Monday, February 9, 2026

PT RIFAN BANDUNG - Risiko Geopolitik di Timur Tengah Kembali Angkat Permintaan Safe Haven Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan Senin ini didorong oleh meningkatnya kembali ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dilaporkan sepanjang akhir pekan kemarin. Ketidakpastian politik dan ancaman gangguan pada jalur energi global kembali memicu minat investor terhadap aset aman untuk melindungi nilai modal mereka. Premi risiko geopolitik ini kembali masuk ke dalam harga emas, mengabaikan sementara faktor penguatan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

Dampaknya untuk hari ini, emas menjadi komoditas dengan performa terbaik di tengah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik yang lebih luas. Terjadi perpindahan modal yang cukup signifikan dari pasar ekuitas ke pasar logam mulia pada sesi perdagangan pagi tadi. Investor merasa perlu untuk memiliki aset lindung nilai yang likuid dan stabil di saat situasi keamanan dunia sedang dalam kondisi yang tidak menentu.

Kekuatan harga emas juga didukung oleh penurunan tipis pada indeks dolar Amerika Serikat yang memberikan ruang bagi mata uang lainnya untuk bernapas. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para spekulan untuk kembali masuk ke posisi beli di pasar emas berjangka dengan target kenaikan jangka pendek. Selama isu keamanan global masih mendominasi berita utama, emas diperkirakan akan tetap memiliki momentum positif meskipun data ekonomi Amerika Serikat tetap solid.

Forecast nanti malam menunjukkan emas berpotensi melanjutkan kenaikannya menuju level resistensi berikutnya jika situasi di wilayah konflik tidak menunjukkan tanda-tanda pendinginan. Para pelaku pasar akan memantau dengan cermat setiap pernyataan dari para pemimpin dunia terkait upaya resolusi konflik tersebut. Jika ketegangan terus berlanjut hingga malam nanti, emas diprediksi akan menjadi aset yang paling banyak dicari dan mampu menutup perdagangan dengan performa yang sangat positif. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

No comments:

Post a Comment