Wednesday, July 29, 2026

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Lonjakan Klaim Pengangguran AS Berikan Angin Segar Bagi Logam Mulia


HARGA EMAS HARI INI berfluktuasi di zona hijau setelah laporan klaim tunjangan pengangguran awal Amerika Serikat yang dirilis kemarin malam melonjak melampaui estimasi pasar. Tanda-tanda melambatnya sektor ketenagakerjaan ini memberikan indikasi bahwa kebijakan moneter ketat selama ini mulai memberikan dampak nyata pada roda bisnis riil. Dampaknya hari ini adalah meningkatnya probabilitas bahwa otoritas moneter terpaksa memikirkan pelonggaran likuiditas lebih awal dari jadwal yang direncanakan.

Respons cepat terlihat di pasar obligasi, di mana imbal hasil surat utang AS mengalami penurunan tajam seiring beralihnya ekspektasi suku bunga pasar. Penurunan yield ini berbanding terbalik dengan harga emas, sehingga komoditas ini langsung mendapat suntikan energi untuk bergerak naik menjauhi level terendahnya pekan ini. Para manajer investasi mulai mengalokasikan kembali sebagian dana mereka ke Exchange Traded Funds berbasis emas sebagai langkah diversifikasi portofolio strategis.

Meskipun sentimen makro mendukung kenaikan, pergerakan emas masih harus berhadapan dengan aksi ambil untung cepat dari para spekulan jangka pendek. Begitu harga menyentuh titik tertinggi mingguannya, tekanan jual dalam volume moderat kembali muncul dan sedikit memangkas keuntungan harian. Dinamika tarik-menarik antara pembeli fundamental dan penjual teknikal ini membuat pergerakan harga komoditas menjadi sangat dinamis sepanjang sesi siang.

Memasuki sesi perdagangan New York nanti malam, forecast emas diperkirakan akan mempertahankan momentum positifnya dengan volatilitas yang terjaga. Perhatian pasar akan tertuju pada pidato dari beberapa anggota Federal Reserve yang diharapkan memberikan pandangan mengenai kondisi pasar tenaga kerja terkini. Para trader direkomendasikan untuk menanti koreksi wajar di sekitar level support terdekat sebelum mempertimbangkan pembukaan posisi beli baru - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

No comments:

Post a Comment