Showing posts with label rifa. Show all posts
Showing posts with label rifa. Show all posts

Wednesday, February 4, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Akibat Kenaikan Tak Terduga Inflasi Produsen Jepang

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mencatatkan penurunan hari ini sebagai reaksi atas data Indeks Harga Korporat (CGPI) Jepang kemarin yang naik lebih tinggi dari estimasi. Kenaikan inflasi di tingkat produsen Jepang ini memicu spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang (BoJ) akan segera mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya, yang secara global dapat menyebabkan pengetatan likuiditas dan menekan aset-aset yang tidak menghasilkan bunga seperti emas.

Dampaknya hari ini, terjadi penguatan pada mata uang Yen yang kemudian diikuti oleh kenaikan imbal hasil obligasi global secara umum. Meskipun emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, namun prospek kenaikan suku bunga global dari salah satu bank sentral utama dunia menjadi faktor pemberat yang lebih kuat. Investor mulai mengantisipasi berakhirnya era uang murah di Asia, yang memicu aksi jual pada kontrak emas di bursa berjangka.

Kenaikan biaya modal di tingkat produsen juga dipandang sebagai ancaman bagi margin keuntungan perusahaan global, yang bisa memicu perlambatan ekonomi. Namun, pasar saat ini lebih fokus pada respons kebijakan moneter daripada dampak pertumbuhan jangka panjang. Harga emas berjangka terlihat terus merosot di sesi Asia dan Eropa seiring dengan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap normalisasi kebijakan moneter oleh otoritas keuangan di Tokyo.

Forecast nanti malam: Perhatian akan beralih pada rilis data Indeks Harga Ekspor dan Impor Amerika Serikat. Jika data ini menunjukkan adanya tekanan inflasi yang diimpor dari luar negeri, maka Federal Reserve kemungkinan akan tetap hawkish, yang akan semakin menekan harga emas. Sebaliknya, penurunan harga impor akan memberikan sedikit ruang bagi emas untuk bernapas dan mencoba pulih di sesi perdagangan Amerika nanti malam. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, January 23, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga Emas Antam Terkoreksi Ikuti Pelemahan Pasar Global

HARGA EMAS HARI INI - Harga jual emas batangan antam di pasar domestik hari ini mengalami penurunan sebesar lima belas ribu rupiah per gram sebagai respons atas anjloknya harga emas dunia semalam. Penurunan ini merupakan koreksi pertama setelah emas antam sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan sebelumnya akibat sentimen penguatan dolar yang sangat masif. Dampak rilis data ekonomi amerika serikat yang positif kemarin malam langsung terasa pada harga beli kembali atau buyback emas batangan yang juga mengalami penyesuaian signifikan. Pelaku pasar domestik mulai melakukan aksi ambil untung untuk mengamankan keuntungan yang didapat dari kenaikan harga sebelumnya yang berlangsung cukup konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Meski terjadi penurunan harga minat masyarakat terhadap investasi emas di wilayah bandung dan sekitarnya terpantau masih tetap stabil karena pandangan jangka panjang yang masih optimis. Emas masih dianggap sebagai aset yang paling aman untuk menjaga nilai kekayaan dari potensi inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah yang dinamis di pasar keuangan nasional saat ini. Nanti malam harga emas dunia diperkirakan akan bergerak liar menyusul rilis data pmi manufaktur yang diprediksi akan menjadi penentu apakah harga emas lokal esok hari akan kembali naik atau turun. Trader disarankan untuk tetap memantau pergerakan harga spot dunia secara berkala guna mendapatkan momentum masuk yang tepat di tengah tren koreksi harga yang sedang terjadi - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, January 21, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan Mengikuti Penurunan Inflasi Swiss yang Tak Terduga

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan moderat hari ini setelah rilis data inflasi Swiss kemarin yang menunjukkan perlambatan lebih cepat dari perkiraan ke level 1,3%. Penurunan inflasi di negara yang dikenal dengan stabilitas keuangannya ini mengurangi urgensi permintaan terhadap emas sebagai lindung nilai inflasi di pasar Eropa.

Dampaknya hari ini, mata uang Franc Swiss melemah terhadap Dolar AS, yang secara tidak langsung memberikan kekuatan tambahan bagi Indeks Dolar AS (DXY) untuk terus menguat. Kenaikan DXY ini membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, sehingga memicu aksi jual teknikal di bursa berjangka global oleh para trader jangka pendek.

Meredanya inflasi di Swiss juga dipandang sebagai sinyal bahwa tekanan harga global mungkin mulai mencapai puncaknya di beberapa wilayah. Hal ini mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai terhadap hilangnya daya beli mata uang fiat. Sentimen "risk-on" mulai terlihat di pasar mata uang Eropa, yang seringkali menjadi sinyal negatif bagi pergerakan emas.

Forecast nanti malam: Fokus akan beralih pada rilis data Produksi Industri AS. Jika produksi industri tumbuh positif di atas estimasi, hal ini akan menegaskan kekuatan ekonomi AS dan memberikan tekanan tambahan pada harga emas melalui penguatan Dolar. Namun, angka yang negatif bisa memicu aksi "short covering" untuk mengamankan keuntungan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, January 20, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Stabilitas Ekonomi Tiongkok Sebagai Penopang Harga Emas

HARGA EMAS HARI INI - Sebagai konsumen emas terbesar di dunia, kondisi ekonomi Tiongkok memiliki dampak langsung pada permintaan fisik logam mulia. Laporan ekonomi terbaru menunjukkan bahwa langkah-langkah stimulus pemerintah mulai memberikan hasil yang stabil pada sektor ritel dan industri. Hal ini memberikan sentimen positif bagi pasar komoditas secara keseluruhan di awal pekan ini.

Kemarin, data pertumbuhan dari Tiongkok memperlihatkan angka yang cukup solid di tengah tantangan sektor properti yang masih berlanjut. Berita ini memberikan rasa tenang bagi investor di pasar Asia, yang kemudian menjalar ke pasar emas berjangka global. Kepercayaan konsumen di Tiongkok sering kali berkorelasi dengan volume pembelian emas untuk investasi maupun perhiasan.

Dampaknya untuk hari ini adalah terlihatnya dukungan beli yang kuat di sesi perdagangan Asia, mencegah harga emas jatuh terlalu dalam. Emas mendapatkan keuntungan dari optimisme bahwa permintaan fisik akan tetap tinggi menjelang perayaan besar di kawasan tersebut. Hal ini menciptakan dasar harga yang lebih tinggi dibandingkan sesi perdagangan pekan lalu.

Forecast untuk nanti malam adalah pasar akan melihat apakah penguatan di Asia ini akan mendapat dukungan dari investor Amerika. Jika pembukaan pasar New York menyambut positif data global ini, emas bisa melanjutkan penguatannya. Namun, fokus utama tetap pada bagaimana Dolar AS bereaksi terhadap data internal mereka sendiri di malam hari. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, January 14, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Oleh Penurunan Cadangan Minyak Mentah AS yang Signifikan

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan hari ini dipicu oleh laporan Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS yang jauh lebih besar dari perkiraan. Lonjakan harga minyak mentah yang mengikuti laporan ini memicu kekhawatiran inflasi energi global.

Kenaikan harga energi dipandang sebagai katalisator inflasi biaya yang sulit dikendalikan oleh kebijakan moneter saja. Investor bereaksi dengan membeli emas sebagai perlindungan terhadap potensi kenaikan biaya hidup dan biaya produksi industri di masa depan. Emas mendapatkan momentum positif seiring dengan meningkatnya korelasi antara komoditas energi dan logam mulia sebagai aset lindung nilai.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh spekulasi bahwa harga minyak yang tinggi akan menghambat pemulihan ekonomi global, sehingga meningkatkan premi risiko. Emas kembali menunjukkan taringnya sebagai aset safe-haven saat pasar komoditas memanas.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah WTI. Investor disarankan untuk memantau laporan produksi minyak dari negara-negara non-OPEC. Emas kini didukung oleh sentimen inflasi yang dipicu oleh pasar energi. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG sumber : newsmaker.id

Wednesday, January 7, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Oleh Kekhawatiran Gangguan Jalur Pasokan di Terusan Panama


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan hari ini dipicu oleh laporan mengenai kendala operasional yang berkepanjangan di Terusan Panama akibat kekeringan ekstrem. Gangguan pada jalur logistik global ini meningkatkan biaya pengiriman dan memicu kekhawatiran inflasi biaya (cost-push inflation).

Keterlambatan pengiriman barang-barang komoditas dan industri melalui jalur vital ini diprediksi akan menaikkan harga barang di tingkat konsumen. Emas, sebagai instrumen lindung nilai inflasi, mendapatkan permintaan tambahan dari investor yang mengantisipasi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) global. Sentimen ini memberikan dorongan bagi kontrak emas berjangka untuk menembus level resistensi harian.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh spekulasi bahwa gangguan logistik ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi global, sehingga meningkatkan daya tarik safe-haven emas. Emas kembali menunjukkan kekuatannya di tengah ancaman kemacetan rantai pasok dunia.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat dipengaruhi oleh laporan cuaca dan tingkat air di wilayah terusan tersebut. Investor disarankan untuk memantau harga komoditas energi yang juga terdampak gangguan ini. Emas kini didukung oleh ancaman inflasi dari sektor logistik global. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, January 6, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Data Retail Sales Amerika Serikat pada Pergerakan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Laporan penjualan ritel (retail sales) Amerika Serikat adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi di AS. Bagi pasar emas berjangka, data ini menjadi indikator penting mengenai potensi inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan.

Data penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan ekonomi yang sedang memanas, yang biasanya memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar AS karena pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini umumnya bersifat bearish bagi emas. Sebaliknya, jika belanja konsumen melambat, hal itu menandakan potensi kelesuan ekonomi yang mendorong investor untuk mencari perlindungan pada emas.

Trader menggunakan data ini untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, konsumsi yang kuat dapat memicu inflasi, yang pada akhirnya menguntungkan emas, namun dalam jangka pendek, pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 23, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Fenomena Golden Cross dan Death Cross pada Grafik Emas


HARGA EMAS HARI INI - Dalam perdagangan emas berjangka, perpotongan antara dua Moving Average utama, yaitu rata-rata 50 hari dan 200 hari, sering dianggap sebagai sinyal perubahan tren jangka panjang. Fenomena Golden Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke atas Moving Average 200 hari, yang menandakan dimulainya tren bullish yang kuat.

Sebaliknya, Death Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke bawah Moving Average 200 hari. Ini dianggap sebagai sinyal bearish yang menunjukkan bahwa momentum harga sedang melemah dan penurunan lebih lanjut mungkin terjadi. Sinyal-sinyal ini sangat diperhatikan oleh investor institusional dan pengelola dana besar untuk menentukan alokasi portofolio mereka.

Penting bagi trader untuk menyadari bahwa sinyal ini bersifat lagging atau tertinggal, yang berarti mereka mengonfirmasi tren yang sudah mulai terbentuk. Namun, keandalan sinyal ini dalam sejarah pasar emas menjadikannya salah satu indikator teknikal paling berpengaruh dalam menentukan arah harga untuk beberapa bulan ke depan. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, December 19, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sinyal Pemulihan Ekonomi Eropa Menekan Permintaan Safe Haven Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, dibayangi oleh sinyal pemulihan ekonomi yang mulai terlihat di kawasan Euro. Data yang menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis dan kepercayaan konsumen di Eropa mengurangi kekhawatiran resesi dan menekan permintaan safe haven terhadap emas.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan Federal Reserve (The Fed) keyakinan untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat bank sentral Eropa (ECB) yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter di kawasan tersebut. Kejelasan ini akan memengaruhi sentimen risiko global dan harga emas.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 15, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Ekspor Jepang yang Melonjak


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data ekspor Jepang yang melonjak tajam, mengindikasikan ketahanan permintaan global dan potensi pemulihan ekonomi Asia yang lebih kuat. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data global yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan global yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa lonjakan ekspor Jepang juga dapat memicu kenaikan harga bahan baku yang diimpor, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi di Asia dan pada akhirnya mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan ekspor dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan global terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 3, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Data PDB Tiongkok Melampaui Ekspektasi Pasar


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan. Angka PDB yang optimis ini memicu sentimen risk-on global, karena Tiongkok adalah mesin pertumbuhan ekonomi Asia dan konsumen komoditas utama.

Data PDB Tiongkok yang kuat meningkatkan optimisme pertumbuhan global, yang cenderung mengarahkan investor menjauh dari aset safe-haven seperti emas dan menuju aset yang lebih berisiko (saham dan komoditas industri). Prospek pertumbuhan global yang lebih cepat mengurangi kebutuhan untuk lindung nilai risiko sistemik, sehingga menekan harga emas berjangka. Sentimen ini diperparah oleh penguatan Dolar AS.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena masih ada kekhawatiran mengenai sektor properti Tiongkok yang masih rentan dan masalah utang domestik. Permintaan fisik emas Tiongkok tetap stabil, memberikan lantai harga. Emas kini menghadapi dilema antara data pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang optimis dan kekhawatiran struktural yang mendasarinya.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data ekonomi Tiongkok yang mencerminkan permintaan riil dan kesehatan sektor properti. Jika tren pertumbuhan kuat berlanjut, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat stimulus kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Tiongkok. Emas kini berjuang melawan indikasi pertumbuhan yang kuat di ekonomi terbesar kedua di dunia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Monday, December 1, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Produksi Kapal AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data produksi kapal dan peralatan maritim AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka produksi yang tinggi mengindikasikan ketahanan sektor industri tertentu dan optimisme tentang belanja modal. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa produksi yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga baja dan komoditas input lainnya, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan industri dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 27, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Asia Tenggara Meningkat Akibat Ketidakpastian Politik


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di beberapa negara Asia Tenggara. Peningkatan permintaan ini didorong oleh ketidakpastian politik domestik dan mata uang yang volatile di kawasan tersebut, mendorong masyarakat untuk mengamankan kekayaan mereka.

Ketidakpastian politik di Asia Tenggara, meskipun regional, mendorong investor dan masyarakat umum untuk beralih ke emas sebagai aset yang tidak terpengaruh oleh gejolak domestik. Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang paling aman di tengah risiko politik.

Laporan dari pedagang emas menunjukkan adanya peningkatan premi harga emas fisik di beberapa ibu kota Asia Tenggara, mengindikasikan tingginya permintaan lokal.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Asia Tenggara sebagai faktor pendukung penting. "Ketidakpastian politik dan mata uang di Asia Tenggara menciptakan permintaan emas yang kuat sebagai lindung nilai," kata seorang pakar. "Permintaan ini membantu menjaga harga emas di pasar global tetap stabil." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Monday, November 24, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Penjualan Mobil AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data penjualan mobil AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka penjualan yang tinggi mengindikasikan ketahanan belanja konsumen dan optimisme terhadap ekonomi AS. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa permintaan mobil yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga suku cadang dan input industri, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan konsumsi dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 20, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Timur Tengah Melonjak Jelang Musim Haji


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di negara-negara Timur Tengah menjelang musim haji dan perayaan. Peningkatan permintaan musiman ini memberikan dasar harga yang solid, terutama di tengah peningkatan kekayaan regional dari harga energi yang tinggi.

Emas memiliki nilai budaya dan keagamaan yang mendalam di Timur Tengah, dan pembeliannya meningkat selama periode perayaan dan libur besar. Permintaan fisik yang kuat ini membantu menahan tekanan jual dari pasar keuangan Barat.

Laporan menunjukkan bahwa pedagang regional meningkatkan impor emas untuk memenuhi permintaan yang diantisipasi dari peziarah dan konsumen domestik. Faktor musiman ini seringkali menjadi pendorong yang andal di pasar emas.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Timur Tengah sebagai faktor pendukung jangka pendek yang penting. "Permintaan emas dari Timur Tengah selama periode perayaan adalah tradisi yang kuat. Ini memberikan dukungan fundamental dan membantu menjaga harga di atas level support kunci," kata seorang pakar. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Friday, November 14, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Suku Bunga Tinggi The Fed Terus Menahan Kenaikan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, seiring dengan semakin kuatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya di level tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Suku bunga yang tinggi secara signifikan meningkatkan biaya peluang investasi emas, menjadikannya kurang menarik dibandingkan obligasi pemerintah.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan The Fed ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat The Fed yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga. Kejelasan arah kebijakan The Fed akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 6, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas di Asia Menguat Akibat Devaluasi Mata Uang Lokal

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan kuat dari lonjakan permintaan fisik di beberapa negara Asia, di mana mata uang lokal terus mengalami devaluasi terhadap Dolar AS. Melemahnya mata uang lokal ini membuat emas menjadi tempat berlindung yang semakin vital bagi investor dan masyarakat umum di kawasan tersebut untuk mempertahankan daya beli kekayaan mereka.

Devaluasi mata uang, yang diperparah oleh utang luar negeri dan inflasi domestik, mendorong masyarakat untuk mengalihkan tabungan mereka dari mata uang fiat ke emas. Emas dilihat sebagai penyimpan nilai yang lebih andal dan universal.

Laporan dari pedagang emas di beberapa pusat perdagangan Asia menunjukkan adanya premi harga yang signifikan untuk emas fisik dibandingkan harga spot global, mengindikasikan tingginya permintaan lokal.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyoroti peran emas sebagai pelindung mata uang. "Krisis mata uang di Asia meningkatkan permintaan emas sebagai alat lindung nilai yang efektif," kata seorang pakar. "Permintaan ini memberikan dukungan struktural yang penting bagi harga emas di pasar global." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Thursday, October 30, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Berjangka Meningkat Akibat Penurunan Kinerja Pasar Saham Global


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menguat hari ini, seiring investor mengalihkan dana dari pasar saham global yang lesu. Laporan kinerja perusahaan yang mengecewakan di beberapa sektor teknologi dan kekhawatiran tentang valuasi yang terlalu tinggi memicu aksi jual di bursa saham, yang mendorong arus modal ke aset yang lebih aman.

Pasar ekuitas global menghadapi tantangan berupa biaya pinjaman yang tinggi, inflasi biaya, dan prospek pertumbuhan ekonomi yang melambat. Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan risiko dan mendorong investor untuk mengurangi eksposur mereka di saham yang berisiko.

Emas, dengan statusnya sebagai tempat berlindung di tengah krisis, diuntungkan dari peningkatan sentimen "risk-off". Hubungan terbalik antara pasar saham yang volatile dan harga emas kembali terlihat jelas dalam sesi perdagangan ini.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG memperkirakan tren ini akan berlanjut. "Selama prospek pasar saham global tetap suram dan penuh tantangan, permintaan untuk emas akan terus meningkat sebagai lindung nilai portofolio," kata seorang pakar pasar. "Emas adalah asuransi yang dibutuhkan investor saat ini." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Monday, October 27, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekhawatiran Resesi Global Dukung Emas Pasca Rilis Data Manufaktur Lemah

 

HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka mendapatkan dukungan signifikan karena rilis data aktivitas manufaktur yang lemah dari beberapa negara maju. Angka Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur yang menunjukkan kontraksi, terutama di Asia dan Eropa, memicu kekhawatiran resesi global. Dalam situasi ketidakpastian ekonomi yang tinggi, emas cenderung dicari sebagai aset safe haven untuk melindungi modal dari risiko pasar yang lebih luas.

Kelemahan di sektor manufaktur global menunjukkan bahwa dampak dari kenaikan suku bunga telah mulai terasa, yang dapat memicu spekulasi bahwa bank sentral akan segera mengakhiri pengetatan moneter mereka. Prospek kebijakan yang lebih dovish akan mengurangi biaya peluang memegang emas, menguntungkan harganya.

Namun, penguatan emas dibatasi oleh data pekerjaan AS yang masih menunjukkan ketahanan. Pasar tenaga kerja yang kuat dapat memberikan Federal Reserve alasan untuk mempertahankan sikap hawkish-nya.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada keseimbangan antara kekhawatiran resesi dan kebijakan moneter bank sentral. Jika tanda-tanda perlambatan ekonomi global terus menumpuk, emas kemungkinan akan mendapatkan momentum yang kuat. Investor perlu memantau dengan cermat serangkaian indikator ekonomi global. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, October 21, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain

 

HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id