PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas hari ini turun tajam pada akhir perdagangan Senin, logam mulia itu turun drastis dari kenaikan dua sesi
berturut-turut.
Harga emas hari ini ambruk lantaran para investor memilih USD daripada
emas sebagai tempat berlindung yang aman di tengah kekhawatiran
pelambatan ekonomi global.
Pasar menilai ekonomi global mengkhawatirkan karena inflasi tinggi
dan perang di Ukraina yang terus berkecamuk.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York
Exchange, anjlok USD 24,2 atau 1,29 persen, ditutup pada USD 1.858,6
per ounce.
Emas berjangka meningkat USD 7,1 atau 0,38 persen menjadi USD 1.882,80
per ounce pada Jumat, setelah terdongkrak USD 6,9 atau 0,37 persen
menjadi USD 1.875,70 pada Kamis.
Investor telah berbondong-bondong ke mata USD pada Senin karena The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga beberapa kali lagi
tahun ini untuk melawan inflasi.
Emas pun kurang menarik sebagai tempat berlindung yang aman.
Indeks harga konsumen AS akan dirilis pada Rabu, yang
mungkin menunjukkan puncak inflasi, menurut para analis pasar.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 54,7 sen atau
2,45 persen, menjadi ditutup pada USD 21,82 per ounce. Platinum untuk
pengiriman Juli turun USD 17,5 atau 1,83 persen, menjadi ditutup pada
USD 938,5 per ounce - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : jpnn.com
No comments:
Post a Comment