RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas naik tajam pada akhir perdagangan Kamis, harga emas hari ini berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya karena dorongan pelemahan USD. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 1,05 persen menjadi 102,7240.
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi
Comex New York Exchange, melonjak USD 25,3 atau 1,39 persen, menjadi
ditutup pada USD 1.841,20 per ounce.
Ini adalah persentase kenaikan harian terbesar untuk emas sejak 12
April.
Harga emas berjangka merosot USD 3 atau 0,16 persen menjadi USD 1.815,90
pada Rabu, padahal pada Selasa emas naik USD 4,9 atau
0,27 persen menjadi USD 1.818,90.
Selain itu, harga emas dipengaruhi oleh beberapa data ekonomi
mengecewakan yang dirilis pada Kamis (19/5).
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS
meningkat 21 ribu menjadi 218 ribu yang disesuaikan secara musiman untuk
pekan yang berakhir 14 Mei, level tertinggi sejak Januari.
Di sisi lain, Federal Reserve (The Fed) Philadelphia melaporkan
ukuran aktivitas manufaktur regional turun tajam ke 2,6 pada Mei dari
17,6 pada April, merupakan tingkat aktivitas terendah sejak awal 2020.
National Association of Realtors melaporkan bahwa penjualan rumah yang
telah ada (existing home) di AS juga merosot 2,4 persen ke tingkat
tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 5,61 juta unit - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : jpnn.com
No comments:
Post a Comment