PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Saham-saham AS naik dan sektor perbankan juga kembali menguat setelah tercapainya kesepakatan akhir pekan untuk deposito dan aset-aset Silicon Valley Bank.
Pukul 20.54 WIB, Dow Jones Industrial Average menguat 275 poin atau sebesar 0,8%, S&P 500 naik 0,6% dan NASDAQ Composite menguat 0,5%.
First Citizens BancShares Inc (NASDAQ:FCNCA), dari Raleigh, N.C., membeli saham-saham Bank Silicon Valley yang gagal beberapa minggu setelah kegagalannya mendorong kekhawatiran yang lebih besar mengenai kemungkinan penularan dalam sistem perbankan. Saham First Citizens melonjak sebesar 43% pada hari Senin.
First Republic Bank (NYSE:FRC), bank regional lain yang berada di bawah tekanan, juga melonjak 23%. Bank-bank lain termasuk JPMorgan juga naik. Saham JPMorgan Chase & Co (NYSE:JPM) naik 2,5%, dan saham Wells Fargo & Company (NYSE:WFC) naik lebih dari 3%.
Trader futures terbagi soal ke mana arah langkah Federal Reserve selanjutnya. Tekanan pada sistem perbankan, yang dapat merembet ke kondisi kredit yang lebih ketat, dapat memberikan tekanan terhadap perekonomian yang lebih luas karena Fed terus memerangi inflasi.
Hal ini membuat The Fed harus mempertimbangkan seberapa besar kenaikan suku bunga yang akan dilakukan saat rapat berikutnya di bulan Mei, jika memang akan dilakukan. Lebih dari separuh trader futures memperkirakan jeda kenaikan suku bunga dalam rapat berikutnya hari ini. Hal ini terjadi meskipun the Fed mengisyaratkan minggu ini bahwa akan ada kenaikan suku bunga lagi tahun ini.
Di antara data ekonomi minggu ini yakni laporan kepercayaan konsumen, data terakhir dari pertumbuhan produk domestik bruto kuartal keempat, dan laporan inflasi yang akan membantu the Fed membuat keputusan pada bulan Mei.
Saham Novartis AG (SIX:NOVN) naik 7% setelah produsen farmasi ini menyatakan akan melakukan tes yang menjanjikan untuk obat uji coba kanker payudara, Kisqali. Sementara itu, BioNTech SE (NASDAQ:BNTX), yang bermitra dengan Pfizer (NYSE:PFE) untuk vaksin COVID, turun 3,7% setelah mengatakan bahwa mereka memperkirakan pendapatan akan turun lebih besar karena permintaan untuk vaksin tersebut menurun.
Minyak WTI melonjak 1,7% di $70,52 per barel dan minyak Brent naik 1,6% ke $75,78 per barel. Emas berjangka jatuh 1,7% di $1.966 - PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : investing.com

No comments:
Post a Comment