Wednesday, April 13, 2022

PT Rifan Financindo Berjangka - Inflasi AS Meroket, Harga Emas Hari Ini Cerah

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa, Emas menguat lebih dari satu persen lantaran terimbas berkurangnya imbal hasil obligasi pemerintah AS pascadata inflasi AS meroket ke tertinggi 40 tahun. Inflasi AS diprediksi akan menurunkan kemungkinan pengetatan kebijakan agresif jangka panjang oleh Federal Reserve (The Fed).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD 27,9 atau 1,43 persen menjadi ditutup pada USD 1.976,10 per ounce. Harga emas berjangka terdongkrak USD 2,6 atau 0,13 persen menjadi USD 1.948,20 pada Senin, setelah terangkat USD 7,8 atau 0,4 persen menjadi USD 1.945,60 pada Jumat.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga konsumen AS dan ukuran inflasi melonjak 8,5 persen dari tahun lalu.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan tergelincir setelah data menunjukkan inflasi meningkat pada Maret. Emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, kenaikan harga-harga dapat menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga, mendorong imbal hasil obligasi dan meningkatkan peluang kerugian memegang emas dengan imbal hasil nol.
 
Jika kita akan terus melihat inflasi inti tidak melonjak pada tingkat yang sama (seperti inflasi utama), The Fed mungkin tidak seagresif ketika inti bergerak lebih tinggi," kata Kepala strategi komoditas di TD Securities Bart Melek
 
Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mengatakan upaya gabungan pemangkasan neraca dan serangkaian kenaikan suku bunga akan membantu menurunkan inflasi. Menurut analis pasar senior di OANDA Edward Moya, The Fed masih diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin bulan depan untuk menjinakkan inflasi - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : jpnn.com
 
 

No comments:

Post a Comment