Showing posts with label RIFAN FINACINDO BERJANGKA. Show all posts
Showing posts with label RIFAN FINACINDO BERJANGKA. Show all posts

Friday, February 20, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Data Tenaga Kerja AS yang Melambat Memberikan Sentimen Positif bagi Emas

HARGA EMAS HARI INI - Laporan terbaru mengenai sektor tenaga kerja di Amerika Serikat menunjukkan angka pengangguran yang sedikit meningkat di atas ekspektasi para analis. Data ini langsung direspon positif oleh pasar emas karena melemahnya pasar tenaga kerja biasanya akan diikuti oleh pelonggaran kebijakan moneter.

Emas merangkak naik segera setelah data tersebut dirilis, mencerminkan optimisme investor bahwa tekanan inflasi upah akan berkurang. Dengan berkurangnya tekanan inflasi, maka daya tarik emas sebagai instrumen pelindung kekayaan kembali menguat di mata para manajer investasi global.

Di sisi lain, indeks saham terlihat mengalami tekanan ringan yang membuat aliran modal berpindah secara perlahan ke pasar komoditas. Emas berjangka menjadi instrumen yang paling banyak mendapatkan manfaat dari pergeseran aliran modal di sesi perdagangan siang hingga sore hari ini.

Pihak perusahaan mengingatkan bahwa meskipun data tenaga kerja mendukung kenaikan emas, investor tetap harus waspada terhadap aksi ambil untung. Pergerakan harga yang cepat seringkali diikuti oleh koreksi teknis sebelum melanjutkan tren utamanya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 18, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Menguat Dipicu Oleh Kekhawatiran Inflasi di Tingkat Produsen Swiss

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan tren kenaikan hari ini merespons data Indeks Harga Produsen dan Impor (PPI) Swiss kemarin yang naik melampaui estimasi pasar. Kenaikan harga di tingkat produsen ini menimbulkan kekhawatiran bahwa inflasi global mungkin akan tetap "lengket" dan sulit diturunkan, yang pada gilirannya mendorong investor untuk memburu emas sebagai instrumen tradisional untuk melindungi daya beli uang.

Dampaknya hari ini, emas berjangka mendapatkan dukungan tambahan dari pelemahan selera risiko di pasar keuangan global. Investor melihat kenaikan harga di negara yang biasanya stabil seperti Swiss sebagai sinyal bahwa tekanan inflasi masih menjadi ancaman nyata bagi ekonomi dunia. Hal ini memicu permintaan pada kontrak emas berjangka sebagai bentuk asuransi portofolio di tengah ketidakpastian jalur kebijakan suku bunga bank sentral global.

Kenaikan harga emas juga didorong oleh pelemahan moderat pada bursa saham global yang merespons prospek inflasi yang persisten. Emas kembali menunjukkan korelasi negatif yang kuat dengan aset berisiko hari ini. Di bursa komoditas, terlihat adanya lonjakan volume perdagangan pada posisi beli, menunjukkan bahwa para pelaku pasar mulai memasang posisi untuk mengantisipasi gejolak inflasi yang mungkin terjadi di bulan-bulan mendatang.

Forecast nanti malam: Rilis data Indeks Harga Ekspor dan Impor AS akan menjadi katalis utama malam nanti. Jika data tersebut menunjukkan kenaikan harga yang tajam, emas diprediksi akan semakin menguat karena pasar akan mengantisipasi kebijakan The Fed yang tetap ketat namun dengan inflasi yang tinggi (stagflasi). Sebaliknya, jika harga impor AS menurun, emas mungkin akan kehilangan momentum penguatannya di sesi New York. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, February 13, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS Batasi Ruang Gerak Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali diuji kekuatannya setelah imbal hasil obligasi pemerintah amerika serikat tenor sepuluh tahun merangkak naik ke level empat koma dua puluh lima persen pagi ini. Kenaikan yield ini dipicu oleh rilis data tenaga kerja kemarin yang memberikan sinyal bahwa ekonomi amerika masih memiliki napas yang cukup panjang untuk tumbuh.

Dampaknya pada hari ini daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi sedikit berkurang karena investor lebih tertarik pada keuntungan tetap yang ditawarkan oleh surat utang pemerintah. Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah juga turut mempengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik yang cenderung mengikuti pola pelemahan di pasar global sejak pembukaan pagi tadi.

Walaupun imbal hasil obligasi terus naik, kekhawatiran akan stabilitas geopolitik global masih menjadi faktor penahan utama bagi kejatuhan harga emas yang lebih dalam. Investor melihat emas sebagai satu-satunya pelindung nilai yang paling kredibel saat pasar obligasi dan saham menunjukkan tanda-tanda fluktuasi yang tajam akibat ketidakpastian kebijakan federal reserve.

Nanti malam pasar akan mencermati laporan ekspektasi inflasi konsumen yang akan menjadi pelengkap data sentimen dari michigan pada pukul dua puluh dua lewat nol nol waktu indonesia barat. Jika ekspektasi inflasi menurun maka harga emas kemungkinan besar akan mendapatkan angin segar untuk menguat, namun jika inflasi diperkirakan tetap tinggi maka emas akan kembali tertekan - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, February 12, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Data Klaim Pengangguran Awal Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran sempit pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap wait and see setelah mencerna data inflasi kemarin dan kini memilih untuk menunggu laporan Klaim Pengangguran Awal yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati para trader institusional. Dampak dari rilis data IHK kemarin sudah sepenuhnya terserap, sehingga pasar memerlukan katalis tenaga kerja malam ini untuk menentukan arah tren perdagangan selanjutnya.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena ekspektasi perlambatan ekonomi yang memaksa bank sentral bersikap lebih lunak.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi yang tepat. Malam ini adalah penentu apakah emas akan menguji level resistansi psikologis atau kembali terkoreksi. Kami merekomendasikan klien untuk memantau level support harian, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 11, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Pasca Revisi Data Produksi Industri Jepang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak menyamping (sideways) hari ini merespons rilis data revisi produksi industri Jepang yang menunjukkan angka lebih buruk dari estimasi awal pemerintah. Kondisi manufaktur Jepang yang masih tertekan ini memberikan sinyal campuran bagi pasar global, di mana pelemahan ekonomi memberikan dukungan safe-haven, namun penguatan Dolar tetap menjadi beban berat bagi harga emas fisik maupun berjangka.

Dampaknya hari ini, volume perdagangan di bursa berjangka terpantau relatif stabil dengan fluktuasi harga yang sangat minim. Investor tampaknya masih mencerna dampak pelemahan industri di Asia terhadap permintaan logam mulia secara keseluruhan, terutama permintaan industri perhiasan. Emas saat ini dipandang sebagai aset "tunggu dan lihat" (wait and see) karena belum ada katalis yang cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari kisaran saat ini.

Pelemahan industri di Jepang juga memberikan tekanan bagi mata uang Yen, yang pada gilirannya memberikan keunggulan kompetitif bagi Dolar AS di pasar keuangan global. Indeks Dolar yang tetap kuat menjadi penghalang utama bagi emas untuk menembus level resistensi psikologisnya di sesi Asia. Para pelaku pasar kini lebih fokus pada data konsumsi domestik di negara maju sebagai indikator kesehatan ekonomi yang lebih akurat.

Forecast nanti malam: Rilis data Penjualan Ritel Inti AS akan menjadi penggerak utama pasar malam ini. Jika penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan yang kuat, emas diprediksi akan mengalami tekanan jual yang intens karena pasar akan berekspektasi Federal Reserve tetap pada kebijakan suku bunga tinggi. Namun, jika konsumsi AS mulai melesu, emas berpeluang besar untuk bangkit kembali menuju level $2,025 per ons. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, February 9, 2026

PT RIFAN BANDUNG - Risiko Geopolitik di Timur Tengah Kembali Angkat Permintaan Safe Haven Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan Senin ini didorong oleh meningkatnya kembali ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dilaporkan sepanjang akhir pekan kemarin. Ketidakpastian politik dan ancaman gangguan pada jalur energi global kembali memicu minat investor terhadap aset aman untuk melindungi nilai modal mereka. Premi risiko geopolitik ini kembali masuk ke dalam harga emas, mengabaikan sementara faktor penguatan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

Dampaknya untuk hari ini, emas menjadi komoditas dengan performa terbaik di tengah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik yang lebih luas. Terjadi perpindahan modal yang cukup signifikan dari pasar ekuitas ke pasar logam mulia pada sesi perdagangan pagi tadi. Investor merasa perlu untuk memiliki aset lindung nilai yang likuid dan stabil di saat situasi keamanan dunia sedang dalam kondisi yang tidak menentu.

Kekuatan harga emas juga didukung oleh penurunan tipis pada indeks dolar Amerika Serikat yang memberikan ruang bagi mata uang lainnya untuk bernapas. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para spekulan untuk kembali masuk ke posisi beli di pasar emas berjangka dengan target kenaikan jangka pendek. Selama isu keamanan global masih mendominasi berita utama, emas diperkirakan akan tetap memiliki momentum positif meskipun data ekonomi Amerika Serikat tetap solid.

Forecast nanti malam menunjukkan emas berpotensi melanjutkan kenaikannya menuju level resistensi berikutnya jika situasi di wilayah konflik tidak menunjukkan tanda-tanda pendinginan. Para pelaku pasar akan memantau dengan cermat setiap pernyataan dari para pemimpin dunia terkait upaya resolusi konflik tersebut. Jika ketegangan terus berlanjut hingga malam nanti, emas diprediksi akan menjadi aset yang paling banyak dicari dan mampu menutup perdagangan dengan performa yang sangat positif. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, February 6, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Pemulihan Penjualan Rumah Amerika Serikat Membebani Harga Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali diuji kekuatannya setelah data penjualan rumah tertunda atau pending home sales amerika serikat kemarin mencatatkan kenaikan yang tidak terduga. Pulihnya sektor properti ini memberikan sinyal bahwa daya beli masyarakat amerika masih cukup kuat untuk menggerakkan roda ekonomi meskipun biaya pinjaman berada di level tertinggi dalam beberapa dekade.

Dampaknya pada hari ini permintaan terhadap emas sebagai aset perlindungan menurun karena optimisme ekonomi kembali meningkat di kalangan pasar modal internasional. Penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah juga ikut mempengaruhi pergerakan harga emas di pasar lokal bandung yang cenderung mengikuti pola pelemahan di pasar spot dunia pagi ini.

Walaupun sektor properti menunjukkan perbaikan, kekhawatiran akan keberlanjutan utang publik amerika serikat masih menjadi faktor penghambat bagi kejatuhan harga emas yang lebih dalam. Investor melihat emas sebagai satu-satunya alternatif yang paling masuk akal saat sistem keuangan global sedang menghadapi tantangan dari sisi defisit anggaran negara-negara besar.

Nanti malam pasar akan mencermati rilis data chicago pmi yang akan memberikan indikasi awal mengenai aktivitas manufaktur di wilayah tengah amerika serikat. Jika data tersebut menunjukkan ekspansi maka harga emas kemungkinan besar akan kembali tertekan namun jika menunjukkan kontraksi maka harga emas diprediksi akan kembali menguat menuju level empat ribu delapan ratus dolar - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id



Thursday, February 5, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Konsolidasi Menanti Data Klaim Pengangguran Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran konsolidasi pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap hati-hati setelah mencerna dua data besar kemarin dan kini memilih untuk menunggu kepastian dari laporan klaim pengangguran mingguan yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap wait and see para trader institusional. Dampak dari data tenaga kerja ADP kemarin sudah cukup terserap, sehingga pasar memerlukan pemicu baru untuk mendorong emas keluar dari rentang perdagangan saat ini.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi pasar, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena ekspektasi perlambatan ekonomi yang semakin nyata.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi. Malam ini adalah ujian bagi ketahanan support emas. Kami merekomendasikan klien untuk memperhatikan level harga sebelum pembukaan sesi New York malam nanti, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 4, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Akibat Kenaikan Tak Terduga Inflasi Produsen Jepang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan penurunan hari ini sebagai reaksi atas data Indeks Harga Korporat (CGPI) Jepang kemarin yang naik lebih tinggi dari estimasi. Kenaikan inflasi di tingkat produsen Jepang ini memicu spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang (BoJ) akan segera mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya, yang secara global dapat menyebabkan pengetatan likuiditas dan menekan aset-aset yang tidak menghasilkan bunga seperti emas.

Dampaknya hari ini, terjadi penguatan pada mata uang Yen yang kemudian diikuti oleh kenaikan imbal hasil obligasi global secara umum. Meskipun emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, namun prospek kenaikan suku bunga global dari salah satu bank sentral utama dunia menjadi faktor pemberat yang lebih kuat. Investor mulai mengantisipasi berakhirnya era uang murah di Asia, yang memicu aksi jual pada kontrak emas di bursa berjangka.

Kenaikan biaya modal di tingkat produsen juga dipandang sebagai ancaman bagi margin keuntungan perusahaan global, yang bisa memicu perlambatan ekonomi. Namun, pasar saat ini lebih fokus pada respons kebijakan moneter daripada dampak pertumbuhan jangka panjang. Harga emas berjangka terlihat terus merosot di sesi Asia dan Eropa seiring dengan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap normalisasi kebijakan moneter oleh otoritas keuangan di Tokyo.

Forecast nanti malam: Perhatian akan beralih pada rilis data Indeks Harga Ekspor dan Impor Amerika Serikat. Jika data ini menunjukkan adanya tekanan inflasi yang diimpor dari luar negeri, maka Federal Reserve kemungkinan akan tetap hawkish, yang akan semakin menekan harga emas. Sebaliknya, penurunan harga impor akan memberikan sedikit ruang bagi emas untuk bernapas dan mencoba pulih di sesi perdagangan Amerika nanti malam. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, February 3, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Penguatan Dolar Terhadap Daya Beli Emas Global

HARGA EMAS HARI INI - Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan tanda-tanda penguatan tipis pada perdagangan hari ini, yang memberikan tantangan bagi kenaikan harga emas berjangka lebih lanjut. Sebagai komoditas yang dihargai dalam Dolar, penguatan mata uang Amerika membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Hal ini sering kali memicu penurunan permintaan fisik di pasar internasional, terutama dari wilayah Asia dan Eropa.

Kemarin, Dolar AS sempat melemah secara signifikan setelah data manufaktur menunjukkan kontraksi, yang memberikan dorongan besar bagi emas untuk menguat. Namun, memasuki hari ini, Dolar tampak mulai pulih karena pasar mempertimbangkan risiko bahwa ekonomi AS tetap menjadi yang paling tangguh dibandingkan negara maju lainnya. Pemulihan Dolar ini bertindak sebagai rem bagi momentum bullish emas yang sempat terjadi di awal pekan.

Dampaknya hari ini adalah harga emas mengalami sedikit koreksi di sesi perdagangan siang. Investor terlihat melakukan aksi ambil untung jangka pendek di tengah penguatan mata uang Dolar. Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati, di mana pelaku pasar tidak ingin terlalu agresif dalam melakukan pembelian emas sebelum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari rilis data ekonomi nanti malam.

Forecast nanti malam memprediksi bahwa emas akan bergerak sangat fluktuatif mengikuti arah Dolar AS. Jika data ekonomi malam nanti memperlemah posisi Dolar, emas berpeluang besar untuk kembali ke jalur kenaikannya. Sebaliknya, jika Dolar terus menguat sebagai respon terhadap data yang solid, harga emas berjangka kemungkinan akan mengalami tekanan jual lebih lanjut dan mencoba mencari titik dukungan baru di sesi New York. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, January 29, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Persediaan Minyak AS Turun Kemarin, Emas Berjangka Dapat Sentimen Positif Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini ikut terangkat oleh laporan penurunan tajam dalam persediaan minyak mentah AS yang dirilis kemarin malam. Penurunan pasokan energi ini memicu kekhawatiran bahwa inflasi dari sisi energi mungkin akan tetap persisten di awal tahun 2026, yang pada gilirannya memperkuat permintaan emas sebagai lindung nilai inflasi.

Dampaknya hari ini terlihat dari penguatan komoditas secara umum, di mana emas memimpin kenaikan di pasar logam mulia. Investor melihat hubungan antara kenaikan biaya energi dan potensi inflasi jangka panjang sebagai alasan kuat untuk terus mengakumulasi emas.

Forecast malam nanti memperkirakan emas akan terus bergerak selaras dengan sentimen inflasi. Jika data harga barang modal malam nanti juga menunjukkan kenaikan, maka emas diprediksi akan mendapatkan momentum tambahan untuk terus naik di sesi Amerika.

Analis RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG berpendapat bahwa faktor inflasi energi mulai kembali ke permukaan. Emas tetap menjadi pelindung terbaik saat biaya energi mulai merangkak naik. Kami melihat tren kenaikan yang stabil untuk perdagangan malam nanti, jelas seorang pakar komoditas. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, January 28, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Menguat Akibat Penurunan Cadangan Devisa di Beberapa Negara Timur Tengah

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan penguatan hari ini menyusul laporan mengenai penurunan cadangan devisa di beberapa negara produsen minyak di Timur Tengah. Penurunan cadangan ini memicu spekulasi bahwa bank sentral di wilayah tersebut mungkin akan melakukan diversifikasi lebih lanjut ke dalam aset emas untuk memperkuat posisi cadangan nasional mereka di tengah fluktuasi harga energi.

Dampaknya hari ini, terjadi peningkatan minat beli spekulatif pada kontrak berjangka emas sebagai antisipasi terhadap permintaan institusional yang lebih besar. Emas dianggap sebagai aset yang paling stabil untuk menggantikan posisi mata uang asing dalam cadangan devisa negara, terutama di saat ketidakpastian geopolitik di kawasan tersebut masih sangat tinggi. Sentimen ini memberikan dorongan positif bagi harga emas di bursa komoditas.

Langkah diversifikasi oleh bank sentral selalu dipandang sebagai dukungan fundamental jangka panjang bagi pasar emas. Investor ritel cenderung mengikuti jejak langkah institusi besar, yang menyebabkan volume perdagangan meningkat cukup signifikan di sesi Asia dan berlanjut ke sesi Eropa. Emas saat ini memimpin kenaikan di sektor logam mulia mengungguli perak dan platinum.

Forecast nanti malam: Rilis data Indeks Harga Impor AS akan menjadi perhatian. Jika harga barang impor meningkat, hal ini menandakan inflasi yang diimpor akan tetap menjadi masalah bagi Federal Reserve, yang dapat menekan harga emas melalui penguatan Dolar. Investor disarankan untuk memantau pergerakan imbal hasil obligasi 10-tahun sebagai indikator utama sensitivitas harga emas malam ini. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Tipis Dipicu Ketidakpastian Pemilu di Beberapa Negara Berkembang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan kenaikan tipis hari ini didorong oleh meningkatnya risiko politik di beberapa negara berkembang yang sedang melangsungkan pemilihan umum. Ketidakpastian mengenai stabilitas kebijakan fiskal pasca-pemilu di wilayah tersebut memicu permintaan emas fisik sebagai asuransi terhadap potensi devaluasi mata uang lokal.

Dampaknya hari ini, terlihat adanya peningkatan arus modal masuk ke pasar emas internasional dari investor di kawasan regional yang sedang bergejolak. Emas kembali membuktikan perannya sebagai penyimpan nilai yang paling aman ketika kepercayaan terhadap stabilitas politik domestik mulai goyah. Meskipun kenaikannya belum signifikan, sentimen ini memberikan fondasi yang cukup kuat bagi harga emas di tengah gempuran data ekonomi AS yang kuat.

Risiko geopolitik dari negara-negara berkembang seringkali menjadi faktor yang kurang diperhatikan namun memiliki dampak kumulatif yang besar bagi harga emas global. Investor cenderung melakukan diversifikasi ke emas untuk memitigasi risiko sistemik yang mungkin timbul dari transisi kekuasaan. Hal ini menjaga harga emas tetap bertahan di atas level dukungan kritisnya meskipun tekanan dari pasar obligasi tetap ada.

Forecast nanti malam: Fokus investor akan tertuju pada pidato pejabat Federal Reserve yang dijadwalkan bicara nanti malam. Jika mereka memberikan sinyal bahwa suku bunga telah mencapai puncaknya meskipun inflasi masih ada, emas bisa mengalami reli kenaikan. Sebaliknya, nada bicara yang sangat hawkish akan memadamkan harapan pemulihan harga emas di akhir pekan ini. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, January 27, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Reaksi Emas Terhadap Pembaruan Laporan Pertumbuhan Eropa

HARGA EMAS HARI INI - Perkembangan ekonomi di Uni Eropa, terutama data dari Jerman sebagai kekuatan ekonomi terbesar di kawasan tersebut, memberikan pengaruh pada nilai tukar Euro yang secara tidak langsung berdampak pada emas. Update kalender ekonomi kemarin mengenai iklim bisnis di Eropa memberikan sinyal bahwa kawasan ini sedang berjuang untuk keluar dari fase stagnasi. Hal ini memengaruhi persepsi investor mengenai kekuatan mata uang non-Dolar.

Kemarin, rilis data IFO Business Climate di Jerman menunjukkan angka yang sedikit lebih baik dari perkiraan, yang sempat memberikan dorongan bagi Euro dan menekan Dolar AS. Kondisi ini dimanfaatkan oleh trader emas untuk mendorong harga lebih tinggi di sesi perdagangan sore. Namun, penguatan tersebut bersifat sementara karena pasar segera beralih fokus pada rilis data ekonomi Amerika Serikat yang lebih berpengaruh.

Dampaknya bagi hari ini adalah harga emas terlihat lebih stabil dengan volatilitas yang terjaga di sesi perdagangan pagi. Adanya kepastian mengenai kondisi ekonomi Eropa setidaknya memberikan salah satu pijakan bagi investor untuk menentukan alokasi aset mereka. Emas tetap menjadi pilihan menarik saat mata uang utama selain Dolar masih menunjukkan pergerakan yang cenderung tidak menentu.

Forecast nanti malam memperkirakan harga emas akan bergerak mengikuti dinamika pasangan mata uang EUR/USD saat sesi Amerika dibuka. Jika Dolar menguat secara luas terhadap mata uang utama, emas mungkin akan mengalami tekanan jual meskipun fundamental permintaan fisik masih kuat. Perhatian utama trader malam nanti adalah apakah emas mampu bertahan di atas level dukungan teknis saat volume perdagangan global mencapai puncaknya. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, January 23, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Antam Terkoreksi Ikuti Pelemahan Pasar Global

HARGA EMAS HARI INI - Harga jual emas batangan antam di pasar domestik hari ini mengalami penurunan sebesar lima belas ribu rupiah per gram sebagai respons atas anjloknya harga emas dunia semalam. Penurunan ini merupakan koreksi pertama setelah emas antam sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan sebelumnya akibat sentimen penguatan dolar yang sangat masif. Dampak rilis data ekonomi amerika serikat yang positif kemarin malam langsung terasa pada harga beli kembali atau buyback emas batangan yang juga mengalami penyesuaian signifikan. Pelaku pasar domestik mulai melakukan aksi ambil untung untuk mengamankan keuntungan yang didapat dari kenaikan harga sebelumnya yang berlangsung cukup konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Meski terjadi penurunan harga minat masyarakat terhadap investasi emas di wilayah bandung dan sekitarnya terpantau masih tetap stabil karena pandangan jangka panjang yang masih optimis. Emas masih dianggap sebagai aset yang paling aman untuk menjaga nilai kekayaan dari potensi inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah yang dinamis di pasar keuangan nasional saat ini. Nanti malam harga emas dunia diperkirakan akan bergerak liar menyusul rilis data pmi manufaktur yang diprediksi akan menjadi penentu apakah harga emas lokal esok hari akan kembali naik atau turun. Trader disarankan untuk tetap memantau pergerakan harga spot dunia secara berkala guna mendapatkan momentum masuk yang tepat di tengah tren koreksi harga yang sedang terjadi - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, January 22, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) Hari Ini Bayangi Pergerakan Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini dipengaruhi oleh antisipasi pasar terhadap keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan sore ini. Langkah ECB dalam menghadapi inflasi di zona Euro berdampak langsung pada nilai tukar Euro terhadap Dolar AS, yang secara tidak langsung memengaruhi harga emas global.

Dampak dari penguatan Euro sesaat setelah komentar pejabat ECB kemarin memberikan sedikit napas bagi emas untuk bertahan di zona hijau. Pelemahan indeks Dolar AS akibat penguatan mata uang Eropa menjadi katalis positif bagi perdagangan logam mulia hari ini.

Forecast malam nanti memprediksi emas akan bergerak sinkron dengan respon pasar terhadap konferensi pers ECB. Jika ECB menunjukkan sikap yang lebih ketat, Dolar bisa melemah dan memberikan dorongan bagi emas untuk reli malam nanti.

Analis RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG berpendapat bahwa faktor eksternal dari Eropa sangat krusial hari ini. Fundamental emas masih sangat kuat, terutama dengan dukungan dari pelemahan Dolar di sesi Eropa, jelas seorang pakar komoditas. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, January 21, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Mengikuti Penurunan Inflasi Swiss yang Tak Terduga

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan moderat hari ini setelah rilis data inflasi Swiss kemarin yang menunjukkan perlambatan lebih cepat dari perkiraan ke level 1,3%. Penurunan inflasi di negara yang dikenal dengan stabilitas keuangannya ini mengurangi urgensi permintaan terhadap emas sebagai lindung nilai inflasi di pasar Eropa.

Dampaknya hari ini, mata uang Franc Swiss melemah terhadap Dolar AS, yang secara tidak langsung memberikan kekuatan tambahan bagi Indeks Dolar AS (DXY) untuk terus menguat. Kenaikan DXY ini membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, sehingga memicu aksi jual teknikal di bursa berjangka global oleh para trader jangka pendek.

Meredanya inflasi di Swiss juga dipandang sebagai sinyal bahwa tekanan harga global mungkin mulai mencapai puncaknya di beberapa wilayah. Hal ini mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai terhadap hilangnya daya beli mata uang fiat. Sentimen "risk-on" mulai terlihat di pasar mata uang Eropa, yang seringkali menjadi sinyal negatif bagi pergerakan emas.

Forecast nanti malam: Fokus akan beralih pada rilis data Produksi Industri AS. Jika produksi industri tumbuh positif di atas estimasi, hal ini akan menegaskan kekuatan ekonomi AS dan memberikan tekanan tambahan pada harga emas melalui penguatan Dolar. Namun, angka yang negatif bisa memicu aksi "short covering" untuk mengamankan keuntungan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, January 20, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Analisis Imbal Hasil Obligasi AS Pasca Libur Bursa

HARGA EMAS HARI INI - Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun kembali menjadi pusat perhatian setelah pasar obligasi beroperasi normal hari ini. Pergerakan imbal hasil sering kali berlawanan dengan harga emas karena pengaruhnya terhadap biaya peluang memegang aset tanpa bunga. Kenaikan imbal hasil biasanya menjadi beban bagi pergerakan naik emas berjangka.

Kemarin, pasar obligasi AS tutup sehingga tidak ada referensi baru bagi trader emas dari sisi imbal hasil. Kekosongan data ini membuat emas bergerak murni berdasarkan sentimen teknis dan berita geopolitik. Namun, pagi ini imbal hasil mulai menunjukkan pergerakan aktif yang segera direspon oleh pasar logam mulia di bursa London.

Dampaknya bagi hari ini adalah emas terlihat bergerak lebih defensif karena imbal hasil obligasi mencoba merangkak naik. Investor cenderung mengamankan keuntungan sebagian dari posisi beli mereka untuk mengantisipasi gejolak di pasar utang. Hal ini menyebabkan harga emas sedikit terkoreksi dari level pembukaan pagi tadi.

Forecast nanti malam memprediksi bahwa emas akan terus tertekan jika imbal hasil obligasi tetap berada di zona hijau. Namun, jika data ekonomi AS nanti malam mengecewakan, imbal hasil bisa jatuh dan memicu reli balik pada emas. Trader perlu memantau korelasi antara obligasi dan emas yang sangat erat pada sesi perdagangan malam ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, January 19, 2026

PT RIFAN BANDUNG - Tekanan Teknis Menghantau Emas di Tengah Minimnya Data Ekonomi Hari Ini

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami sedikit tekanan teknis pada sesi perdagangan pagi ini setelah gagal menembus level resistensi kunci pada penutupan pekan lalu. Data ekonomi dari kalender akhir pekan menunjukkan bahwa meskipun sektor perumahan AS melambat, namun pasar tenaga kerja masih memberikan indikasi ketangguhan yang luar biasa. Hal ini membuat sebagian pelaku pasar melakukan aksi ambil untung jangka pendek sambil menunggu pemicu fundamental berikutnya yang lebih kuat.

Dampaknya untuk hari ini, pergerakan emas diperkirakan akan didominasi oleh aliran arus dana teknikal di pasar London karena bursa Amerika Serikat sedang tutup. Tanpa adanya arahan dari data ekonomi AS hari ini, para pedagang emas akan lebih banyak mengamati pergerakan mata uang Poundsterling dan Euro sebagai indikator arah pergerakan dolar. Rendahnya volume perdagangan dapat memicu pergerakan harga yang tiba-tiba jika terjadi berita geopolitik yang mengejutkan dari wilayah konflik.

Selain itu, indeks dolar AS yang stabil di area tinggi menjadi penghalang bagi emas untuk melakukan reli lebih lanjut pada hari ini. Para investor cenderung menahan diri untuk tidak melakukan pembelian besar sebelum mendapatkan kejelasan mengenai pidato pejabat Federal Reserve yang dijadwalkan besok. Kondisi pasar yang sepi ini dimanfaatkan oleh sebagian pedagang untuk melakukan penyesuaian portofolio rutin di awal minggu.

Forecast nanti malam memperkirakan emas akan bergerak di rentang harga yang stabil dengan kecenderungan melemah tipis akibat kurangnya minat beli di pasar yang sedang libur. Harga diproyeksikan akan menutup hari di dekat level pembukaan tanpa perubahan persentase yang signifikan. Fokus utama akan tetap pada persiapan menghadapi rilis data ekonomi penting di hari Selasa yang diprediksi akan mengembalikan volatilitas tinggi ke pasar emas. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, January 15, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kenaikan Indeks Dolar AS Tekan Harga Emas Berjangka di Sesi Pagi

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mengalami sedikit tekanan pada sesi perdagangan pagi ini akibat penguatan Indeks Dolar AS (DXY). Penguatan Dolar ini terjadi sebagai respon lanjutan dari pernyataan pejabat Federal Reserve kemarin yang masih memberikan sinyal hawkish terkait kebijakan suku bunga di tahun 2026.

Meskipun tertekan, emas masih mampu bertahan di atas level support kuat harian. Investor melihat koreksi harga ini sebagai peluang untuk melakukan akumulasi beli di harga yang lebih rendah sebelum rilis data ekonomi penting malam nanti.

Forecast malam nanti memperkirakan emas akan mencoba melakukan pembalikan arah jika rilis data ekonomi sekunder AS menunjukkan hasil yang mengecewakan bagi Dolar. Support emas di level saat ini dinilai cukup tangguh untuk menahan kejatuhan lebih lanjut.

Analis RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG berpendapat bahwa tekanan Dolar bersifat sementara. "Fundamental emas masih sangat kuat. Koreksi pagi ini hanyalah riak kecil sebelum pergerakan besar malam nanti," jelas seorang pakar komoditas. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id