HARGA EMAS HARI INI - Kekuatan indeks Dolar Amerika Serikat tetap menjadi tantangan utama bagi pergerakan naik harga emas berjangka pada perdagangan hari ini. Dolar yang masih bertahan di level tinggi membuat biaya perolehan emas bagi pemegang mata uang lain menjadi lebih mahal, sehingga menekan permintaan global. Para analis terus memantau apakah penguatan Dolar ini akan berlanjut atau justru mulai jenuh setelah reli panjang beberapa hari terakhir.
Kemarin, harga emas sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan akibat data ekonomi domestik Amerika yang menunjukkan ketahanan luar biasa. Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral mungkin tidak akan terburu-buru dalam menurunkan suku bunga acuannya. Investor yang semula optimis akan kenaikan harga mulai melakukan aksi ambil untung untuk sementara waktu sambil menunggu perkembangan katalis ekonomi berikutnya.
Dampaknya bagi hari ini adalah harga emas terlihat bergerak di zona merah pada awal sesi perdagangan London seiring dengan upaya Dolar untuk terus menanjak. Meskipun demikian, level dukungan psikologis emas masih terbukti cukup kuat untuk menahan kejatuhan harga yang lebih dalam. Sebagian trader melihat koreksi harga saat ini sebagai peluang untuk masuk kembali ke pasar dengan harga yang lebih kompetitif.
Forecast untuk nanti malam mengindikasikan bahwa arah emas akan sangat bergantung pada rilis data aktivitas manufaktur yang dijadwalkan nanti malam. Jika data tersebut menunjukkan perlambatan, Dolar diprediksi akan melemah dan memberikan ruang bagi emas untuk melakukan pemulihan teknis. Sebaliknya, jika aktivitas manufaktur tetap kuat, harga emas berisiko kembali tertekan menuju level dukungan bawah harian. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id






