Friday, May 29, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Tekan Logam Mulia


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas dunia hari ini kembali diuji ketahanannya menyusul kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah amerika serikat tenor sepuluh tahun ke level empat koma dua persen. Kenaikan yield ini dipicu oleh optimisme pasar terhadap ekonomi amerika yang masih sangat resilien, sehingga menarik minat investor untuk berpindah dari emas ke pasar surat utang.

Dampaknya, daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga harian menjadi berkurang di mata para pelaku pasar yang memprioritaskan imbal hasil pasti. Penguatan mata uang dolar amerika terhadap beberapa mata uang utama lainnya juga membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi para investor asing, sehingga tekanan jual di pasar berjangka kembali meningkat pagi ini.

Meski ditekan oleh yield obligasi, emas tetap mendapatkan dukungan mendasar dari kebutuhan bank sentral dunia yang terus melakukan diversifikasi cadangan devisa mereka ke logam mulia. Pembelian oleh bank sentral ini menjadi penahan alami yang mencegah harga emas jatuh lebih jauh di bawah level dukungan teknis utama, yang menjaga kepercayaan investor jangka panjang tetap terjaga.

Nanti malam, rilis data pendapatan pribadi amerika akan memberikan petunjuk tambahan bagi investor mengenai kekuatan daya beli masyarakat. Jika data tersebut menunjukkan pertumbuhan yang melambat, maka imbal hasil obligasi kemungkinan besar akan terkoreksi, yang pada akhirnya akan menjadi katalis positif bagi harga emas untuk kembali menguat menuju area resisten terdekatnya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

No comments:

Post a Comment