PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir rapat dua hari Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB, kendati pasar diharap telah memperhitungkan kenaikan tersebut.
Poin utama ketidakpastian bagi traders adalah apa yang akan disinyalkan oleh bank sentral terkait rencana kenaikan suku bunga di masa mendatang. Fed Fund future menunjukkan bank sentral diprediksi akan mengumumkan jeda yang lebih lama dalam siklus kenaikan suku bunga setelah beri kenaikan pada minggu ini.
Namun, mengingat inflasi AS masih berada di atas target tahunan the Fed, bank sentral itu masih berpotensi memberi sinyal setidaknya satu kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini.
Peningkatan suku bunga menjadi pertanda buruk bagi aset-aset yang tidak memberikan yield seperti emas, karena kenaikan suku bunga akan meningkatkan biaya peluang untuk menyimpan emas. Perdagangan ini memukul emas hingga 2022, dan telah membatasi kenaikan logam mulia sepanjang tahun ini.
Prospek emas juga masih belum pasti, pasalnya suku bunga AS kemungkinan akan tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama - PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : investing

No comments:
Post a Comment