Thursday, December 17, 2020

PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Dunia Terus Dapat Angin Segar Dari Stimulus AS

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas dunia menguat di tengah ekspektasi untuk lebih banyak dukungan bagi ekonomi Amerika lewat stimulus fiskal yang besarannya mencapai ribuan triliun.

Emas di pasar spot naik tipis 0,1 persen menjadi 1.855,80 dolar AS per ounce setelah menyentuh level tertinggi sejak 9 Desember di 1.865,50 dolar AS per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,2 persen menjadi 1.859,10 dolar AS per ounce.

Anggota parlemen Amerika melaporkan kemajuan substansial dalam upaya menggelontorkan anggaran bantuan Covid-19 karena meningkatnya tekanan di tengah lonjakan kasus virus corona di negara yang paling terpukul itu.

Bank Sentral AS akan memberikan pedoman untuk kebijakan ekonominya dengan pertemuan terakhir tahun ini, di mana investor memperkirakan suku bunga mendekati nol dan lebih banyak pembelian obligasi.

Emas melambung lebih dari 22 persen sepanjang tahun ini, mengandalkan daya tariknya sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang kemungkinan besar karena stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya yang diluncurkan pada 2020.

Di antara logam mulia lainnya, perak melesat 1,9 persen menjadi 24,93 dolar AS per ounce, dan platinum turun 0,9 persen menjadi 1.027,15 dolar AS per ounce, dan paladium naik 0,6 persen menjadi 2.332,23 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : suara.com

Tuesday, December 15, 2020

PT Rifan Financindo - Harga Emas Spot Menguat Ke US$ 1.833 Menjelang Siang


PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas menguat meski masih berada di bawah harga pekan lalu. Pada Selasa pukul 9.55 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.833,37 per ons troi, menguat 0,33% ketimbang harga kemarin pada US$ 1.827,35 per ons troi.

Harga emas berjangka untuk kontrak Februari 2021 di Comex juga menguat 0,22% ke US$ 1.836,20 per ons troi. Harga emas berjangka ini juga masih lebih rendah ketimbang harga rata-rata pekan lalu. 

Vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat (AS) dimulai pada hari Senin dengan perawat unit perawatan intensif Kota New York menjadi yang pertama menerima vaksin. Kanada juga mulai menyuntikkan petugas kesehatan garis depan dan penghuni panti jompo. 

Sementara itu, menurut penghitungan Reuters, kematian akibat virus korona di AS melampaui 300.000 pada hari Senin. Infeksi virus corona terus melonjak secara global, mendorong pembatasan dan penguncian yang lebih ketat di Belanda, Jerman, dan London.  

Pelaku pasar juga terus mencermati pembicaraan Kongres AS atas paket stimulus fiskal, dengan kedua belah pihak berusaha mencapai kesepakatan. Para pemimpin kedua belah pihak tampak lebih optimistis kesepakatan akan disahkan sebelum akhir pekan untuk mencegah penutupan pemerintah. 

Investor kini menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang dimulai pada Selasa dan Bank of England pada Kamis mendatang. Juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson kemarin mengatakan bahwa Inggris tetap berharap untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa. Tapi, kedua pihak masih belum sepakat pada sejumlah masalah utama - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : kontan.co.id

Monday, December 14, 2020

PT Rifan - Harga Emas Terkoreksi, Dipicu Sentimen Vaksin Covid 19 Di AS

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas terkoreksi pada awal perdagangan Senin. Pukul 08.00 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2021 di Commodity Exchange ada di US$ 1.839,90 per ons troi, turun 0,20% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 1.843,60 per ons troi.

Harga emas terkoreksi lantaran sentimen vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat dan investor masih menanti kelanjutan pembicaraan tentang paket bantuan virus corona di AS. 

Harga emas tergelincir seiring kemajuan vaksin Covid-19 dan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang mengurangi permintaan save haven, bahkan di saat bank sentral utama terus menawarkan dukungan untuk perekonomian.

Pengiriman perdana vaksin Covid-19 di AS dijadwalkan pada Senin pagi dan vaksin awal akan berada di 50 negara bagian pada Rabu. 

Sementara itu, anggota parlemen dari bipartisan akan membeberkan anggaran bantuan Covid-19 senilai US$ 908 miliar pada Senin ini.

Pekan ini, investor akan terus mencermati pertemuan terakhir Federal Reserve dimana pasar mengharapkan ada panduan kebijakan ke depan untuk menentukan arah investasinya - PT RIFAN

Sumber : kontan.co.id

Friday, December 11, 2020

Rifan Financindo Berjangka - Investor Abaikan Data Ketenagakerjaan AS, Harga Emas Dunia Melemah


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas dunia kembali merosot karena para investor mengabaikan melemahnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat.

Harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi 1.832,20 dolar AS per ounce, begitu juga dengan emas berjangka patokan Amerika Serikat yang ikut melemah 0,1 persen menjadi 1.837,40 dolar AS per ounce.

Bukti lebih lanjut dari pemulihan pasar tenaga kerja yang terhenti, data menunjukan jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran melonjak, pekan lalu, ketika negara itu berada di tengah gelombang baru infeksi dan penguncian yang diakibatkannya.

Emas awalnya menguat setelah data ketenagakerjaan itu dirilis dan sikap akomodatif lebih lanjut dari Bank Sentral Eropa diumumkan.

Dalam upaya untuk membantu ekonomi zona euro yang menderita akibat gelombang kedua pandemi, ECB kembali melonggarkan kebijakan serta menahan biaya pinjaman pemerintah dan perusahaan pada rekor terendah.

Tetapi ada beberapa kekecewaan dengan ekspektasi bahwa mereka (ECB) akan memperpanjang program tersebut bukan sembilan, namun 12 bulan," kata Edward Moya, analis OANDA, banyak investor lebih berhati-hati menjelang liburan, kita akan melihat pergerakan yang lebih tidak menentu karena kita tidak akan memiliki volume yang stabil,

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, melonjak sekitar 21 persen sepanjang tahun ini didukung oleh stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya yang digelontorkan di seluruh dunia pada 2020.

Di antara logam lainnya, perak turun 0,1 persen menjadi 23,91 dolar AS per ounce dan platinum melesat 2 persen menjadi 1.020,83 dolar AS per ounce. Paladium melambung 3,5 persen menjadi 2.343,34 dolar AS per ounce - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : suara.com

Thursday, December 10, 2020

Rifan Financindo - Harga Emas Spot Stabil Pada Level US$ 1.839,67


RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas sedikit berubah pada Kamis, setelah aksi jual tajam di sesi sebelumnya. Terobosan dalam negosiasi jangka panjang di antara anggota parlemen Amerika Serkikat (AS) mengenai paket bantuan pandemi tetap sulit dipahami.

Melansir Reuters pukul 10.29 WIB, harga emas spot stabil di US$ 1.839,67 per ons troi pada 0312 GMT, setelah tergelincir sebanyak 2,5% pada hari Rabu. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,3% menjadi US$ 1.843,50.

"Emas telah berjuang karena pasar kecewa dengan ketidakmampuan anggota parlemen AS untuk menyetujui kesepakatan fiskal," kata Lachlan Shaw, kepala penelitian komoditas National Australia Bank's.

Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui perpanjangan satu minggu dari pendanaan pemerintah federal, memperpanjang waktu yang tersisa untuk menyetujui paket bantuan virus sorona yang lebih luas.

Namun, Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell mengatakan pada hari Rabu bahwa anggota parlemen Kongres masih mencari jalan ke depan untuk paket bantuan. Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Dengan latar belakang kebijakan moneter yang akomodatif dan dolar AS yang lebih lemah, emas akan tetap didukung dengan baik dengan kemungkinan pasar yang rendah, analis ANZ mengatakan dalam sebuah catatan, memperkirakan emas pada sekitar US$ 2.100 per ons troi pada tahun 2021.

Sementara itu, regulator obat Inggris memperingatkan menentang penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer untuk mereka yang memiliki alergi, setelah dua orang mengalami reaksi merugikan, mendinginkan optimisme atas peluncuran vaksin virus corona.

Menawarkan secercah harapan adalah komentar dari beberapa pejabat kesehatan AS bahwa vaksinasi dapat dimulai secepatnya akhir pekan ini.

"Kita bisa melihat perubahan rezim di pasar emas karena korelasinya dengan imbal hasil riil telah melemah, karena investor terus pindah ke aset berisiko, menciptakan prospek yang menantang untuk safe-havens seperti emas," kata Shaw.

Di sisi lain, perak naik 0,4% menjadi US$ 24,02 per ons troi, platinum naik 0,5% menjadi US$ 1.005,24, dan paladium naik 0,4% menjadi US$ 2.274,79 - RIFAN FINANCINDO

Sumber : kontan.co.id

Tuesday, December 8, 2020

PT Rifan Financindo - Stimulus AS Disahkan, Harga Emas Dunia Kembali Berkilau

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas dunia melonjak lebih dari 1 persen karena didukung ekspektasi stimulus fiskal terbaru di Amerika Serikat.

Harga emas di pasar spot menguat 1,3 persen menjadi 1.860,49 dolar AS per ounce setelah melesat ke level tertingginya sejak 23 November di 1.868,25 dolar AS per ounce.

Sementara itu, emas berjangka patokan Amerika ditutup melejit 1,4 persen menjadi 1.866 dolar AS per ounce.

Rencana stimulus tersebut membantu menstabilkan pasar emas karena lebih banyak uang yang dipompa ke dalam sistem keuangan menyebabkan inflasi.

Parlemen Amerika berupaya menuntaskan kesepakatan tentang bantuan virus corona yang lama ditunggu-tunggu dengan RUU senilai 908 miliar dolar AS.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dapat dihasilkan dari langkah-langkah stimulus besar-besaran yang dikucurkan pada 2020, meningkat lebih dari 22 persen sepanjang tahun ini.

Ini adalah periode yang kuat secara musiman bagi harga emas dan kita baru saja melalui peristiwa kapitalisasi, di mana banyak weaker hand (pedagang dan investor yang kurang yakin dalam strategi mereka atau tidak memiliki sumber daya untuk melaksanakannya) di emas terguncang keluar dari pasar.

Emas pulih lebih dari 5 persen sejak merosot ke level terendahnya dalam lima bulan terakhir hingga 30 November dan menandai bulan terburuk dalam empat tahun, tertekan oleh harapan pemulihan ekonomi yang dipicu kehadiran vaksin Covid-19.

Sementara itu, Inggris ditetapkan menjadi negara pertama yang meluncurkan vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech pekan ini.

Logam lainnya, platinum merosot 2,1 persen menjadi 1.031,92 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya anjlok sebanyaknya 4,8 persen. Perak melonjak 1,5 persen menjadi 24,53 dolar AS per ounce dan paladium turun 0,3 persen menjadi 2.336,13 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : suara.com

Monday, December 7, 2020

PT Rifan - Harga Emas Naik Didorong Harapan Kebijakan Stimulus AS


PT RIFAN BANDUNG - Harga emas naik pada Senin pagi dengan kembali munculnya harapan langkah-langkah stimulus fiskal AS terbaru akan disahkan menghadapi sentimen tekanan dari optimisme seputar peluncuran vaksin covid-19.

Harga emas berjangka naik tipis 0,10% di $1.841,75 per ons pukul 11.29 WIB menurut data Investing.com dan XAU/USD naik tipis 0,04% ke $1.838,10.

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun tipis Rp1.000 dari Rp960.000 pada hari Minggu menjadi Rp959.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.46 WIB.

Kelompok anggota parlemen AS sedang merancang RUU baru senilai $908 miliar dan pembahasan untuk meloloskan paket bantuan covid-19 sedang berlangsung di Kongres AS.

Pasar menyoroti kebutuhan pasca rilis data pekerjaan AS mengecewakan pada hari Jumat lalu dan ini juga menunjukkan sejauh mana perlambatan ekonomi akibat dampak covid-19.

Ekonomi AS menambahkan lapangan kerja paling sedikit sejak bulan Mei dengan gaji pekerja non pertanian tumbuh sebesar 245.000 di bulan November. Gaji sektor manufaktur naik sebanyak 27.000 pada bulan November, lebih rendah dari 43.000 dari perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com dan kenaikan bulan Oktober sebanyak 33.000.

Tingkat pengangguran turun menjadi 6,7%, di bawah perkiraan 6,8% dan tingkat bulan Oktober 6,9%.

Sementara itu di bidang vaksin, Inggris sedang bersiap menjadi negara pertama yang meluncurkan BNT162b2, vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer Inc (NYSE:PFE) dan BioNTech SE (F:22UAy), minggu ini. Di seberang Atlantik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS akan bertemu pada hari Kamis untuk membahas BNT162b. Jika FDA mengabulkan penggunaan darurat selama pertemuan Kamis, distribusi vaksin dapat dimulai dalam waktu 24 jam setelah keputusan diambil, kata Sekretaris Layanan Kemanusiaan & Kesehatan Alex Azar.

Semua warga Amerika Serikat yang ingin disuntik harusnya bisa dilakukan pada kuartal II/2021, tambah Azar.

Sedangkan Inggris dan Uni Eropa berpacu dengan waktu untuk mencapai kesepakatan perdagangan Brexit selama seminggu menjelang tenggat waktu akhir tahun.

Bank Sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve AS keduanya akan merilis keputusan kebijakan di pekan ini. ECB diharapkan akan meningkatkan program pembelian obligasi covid-19 guna membantu pemulihan ekonomi negara-negara anggota setelah gelombang kedua kasus virus - PT RIFAN

Sumber : investing.com