PT RIFAN BANDUNG - Harga emas menguat pada perdagangan kemarin. Peningkatan infeksi korona secara global akan menaikkan dampaknya terhadap ekonomi.
Potensi jangkauan vaksin Covid-19 yang perlu waktu lama juga menambah tenaga kenaikan harga emas. Harga emas spot menguat 0,66% menjadi US $ 1.889,20 per ons troi pada perdagangan Jumat. Dalam sepekan, harga emas spot turun 3,18%.
Sedangkan harga emas kontrak pengiriman Desember 2020 di Bursa Komoditi berada di US $ 1.886,20 per ons troi, menguat 0,69% dalam sehari. Harga emas berjangka ini turun 3,36% dalam sepekan terakhir.
Kita melihat Covid-19 perluasan di Amerika Serikat (AS) dan ketidakpastian mengenai hal ini serta potensi kerusakan ekonomi lagi dalam beberapa bulan mendatang, mendukung kenaikan harga
Penurunan harga emas dalam sepekan ini terutama disebabkan oleh euforia awal atas pengumuman vaksin Pfizer dan BioNTech yang efektif 90% di awal pekan lalu. "Semua orang sangat senang dengan vaksin tersebut, tetapi kemudian kesadaran yang suram muncul bahwa vaksin itu mungkin tidak akan tersedia untuk konsumsi masyarakat umum sampai akhir musim dingin atau musim semi dan sampai saat itu, kita harus melewati beberapa kesulitan yang besar," Kata Wyckoff.
Pelemahan nilai tukar dolar AS juga menopang kenaikan harga emas jelang akhir pekan. Sementara lonjakan kasus korona juga bisa menyebabkan pengucuran stimulus yang lebih besar.
Stimulus yang besar kemungkinan bisa menyebabkan inflasi. "Jadi, pasar keuangan mengantisipasi aliran dana dan menghitung potensi inflasi," kata Eli Tesfaey, senior market strategist RJO Futures.
Emas menjadi lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan nilai tukar yang bisa terjadi akibat stimulus besaran-besaran - PT RIFAN
Sumber : kontan.co.id
No comments:
Post a Comment