HARGA EMAS HARI INI memetik keunggulan dari kenaikan arus modal safe haven setelah rilis data pesanan pabrik dan aktivitas manufaktur Jerman kemarin mencatatkan penurunan di luar ekspektasi para ekonom. Melambatnya mesin penggerak utama ekonomi Eropa ini memperkuat prediksi bahwa kawasan euro akan menghadapi periode stagnasi ekonomi yang lebih panjang. Dampaknya hari ini, investor mulai mengalihkan alokasi modal mereka dari bursa saham Eropa menuju komoditas pelindung nilai seperti emas.
Kenaikan harga emas hari ini juga ditopang oleh penurunan yield surat utang pemerintah Jerman yang terseret oleh prospek suram sektor industri regional. Kondisi ini menurunkan biaya peluang bagi pengelola dana internasional untuk memegang emas sebagai aset penyeimbang portofolio. Permintaan fisik terhadap produk emas batangan dari investor individu di Eropa Barat terpantau mengalami peningkatan secara bertahap sepanjang hari ini.
Namun, penguatan emas ini masih dihambat oleh kekhawatiran bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru melonggarkan kebijakan moneternya. Sikap independen bank sentral AS dalam mempertahankan suku bunga tinggi terus menjaga dominasi dolar di bursa valas global. Pertarungan antara kecemasan resesi Eropa dan keperkasaan moneter AS menciptakan volatilitas harian yang cukup dinamis di bursa komoditas berjangka.
Forecast untuk sesi New York nanti malam menunjukkan bahwa emas memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan terbatas jika rilis data pesanan barang tahan lama AS malam nanti mengonfirmasi penurunan aktivitas manufaktur. Namun, apabila terjadi pembalikan sentimen pada bursa saham Wall Street, keuntungan harga emas bisa terkikis kembali dengan cepat. Disiplin dalam menerapkan batasan risiko kerugian menjadi poin krusial bagi para trader harian malam ini - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id






