Showing posts with label pt rifan. Show all posts
Showing posts with label pt rifan. Show all posts

Wednesday, December 10, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Data Lapangan Kerja Sektor Swasta AS Melonjak


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul rilis data yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam penciptaan lapangan kerja sektor swasta AS. Angka lapangan kerja yang sangat kuat ini mengindikasikan ketahanan yang luar biasa di pasar tenaga kerja, yang meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi upah akan tetap tinggi.

Data lapangan kerja yang kuat meningkatkan optimisme pertumbuhan ekonomi AS, tetapi yang lebih penting, hal itu memperkuat kemungkinan Federal Reserve akan mempertahankan sikap hawkish, termasuk kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk mendinginkan pasar tenaga kerja. Prospek kenaikan suku bunga meningkatkan imbal hasil obligasi Treasury AS dan menguatkan dolar, sehingga menekan harga emas.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena masih ada kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan di Eropa dan Tiongkok. Permintaan fisik emas Tiongkok dan India tetap stabil, memberikan lantai harga. Emas kini menghadapi dilema antara pasar tenaga kerja AS yang kuat dan kekhawatiran resesi global.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data pasar tenaga kerja AS, terutama laporan Non-Farm Payrolls yang akan datang. Jika tren pasar tenaga kerja yang kuat berlanjut, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat dampak data ini pada ekspektasi suku bunga The Fed. Emas kini berjuang melawan indikasi pasar tenaga kerja AS yang terlalu panas. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, November 11, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, August 5, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Data Ketenagakerjaan AS Memberi Sinyal Baru untuk Pasar Emas

 

HARGA EMAS HARI INI - Rilis data ketenagakerjaan di Amerika Serikat (AS), terutama laporan Non-Farm Payrolls (NFP), selalu menjadi momen penting yang dinantikan oleh para pelaku pasar emas berjangka. Data ini dianggap sebagai indikator vital untuk mengukur kesehatan ekonomi AS. Angka ketenagakerjaan yang kuat sering kali diartikan sebagai sinyal ekonomi yang solid, yang pada gilirannya dapat mendorong The Fed untuk mengambil kebijakan moneter yang lebih ketat, seperti menaikkan suku bunga. Hal ini, seperti yang diketahui, dapat menekan harga emas.

Sebaliknya, data NFP yang mengecewakan atau menunjukkan pelemahan di pasar tenaga kerja AS dapat memicu spekulasi bahwa The Fed akan menunda kenaikan suku bunga atau bahkan beralih ke kebijakan yang lebih longgar. Dalam skenario ini, imbal hasil obligasi AS akan menurun, membuat emas menjadi aset yang lebih menarik. Investor kemudian akan berbondong-bondong membeli emas sebagai alternatif investasi, mendorong harganya naik. Oleh karena itu, setiap rilis data ketenagakerjaan selalu menciptakan volatilitas yang signifikan di pasar emas berjangka.

Pergerakan pasar emas berjangka tidak hanya dipengaruhi oleh angka utama NFP, tetapi juga oleh data pendukung lainnya, seperti tingkat pengangguran dan pertumbuhan upah per jam. Pertumbuhan upah yang cepat dapat mengindikasikan adanya tekanan inflasi yang lebih besar, yang bisa mendorong The Fed untuk bertindak lebih agresif. Sementara itu, tingkat pengangguran yang rendah mencerminkan pasar tenaga kerja yang ketat, yang juga mendukung kenaikan suku bunga. Investor emas berjangka harus menganalisis seluruh paket data untuk memahami gambaran yang lebih lengkap.

Dengan demikian, pasar emas berjangka sangat sensitif terhadap setiap detail dari laporan ketenagakerjaan AS. Para trader dan investor profesional telah memasukkan analisis data ini sebagai bagian integral dari strategi mereka. Mengingat pentingnya data ini, pergerakan harga emas sering kali fluktuatif sebelum, saat, dan sesudah rilis. Ini menunjukkan bagaimana kesehatan ekonomi AS secara langsung memengaruhi nilai emas di pasar global - RIFAN FINANCINDO BANDUNG

Sumber : newsmaker.id

Monday, August 4, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Sentimen Safe-Haven Meningkat Akibat Ketegangan Geopolitik, Emas Berjangka Reli Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka melonjak pada perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik di berbagai belahan dunia. Eskalasi ketegangan antara negara-negara besar dan konflik regional yang membayangi mendorong investor untuk mencari perlindungan di aset-aset safe-haven, dengan emas menjadi pilihan utama. Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun ada kekhawatiran tentang pengetatan kebijakan moneter, faktor-faktor non-ekonomi masih memiliki peran besar dalam menentukan arah harga emas.

Kekhawatiran investor difokuskan pada laporan-laporan yang menunjukkan meningkatnya gesekan diplomatik dan militer di beberapa wilayah strategis. Ketidakpastian semacam ini secara historis selalu menguntungkan emas, karena investor cenderung mengalihkan modal mereka dari aset yang dianggap berisiko tinggi. Emas, yang sering disebut sebagai "aset kiamat", menawarkan perlindungan dari kekacauan politik dan ekonomi. Sentimen ini diperkuat oleh berita yang tidak menguntungkan di pasar saham, di mana indeks utama mengalami penurunan tajam.

Kenaikan harga emas ini terjadi di tengah pasar yang masih mencerna data ekonomi yang beragam. Meskipun beberapa data menunjukkan tanda-tanda pemulihan, namun kekhawatiran tentang prospek resesi global masih ada. Kombinasi dari kekhawatiran ekonomi dan ketidakpastian geopolitik menciptakan "badai sempurna" yang mendorong permintaan emas. Investor institusional dan ritel sama-sama meningkatkan eksposur mereka terhadap emas, melihatnya sebagai cara untuk melindungi portofolio mereka dari volatilitas pasar.

Ke depan, prospek harga emas akan sangat bergantung pada perkembangan geopolitik. Jika ketegangan terus meningkat, maka harga emas kemungkinan besar akan terus didukung. Namun, setiap tanda-tanda de-eskalasi dapat memicu koreksi harga. Para pelaku pasar akan terus memantau berita utama politik dengan cermat, karena pergerakan harga emas dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh peristiwa-peristiwa ini. Dalam jangka panjang, emas akan terus berfungsi sebagai lindung nilai yang vital terhadap risiko politik dan ekonomi - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 30, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Volatilitas Pasar Mata Uang Picu Kenaikan Harga Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Ketidakstabilan di pasar mata uang global menjadi pendorong utama kenaikan harga emas berjangka pada perdagangan hari ini. Pelemahan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama, terutama yen Jepang dan euro, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Situasi ini mendorong peningkatan permintaan dan mengangkat harga logam mulia tersebut.

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pelemahan dolar AS meliputi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve, defisit anggaran AS yang membengkak, dan ketidakpastian seputar hasil pemilihan presiden AS yang akan datang. Investor mencari aset alternatif untuk melindungi nilai kekayaan mereka dari depresiasi mata uang. Emas, dengan sejarah panjangnya sebagai penyimpan nilai, menjadi pilihan yang populer.

Selain dolar AS, fluktuasi mata uang negara berkembang juga turut mempengaruhi pasar emas. Gejolak politik dan ekonomi di beberapa negara berkembang mendorong investor lokal untuk mengalihkan aset mereka ke emas sebagai lindung nilai. Permintaan yang didorong oleh mata uang ini menambah tekanan beli di pasar berjangka global.

PT Rifan Financindo Bandung menyarankan klien untuk memperhatikan dinamika pasar mata uang global saat melakukan trading emas berjangka. Pemahaman tentang korelasi antara mata uang dan harga emas dapat membantu dalam mengambil keputusan trading yang lebih informatif. Perusahaan ini menyediakan alat analisis dan berita pasar yang relevan untuk membantu klien dalam navigasi pasar yang kompleks ini - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, July 25, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Fisik Emas Melonjak, Dukung Harga Berjangka



HARGA EMAS HARI INI - Permintaan fisik emas dari negara-negara konsumen utama seperti Tiongkok dan India dilaporkan melonjak tajam, memberikan dukungan kuat bagi harga emas berjangka di pasar global. Peningkatan permintaan ini seringkali menjadi indikator kuat bagi tren harga emas secara keseluruhan, karena menunjukkan adanya kebutuhan riil di luar spekulasi pasar. Liburan tradisional di Asia, bersamaan dengan kondisi ekonomi yang membaik di beberapa negara, telah mendorong konsumen untuk membeli perhiasan dan batangan emas. Peningkatan volume pembelian fisik ini secara langsung berkontribusi pada pengetatan pasokan di pasar, yang pada gilirannya mendorong kenaikan harga pada kontrak berjangka.

Selain permintaan perhiasan, minat investor ritel terhadap koin dan batangan emas juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat umum juga mulai mengakui peran emas sebagai penyimpan nilai dan perlindungan terhadap inflasi. Ketidakpastian ekonomi global dan inflasi yang persisten telah mendorong individu untuk mendiversifikasi portofolio mereka dengan menambahkan emas fisik. Sentimen positif ini tercermin dalam lonjakan harga di pasar berjangka, di mana para pelaku pasar mengambil posisi beli, mengantisipasi kenaikan harga lebih lanjut yang didorong oleh pasokan fisik yang semakin ketat.

Meskipun demikian, perlu diingat bahwa harga emas juga dipengaruhi oleh faktor makroekonomi lainnya seperti suku bunga dan kebijakan moneter. Kenaikan suku bunga yang terlalu agresif dapat mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-yielding. Namun, saat ini, permintaan fisik yang kuat tampaknya menjadi pendorong utama. Para penambang emas dan produsen perhiasan juga merasakan dampak dari peningkatan permintaan ini, dengan volume penjualan yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih baik. Ini menciptakan umpan balik positif yang mendukung harga emas secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, lonjakan permintaan fisik emas merupakan sinyal bullish yang kuat bagi pasar emas berjangka. Ini menunjukkan bahwa fundamental pasar emas tetap solid, didukung oleh kebutuhan konsumen riil dan minat investor yang berkelanjutan. Selama permintaan fisik tetap tinggi, harga emas kemungkinan besar akan mempertahankan momentum kenaikannya. Investor disarankan untuk memantau data permintaan dari negara-negara konsumen utama, karena ini dapat memberikan petunjuk berharga mengenai arah pasar emas di masa mendatang - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 23, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Inflasi Persisten Beri Angin Segar Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Kekhawatiran akan inflasi yang persisten terus menjadi pendorong utama kenaikan harga emas berjangka pada hari ini. Meskipun bank sentral global telah mengambil langkah agresif untuk mengendalikan kenaikan harga, data terbaru menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih jauh dari mereda. Dalam lingkungan di mana daya beli uang terus terkikis, emas, yang secara historis dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, menjadi semakin menarik bagi investor yang ingin melindungi nilai kekayaan mereka dari erosi.

Laporan indeks harga konsumen (CPI) di beberapa negara besar yang masih berada di atas target bank sentral telah memperkuat argumen bahwa inflasi mungkin tidak bersifat transien seperti yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini mendorong investor untuk mencari aset yang memiliki kemampuan untuk mempertahankan nilainya dalam jangka panjang. Obligasi yang menawarkan imbal hasil riil negatif di tengah inflasi tinggi membuat daya tarik emas semakin meningkat, karena tidak terpengaruh oleh penurunan nilai mata uang.

Para ekonom dan analis pasar mulai mempertimbangkan skenario stagflasi, di mana pertumbuhan ekonomi melambat sementara inflasi tetap tinggi. Dalam kondisi seperti ini, emas seringkali menunjukkan kinerja yang kuat karena ia menawarkan perlindungan baik dari resesi maupun dari inflasi. Investor beralih dari aset-aset yang lebih berisiko dan berorientasi pertumbuhan ke aset-aset yang lebih stabil dan defensif seperti emas. Ini menjelaskan mengapa minat terhadap kontrak berjangka emas terus meningkat.

Meskipun inflasi saat ini mendukung harga emas, investor harus tetap mempertimbangkan potensi perubahan dalam kebijakan moneter bank sentral. Jika bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga lebih agresif dari yang diperkirakan, hal itu dapat menekan harga emas. Namun, selama inflasi tetap menjadi ancaman yang signifikan dan imbal hasil riil obligasi tetap rendah atau negatif, emas kemungkinan akan mempertahankan posisinya sebagai aset yang menarik bagi investor yang mencari lindung nilai - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, July 21, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Emas Berjangka di Tengah Ketegangan Geopolitik Global

 

HARGA EMAS HARI INI - Ketegangan geopolitik global terus menjadi salah satu pendorong utama permintaan terhadap emas berjangka sebagai aset safe-haven. Konflik yang sedang berlangsung di berbagai wilayah, ditambah dengan ketidakpastian politik di negara-negara besar, mendorong investor untuk mencari perlindungan dalam logam mulia. Emas secara historis telah terbukti menjadi penyimpan nilai yang andal di masa-masa krisis, sehingga menarik aliran modal ketika sentimen risiko meningkat di pasar keuangan global. Eskalasi konflik atau munculnya titik panas baru dapat dengan cepat memicu lonjakan harga emas.

Situasi di Timur Tengah, Eropa Timur, dan Laut Cina Selatan menjadi fokus perhatian investor. Setiap perkembangan negatif di wilayah-wilayah ini dapat memicu kekhawatiran yang meluas dan mendorong harga emas naik. Selain itu, ketidakpastian seputar pemilihan umum di beberapa negara ekonomi besar juga menambah lapisan risiko politik yang perlu diperhitungkan. Pasar cenderung bereaksi dengan cepat terhadap berita-berita geopolitik, seringkali dengan pergerakan harga yang tajam dan tiba-tiba, yang menuntut kewaspadaan tinggi dari para trader.

Meskipun fundamental ekonomi mungkin menunjukkan sedikit tekanan pada emas, faktor geopolitik seringkali dapat mengesampingkan pertimbangan tersebut, setidaknya dalam jangka pendek. Permintaan fisik emas dari bank sentral di berbagai negara juga tetap kuat, karena mereka berupaya untuk mendiversifikasi cadangan mereka dan mengurangi ketergantungan pada mata uang cadangan tertentu. Pembelian emas oleh bank sentral ini menunjukkan keyakinan jangka panjang pada nilai emas dan memberikan lantai dukungan untuk harga.

PT Rifan Bandung memahami betul bagaimana faktor geopolitik dapat memengaruhi pasar emas berjangka dan selalu memberikan informasi terbaru kepada kliennya mengenai perkembangan terkini. Dengan analisis yang mendalam tentang risiko geopolitik, PT Rifan Bandung membantu investor mengidentifikasi peluang dan mengelola risiko yang terkait dengan investasi emas berjangka. Membangun portofolio yang tangguh di tengah ketidakpastian geopolitik adalah kunci, dan emas dapat memainkan peran penting dalam strategi ini - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, July 18, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Volatilitas Pasar Saham Global Dorong Investor ke Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menjadi primadona di tengah gejolak pasar saham global yang terus berlanjut. Indeks-indeks utama di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia menunjukkan tren penurunan yang signifikan, dipicu oleh kekhawatiran akan resesi ekonomi global dan laporan pendapatan perusahaan yang mengecewakan. Dalam situasi seperti ini, investor secara alami beralih ke aset yang secara tradisional dianggap sebagai "safe haven," dan emas memenuhi kriteria tersebut dengan sempurna.

Kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga yang agresif oleh bank sentral untuk mengatasi inflasi juga menambah tekanan pada pasar ekuitas, sehingga semakin mendorong modal keluar dari saham dan masuk ke emas. Meskipun emas tidak memberikan imbal hasil, kemampuannya untuk mempertahankan nilai intrinsik di tengah ketidakpastian ekonomi menjadikannya pilihan menarik bagi banyak investor yang ingin melindungi kekayaan mereka dari depresiasi.

Para analis teknikal juga mengamati bahwa harga emas berjangka telah berhasil menembus beberapa level resistensi kunci, yang mengindikasikan momentum bullish yang kuat. Jika harga dapat bertahan di atas level-level tersebut, tren kenaikan lebih lanjut sangat mungkin terjadi. Namun, investor tetap harus mewaspadai potensi koreksi, terutama jika ada berita positif yang tak terduga dari pasar saham atau data ekonomi yang menunjukkan pemulihan yang lebih cepat.

Mengingat kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, penting bagi investor untuk melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi. Meskipun emas berjangka menawarkan peluang keuntungan di tengah volatilitas, risiko juga selalu ada. PT Rifan Financindo Berjangka Bandung menyarankan para nasabah untuk berkonsultasi dengan profesional keuangan dan memastikan pemahaman yang mendalam tentang instrumen investasi ini sebelum bertransaksi - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, July 17, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Inflasi Tinggi Global Dorong Minat Investor pada Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka terus menarik minat investor sebagai lindung nilai yang efektif terhadap inflasi tinggi yang masih melanda banyak ekonomi global. Meskipun bank sentral di seluruh dunia telah menaikkan suku bunga secara agresif, tekanan harga konsumen tetap persisten, mengurangi daya beli mata uang fiat dan mendorong investor untuk mencari aset yang dapat mempertahankan nilainya. Emas, dengan sejarah panjangnya sebagai penyimpan nilai, menjadi pilihan utama di tengah kekhawatiran erosi kekayaan akibat inflasi.

Laporan inflasi terbaru dari berbagai negara maju menunjukkan bahwa tekanan harga belum mereda sepenuhnya, memicu kekhawatiran akan kemungkinan stagflasi, yaitu kombinasi antara pertumbuhan ekonomi yang lambat dan inflasi yang tinggi. Dalam skenario seperti ini, investasi pada aset riil seperti emas menjadi lebih menarik dibandingkan aset keuangan yang rentan terhadap penurunan nilai mata uang. Para ekonom dan analis pasar mengamati dengan cermat data indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI) untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai arah inflasi.

Banyak investor institusional dan individu kini mengalokasikan sebagian portofolio mereka ke emas sebagai strategi diversifikasi dan proteksi. Mereka melihat emas sebagai asuransi terhadap ketidakpastian ekonomi dan ketidakstabilan moneter. Permintaan untuk Exchange Traded Funds (ETF) emas dan kontrak berjangka emas menunjukkan sentimen positif ini. Potensi kenaikan harga emas semakin diperkuat jika ekspektasi inflasi terus tinggi dan bank sentral tidak mampu mengendalikannya secara efektif.

Meskipun demikian, kebijakan pengetatan moneter yang agresif dapat memicu kenaikan imbal hasil obligasi, yang membuat emas tanpa bunga menjadi kurang menarik. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk mempertimbangkan keseimbangan antara risiko inflasi dan kebijakan suku bunga. Namun, selama kekhawatiran inflasi masih menjadi sorotan utama, emas diperkirakan akan terus menjadi aset yang diminati - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 16, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Kebijakan Bank Sentral Pengaruhi Pergerakan Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka hari ini sangat dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral global, terutama Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa. Pernyataan dari pejabat bank sentral mengenai prospek suku bunga dan inflasi menjadi faktor penentu utama arah harga emas. Meskipun sinyal-sinyal kebijakan masih beragam, pasar cenderung mencermati setiap petunjuk yang mengarah pada pelonggaran moneter di masa depan, yang biasanya positif bagi emas karena menurunkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, sinyal hawkish juga bisa menekan harga.

Beberapa laporan menunjukkan bahwa kekhawatiran akan resesi yang meluas dapat memaksa bank sentral untuk mempertimbangkan kembali kebijakan pengetatan moneter mereka lebih cepat dari yang diperkirakan. Jika skenario ini terwujud, suku bunga riil akan cenderung menurun, yang membuat emas menjadi investasi yang lebih menarik. Investor saat ini menimbang prospek antara inflasi yang persisten dan potensi perlambatan ekonomi yang signifikan, yang masing-masing memiliki implikasi berbeda bagi kebijakan bank sentral dan harga emas. Pasar mencoba untuk mengantisipasi langkah The Fed selanjutnya, dan setiap perubahan narasi bisa memicu pergerakan harga yang tajam.

Di sisi lain, jika bank sentral memilih untuk tetap agresif dalam memerangi inflasi dengan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama, ini dapat menekan harga emas. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas, yang tidak memberikan bunga atau dividen. Oleh karena itu, data inflasi yang akan datang dan pernyataan dari bank sentral akan sangat krusial dalam menentukan arah emas berjangka dalam jangka pendek hingga menengah. Para trader bersiap untuk volatilitas yang lebih tinggi menjelang pengumuman kebijakan moneter penting.

Namun, faktor-faktor pendukung lain seperti ketidakpastian geopolitik dan permintaan safe haven yang berkelanjutan dapat menjadi penopang harga emas meskipun ada tekanan dari kebijakan moneter. Keseimbangan antara faktor-faktor ini akan menentukan lintasan harga emas berjangka. Para investor disarankan untuk memantau dengan cermat perkembangan makroekonomi dan pernyataan dari para pembuat kebijakan untuk mengambil keputusan investasi yang tepat di pasar emas berjangka yang dinamis ini. Potensi divergensi kebijakan antar bank sentral juga bisa menjadi pemicu pergerakan harga - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, July 15, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Ketidakpastian Geopolitik Dorong Kenaikan Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menguat tajam hari ini, didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik di beberapa wilayah kunci dunia. Konflik yang memanas di Eropa Timur dan situasi yang tidak stabil di Timur Tengah telah memicu arus investor ke aset safe haven, dengan emas menjadi pilihan utama. Berita mengenai eskalasi konflik dan potensi dampaknya terhadap pasokan energi global telah meningkatkan kekhawatiran tentang prospek ekonomi global, mendorong investor untuk mencari perlindungan dalam bentuk emas.

Peningkatan permintaan untuk emas juga datang dari kekhawatiran yang terus-menerus tentang stabilitas sistem keuangan global. Dengan beberapa ekonomi besar menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk tingginya tingkat utang dan tekanan inflasi, investor melihat emas sebagai penyimpan nilai yang dapat diandalkan di tengah badai. Pembelian emas oleh bank sentral juga terus berlanjut, menunjukkan kepercayaan institusional terhadap logam mulia ini sebagai komponen penting dari cadangan devisa.

Meskipun demikian, penguatan dolar AS yang sporadis dan potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS dapat menjadi faktor penekan bagi emas. Kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas, yang tidak menawarkan imbal hasil. Oleh karena itu, pasar emas berjangka menunjukkan fluktuasi yang signifikan, dengan investor menyeimbangkan antara faktor pendorong dan penekan. Pergerakan harga akan sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan keputusan kebijakan moneter di masa mendatang.

Para pelaku pasar disarankan untuk mencermati setiap perkembangan geopolitik dan dampaknya terhadap sentimen pasar. Meskipun prospek emas terlihat positif di tengah ketidakpastian global, risiko penurunan tetap ada jika ada tanda-tanda de-eskalasi konflik atau jika bank sentral mengambil sikap yang lebih hawkish. Diversifikasi portofolio dan manajemen risiko yang cermat sangat penting dalam lingkungan pasar yang bergejolak ini - RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id


Monday, July 14, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Emas Berjangka Mendapat Dorongan dari Pelemahan Dolar AS dan Ketidakpastian Geopolitik

 


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka hari ini mendapatkan dorongan signifikan dari pelemahan dolar AS dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut. Dolar AS, yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan emas, menunjukkan pelemahan terhadap mata uang utama lainnya, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar. Kondisi ini secara langsung meningkatkan daya tarik emas sebagai investasi, memicu peningkatan permintaan dari berbagai belahan dunia.

Tim riset PT Rifan Bandung mengamati bahwa ketegangan geopolitik di beberapa kawasan, mulai dari konflik bersenjata hingga sengketa perdagangan, telah meningkatkan permintaan akan aset safe-haven. Emas, sebagai penyimpan nilai tradisional di masa krisis, menjadi pilihan utama bagi investor yang ingin melindungi portofolio mereka dari gejolak global. Risiko geopolitik ini menciptakan lingkungan ketidakpastian yang mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap aman dan stabil.

Selain itu, data ekonomi yang menunjukkan perlambatan di beberapa ekonomi utama juga turut andil dalam memicu pelemahan dolar AS, yang pada gilirannya mendukung harga emas. Jika tren perlambatan ekonomi ini terus berlanjut, bank sentral mungkin akan kurang agresif dalam menaikkan suku bunga, yang akan semakin mengurangi tekanan pada emas. Pasar kini juga mencermati perkembangan terkini dari konflik di Eropa Timur, yang dampaknya dapat meluas ke pasar global.

Meskipun prospek jangka pendek terlihat cerah, investor harus tetap mewaspadai potensi pembalikan tren. Penguatan tak terduga pada dolar AS atau meredanya ketegangan geopolitik dapat memicu koreksi pada harga emas. Namun, untuk saat ini, kombinasi pelemahan dolar dan ketidakpastian geopolitik telah menciptakan lingkungan yang sangat mendukung kenaikan harga emas berjangka. PT Rifan Bandung senantiasa memberikan informasi terkini dan analisis mendalam untuk membantu nasabah mengambil keputusan investasi yang tepat - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, July 8, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Minat Beli Institusional Dorong Emas Berjangka Reli Lanjutan

 


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka melanjutkan reli kenaikannya pada dini hari ini, didukung oleh minat beli yang kuat dari investor institusional. Dana lindung nilai dan institusi besar lainnya terlihat meningkatkan posisi long mereka dalam kontrak emas, mengindikasikan kepercayaan terhadap prospek harga logam mulia ini di masa depan. Pesanan beli besar terlihat masuk ke pasar.

Aktivitas ini menunjukkan bahwa institusi melihat emas sebagai aset yang vital untuk diversifikasi portofolio dan lindung nilai terhadap inflasi serta ketidakpastian pasar. Likuiditas yang melimpah di pasar juga memungkinkan institusi untuk masuk dan keluar dari posisi dengan mudah, menambah daya tarik emas berjangka. Data open interest juga menunjukkan peningkatan.

Keterlibatan institusional yang kuat seringkali menjadi indikator yang baik untuk arah harga jangka menengah. Namun, investor ritel tetap perlu berhati-hati dan tidak sepenuhnya bergantung pada pergerakan institusional, karena mereka juga dapat membalikkan posisi dengan cepat - RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

Sumber : newsmaker.id

Monday, July 7, 2025

PT RIFAN - Permintaan Fisik Emas dari Asia Tetap Kuat, Membatasi Penurunan

 



HARGA EMAS HARI INI - Meskipun ada beberapa tekanan jual sporadis di pasar berjangka, permintaan fisik emas yang kuat, terutama dari Asia, membantu membatasi penurunan harga pada hari ini. Pasar di India dan Tiongkok, dua konsumen emas terbesar di dunia, menunjukkan minat pembelian yang solid di tengah musim pernikahan dan festival yang mendekat. Permintaan fisik ini bertindak sebagai jaring pengaman, mencegah harga emas anjlok terlalu dalam.

Para pedagang di pasar fisik melaporkan adanya premi yang signifikan di atas harga spot di beberapa pusat perdagangan di Asia, menandakan pasokan yang relatif ketat dan permintaan yang tinggi. Pembelian perhiasan dan batangan emas oleh konsumen ritel serta bank sentral regional terus menopang harga. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada fluktuasi di pasar berjangka, nilai intrinsik emas sebagai penyimpan nilai tetap diakui secara luas.

Kekuatan permintaan fisik ini menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan dalam analisis pergerakan harga emas. Selama permintaan dari pasar konsumen utama tetap kuat, hal itu akan memberikan dukungan fundamental bagi harga emas berjangka, bahkan jika ada sentimen bearish sementara dari faktor-faktor makroekonomi lainnya - PT RIFAN 


Sumber : newsmaker.id

Friday, July 4, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Analis Prediksi Emas Berjangka Sentuh Rekor Tertinggi Baru


HARGA EMAS HARI INI - Beberapa analis terkemuka dari bank investasi global memprediksi bahwa harga emas berjangka berpotensi mencapai rekor tertinggi baru dalam beberapa bulan mendatang. Proyeksi ini didasarkan pada kombinasi faktor makroekonomi, termasuk tingkat utang global yang meningkat, kebijakan moneter yang longgar di beberapa negara, dan pelemahan dolar AS.

Kondisi ekonomi global yang masih rentan terhadap guncangan eksternal membuat emas semakin menarik sebagai aset pelindung nilai. Investor besar dan dana lindung nilai terus menambah posisi beli mereka di pasar emas berjangka, mengindikasikan kepercayaan yang kuat terhadap potensi kenaikan harga. Saat ini, emas berjangka diperdagangkan di sekitar $2.410 per ons, mendekati level tertinggi sebelumnya.

Namun, potensi volatilitas tetap ada, terutama jika ada perubahan signifikan dalam kebijakan bank sentral atau perbaikan tak terduga dalam data ekonomi global. Meskipun demikian, konsensus di kalangan analis cenderung bullish, dengan target harga yang ambisius untuk emas berjangka di tahun ini - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

Sumber : newsmaker.id
 

Thursday, July 3, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Beri Energi Positif untuk Emas Berjangka

 


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menunjukkan performa positif pada perdagangan hari Kamis (3/7), didukung oleh penurunan signifikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Ketika imbal hasil obligasi turun, daya tarik emas sebagai aset non-imbal hasil meningkat, karena biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah.

Emas berjangka kontrak Agustus naik 0,9% menjadi $2.410 per troy ounce. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun anjlok sekitar 8 basis poin, menyusul data ekonomi yang menunjukkan perlambatan di sektor manufaktur AS. Data tersebut memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertimbangkan pemangkasan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, yang pada gilirannya menekan imbal hasil obligasi. 

Lingkungan suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung harga emas. Investor akan terus memantau data ekonomi AS yang akan datang untuk petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed dan dampaknya terhadap imbal hasil obligasi dan, pada akhirnya, harga emas - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 2, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Strategi Investasi Emas Berjangka Hari Ini

 

HARGA EMAS HARI INI - Investasi dalam emas berjangka hari ini menawarkan peluang yang menarik bagi para trader dan investor yang mencari eksposur terhadap pasar komoditas. Namun, untuk memaksimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan risiko, diperlukan strategi yang terencana dengan baik. Pasar berjangka dikenal dengan volatilitasnya yang tinggi, sehingga pendekatan yang disiplin dan pemahaman mendalam tentang dinamikanya menjadi sangat penting.

Salah satu strategi dasar adalah analisis teknikal. Investor dapat menggunakan grafik harga, indikator moving average, Relative Strength Index (RSI), dan pola candlestick untuk mengidentifikasi tren dan titik masuk atau keluar yang potensial. Mempelajari sejarah pergerakan harga emas berjangka dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana harga bereaksi terhadap peristiwa tertentu di masa lalu, meskipun kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Mengembangkan sistem trading berdasarkan analisis teknikal dapat membantu mengurangi keputusan emosional.

Selain itu, analisis fundamental juga tidak kalah penting. Ini melibatkan pemantauan data ekonomi, kebijakan moneter, dan peristiwa geopolitik yang dapat memengaruhi penawaran dan permintaan emas. Misalnya, rilis data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat menjadi sinyal bullish untuk emas, sementara kenaikan suku bunga dapat menjadi sinyal bearish. Menggabungkan analisis teknikal dan fundamental dapat memberikan pandangan yang lebih komprehensif tentang pasar.

Manajemen risiko adalah pilar utama dalam investasi emas berjangka. Mengatur stop-loss order untuk membatasi potensi kerugian dan take-profit order untuk mengunci keuntungan adalah praktik yang sangat dianjurkan. Selain itu, menentukan ukuran posisi yang sesuai dengan toleransi risiko dan ukuran akun Anda sangat krusial. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda mampu untuk kehilangan, terutama di pasar berjangka yang memiliki leverage tinggi.

Dengan demikian, untuk meraih kesuksesan dalam investasi emas berjangka hari ini, investor harus menggabungkan analisis yang cermat dengan strategi manajemen risiko yang ketat. Pasar emas berjangka adalah arena yang dinamis dan kompetitif, namun dengan persiapan yang matang dan eksekusi yang disiplin, peluang untuk mencapai tujuan investasi Anda akan meningkat secara signifikan - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

Sumber : newsmaker.id

Monday, June 30, 2025

PT Rifan Bandung - Investasi Emas Digital vs Fisik


PT RIFAN BANDUNG - Perdebatan mengenai investasi emas digital vs fisik semakin menarik perhatian para investor, terutama menjelang tahun 2025. Emas digital menawarkan kemudahan akses, likuiditas tinggi, dan biaya penyimpanan yang lebih rendah, menjadikannya pilihan menarik bagi investor modern. Anda bisa membeli dan menjual kapan saja tanpa perlu khawatir tentang keamanan fisik aset.

Di sisi lain, emas fisik tetap memiliki daya tarik tersendiri karena sifatnya yang tangible dan sering dianggap sebagai aset "nyata" yang bisa dipegang. Ini memberikan rasa aman bagi sebagian investor, meskipun ada tantangan dalam hal penyimpanan dan asuransi. Emas fisik juga seringkali menjadi pilihan untuk warisan keluarga karena nilai historis dan tradisionalnya.

Lantas, mana yang lebih untung di tahun 2025? Jawabannya sangat tergantung pada profil risiko dan tujuan investasi anda. Emas digital mungkin lebih unggul dalam hal kecepatan transaksi dan diversifikasi portofolio yang lebih mudah, cocok untuk investor yang aktif. Sementara itu, emas fisik bisa lebih menarik bagi investor jangka panjang yang memprioritaskan keamanan dan ketahanan terhadap krisis.

Untuk memaksimalkan keuntungan investasi emas, banyak ahli menyarankan kombinasi dari keduanya. Diversifikasi portofolio dengan memiliki sebagian emas digital dan sebagian emas fisik dapat memberikan fleksibilitas dan keamanan. Memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis investasi akan membantu anda membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kondisi pasar dan target finansial anda - PT RIFAN

Source : www.newsmaker.id

Friday, August 30, 2024

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Melesat Tersengat Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas naik pada perdagangan Kamis, 29 Agustus 2024. Kenaikan harga emas didorong harapan kuat pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve (the Fed) pada September 2024. Adapun investor fokus pada data inflasi Amerika Serikat untuk informasi lebih lanjut tentang potensi besaran pemangkasan suku bunga. Demikian mengutip CNBC

Harga emas di pasar spot naik 0,91 persen menjadi USD 2.525,12 per ounce. Harga emas berjangka menguat 0,82 persen menjadi USD 2.558,60.

Pasar tampaknya memperkirakan pemangkasan suku bunga apa pun yang terjadi dan sekarang hanya tinggal pertanyaan seberapa besar pemangkasan suku bunga yang akan dilakukan the Fed,” ujar Chief Market Analyst Gainesville Coins Everett Millman.

Ia menambahkan, harapannya saat ini setidaknya hingga pertemuan the Fed berikutnya. “Pasar emas mungkin akan sideways, tetapi tampaknya ada dasar dukungan yang kuat karena geopolitik,” kata Everett.

Hal ini seiring militer Israel menyatakan pasukannya telah menewaskan lima militant Palestina di Tulkarem. Adapun emas dipakai sebagai investasi yang aman selama masa ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Data sebelumnya menunjukkan klaim pengangguran awal AS merosot pekan lalu. Departemen Tenaga Kerja AS menambahkan kalau tingkat pengangguran mungkin tetap tinggi pada Agustus.

Pekan lalu, Ketua the Fed Jerome Powell mengisyaratkan pemangkasan suku bunga akan segera terjadi sebagai bentuk perhatian terhadap pasar kerja.

Pelaku pasar melihat peluang 65,5 persen untuk pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada September dan sekitar 34,5 persen kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih besar sekitar 50 basis poin, menurut alat CME FedWatch.

Adapun investor sekarang mengamati indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi atau the Personal Consumption Expenditures (PCE), ukuran inflasi yang disukai the Fed.

Jika laporan inflasi positif, itu adalah argumen lain yang mendukung pemotongan suku bunga pada September dan akan mendorong harga emas naik,” ujar CEO Mind Money, Julia Khandoshko.

Di sisi lain,harga perak di pasar spot naik 1,2 persen menjadi USD 29,47. Harga platinum bertambah 1,6 persen menjadi USD 944,65 dan palladium mendaki 3,3 persen menjadi USD 977 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : liputan6