Tuesday, November 25, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Kenaikan Output Produksi Emas Global


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul laporan yang menunjukkan kenaikan signifikan dalam output produksi emas global, terutama dari tambang-tambang di Amerika Selatan dan Afrika. Peningkatan pasokan ini mengindikasikan bahwa tekanan sisi pasokan dapat membatasi kenaikan harga lebih lanjut, meskipun ada permintaan investasi yang kuat.

Laporan kenaikan produksi menunjukkan bahwa insentif harga yang tinggi di masa lalu telah mendorong perusahaan pertambangan untuk meningkatkan operasi dan memproses cadangan dengan kadar yang lebih rendah. Surplus pasokan yang diperkirakan ini memberikan sentimen bearish ke pasar berjangka, meskipun dampaknya biasanya lebih terasa di pasar fisik. Pasar berjangka bereaksi dengan mengurangi premi risiko pasokan.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena faktor permintaan tetap kuat, terutama dari bank sentral dan investor ritel yang mencari lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik. Kelemahan pasokan jangka pendek diimbangi oleh permintaan institusional yang konsisten. Emas kini menghadapi dilema antara peningkatan pasokan dan permintaan yang didorong oleh risiko makroekonomi.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap laporan produksi triwulanan dari perusahaan pertambangan besar. Jika tren peningkatan output berlanjut, tekanan jual sisi pasokan kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat keseimbangan global antara pasokan tambang dan permintaan investasi/bank sentral. Emas kini berjuang melawan indikasi potensi surplus pasokan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id 

Monday, November 24, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Penjualan Mobil AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data penjualan mobil AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka penjualan yang tinggi mengindikasikan ketahanan belanja konsumen dan optimisme terhadap ekonomi AS. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa permintaan mobil yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga suku cadang dan input industri, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan konsumsi dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 21, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Ekspektasi Suku Bunga Puncak The Fed Menahan Kenaikan Emas

 

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, dibayangi oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin telah mendekati atau mencapai suku bunga puncaknya, namun akan mempertahankannya di level tinggi untuk waktu yang lama. Prospek 'tinggi lebih lama' ini secara signifikan meningkatkan biaya peluang investasi emas.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan The Fed keyakinan untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat The Fed yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai durasi suku bunga tinggi. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya - PT RIFINDO FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 20, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Timur Tengah Melonjak Jelang Musim Haji


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di negara-negara Timur Tengah menjelang musim haji dan perayaan. Peningkatan permintaan musiman ini memberikan dasar harga yang solid, terutama di tengah peningkatan kekayaan regional dari harga energi yang tinggi.

Emas memiliki nilai budaya dan keagamaan yang mendalam di Timur Tengah, dan pembeliannya meningkat selama periode perayaan dan libur besar. Permintaan fisik yang kuat ini membantu menahan tekanan jual dari pasar keuangan Barat.

Laporan menunjukkan bahwa pedagang regional meningkatkan impor emas untuk memenuhi permintaan yang diantisipasi dari peziarah dan konsumen domestik. Faktor musiman ini seringkali menjadi pendorong yang andal di pasar emas.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Timur Tengah sebagai faktor pendukung jangka pendek yang penting. "Permintaan emas dari Timur Tengah selama periode perayaan adalah tradisi yang kuat. Ini memberikan dukungan fundamental dan membantu menjaga harga di atas level support kunci," kata seorang pakar. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Tuesday, November 18, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, November 17, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Produksi Kendaraan AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data produksi kendaraan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka produksi yang tinggi mengindikasikan ketahanan sektor manufaktur AS dan optimisme tentang belanja konsumen. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa produksi yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga komoditas input, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan manufaktur dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 14, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Suku Bunga Tinggi The Fed Terus Menahan Kenaikan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, seiring dengan semakin kuatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya di level tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Suku bunga yang tinggi secara signifikan meningkatkan biaya peluang investasi emas, menjadikannya kurang menarik dibandingkan obligasi pemerintah.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan The Fed ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat The Fed yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga. Kejelasan arah kebijakan The Fed akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id