HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan kenaikan moderat hari ini setelah pemerintah Norwegia melaporkan penurunan output energi dan gas alam kemarin akibat pemeliharaan fasilitas yang tidak terencana. Mengingat peran vital Norwegia sebagai penyokong energi bagi daratan Eropa, potensi lonjakan harga energi ini memicu kekhawatiran akan kembali meningkatnya inflasi di sisi produsen, sehingga mendorong investor untuk menambah posisi mereka pada emas sebagai pelindung nilai terhadap inflasi.
Dampaknya hari ini, harga emas berjangka mendapatkan dukungan beli karena korelasi positifnya dengan ekspektasi inflasi jangka pendek. Meskipun Dolar AS bergerak cukup stabil, kenaikan harga komoditas energi secara tidak langsung memberikan sentimen positif bagi logam mulia. Investor melihat bahwa gangguan pada sisi penawaran energi global akan membuat kebijakan moneter bank sentral menjadi lebih kompleks, di mana emas seringkali diuntungkan dalam situasi ketidakpastian kebijakan seperti ini.
Secara teknis, emas hari ini bergerak dalam pola "ascending channel" yang menunjukkan tren naik yang terjaga. Volume perdagangan sedikit di atas rata-rata harian, mengindikasikan partisipasi aktif dari trader institusional. Level pivot harian berhasil dipertahankan, yang memberikan kepercayaan diri bagi para pembeli untuk mendorong harga lebih tinggi. Fokus utama pasar saat ini adalah memantau apakah kenaikan harga energi ini akan bersifat permanen atau hanya fluktuasi jangka pendek.
Forecast nanti malam: Fokus investor malam nanti adalah rilis data Stok Minyak Mentah dari EIA. Jika stok minyak AS turun drastis (mendorong harga minyak naik), harga emas diprediksi akan melanjutkan penguatan karena ancaman inflasi energi. Namun, jika stok minyak melimpah, emas mungkin akan bergerak mendatar karena tekanan inflasi dari sektor energi akan mereda. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id






