Thursday, October 17, 2019

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Wall Street ditutup lebih rendah di tengah data ekonomi beragam


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data beragam, termasuk penurunan tak terduga dalam penjualan ritel Amerika Serikat pada September.

Kondisi itu memicu kekhawatiran tentang potensi penurunan ekonomi di negara itu.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 22,82 poin atau 0,08 persen, menjadi ditutup di 27.001,98. Indeks S&P 500 merosot 5,99 poin atau 0,20 persen, menjadi berakhir di 2.989,69. Indeks Komposit Nasdaq turun 24,52 poin, atau 0,30 persen, menjadi ditutup di 8.124,18.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor energi turun 1,44 persen, memimpin kerugian sektoral.

Lebih dari setengah dari saham-saham unggulan atau blue-chips di Dow memperpanjang kerugian di sekitar bel penutupan, dengan saham Exxon Mobile dan Chevron masing-masing turun lebih dari 1,71 persen dan 1,03 persen, memimpin kerugian saham-saham.

Namun, berlanjutnya rilis hasil laba yang lebih kuat dari perkiraan dari sejumlah korporasi telah membuat pasar naik, dengan saham Bank of America terangkat 1,48 persen.


Di sisi ekonomi, penjualan ritel dan jasa makanan Amerika Serikat untuk September turun 0,3 persen menjadi 525,6 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya, menandai kemundura pertama mereka dalam tujuh bulan terakhir.

Angka yang mengecewakan tersebut terjadi karena pengeluaran rumah tangga turun terutama untuk bahan bangunan, kendaraan bermotor dan bensin, menurut Biro Sensus Amerika Serikat pada Rabu (16/10/2019).

Nilai gabungan dari penjualan perdagangan distributif dan pengiriman manufaktur untuk Agustus naik 0,2 persen dari bulan sebelumnya menjadi diperkirakan sebesar 1.463,9 miliar dolar AS, Biro Sensus Amerika Serikat melaporkan.

Persediaan manufaktur dan perdagangan diperkirakan pada akhir bulan di posisi 2.042,1 miliar dolar AS, hampir tidak berubah dari posisi Juli.

sumber : antaranews.com

baca juga : 
PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu 
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK 
RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat


No comments:

Post a Comment