PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Greenback berkutat di dekat level terendah April 2022, tatkala pasar berspekulasi bahwa The Fed memiliki ruang terbatas untuk terus menaikkan suku bunga.
Pelemahan dolar menguntungkan komoditas yang dihargai dalam greenback, sementara potensi kenaikan suku bunga AS yang lebih sedikit juga mengindikasikan berkurangnya tekanan pada aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.
Namun pasar masih tidak yakin apakah Fed akan memberi sinyal jeda dalam siklus kenaikan suku bunganya, mengingat inflasi inti masih tetap tinggi. Para pejabat bank sentral memberikan isyarat yang beragam mengenai hal ini, dengan konsensus umum yang tersisa untuk setidaknya satu kali kenaikan suku bunga lagi.
Logam mulia lainnya sebagian besar mengungguli emas selama seminggu terakhir, dengan platinum naik 7,2%, sementara perak naik lebih dari 8%. Namun keduanya juga telah jatuh jauh lebih besar daripada logam mulia di awal tahun ini - PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : investing

No comments:
Post a Comment