RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas acuan hari ini, Kamis terpantau kembali menurun dibandingkan kemarin.
Thursday, October 28, 2021
Rifan Financindo - Harga Emas Hari Ini, Lebih Baik Beli Atau Jual? Simak Nih
Wednesday, October 27, 2021
PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa Berjangka Eropa Menguat, UBS Cetak Laba Bersih $2,3 M Di Kuartal III
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Pasar saham Eropa diperkirakan naik lebih tinggi pada Selasa (26/10) petang, ditopang oleh laporan pendapatan yang kuat dari raksasa perbankan Swiss UBS.
Pada pukul 14.22 02:05 ET (0605 GMT), kontrak DAX futures di Jerman naik 0,28% ke 15.651,5, CAC 40 futures di Prancis naik 0,21% ke 6.722,5 dan kontrak FTSE 100 futures di Inggris menguat 0,21% di 7.220,8 menurut data Investing.com. Dari Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 0,45% di 6.655,47 sampai pukul 14.50 WIB.
UBS (SIX:UBSG) melaporkan laba bersih senilai $2,3 miliar pada kuartal III, naik dari $2 miliar pada kuartal sebelumnya dan peningkatan sebesar 9% dari periode yang sama tahun sebelumnya, seiring berlanjutnya kinerja positif divisi manajemen kekayaan.
Hasil pendapatan yang kuat tersebut dapat memberikan dorongan sektor perbankan yang sangat terbebani pada hari Selasa, terutama setelah angka yang sehat Senin dari saingannya yang berbasis di Inggris, HSBC (LON:HSBA) - bahkan jika keduanya bukan merupakan acuan keseluruhan yang sangat baik untuk sektor Eropa, mengingat fokus mereka di Asia.
Sebelumnya Selasa, pasar Asia bergerak naik, dibantu sentimen HSBC meningkatkan perkiraan untuk saham-saham China menjadi overweight, dengan mengatakan investor telah menjadi terlalu bearish di pasar, sementara Wall Street ditutup Senin pada level rekor baru.
Kembali di Eropa, produsen suku cadang mobil asal Prancis Faurecia (PA:EPED) melaporkan penurunan penjualan kuartal III lebih dari 10% dari tahun lalu, karena para pelanggannya memangkas produksi imbas kekurangan global chip semikonduktor.
Thales (PA:TCFP) menegaskan kembali perkiraan keuangan setahun penuh bahkan kala kelompok pertahanan Prancis itu melaporkan penurunan penjualan sebesar 1,4% untuk kuartal ketiga yang mendasarinya, sementara laba operasi penyesuaian produsen obat Swiss Novartis (SIX:NOVN) naik 10% pada kuartal III.
Carrefour (PA:CARR) juga akan menjadi sorotan setelah perusahaan ritel terbesar di Eropa itu mengumumkan rencana untuk bermitra dengan Uber Technologies (NYSE:UBER) guna meluncurkan layanan pengiriman bahan makanan cepat baru di Paris.
Ada sedikit data ekonomi untuk dipelajari di Eropa Selasa, tetapi investor akan mengawasi pertemuan para menteri Uni Eropa untuk membahas lonjakan harga energi baru-baru ini.
Harga minyak mentah turun pada Selasa petang setelah mencatatkan reli kuat baru-baru ini dan menjelang rilis stok AS terbaru dari American Petroleum Institute, panduan permintaan di konsumen minyak terbesar dunia.
Harga minyak naik lebih dari dua kali lipat selama tahun lalu, didorong oleh permintaan yang kuat di Amerika Serikat, pasalnya ekonomi terbesar dunia itu pulih dari kerusakan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
Stok minyak mentah diperkirakan meningkat 1,7 juta barel pekan lalu, menurut jajak pendapat Reuters, tetapi persediaan bensin dan sulingan diperkirakan turun.
Pada pukul 14.51 WIB, harga minyak mentah AS berjangka turun 0,41% di $83,42 per barel, sedangkan kontrak harga minyak Brent turun 0,22% di $84,98 per barel.
Selain itu, harga emas berjangka turun 0,17% di $1.803,65 per barel, sementara EUR/USD sedikit melemah 0,07% di 1,1598 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : investing.com
Tuesday, October 26, 2021
PT Rifan Financindo - Harga Emas Naik, Fed Segera Memulai Penurunan Aset
PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas naik pada hari Senin, kembali meraih keuntungan setelah mengalami kerugian sesi sebelumnya. Pandangan kepala Federal Reserve AS Jerome Powell bahwa inflasi dapat turun pada tahun 2022 dan bank sentral berada di jalur untuk segera memulai pengurangan aset telah berkontribusi pada tren penurunan sebelumnya.
Harga emas berjangka naik tipis 0,145 di $1.798,85/oz pukul 14.15 WIB menurut data Investing.com. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik dengan emas, turun tipis 0,02% ke 0,02% di 93,608 pada hari Senin. Namun, greenback stabil usai menjalani kerugian mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan, sehingga memberikan tekanan lebih lanjut pada logam kuning.
Emas telah reli ke level tertingginya sejak awal September 2021 pada hari Jumat, sebelum melepaskan beberapa keuntungan imbas komentar Powell tentang pengurangan aset. Inflasi dapat bertahan lebih lama, dan The Fed dapat segera memulai pengurangan aset tetapi tetap bersabar terhadap kenaikan suku bunga lantaran lapangan kerja masih rendah, katanya dalam panel diskusi pada hari Jumat.
Namun, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan pada hari Minggu bahwa AS tidak kehilangan kendali atas inflasi, yang dapat kembali normal pada paruh kedua tahun 2022.
Investor juga menunggu keputusan kebijakan dari Bank of Japan dan European Central Bank (ECB), keduanya diumumkan pada hari Kamis. Meskipun tidak ada bank sentral yang diharapkan mengubah kebijakan, indikator pasar mengisyaratkan kenaikan inflasi yang lebih tinggi daripada proyeksi ECB.
Spekulan memotong posisi beli bersih mereka untuk emas selama seminggu hingga 19 Oktober, menurut data dari data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC0 AS yang dirilis pada hari Jumat.
Dalam logam mulia lainnya, perak naik 0,26% di 24,512 pukul 14.20 WIB. Platinum naik 0,15% ke 1.045,90 dan palladium naik 0,67% ke 2.031,50 - PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : investing.com
Monday, October 25, 2021
PT Rifan - Harga Emas Naik, Fed Segera Memulai Penurunan Aset
Harga emas berjangka naik tipis 0,145 di $1.798,85/oz pukul 14.15 WIB menurut data Investing.com. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik dengan emas, turun tipis 0,02% ke 0,02% di 93,608 pada hari Senin. Namun, greenback stabil usai menjalani kerugian mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan, sehingga memberikan tekanan lebih lanjut pada logam kuning.
Emas telah reli ke level tertingginya sejak awal September 2021 pada hari Jumat, sebelum melepaskan beberapa keuntungan imbas komentar Powell tentang pengurangan aset. Inflasi dapat bertahan lebih lama, dan The Fed dapat segera memulai pengurangan aset tetapi tetap bersabar terhadap kenaikan suku bunga lantaran lapangan kerja masih rendah, katanya dalam panel diskusi pada hari Jumat.
Namun, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan pada hari Minggu bahwa AS tidak kehilangan kendali atas inflasi, yang dapat kembali normal pada paruh kedua tahun 2022.
Investor juga menunggu keputusan kebijakan dari Bank of Japan dan European Central Bank (ECB), keduanya diumumkan pada hari Kamis. Meskipun tidak ada bank sentral yang diharapkan mengubah kebijakan, indikator pasar mengisyaratkan kenaikan inflasi yang lebih tinggi daripada proyeksi ECB.
Spekulan memotong posisi beli bersih mereka untuk emas selama seminggu hingga 19 Oktober, menurut data dari data Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC0 AS yang dirilis pada hari Jumat.
Dalam logam mulia lainnya, perak naik 0,26% di 24,512 pukul 14.20 WIB. Platinum naik 0,15% ke 1.045,90 dan palladium naik 0,67% ke 2.031,50 - PT RIFAN
Sumber : investing.com
Friday, October 22, 2021
Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Naik Dua Minggu Terakhir, Dolar AS Masih Terus Melemah
Harga emas berjangka naik 0,32% di $1.787,60/oz pukul 11.44 WIB. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, turun tipis 0,04% di 93,718.
Emas telah diperdagangkan dalam kisaran $1.749 hingga $1.800 sebulan hingga saat ini, namun kenaikannya tampak dibatasi oleh penguatan imbal hasil benchmark Treasury 10 tahun AS.
Federal Reserve AS harusnya membiarkan neraca senilai $8 triliun berkurang selama beberapa tahun ke depan, Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada hari Kamis. Rekannya, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, memperkirakan inflasi yang tinggi akan bertahan hingga 2022 dan bank sentral AS seharusnya menaikkan suku bunga pada akhir 2022. Ketua Fed Jerome Powell juga akan mengambil bagian dalam diskusi panel kebijakan hari ini.
Di Asia Pasifik, Bank of Japan tengah mempertimbangkan apakah akan menghapus program pinjaman COVID-19 jika jumlah kasus COVID-19 di negara itu terus turun, menurut Reuters. Bank sentral ini berpotensi keluar dari kebijakan mode krisis utama lebih cepat dari yang diharapkan jika memutuskan untuk menghapus program tersebut secara bertahap.
Sementara itu, indeks harga konsumen inti nasional (IHK) Jepang tumbuh 0,1% tahun ke tahun di bulan September, menurut data yang dirilis di Jepang sebelumnya. Data tersebut juga menunjukkan bahwa IHK nasional tumbuh 0,4% bulan ke bulan dan 0,2% tahun ke tahun.
Dalam logam mulia lainnya, perak naik 0,35% di 24,255 pukul 11.53 WIB dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan kelima berturut-turut. Platinum naik 0,23% ke 1.055,60 dan palladium naik 1,08% di 2.036,75 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : investing.com
Thursday, October 21, 2021
Rifan Financindo - Harga Emas Naik Selama Tiga Hari Beruntun
RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas naik tipis pada Kamis pagi di Asia, memperpanjang kenaikan kecil untuk sesi ketiga sampai saat ini berkat pelemahan dolar AS pada sesi sebelumnya.
Harga emas berjangka naik tipis 0,06% di $1.786,00/oz pukul 11.18 WIB, bertahan dalam kisaran $1.759 hingga $1.788 yang diperdagangkan logam kuning sepanjang minggu. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap dolar, naik tipis 0,01% di 93,543 dan ditutup melemah 0,21% pada sesi Rabu.
Dua petinggi Federal Reserve AS mengatakan pada hari Rabu saat pengurangan aset seharusnya bisa segera dimulai, tapi masih terlalu dini untuk menaikkan suku bunga. Gubernur Fed Randal Quarles mengatakan ia mendukung langkah awal untuk memulai pengurangan aset pada November 2021, tetapi menambahkan bahwa meningkatnya tekanan inflasi yang dapat memerlukan respons kebijakan juga menjadi perhatian.
Di seberang Atlantik, Bank of England kemungkinan akan menjadi bank sentral besar pertama yang menaikkan suku bunga dalam siklus pasca-COVID-19. Namun, beberapa ekonom memperkirakan kenaikan pertama akan terjadi pada awal 2022, lebih lambat dari prediksi pasar saat ini, menurut Reuters.
Cadangan emas Rusia mencapai 73,9 juta troy ons pada awal Oktober, Bank Sentral Federasi Rusia mengatakan pada hari Rabu.
Pada logam mulia lainnya, perak naik 0,05% ke 24,457 dan platinum naik 0,75% di 1.061,20 pukul 11.22 WIB, sedangkan palladium terus naik 0,68% ke 2.081,00. Nornickel Rusia, produsen palladium terbesar global, mengatakan produksi palladiumnya pada kuartal III meningkat 9% menjadi 598.000 troy ounce. Sementara itu, produksi platinum meningkat 8% menjadi 145.000 troy ounce.
Sumber : investing.com
Tuesday, October 19, 2021
PT Rifan Financindo - Emas Jatuh Lagi 2,6 Dolar Tertekan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, jatuh 2,6 dolar AS atau 0,15 persen, menjadi ditutup pada 1.765,70 dolar AS per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat, emas berjangka juga anjlok 29,6 dolar AS atau 1,65 persen menjadi 1.768,30 dolar AS.
Emas berjangka terdongkrak 3,2 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 1.797,90 dolar AS pada Kamis, setelah melonjak 35,4 dolar AS atau 2,01 persen menjadi 1.794,70 dolar AS pada Rabu, dan menguat 3,6 dolar AS atau 0,21 persen menjadi 1.759,30 dolar AS.
Jika imbal hasil terus meningkat, hambatan akan tetap signifikan untuk emas," kata analis OANDA, Craig Erlam.
Kecuali pasar mulai mempertimbangkan berita buruk bagi ekonomi dan pasar saham, yang mungkin menjadi langkah rasional berikutnya jika pembuat kebijakan bersikeras untuk melakukan pengetatan bahkan ketika pemulihan tetap lamban dan risiko penurunan signifikan.
Sentimen di pasar keuangan yang lebih luas tetap lemah karena pertumbuhan ekonomi di China melambat, sementara lonjakan harga minyak yang tak henti-hentinya memicu kekhawatiran tentang peningkatan inflasi.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan naik karena investor meningkatkan taruhan kenaikan suku bunga, sementara indeks dolar tetap stabil.
Sementara emas dipandang sebagai lindung nilai inflasi, emas juga bersaing dengan <em>greenback untuk status safe-haven. Pengurangan stimulus bank sentral dan prospek kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, membebani emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Investor semakin memperkirakan Federal Reserve AS untuk mulai mengurangi pembelian aset setelah data menunjukkan peningkatan yang solid dalam harga-harga konsumen AS bulan lalu.
Jika The Fed mempercepat agenda pengetatan kebijakannya, memperkuat dolar di sepanjang jalan, itu akan melemahkan emas," kata Han Tan, kepala analis pasar di Exinity.
Namun laporan Federal Reserve pada Senin bahwa produksi industri AS turun 1,3 persen pada September, jauh lebih besar dari yang diharapkan karena efek Badai Ida yang masih ada terus menghambat aktivitas, memberikan beberapa dukungan pada emas.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 8,5 sen atau 0,36 persen, menjadi ditutup pada 23,264 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 21 dolar AS atau 1,98 persen, menjadi ditutup pada 1.037,90 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : antaranews.com