PT RIFAN BANDUNG - Bursa saham berjangka di
sebagian beranjak melemah pada Senin petang. Pergerakan ini
dibebani oleh kekhawatiran yang berkembang bahwa gelombang ketiga kasus
Covid-19 akan mendorong tindakan penguncian lanjutan serta kelemahan di
sektor perbankan seperti Credit Suisse (SIX:) memperingatkan tekanan yang "sangat signifikan" terhadap hasil kinerja perusahaan.
Pada pukul 14.03 WIB, melemah 0,25% ke 14.819,0 menurut data Investing.com, turun 0,36% di 6.696,0 sedangkan di Prancis naik 0,25% di 6.001,2.
Di dalam negeri, (IHSG) lanjut melemah 0,41% di 6.170,18 pukul 14.17 WIB.
Kegelisahan kembali berkembang bahwa negara ekonomi
terbesar Eropa harusnya lebih memperketat pembatasan, yang selanjutnya
menunda pemulihan ekonomi kawasan, setelah Prancis melaporkan jumlah
pasien covid-19 tertinggi yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU)
tahun ini pada hari Minggu.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah membela keputusannya
untuk melanjutkan tindakan pembatasan sebagian yang menargetkan zona
infeksi tinggi seperti Paris alih-alih kebijakan penguncian penuh
ketiga, tetapi ia mengakui bahwa pembatasan lebih lanjut kemungkinan
diperlukan.
Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel mengancam akan
meminta kekuatan darurat federal untuk menghentikan penyebaran penyakit
setelah rata-rata jumlah kasus 7 hari mencapai level tertinggi sejak
Januari. Di Polandia, jumlah kasus baru mencapai rekor sepanjang masa
pada akhir pekan, sementara jumlah kasus juga terus meningkat di Belgia,
Belanda dan Austria. Sebaliknya, kurva infeksi Italia mendatar,
sementara di Ceko sekarang mengalami penurunan tajam setelah lonjakan
pada Januari dan Februari.
Uni Eropa sedang mencoba untuk mempercepat kampanye
vaksinasi yang lambat, diganggu oleh kekurangan dosis vaksin AstraZeneca
(NASDAQ:) yang telah menyebabkan ketegangan dengan mantan anggota Uni Eropa, Inggris.
Sementara, sektor perbankan kemungkinan akan menjadi fokus
Senin setelah Credit Suisse memperingatkan dampak kerusakan "sangat
signifikan" pada hasil kinerja kuartal I perusahaan.
Raksasa perbankan Swiss itu mengatakan telah menerima pukulan dari dana lindung nilai AS yang besar yang gagal membayar margin call minggu lalu, dan sejumlah bank lain juga terpengaruh.
Sebelumnya Senin, bank investasi terbesar , Nomura (T:)
menandai kemungkinan kerugian senilai $2 miliar di anak perusahaan AS,
yang menurut bank berasal dari transaksi dengan klien AS.
Harga minyak terus jatuh pada Senin petang setelah kapal
kontainer yang tertahan di Terusan Suez sebagian telah diapungkan
kembali dan ini meningkatkan kemungkinan kapal itu dapat dibebaskan
dalam waktu dekat sehingga membuka kembali blokir akses jalur air utama
yang krusial tersebut.
Harga naik lebih dari 4% pada hari Jumat silam di mana
trader mencoba mempertimbangkan dampak dari kemacetan rute utama
perdagangan global tersebut dan sekitar 10% dari perdagangan minyak
global yang berlayar di lautan melewati kanal tersebut.
Harga minyak kian jatuh 1,94% ke $59,79 per barel dan harga minyak
terus turun 1,49% ke $63,47 per barel. Namun, terlepas dari penurunan
ini, kedua minyak acuan tersebut masih akan membukukan kenaikan
kuartalan IV berturut-turut minggu ini.
Adapun, harga lanjut turun 0,28% ke $1.727,45 per troy ons, sementara turun tipis 0,06% ke 1,1785 pukul 14.16 WIB - PT RIFAN
Sumber : investing.com