Live Market
Member of Jakarta Futures Exchange

Investasi Berjangka
yang Aman & Terpercaya

PT. Rifan Financindo Berjangka Bandung — melayani transaksi Loco Gold, Nikkei, Hang Seng, dan produk berjangka multilateral lainnya dengan legalitas resmi BAPPEBTI, JFX, dan KBI.

#1 Member Resmi
Jakarta Futures Exchange
3 Lembaga Regulator
BAPPEBTI · JFX · KBI
24/7 Update Harga
Pasar Real-time

Thursday, December 23, 2021

Rifan Financindo - Mencermati Banyak Data Ekonomi AS Jelang Libur Natal

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pasar investasi global menjelang libur Natal akan dipenuhi banyak rilis data ekonomi AS. Rabu malam ini telah dirilis data GDP Growth Rate Q3 Final dengan hasil lebih tinggi dibandingkan dari yang diindikasikan.

Data perumahan juga akan banyak dirilis minggu ini. Pada Rabu malam dirilis data Existing Home Sales November yang diindikasikan meningkat. Juga dirilis data CB Consumer Confidence Desember yang diindikasikan meningkat.

Pada Kamis malam akan dirilis data Personal Income November dan Personal Spending November yang diindikasikan menurun. Juga data Durables Goods Orders November yang diindikasikan meningkat. Juga data New Home Sales November yang diindikasikan meningkat. Data Michigan Consumer Sentiment Final Desember yang diindikasikan meningkat. Juga akan dirilis data Jobless Claim yang diindikasikan menurun.

Bagaimanakah pengaruh data ekonomi AS bagi perdagangan investasi global?

Dari pasar Forex, Dolar AS bergerak lemah dengan meredanya kekhawatiran kenaikan suku bunga dan omicron. Namun jika data ekonomi AS banyak terealisir meningkat, akan menguatkan dólar AS. Poundsterling terpantau naik setelah Bank of England menaikkan suku bunga.

Dari pasar Index, bursa saham Wall Street bergerak naik dengan meredanya kekhawatiran Omicron dan harapan penguatan ekonomi. Penguatan bursa Wall Street memberikan dukungan positif bagi bursa Asia dan Eropa. Jika data ekonomi AS positif juga akan memberikan dukungan bagi bursa Wall Street dan bursa global.

Dari pasar Komoditas, harga emas bergerak naik tipis karena imbal hasil Treausry AS meningkat. Namun jika data ekonomi AS menguat akan menguatkan dolar AS, dan dapat menekan harga emas. Sedangkan harga minyak meningkat seiring pelemahan dolar AS, juga jika data pasokan minyak mentah mingguan AS terealisir turun akan menguatkan harga minyak -
RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews.com

No comments:

Post a Comment