HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul laporan yang menunjukkan kenaikan signifikan dalam output produksi emas global, terutama dari tambang-tambang di Amerika Selatan dan Afrika. Peningkatan pasokan ini mengindikasikan bahwa tekanan sisi pasokan dapat membatasi kenaikan harga lebih lanjut, meskipun ada permintaan investasi yang kuat.
Laporan kenaikan produksi menunjukkan bahwa insentif harga yang tinggi di masa lalu telah mendorong perusahaan pertambangan untuk meningkatkan operasi dan memproses cadangan dengan kadar yang lebih rendah. Surplus pasokan yang diperkirakan ini memberikan sentimen bearish ke pasar berjangka, meskipun dampaknya biasanya lebih terasa di pasar fisik. Pasar berjangka bereaksi dengan mengurangi premi risiko pasokan.
Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena faktor permintaan tetap kuat, terutama dari bank sentral dan investor ritel yang mencari lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik. Kelemahan pasokan jangka pendek diimbangi oleh permintaan institusional yang konsisten. Emas kini menghadapi dilema antara peningkatan pasokan dan permintaan yang didorong oleh risiko makroekonomi.
Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap laporan produksi triwulanan dari perusahaan pertambangan besar. Jika tren peningkatan output berlanjut, tekanan jual sisi pasokan kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat keseimbangan global antara pasokan tambang dan permintaan investasi/bank sentral. Emas kini berjuang melawan indikasi potensi surplus pasokan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id






