Terjadi perpindahan modal yang cukup signifikan dari pasar ekuitas ke pasar logam mulia pada sesi perdagangan pagi tadi. Investor merasa perlu untuk memiliki aset lindung nilai yang likuid dan stabil di saat situasi keamanan dunia sedang dalam kondisi yang tidak menentu.

Kekuatan harga emas juga didukung oleh penurunan tipis pada indeks dolar Amerika Serikat yang memberikan ruang bagi mata uang lainnya untuk bernapas. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para spekulan untuk kembali masuk ke posisi beli di pasar emas berjangka dengan target kenaikan jangka pendek. Selama isu keamanan global masih mendominasi berita utama, emas diperkirakan akan tetap memiliki momentum positif meskipun data ekonomi Amerika Serikat tetap solid.

Forecast nanti malam menunjukkan emas berpotensi melanjutkan kenaikannya menuju level resistensi berikutnya jika situasi di wilayah konflik tidak menunjukkan tanda-tanda pendinginan. Para pelaku pasar akan memantau dengan cermat setiap pernyataan dari para pemimpin dunia terkait upaya resolusi konflik tersebut. Jika ketegangan terus berlanjut hingga malam nanti, emas diprediksi akan menjadi aset yang paling banyak dicari dan mampu menutup perdagangan dengan performa yang sangat positif. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, February 6, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Pemulihan Penjualan Rumah Amerika Serikat Membebani Harga Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali diuji kekuatannya setelah data penjualan rumah tertunda atau pending home sales amerika serikat kemarin mencatatkan kenaikan yang tidak terduga. Pulihnya sektor properti ini memberikan sinyal bahwa daya beli masyarakat amerika masih cukup kuat untuk menggerakkan roda ekonomi meskipun biaya pinjaman berada di level tertinggi dalam beberapa dekade.

Dampaknya pada hari ini permintaan terhadap emas sebagai aset perlindungan menurun karena optimisme ekonomi kembali meningkat di kalangan pasar modal internasional. Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah juga ikut mempengaruhi pergerakan harga emas di pasar lokal bandung yang cenderung mengikuti pola pelemahan di pasar spot dunia pagi ini.

Walaupun sektor properti menunjukkan perbaikan, kekhawatiran akan keberlanjutan utang publik amerika serikat masih menjadi faktor penghambat bagi kejatuhan harga emas yang lebih dalam. Investor melihat emas sebagai satu-satunya alternatif yang paling masuk akal saat sistem keuangan global sedang menghadapi tantangan dari sisi defisit anggaran negara-negara besar.

Nanti malam pasar akan mencermati rilis data chicago pmi yang akan memberikan indikasi awal mengenai aktivitas manufaktur di wilayah tengah amerika serikat. Jika data tersebut menunjukkan ekspansi maka harga emas kemungkinan besar akan kembali tertekan namun jika menunjukkan kontraksi maka harga emas diprediksi akan kembali menguat menuju level empat ribu delapan ratus dolar - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id



Thursday, February 5, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Konsolidasi Menanti Data Klaim Pengangguran Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran konsolidasi pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap hati-hati setelah mencerna dua data besar kemarin dan kini memilih untuk menunggu kepastian dari laporan klaim pengangguran mingguan yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap wait and see para trader institusional. Dampak dari data tenaga kerja ADP kemarin sudah cukup terserap, sehingga pasar memerlukan pemicu baru untuk mendorong emas keluar dari rentang perdagangan saat ini.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi pasar, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena ekspektasi perlambatan ekonomi yang semakin nyata.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi. Malam ini adalah ujian bagi ketahanan support emas. Kami merekomendasikan klien untuk memperhatikan level harga sebelum pembukaan sesi New York malam nanti, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 4, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Akibat Kenaikan Tak Terduga Inflasi Produsen Jepang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan penurunan hari ini sebagai reaksi atas data Indeks Harga Korporat (CGPI) Jepang kemarin yang naik lebih tinggi dari estimasi. Kenaikan inflasi di tingkat produsen Jepang ini memicu spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang (BoJ) akan segera mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya, yang secara global dapat menyebabkan pengetatan likuiditas dan menekan aset-aset yang tidak menghasilkan bunga seperti emas.

Dampaknya hari ini, terjadi penguatan pada mata uang Yen yang kemudian diikuti oleh kenaikan imbal hasil obligasi global secara umum. Meskipun emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, namun prospek kenaikan suku bunga global dari salah satu bank sentral utama dunia menjadi faktor pemberat yang lebih kuat. Investor mulai mengantisipasi berakhirnya era uang murah di Asia, yang memicu aksi jual pada kontrak emas di bursa berjangka.

Kenaikan biaya modal di tingkat produsen juga dipandang sebagai ancaman bagi margin keuntungan perusahaan global, yang bisa memicu perlambatan ekonomi. Namun, pasar saat ini lebih fokus pada respons kebijakan moneter daripada dampak pertumbuhan jangka panjang. Harga emas berjangka terlihat terus merosot di sesi Asia dan Eropa seiring dengan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap normalisasi kebijakan moneter oleh otoritas keuangan di Tokyo.

Forecast nanti malam: Perhatian akan beralih pada rilis data Indeks Harga Ekspor dan Impor Amerika Serikat. Jika data ini menunjukkan adanya tekanan inflasi yang diimpor dari luar negeri, maka Federal Reserve kemungkinan akan tetap hawkish, yang akan semakin menekan harga emas. Sebaliknya, penurunan harga impor akan memberikan sedikit ruang bagi emas untuk bernapas dan mencoba pulih di sesi perdagangan Amerika nanti malam. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id