Showing posts with label RIFAN FINANCINDO. Show all posts
Showing posts with label RIFAN FINANCINDO. Show all posts

Tuesday, January 6, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Data Retail Sales Amerika Serikat pada Pergerakan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Laporan penjualan ritel (retail sales) Amerika Serikat adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi di AS. Bagi pasar emas berjangka, data ini menjadi indikator penting mengenai potensi inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan.

Data penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan ekonomi yang sedang memanas, yang biasanya memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar AS karena pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini umumnya bersifat bearish bagi emas. Sebaliknya, jika belanja konsumen melambat, hal itu menandakan potensi kelesuan ekonomi yang mendorong investor untuk mencari perlindungan pada emas.

Trader menggunakan data ini untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, konsumsi yang kuat dapat memicu inflasi, yang pada akhirnya menguntungkan emas, namun dalam jangka pendek, pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 31, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Oleh Gangguan Produksi di Tambang Emas Utama Afrika Selatan


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan hari ini dipicu oleh laporan adanya gangguan operasional dan aksi mogok kerja di salah satu kompleks pertambangan emas terbesar di Afrika Selatan. Masalah di sisi pasokan (supply side) ini memberikan dorongan instan pada harga emas di pasar global.

Sebagai salah satu produsen emas utama di dunia, setiap kendala produksi di Afrika Selatan berdampak langsung pada ekspektasi pasokan fisik global. Premi risiko pasokan meningkat, mendorong trader kontrak berjangka untuk mengambil posisi beli. Kekhawatiran akan kelangkaan pasokan jangka pendek ini mengimbangi tekanan dari dolar AS yang relatif stabil.

Kenaikan harga emas juga didorong oleh kekhawatiran bahwa gangguan ini bisa berlangsung lama dan memengaruhi target output tahunan. Sentimen bullish di pasar emas diperkuat oleh terbatasnya persediaan di gudang bursa berjangka.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat dipengaruhi oleh negosiasi antara serikat pekerja dan perusahaan tambang. Jika kesepakatan tidak segera tercapai, emas berpotensi melanjutkan relinya. Investor disarankan untuk memantau berita mengenai perkembangan industri pertambangan global. Emas kini didukung oleh ancaman defisit pasokan dari produsen utama. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 30, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Data Retail Sales Amerika Serikat pada Pergerakan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Laporan penjualan ritel (retail sales) Amerika Serikat adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi di AS. Bagi pasar emas berjangka, data ini menjadi indikator penting mengenai potensi inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan.

Data penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan ekonomi yang sedang memanas, yang biasanya memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar AS karena pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini umumnya bersifat bearish bagi emas. Sebaliknya, jika belanja konsumen melambat, hal itu menandakan potensi kelesuan ekonomi yang mendorong investor untuk mencari perlindungan pada emas.

Trader menggunakan data ini untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, konsumsi yang kuat dapat memicu inflasi, yang pada akhirnya menguntungkan emas, namun dalam jangka pendek, pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 29, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Rilis Data PDB Amerika Serikat


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak dalam rentang terbatas dan cenderung stabil seiring dengan sikap hati-hati para pelaku pasar menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat. Data ini dianggap sangat krusial karena akan memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan ekonomi AS dan akan menjadi acuan bagi Federal Reserve dalam menentukan langkah kebijakan moneter selanjutnya.

Investor saat ini sedang melakukan konsolidasi posisi, sehingga aktivitas perdagangan emas terpantau lebih moderat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sebagian besar pelaku pasar memilih untuk menunggu kejelasan arah ekonomi sebelum melakukan transaksi dalam volume besar di pasar berjangka.

Kondisi pasar yang relatif tenang ini juga dipengaruhi oleh kurangnya berita fundamental besar lainnya dari kawasan Eropa dan Asia. Emas tetap dipandang sebagai aset cadangan yang aman sembari pasar mencari petunjuk baru mengenai prospek pertumbuhan ekonomi global di tengah tantangan inflasi.

Masa depan harga emas berjangka akan segera mendapatkan arah yang lebih jelas setelah data PDB dipublikasikan. Jika ekonomi AS tumbuh melampaui ekspektasi, emas mungkin akan mengalami tekanan, namun jika pertumbuhan melambat, emas bisa mendapatkan momentum kenaikan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 24, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Akibat Ketegangan Diplomatik Baru di Kawasan Laut Tiongkok Selatan


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan diplomatik di kawasan Laut Tiongkok Selatan. Insiden maritim terbaru yang melibatkan beberapa negara besar di kawasan tersebut meningkatkan premi risiko geopolitik, mendorong investor untuk mengamankan modal mereka di aset safe-haven.

Emas selalu menjadi aset pilihan utama saat terjadi ketidakpastian politik internasional karena nilainya yang intrinsik dan tidak terkait dengan stabilitas pemerintah manapun. Ketegangan ini memicu kekhawatiran akan gangguan jalur perdagangan global, yang dapat berdampak pada inflasi jangka panjang. Permintaan emas meningkat tajam di bursa berjangka sebagai bentuk lindung nilai terhadap potensi konflik yang lebih luas.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh aksi beli teknikal setelah harga menembus level resistensi psikologis penting. Sentimen bullish di pasar emas menguat seiring dengan meningkatnya ketidakpastian di Asia.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan berita di kawasan tersebut. Jika eskalasi terus berlanjut, emas diprediksi akan menguji level tertinggi baru. Investor disarankan untuk memperhatikan pernyataan resmi dari kementerian luar negeri negara-negara terkait. Emas kini didukung oleh meningkatnya premi risiko geopolitik di Asia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Monday, December 22, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekhawatiran Stagflasi Global Dorong Permintaan Emas Safe Haven


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mendapatkan dukungan dari meningkatnya diskusi mengenai risiko stagflasi global, yaitu kondisi di mana pertumbuhan ekonomi melambat namun inflasi tetap berada di level tinggi. Secara historis, emas adalah salah satu aset dengan performa terbaik selama periode stagflasi karena kemampuannya mempertahankan nilai saat mata uang kehilangan daya beli dan pasar saham cenderung stagnan.

Kenaikan biaya energi yang terus berlangsung di beberapa wilayah telah memicu kenaikan harga barang konsumsi, sementara tingkat pengangguran menunjukkan tanda-tanda peningkatan tipis. Skenario ini membuat investor merasa tidak nyaman dengan aset berisiko.

Meskipun dolar AS tetap kuat, peran emas sebagai penyimpan nilai utama menjadikannya tetap dicari oleh manajer investasi untuk mendiversifikasi risiko portofolio. Kepemilikan emas dalam dana kelolaan terpantau meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Masa depan harga emas berjangka akan ditentukan oleh rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) mendatang. Jika pertumbuhan ekonomi menunjukkan kontraksi lebih lanjut sementara inflasi tidak turun, emas kemungkinan akan mengalami reli panjang. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 17, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Bank of Japan Pertahankan Suku Bunga Negatif dan Naikkan Perkiraan Inflasi


HARGA EMAS HARI INI
- Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan yang solid hari ini, didorong oleh keputusan Bank of Japan (BOJ) untuk mempertahankan suku bunga negatif, sementara secara bersamaan menaikkan perkiraan inflasi inti mereka. Skenario ini menciptakan lingkungan yang sangat bullish bagi emas, terutama di Jepang.

Keputusan BOJ mempertahankan kebijakan ultra-longgar (suku bunga negatif) menjaga biaya peluang memegang emas tetap rendah. Namun, pada saat yang sama, kenaikan perkiraan inflasi resmi menunjukkan bahwa tekanan harga di Jepang meningkat. Hal ini secara efektif menciptakan lingkungan imbal hasil riil negatif yang lebih dalam, yang merupakan pendorong utama bagi permintaan emas sebagai lindung nilai inflasi.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh spekulasi bahwa kebijakan ultra-longgar BOJ, meskipun suku bunga AS tinggi, dapat menjaga likuiditas global tetap melimpah, yang cenderung mendukung harga emas. Investor beralih ke emas sebagai aset yang lebih aman daripada JPY yang tertekan.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap didukung oleh kebijakan moneter divergen ini. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat bagaimana perbedaan imbal hasil antara AS dan Jepang memengaruhi Dolar AS, karena ini akan menjadi penentu utama harga emas. Emas kini didorong oleh lingkungan imbal hasil riil yang sangat negatif di Jepang. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 16, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Mengapa Imbal Hasil Obligasi Jangka Pendek Lebih Penting daripada Jangka Panjang


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun semua pergerakan imbal hasil obligasi AS memengaruhi emas, perubahan pada imbal hasil obligasi jangka pendek (seperti Treasury 2-tahun) seringkali memiliki dampak yang lebih langsung dan signifikan pada harga emas berjangka dibandingkan obligasi jangka panjang (10-tahun atau 30-tahun).

Imbal hasil jangka pendek sangat sensitif terhadap ekspektasi The Fed mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Jika pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga lebih agresif, imbal hasil 2-tahun akan melonjak. Kenaikan ini meningkatkan biaya peluang memegang emas, karena obligasi jangka pendek kini menawarkan pengembalian bebas risiko yang jauh lebih tinggi dalam waktu dekat. Dampaknya, emas cenderung jatuh.

Sebaliknya, imbal hasil jangka panjang lebih dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun imbal hasil jangka panjang yang tinggi menunjukkan inflasi yang diharapkan, yang dapat mendukung emas, kenaikan imbal hasil jangka pendek lebih cepat menekan harga emas karena secara langsung memengaruhi kebijakan moneter dan carrying costs.

Oleh karena itu, memantau pergerakan harian imbal hasil obligasi 2-tahun Treasury AS memberikan petunjuk yang lebih baik mengenai sentimen pasar terhadap kebijakan moneter The Fed dan dampaknya pada harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, December 11, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di India Meningkat Pasca Musim Muson yang Baik


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik di India, menyusul laporan musim muson yang baik. Musim hujan yang sukses meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani, yang merupakan tulang punggung ekonomi pedesaan India, secara tradisional memicu peningkatan pembelian emas.

Peningkatan pendapatan di daerah pedesaan India, konsumen emas terbesar kedua di dunia, secara langsung diterjemahkan menjadi lonjakan permintaan perhiasan dan emas batangan. Permintaan fisik ini memberikan dasar harga yang stabil dan fundamental yang kuat bagi pasar berjangka.

Kondisi ekonomi pedesaan yang membaik seringkali menstabilkan permintaan emas India, menjadikannya faktor penyeimbang terhadap volatilitas pasar keuangan.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan India sebagai faktor dukungan musiman yang kuat. "Muson yang baik di India selalu merupakan kabar baik bagi harga emas global," kata seorang pakar. "Ini menunjukkan adanya kekuatan permintaan fisik yang mendasar di balik pergerakan harga." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 9, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Mengapa Imbal Hasil Obligasi Jangka Pendek Lebih Penting daripada Jangka Panjang


HARGA EMAS HARI INI
- Meskipun semua pergerakan imbal hasil obligasi AS memengaruhi emas, perubahan pada imbal hasil obligasi jangka pendek (seperti Treasury 2-tahun) seringkali memiliki dampak yang lebih langsung dan signifikan pada harga emas berjangka dibandingkan obligasi jangka panjang (10-tahun atau 30-tahun).

Imbal hasil jangka pendek sangat sensitif terhadap ekspektasi The Fed mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Jika pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga lebih agresif, imbal hasil 2-tahun akan melonjak. Kenaikan ini meningkatkan biaya peluang memegang emas, karena obligasi jangka pendek kini menawarkan pengembalian bebas risiko yang jauh lebih tinggi dalam waktu dekat. Dampaknya, emas cenderung jatuh.

Sebaliknya, imbal hasil jangka panjang lebih dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun imbal hasil jangka panjang yang tinggi menunjukkan inflasi yang diharapkan, yang dapat mendukung emas, kenaikan imbal hasil jangka pendek lebih cepat menekan harga emas karena secara langsung memengaruhi kebijakan moneter dan carrying costs.

Oleh karena itu, memantau pergerakan harian imbal hasil obligasi 2-tahun Treasury AS memberikan petunjuk yang lebih baik mengenai sentimen pasar terhadap kebijakan moneter The Fed dan dampaknya pada harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, December 5, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Investor Bersiap Hadapi Tahun Baru, Emas Bergerak Mendatar


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pergerakan mendatarnya hari ini, seiring dengan investor yang bersiap untuk liburan akhir tahun dan mengurangi aktivitas perdagangan. Pasar cenderung mencari kejelasan mengenai prospek ekonomi tahun 2026 sebelum mengambil posisi baru yang signifikan.

Prospek suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang tinggi untuk waktu yang lama tetap menjadi sentimen negatif utama. Suku bunga yang tinggi terus meningkatkan biaya peluang investasi emas. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, ketidakpastian yang selalu ada saat pergantian tahun, terutama terkait risiko geopolitik dan potensi krisis utang, memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran risiko sistemik membuat emas tetap relevan sebagai aset perlindungan.

Para pelaku pasar akan mencermati pidato akhir tahun dari pejabat bank sentral yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan di tahun 2026. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya saat pasar kembali aktif - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 3, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Data PDB Tiongkok Melampaui Ekspektasi Pasar


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan. Angka PDB yang optimis ini memicu sentimen risk-on global, karena Tiongkok adalah mesin pertumbuhan ekonomi Asia dan konsumen komoditas utama.

Data PDB Tiongkok yang kuat meningkatkan optimisme pertumbuhan global, yang cenderung mengarahkan investor menjauh dari aset safe-haven seperti emas dan menuju aset yang lebih berisiko (saham dan komoditas industri). Prospek pertumbuhan global yang lebih cepat mengurangi kebutuhan untuk lindung nilai risiko sistemik, sehingga menekan harga emas berjangka. Sentimen ini diperparah oleh penguatan Dolar AS.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena masih ada kekhawatiran mengenai sektor properti Tiongkok yang masih rentan dan masalah utang domestik. Permintaan fisik emas Tiongkok tetap stabil, memberikan lantai harga. Emas kini menghadapi dilema antara data pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang optimis dan kekhawatiran struktural yang mendasarinya.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data ekonomi Tiongkok yang mencerminkan permintaan riil dan kesehatan sektor properti. Jika tren pertumbuhan kuat berlanjut, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat stimulus kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Tiongkok. Emas kini berjuang melawan indikasi pertumbuhan yang kuat di ekonomi terbesar kedua di dunia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 2, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Analisis Pola Candle Stick untuk Strategi Trading Emas


HARGA EMAS HARI INI - Bagi para trader emas berjangka, analisis teknikal sering melibatkan interpretasi pola candlestick Jepang. Pola-pola ini adalah representasi visual dari aksi harga dalam periode waktu tertentu dan dapat memberikan sinyal yang kuat mengenai pembalikan tren atau kelanjutan tren harga.

Pola-pola pembalikan tren yang sering dicari dalam trading emas meliputi "Hammer" dan "Inverted Hammer" (di dasar tren turun) atau "Shooting Star" dan "Hanging Man" (di puncak tren naik). Pola-pola ini mengindikasikan bahwa sentimen pasar mungkin sedang berubah, memberikan sinyal potensi masuk atau keluar dari posisi. Misalnya, munculnya pola Hammer setelah penurunan harga emas yang panjang dapat mengindikasikan bahwa tekanan jual telah melemah dan pembeli mulai masuk.

Selain itu, pola kelanjutan tren, seperti "Marubozu" (candle panjang tanpa sumbu) atau "Three White Soldiers," memberikan konfirmasi bahwa tren saat ini kuat dan kemungkinan akan berlanjut. Pola-pola ini membantu trader untuk tetap berada dalam posisi mereka. Kombinasi beberapa pola candlestick seringkali memberikan sinyal yang lebih handal.

Meskipun pola candlestick harus digunakan bersama dengan indikator teknikal lain seperti RSI atau Moving Average, mereka adalah alat visual yang cepat untuk memahami psikologi pasar di balik pergerakan harga emas. Keakuratan interpretasi pola ini sangat penting untuk eksekusi yang tepat di pasar berjangka yang bergerak cepat. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 1, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Produksi Kapal AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data produksi kapal dan peralatan maritim AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka produksi yang tinggi mengindikasikan ketahanan sektor industri tertentu dan optimisme tentang belanja modal. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa produksi yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga baja dan komoditas input lainnya, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan industri dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, November 26, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, November 24, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Penjualan Mobil AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data penjualan mobil AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka penjualan yang tinggi mengindikasikan ketahanan belanja konsumen dan optimisme terhadap ekonomi AS. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa permintaan mobil yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga suku cadang dan input industri, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan konsumsi dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, November 18, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 14, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Suku Bunga Tinggi The Fed Terus Menahan Kenaikan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, seiring dengan semakin kuatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya di level tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Suku bunga yang tinggi secara signifikan meningkatkan biaya peluang investasi emas, menjadikannya kurang menarik dibandingkan obligasi pemerintah.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan The Fed ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat The Fed yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga. Kejelasan arah kebijakan The Fed akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 13, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Ritel Global Memanfaatkan Harga di Level Support

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari pembelian fisik yang agresif di pasar ritel global, yang memanfaatkan harga yang sedang menguji level support teknikal kunci. Investor individu dan toko perhiasan melihat penurunan harga minor sebagai peluang untuk menambah kepemilikan mereka dengan harga yang lebih baik.

Permintaan fisik yang kuat di level harga ini menunjukkan adanya kepercayaan yang mendasar dari konsumen dan investor ritel terhadap nilai jangka panjang emas. Pembelian ini berfungsi sebagai "lantai harga" yang penting, membantu mencegah penurunan harga yang lebih dalam.

Laporan dari pusat-pusat perdagangan di Asia dan Timur Tengah mengonfirmasi adanya lonjakan permintaan emas batangan dan koin, seiring investor memanfaatkan harga di bawah level resistansi utama.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat ini sebagai sinyal bullish yang kuat. "Permintaan ritel yang muncul di level support adalah indikasi bahwa harga emas di level tersebut dianggap murah," kata seorang pakar. "Ini memberikan dukungan fundamental yang diperlukan untuk memicu pemulihan harga." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, November 12, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Peningkatan Tajam Persediaan Emas di Shanghai Gold Exchange

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul laporan peningkatan tajam dalam persediaan emas yang tercatat di Shanghai Gold Exchange (SGE). Peningkatan persediaan ini mengindikasikan bahwa permintaan fisik di Tiongkok, konsumen emas terbesar, mungkin tidak sekuat yang diperkirakan atau bahwa pasokan yang mengalir melalui bursa telah meningkat secara tiba-tiba. Surplus pasokan ini memberikan sentimen bearish ke pasar global.

Meskipun Tiongkok adalah konsumen emas fisik utama, peningkatan mendadak dalam persediaan SGE seringkali diinterpretasikan sebagai indikasi kelemahan jangka pendek dalam permintaan ritel atau pemindahan pasokan strategis. Reaksi pasar berjangka di Barat terhadap data ini menunjukkan bahwa trader sedang menimbang kembali optimisme mereka terhadap permintaan fisik Tiongkok. Pelemahan permintaan fisik ini memperburuk tekanan yang ada dari imbal hasil obligasi AS yang tinggi.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena laporan persediaan SGE harus diimbangi dengan pembelian bank sentral yang kuat dan ketidakpastian geopolitik. Permintaan pembelian strategis oleh bank sentral Asia, khususnya, membantu mencegah penurunan harga yang lebih parah. Emas kini menghadapi dilema antara data pasokan/permintaan fisik Tiongkok dan faktor-faktor makroekonomi dan geopolitik yang lebih luas.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data persediaan dan arus masuk/keluar di bursa fisik utama seperti SGE. Jika persediaan terus meningkat, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat permintaan perhiasan dan batangan Tiongkok. Emas kini berjuang melawan indikasi potensi kelemahan dalam permintaan fisik terbesar di dunia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id