Dampaknya untuk hari ini, volume perdagangan emas terlihat sedikit lebih rendah dari rata-rata harian karena para pelaku pasar institusional lebih memilih untuk menunggu hasil data ekonomi resmi. Pergerakan harga emas hari ini lebih banyak dipengaruhi oleh penyesuaian teknikal rutin setelah penutupan bulan Februari. Rendahnya likuiditas pasar di awal sesi membuat emas bergerak sangat patuh pada level-level dukungan harian tanpa adanya gejolak harga yang mengejutkan bagi para pedagang ritel.
Meskipun perdagangan sedang tenang, dukungan dari bank sentral negara berkembang yang dilaporkan terus menambah cadangan emas fisik tetap menjadi faktor penahan harga. Berdasarkan rangkuman aktivitas moneter bulan lalu, tren de-dolarisasi cadangan devisa masih menjadi tema utama di balik layar pasar emas global. Hal ini memberikan rasa aman bagi pemegang kontrak berjangka jangka panjang bahwa nilai emas memiliki penyangga struktural yang sangat kuat di luar spekulasi pasar harian.
Forecast nanti malam memproyeksikan emas akan mulai bergerak dinamis saat pasar Amerika Serikat dibuka secara penuh dan bersiap untuk rilis data ekonomi minor. Harga diperkirakan akan tetap berada dalam jalur sideways dengan volatilitas yang meningkat secara bertahap hingga menjelang akhir sesi. Jika data lowongan kerja menunjukkan penurunan signifikan malam nanti, emas berpotensi mendapatkan momentum kenaikan karena pasar akan berspekulasi mengenai perlambatan ekonomi yang lebih cepat di negeri paman sam. - PT RIFAN BANDUNG
sumber : newsmaker.id






