Showing posts with label RIFANFINANICNDO. Show all posts
Showing posts with label RIFANFINANICNDO. Show all posts

Thursday, February 19, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Laporan Klaim Pengangguran Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran sempit pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap pasif setelah mencerna data ritel dan industri kemarin, dan kini memilih untuk menunggu kepastian dari laporan Klaim Pengangguran Awal yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati para trader institusional menjelang data tenaga kerja mingguan. Meskipun sentimen dari data ekonomi kemarin cenderung bullish bagi emas, volatilitas harga diperkirakan baru akan meningkat tajam saat sesi perdagangan Amerika dibuka malam nanti.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena Dolar AS kemungkinan besar akan mengalami tekanan jual lebih lanjut.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi yang tepat. Malam ini adalah penentu apakah emas akan mengakhiri pekan di zona positif atau terkoreksi. Kami merekomendasikan klien untuk memantau level support harian dengan saksama, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Thursday, February 12, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Data Klaim Pengangguran Awal Malam Ini

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka terpantau stabil dalam kisaran sempit pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung bersikap wait and see setelah mencerna data inflasi kemarin dan kini memilih untuk menunggu laporan Klaim Pengangguran Awal yang dijadwalkan rilis malam nanti pukul 20.30 WIB.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati para trader institusional. Dampak dari rilis data IHK kemarin sudah sepenuhnya terserap, sehingga pasar memerlukan katalis tenaga kerja malam ini untuk menentukan arah tren perdagangan selanjutnya.

Forecast untuk sesi Amerika malam nanti menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi. Jika angka klaim pengangguran keluar lebih tinggi dari estimasi, emas diprediksi akan melakukan breakout ke atas karena ekspektasi perlambatan ekonomi yang memaksa bank sentral bersikap lebih lunak.

Manajemen RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyarankan strategi antisipasi yang tepat. Malam ini adalah penentu apakah emas akan menguji level resistansi psikologis atau kembali terkoreksi. Kami merekomendasikan klien untuk memantau level support harian, ujar seorang konsultan investasi. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, February 11, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Pasca Revisi Data Produksi Industri Jepang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak menyamping (sideways) hari ini merespons rilis data revisi produksi industri Jepang yang menunjukkan angka lebih buruk dari estimasi awal pemerintah. Kondisi manufaktur Jepang yang masih tertekan ini memberikan sinyal campuran bagi pasar global, di mana pelemahan ekonomi memberikan dukungan safe-haven, namun penguatan Dolar tetap menjadi beban berat bagi harga emas fisik maupun berjangka.

Dampaknya hari ini, volume perdagangan di bursa berjangka terpantau relatif stabil dengan fluktuasi harga yang sangat minim. Investor tampaknya masih mencerna dampak pelemahan industri di Asia terhadap permintaan logam mulia secara keseluruhan, terutama permintaan industri perhiasan. Emas saat ini dipandang sebagai aset "tunggu dan lihat" (wait and see) karena belum ada katalis yang cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari kisaran saat ini.

Pelemahan industri di Jepang juga memberikan tekanan bagi mata uang Yen, yang pada gilirannya memberikan keunggulan kompetitif bagi Dolar AS di pasar keuangan global. Indeks Dolar yang tetap kuat menjadi penghalang utama bagi emas untuk menembus level resistensi psikologisnya di sesi Asia. Para pelaku pasar kini lebih fokus pada data konsumsi domestik di negara maju sebagai indikator kesehatan ekonomi yang lebih akurat.

Forecast nanti malam: Rilis data Penjualan Ritel Inti AS akan menjadi penggerak utama pasar malam ini. Jika penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan yang kuat, emas diprediksi akan mengalami tekanan jual yang intens karena pasar akan berekspektasi Federal Reserve tetap pada kebijakan suku bunga tinggi. Namun, jika konsumsi AS mulai melesu, emas berpeluang besar untuk bangkit kembali menuju level $2,025 per ons. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, February 9, 2026

PT RIFAN BANDUNG - Risiko Geopolitik di Timur Tengah Kembali Angkat Permintaan Safe Haven Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan Senin ini didorong oleh meningkatnya kembali ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dilaporkan sepanjang akhir pekan kemarin. Ketidakpastian politik dan ancaman gangguan pada jalur energi global kembali memicu minat investor terhadap aset aman untuk melindungi nilai modal mereka. Premi risiko geopolitik ini kembali masuk ke dalam harga emas, mengabaikan sementara faktor penguatan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

Dampaknya untuk hari ini, emas menjadi komoditas dengan performa terbaik di tengah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik yang lebih luas. Terjadi perpindahan modal yang cukup signifikan dari pasar ekuitas ke pasar logam mulia pada sesi perdagangan pagi tadi. Investor merasa perlu untuk memiliki aset lindung nilai yang likuid dan stabil di saat situasi keamanan dunia sedang dalam kondisi yang tidak menentu.

Kekuatan harga emas juga didukung oleh penurunan tipis pada indeks dolar Amerika Serikat yang memberikan ruang bagi mata uang lainnya untuk bernapas. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para spekulan untuk kembali masuk ke posisi beli di pasar emas berjangka dengan target kenaikan jangka pendek. Selama isu keamanan global masih mendominasi berita utama, emas diperkirakan akan tetap memiliki momentum positif meskipun data ekonomi Amerika Serikat tetap solid.

Forecast nanti malam menunjukkan emas berpotensi melanjutkan kenaikannya menuju level resistensi berikutnya jika situasi di wilayah konflik tidak menunjukkan tanda-tanda pendinginan. Para pelaku pasar akan memantau dengan cermat setiap pernyataan dari para pemimpin dunia terkait upaya resolusi konflik tersebut. Jika ketegangan terus berlanjut hingga malam nanti, emas diprediksi akan menjadi aset yang paling banyak dicari dan mampu menutup perdagangan dengan performa yang sangat positif. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, February 3, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Dampak Penguatan Dolar Terhadap Daya Beli Emas Global

HARGA EMAS HARI INI - Indeks Dolar AS (DXY) menunjukkan tanda-tanda penguatan tipis pada perdagangan hari ini, yang memberikan tantangan bagi kenaikan harga emas berjangka lebih lanjut. Sebagai komoditas yang dihargai dalam Dolar, penguatan mata uang Amerika membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Hal ini sering kali memicu penurunan permintaan fisik di pasar internasional, terutama dari wilayah Asia dan Eropa.

Kemarin, Dolar AS sempat melemah secara signifikan setelah data manufaktur menunjukkan kontraksi, yang memberikan dorongan besar bagi emas untuk menguat. Namun, memasuki hari ini, Dolar tampak mulai pulih karena pasar mempertimbangkan risiko bahwa ekonomi AS tetap menjadi yang paling tangguh dibandingkan negara maju lainnya. Pemulihan Dolar ini bertindak sebagai rem bagi momentum bullish emas yang sempat terjadi di awal pekan.

Dampaknya hari ini adalah harga emas mengalami sedikit koreksi di sesi perdagangan siang. Investor terlihat melakukan aksi ambil untung jangka pendek di tengah penguatan mata uang Dolar. Kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap hati-hati, di mana pelaku pasar tidak ingin terlalu agresif dalam melakukan pembelian emas sebelum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari rilis data ekonomi nanti malam.

Forecast nanti malam memprediksi bahwa emas akan bergerak sangat fluktuatif mengikuti arah Dolar AS. Jika data ekonomi malam nanti memperlemah posisi Dolar, emas berpeluang besar untuk kembali ke jalur kenaikannya. Sebaliknya, jika Dolar terus menguat sebagai respon terhadap data yang solid, harga emas berjangka kemungkinan akan mengalami tekanan jual lebih lanjut dan mencoba mencari titik dukungan baru di sesi New York. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, January 22, 2026

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) Hari Ini Bayangi Pergerakan Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka hari ini dipengaruhi oleh antisipasi pasar terhadap keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan sore ini. Langkah ECB dalam menghadapi inflasi di zona Euro berdampak langsung pada nilai tukar Euro terhadap Dolar AS, yang secara tidak langsung memengaruhi harga emas global.

Dampak dari penguatan Euro sesaat setelah komentar pejabat ECB kemarin memberikan sedikit napas bagi emas untuk bertahan di zona hijau. Pelemahan indeks Dolar AS akibat penguatan mata uang Eropa menjadi katalis positif bagi perdagangan logam mulia hari ini.

Forecast malam nanti memprediksi emas akan bergerak sinkron dengan respon pasar terhadap konferensi pers ECB. Jika ECB menunjukkan sikap yang lebih ketat, Dolar bisa melemah dan memberikan dorongan bagi emas untuk reli malam nanti.

Analis RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG berpendapat bahwa faktor eksternal dari Eropa sangat krusial hari ini. Fundamental emas masih sangat kuat, terutama dengan dukungan dari pelemahan Dolar di sesi Eropa, jelas seorang pakar komoditas. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, January 21, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Mengikuti Penurunan Inflasi Swiss yang Tak Terduga

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan moderat hari ini setelah rilis data inflasi Swiss kemarin yang menunjukkan perlambatan lebih cepat dari perkiraan ke level 1,3%. Penurunan inflasi di negara yang dikenal dengan stabilitas keuangannya ini mengurangi urgensi permintaan terhadap emas sebagai lindung nilai inflasi di pasar Eropa.

Dampaknya hari ini, mata uang Franc Swiss melemah terhadap Dolar AS, yang secara tidak langsung memberikan kekuatan tambahan bagi Indeks Dolar AS (DXY) untuk terus menguat. Kenaikan DXY ini membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, sehingga memicu aksi jual teknikal di bursa berjangka global oleh para trader jangka pendek.

Meredanya inflasi di Swiss juga dipandang sebagai sinyal bahwa tekanan harga global mungkin mulai mencapai puncaknya di beberapa wilayah. Hal ini mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai terhadap hilangnya daya beli mata uang fiat. Sentimen "risk-on" mulai terlihat di pasar mata uang Eropa, yang seringkali menjadi sinyal negatif bagi pergerakan emas.

Forecast nanti malam: Fokus akan beralih pada rilis data Produksi Industri AS. Jika produksi industri tumbuh positif di atas estimasi, hal ini akan menegaskan kekuatan ekonomi AS dan memberikan tekanan tambahan pada harga emas melalui penguatan Dolar. Namun, angka yang negatif bisa memicu aksi "short covering" untuk mengamankan keuntungan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, January 6, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Data Retail Sales Amerika Serikat pada Pergerakan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Laporan penjualan ritel (retail sales) Amerika Serikat adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi di AS. Bagi pasar emas berjangka, data ini menjadi indikator penting mengenai potensi inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan.

Data penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan ekonomi yang sedang memanas, yang biasanya memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar AS karena pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini umumnya bersifat bearish bagi emas. Sebaliknya, jika belanja konsumen melambat, hal itu menandakan potensi kelesuan ekonomi yang mendorong investor untuk mencari perlindungan pada emas.

Trader menggunakan data ini untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, konsumsi yang kuat dapat memicu inflasi, yang pada akhirnya menguntungkan emas, namun dalam jangka pendek, pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 23, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Fenomena Golden Cross dan Death Cross pada Grafik Emas


HARGA EMAS HARI INI - Dalam perdagangan emas berjangka, perpotongan antara dua Moving Average utama, yaitu rata-rata 50 hari dan 200 hari, sering dianggap sebagai sinyal perubahan tren jangka panjang. Fenomena Golden Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke atas Moving Average 200 hari, yang menandakan dimulainya tren bullish yang kuat.

Sebaliknya, Death Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke bawah Moving Average 200 hari. Ini dianggap sebagai sinyal bearish yang menunjukkan bahwa momentum harga sedang melemah dan penurunan lebih lanjut mungkin terjadi. Sinyal-sinyal ini sangat diperhatikan oleh investor institusional dan pengelola dana besar untuk menentukan alokasi portofolio mereka.

Penting bagi trader untuk menyadari bahwa sinyal ini bersifat lagging atau tertinggal, yang berarti mereka mengonfirmasi tren yang sudah mulai terbentuk. Namun, keandalan sinyal ini dalam sejarah pasar emas menjadikannya salah satu indikator teknikal paling berpengaruh dalam menentukan arah harga untuk beberapa bulan ke depan. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, December 18, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Ketegangan Maritim di Jalur Perdagangan Utama Dongkrak Permintaan Safe Haven


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak naik tajam merespons meningkatnya ketegangan maritim di beberapa jalur perdagangan utama dunia. Insiden keamanan yang mengancam arus distribusi komoditas global ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya gangguan rantai pasokan yang bisa memicu kenaikan inflasi secara mendadak.

Investor bereaksi dengan mencari perlindungan pada aset yang kebal terhadap risiko geopolitik, dan emas kembali membuktikan perannya sebagai safe haven yang paling diandalkan. Kenaikan harga minyak yang menyertai konflik ini juga turut memberikan tekanan inflasi tambahan yang mendukung kenaikan harga emas.

Situasi di lapangan yang masih belum menentu membuat volatilitas pasar tetap tinggi. Selama risiko eskalasi militer atau hambatan perdagangan tetap ada, minat investor terhadap kontrak berjangka emas diperkirakan akan tetap berada di level yang sangat tinggi.

Pakar pasar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menilai bahwa emas adalah aset wajib dalam kondisi darurat global. Ketika risiko geopolitik meningkat, emas seringkali menjadi satu-satunya aset yang mampu mempertahankan nilainya di tengah gejolak pasar keuangan lainnya. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 17, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Bank of Japan Pertahankan Suku Bunga Negatif dan Naikkan Perkiraan Inflasi


HARGA EMAS HARI INI
- Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan yang solid hari ini, didorong oleh keputusan Bank of Japan (BOJ) untuk mempertahankan suku bunga negatif, sementara secara bersamaan menaikkan perkiraan inflasi inti mereka. Skenario ini menciptakan lingkungan yang sangat bullish bagi emas, terutama di Jepang.

Keputusan BOJ mempertahankan kebijakan ultra-longgar (suku bunga negatif) menjaga biaya peluang memegang emas tetap rendah. Namun, pada saat yang sama, kenaikan perkiraan inflasi resmi menunjukkan bahwa tekanan harga di Jepang meningkat. Hal ini secara efektif menciptakan lingkungan imbal hasil riil negatif yang lebih dalam, yang merupakan pendorong utama bagi permintaan emas sebagai lindung nilai inflasi.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh spekulasi bahwa kebijakan ultra-longgar BOJ, meskipun suku bunga AS tinggi, dapat menjaga likuiditas global tetap melimpah, yang cenderung mendukung harga emas. Investor beralih ke emas sebagai aset yang lebih aman daripada JPY yang tertekan.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap didukung oleh kebijakan moneter divergen ini. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat bagaimana perbedaan imbal hasil antara AS dan Jepang memengaruhi Dolar AS, karena ini akan menjadi penentu utama harga emas. Emas kini didorong oleh lingkungan imbal hasil riil yang sangat negatif di Jepang. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 9, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Mengapa Imbal Hasil Obligasi Jangka Pendek Lebih Penting daripada Jangka Panjang


HARGA EMAS HARI INI
- Meskipun semua pergerakan imbal hasil obligasi AS memengaruhi emas, perubahan pada imbal hasil obligasi jangka pendek (seperti Treasury 2-tahun) seringkali memiliki dampak yang lebih langsung dan signifikan pada harga emas berjangka dibandingkan obligasi jangka panjang (10-tahun atau 30-tahun).

Imbal hasil jangka pendek sangat sensitif terhadap ekspektasi The Fed mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Jika pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga lebih agresif, imbal hasil 2-tahun akan melonjak. Kenaikan ini meningkatkan biaya peluang memegang emas, karena obligasi jangka pendek kini menawarkan pengembalian bebas risiko yang jauh lebih tinggi dalam waktu dekat. Dampaknya, emas cenderung jatuh.

Sebaliknya, imbal hasil jangka panjang lebih dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun imbal hasil jangka panjang yang tinggi menunjukkan inflasi yang diharapkan, yang dapat mendukung emas, kenaikan imbal hasil jangka pendek lebih cepat menekan harga emas karena secara langsung memengaruhi kebijakan moneter dan carrying costs.

Oleh karena itu, memantau pergerakan harian imbal hasil obligasi 2-tahun Treasury AS memberikan petunjuk yang lebih baik mengenai sentimen pasar terhadap kebijakan moneter The Fed dan dampaknya pada harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 28, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Investor Bersiap Hadapi Tahun Baru, Emas Bergerak Mendatar


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pergerakan mendatarnya hari ini, seiring dengan investor yang bersiap untuk liburan akhir tahun dan mengurangi aktivitas perdagangan. Pasar cenderung mencari kejelasan mengenai prospek ekonomi tahun 2026 sebelum mengambil posisi baru yang signifikan.

Prospek suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang tinggi untuk waktu yang lama tetap menjadi sentimen negatif utama. Suku bunga yang tinggi terus meningkatkan biaya peluang investasi emas. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, ketidakpastian yang selalu ada saat pergantian tahun, terutama terkait risiko geopolitik dan potensi krisis utang, memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran risiko sistemik membuat emas tetap relevan sebagai aset perlindungan.

Para pelaku pasar akan mencermati pidato akhir tahun dari pejabat bank sentral yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan di tahun 2026. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya saat pasar kembali aktif.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 27, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Asia Tenggara Meningkat Akibat Ketidakpastian Politik


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di beberapa negara Asia Tenggara. Peningkatan permintaan ini didorong oleh ketidakpastian politik domestik dan mata uang yang volatile di kawasan tersebut, mendorong masyarakat untuk mengamankan kekayaan mereka.

Ketidakpastian politik di Asia Tenggara, meskipun regional, mendorong investor dan masyarakat umum untuk beralih ke emas sebagai aset yang tidak terpengaruh oleh gejolak domestik. Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang paling aman di tengah risiko politik.

Laporan dari pedagang emas menunjukkan adanya peningkatan premi harga emas fisik di beberapa ibu kota Asia Tenggara, mengindikasikan tingginya permintaan lokal.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Asia Tenggara sebagai faktor pendukung penting. "Ketidakpastian politik dan mata uang di Asia Tenggara menciptakan permintaan emas yang kuat sebagai lindung nilai," kata seorang pakar. "Permintaan ini membantu menjaga harga emas di pasar global tetap stabil." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Friday, November 21, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Ekspektasi Suku Bunga Puncak The Fed Menahan Kenaikan Emas

 

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, dibayangi oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin telah mendekati atau mencapai suku bunga puncaknya, namun akan mempertahankannya di level tinggi untuk waktu yang lama. Prospek 'tinggi lebih lama' ini secara signifikan meningkatkan biaya peluang investasi emas.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan The Fed keyakinan untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat The Fed yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai durasi suku bunga tinggi. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya - PT RIFINDO FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, November 5, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Tipis Menjelang Rilis Data Neraca Perdagangan Tiongkok


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak dalam rentang perdagangan yang ketat hari ini, menunjukkan fase konsolidasi tipis menjelang rilis data neraca perdagangan Tiongkok. Data ini sangat krusial karena Tiongkok adalah konsumen emas fisik terbesar dan pemain utama dalam rantai pasokan global. Pasar menunggu petunjuk mengenai kesehatan permintaan domestik dan internasional Tiongkok, yang akan memengaruhi sentimen harga emas dan prospek ekonomi global secara keseluruhan.

Jika neraca perdagangan Tiongkok menunjukkan angka ekspor yang kuat, hal itu akan meningkatkan optimisme pertumbuhan global, yang dapat menekan emas. Sebaliknya, jika data menunjukkan penurunan impor dan ekspor yang signifikan, hal itu akan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi, yang akan mendorong permintaan safe-haven untuk emas. Ketidakpastian mengenai hasil data ini membatasi pergerakan harga emas berjangka, karena para trader enggan mengambil posisi besar sebelum adanya kejelasan.

Konsolidasi harga mencerminkan minimnya komitmen baru dari investor sebelum adanya kejelasan data ekonomi utama. Pergerakan harga didorong oleh fluktuasi kecil pada dolar AS dan imbal hasil obligasi. Meskipun terjadi jeda, emas masih mendapat dukungan mendasar dari pembelian bank sentral dan risiko geopolitik yang berkelanjutan, yang membatasi potensi penurunan harga secara signifikan di tengah perdagangan yang lambat.

Prospek jangka pendek emas berjangka akan ditentukan segera setelah rilis data perdagangan Tiongkok. Analis pasar memperkirakan pergerakan harga yang signifikan, terutama jika data tersebut mengejutkan pasar. Investor disarankan untuk memprioritaskan manajemen risiko dan menunggu kejelasan dari data ini, karena hal ini akan menjadi katalis utama untuk prospek permintaan fisik emas dan sentimen pertumbuhan global. Emas berada dalam mode "tunggu dan lihat" yang berhati-hati. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Monday, November 3, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Keyakinan Bisnis Zona Euro yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data keyakinan bisnis Zona Euro yang lebih kuat dari perkiraan. Angka yang positif di Eropa memicu spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin akan mengambil sikap yang lebih hawkish, meningkatkan prospek perbedaan kebijakan moneter dengan AS. Ironisnya, hal ini menyebabkan pelemahan Euro terhadap Dolar AS, yang pada gilirannya menekan harga emas.

Penguatan dolar AS menunjukkan bahwa pasar masih fokus pada kekuatan relatif mata uang. Selama ada kekhawatiran tentang kebijakan bank sentral di luar AS, dolar AS cenderung menguat, menekan harga emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa data keyakinan bisnis yang kuat juga dapat mengurangi kekhawatiran resesi global, yang dapat memengaruhi sentimen risiko pasar secara keseluruhan dan menstabilkan permintaan safe haven untuk emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal ekonomi dari berbagai kawasan. Jika ECB mengadopsi sikap yang lebih hawkish, dolar AS mungkin melemah, yang akan menguntungkan emas. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, October 31, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Risiko Resesi Global Redup, Emas Kehilangan Daya Tarik Safe Haven

 

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali melemah hari ini, karena risiko resesi global semakin meredup di mata investor. Optimisme terhadap ketahanan ekonomi AS dan prospek pemulihan di negara-negara maju lain mengurangi permintaan untuk emas sebagai aset perlindungan di masa sulit. Investor cenderung beralih ke aset berisiko dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Pelemahan ini diperkuat oleh penguatan dolar AS dan yield obligasi AS yang melonjak. Kenaikan yield obligasi mencerminkan ekspektasi bahwa bank sentral global, dipimpin oleh Federal Reserve (The Fed), akan terus fokus pada pengetatan moneter untuk memerangi inflasi yang membandel.

Meskipun demikian, potensi gejolak di pasar energi dan pangan akibat ketegangan geopolitik masih memberikan alasan bagi investor untuk mempertahankan emas sebagai lindung nilai inflasi. Emas secara historis berfungsi sebagai penyimpan nilai yang baik saat harga-harga komoditas melonjak.

Ke depan, para pelaku pasar akan mencermati rilis notulen pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Notulen ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang pandangan The Fed terhadap inflasi dan prospek suku bunga di masa mendatang, yang akan sangat memengaruhi pergerakan harga emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, October 30, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Berjangka Meningkat Akibat Penurunan Kinerja Pasar Saham Global


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menguat hari ini, seiring investor mengalihkan dana dari pasar saham global yang lesu. Laporan kinerja perusahaan yang mengecewakan di beberapa sektor teknologi dan kekhawatiran tentang valuasi yang terlalu tinggi memicu aksi jual di bursa saham, yang mendorong arus modal ke aset yang lebih aman.

Pasar ekuitas global menghadapi tantangan berupa biaya pinjaman yang tinggi, inflasi biaya, dan prospek pertumbuhan ekonomi yang melambat. Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan risiko dan mendorong investor untuk mengurangi eksposur mereka di saham yang berisiko.

Emas, dengan statusnya sebagai tempat berlindung di tengah krisis, diuntungkan dari peningkatan sentimen "risk-off". Hubungan terbalik antara pasar saham yang volatile dan harga emas kembali terlihat jelas dalam sesi perdagangan ini.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG memperkirakan tren ini akan berlanjut. "Selama prospek pasar saham global tetap suram dan penuh tantangan, permintaan untuk emas akan terus meningkat sebagai lindung nilai portofolio," kata seorang pakar pasar. "Emas adalah asuransi yang dibutuhkan investor saat ini." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, October 29, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Tipis Menjelang Rilis Data Neraca Perdagangan Tiongkok

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak dalam rentang perdagangan yang ketat hari ini, menunjukkan fase konsolidasi tipis menjelang rilis data neraca perdagangan Tiongkok. Data ini sangat krusial karena Tiongkok adalah konsumen emas fisik terbesar dan pemain utama dalam rantai pasokan global. Pasar menunggu petunjuk mengenai kesehatan permintaan domestik dan internasional Tiongkok, yang akan memengaruhi sentimen harga emas dan prospek ekonomi global secara keseluruhan.

Jika neraca perdagangan Tiongkok menunjukkan angka ekspor yang kuat, hal itu akan meningkatkan optimisme pertumbuhan global, yang dapat menekan emas. Sebaliknya, jika data menunjukkan penurunan impor dan ekspor yang signifikan, hal itu akan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi, yang akan mendorong permintaan safe-haven untuk emas. Ketidakpastian mengenai hasil data ini membatasi pergerakan harga emas berjangka, karena para trader enggan mengambil posisi besar sebelum adanya kejelasan.

Konsolidasi harga mencerminkan minimnya komitmen baru dari investor sebelum adanya kejelasan data ekonomi utama. Pergerakan harga didorong oleh fluktuasi kecil pada dolar AS dan imbal hasil obligasi. Meskipun terjadi jeda, emas masih mendapat dukungan mendasar dari pembelian bank sentral dan risiko geopolitik yang berkelanjutan, yang membatasi potensi penurunan harga secara signifikan di tengah perdagangan yang lambat.

Prospek jangka pendek emas berjangka akan ditentukan segera setelah rilis data perdagangan Tiongkok. Analis pasar memperkirakan pergerakan harga yang signifikan, terutama jika data tersebut mengejutkan pasar. Investor disarankan untuk memprioritaskan manajemen risiko dan menunggu kejelasan dari data ini, karena hal ini akan menjadi katalis utama untuk prospek permintaan fisik emas dan sentimen pertumbuhan global. Emas berada dalam mode "tunggu dan lihat" yang berhati-hati. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id