HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul rilis data yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam penciptaan lapangan kerja sektor swasta AS. Angka lapangan kerja yang sangat kuat ini mengindikasikan ketahanan yang luar biasa di pasar tenaga kerja, yang meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi upah akan tetap tinggi.
Data lapangan kerja yang kuat meningkatkan optimisme pertumbuhan ekonomi AS, tetapi yang lebih penting, hal itu memperkuat kemungkinan Federal Reserve akan mempertahankan sikap hawkish, termasuk kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk mendinginkan pasar tenaga kerja. Prospek kenaikan suku bunga meningkatkan imbal hasil obligasi Treasury AS dan menguatkan dolar, sehingga menekan harga emas.
Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena masih ada kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan di Eropa dan Tiongkok. Permintaan fisik emas Tiongkok dan India tetap stabil, memberikan lantai harga. Emas kini menghadapi dilema antara pasar tenaga kerja AS yang kuat dan kekhawatiran resesi global.
Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data pasar tenaga kerja AS, terutama laporan Non-Farm Payrolls yang akan datang. Jika tren pasar tenaga kerja yang kuat berlanjut, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat dampak data ini pada ekspektasi suku bunga The Fed. Emas kini berjuang melawan indikasi pasar tenaga kerja AS yang terlalu panas. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id


















