Thursday, December 7, 2023

Rifan Financindo - Pasar Tidak Pasti Pemangkasan Suku Bunga Fed

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Meskipun investor yakin bahwa the Fed tidak akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, mereka masih tidak yakin kapan bank sentral akan mulai memangkas suku bunga.

Fed Funds futures isyarat traders menetapkan peluang lebih dari 50% The Fed dapat mulai memangkas suku bunga paling cepat Maret 2024. Futures juga mengindikasikan lebih dari 90% kemungkinan Fed akan mempertahankan suku bunga pada bulan Desember.

Tetapi bank sentral tidak memberikan indikasi seperti itu, dan telah menyatakan bahwa suku bunga sebagian besar akan tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, kecuali jika terjadi penurunan inflasi yang nyata. Inflasi AS masih jauh di atas target tahunan Fed sebesar 2%, sementara pasar tenaga kerja masih relatif kuat.

Perekonomian AS juga tetap tangguh di kuartal ketiga, di tengah belanja konsumen yang stabil.

Ketidakpastian atas rencana pemotongan suku bunga The Fed membuat penguatan lanjutan emas agak diragukan, mengingat suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya peluang untuk berinvestasi dalam logam mulia.

Namun, tanda-tanda memburuknya kondisi ekonomi di seluruh dunia - terutama di China dan zona euro - masih dapat mendorong beberapa arus safe haven ke emas - RIFAN FINANCINDO BANDUNG

Sumber : investing

Wednesday, December 6, 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Pasar Tinjau Kembali Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Sebelum Data Nonfarm Payrolls

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Antisipasi terhadap data penting nonfarm payrolls AS pada hari Jumat ini membuat pasar sedikit mengurangi optimisme terbaru ini atas pemotongan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve.

Fed Fund futures indikasi bahwa traders saat ini memperkirakan 49% kemungkinan bank sentral akan memangkas suku bunga paling cepat pada Maret 2024, turun secara substansial dari peluang sebesar 60% yang terlihat di awal minggu.

Ketidakpastian ini juga membantu dolar rebound lebih jauh dari posisi terendah baru-baru ini, yang pada gilirannya mengurangi penguatan emas terbaru ini.

Namun, logam mulia ini diperkirakan akan tetap mendapat permintaan yang baik, karena pasar tetap yakin bahwa the Fed telah selesai menaikkan suku bunga dalam siklus ini. Kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang berinvestasi dalam emas - sebuah perdagangan yang telah memukul logam mulia di awal tahun ini - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Emas juga mengalami kenaikan yang kuat di bulan November.

Monday, December 4, 2023

PT Rifan - Powell Akan Memberikan Lebih Banyak Sinyal Sebelum Rapat Fed Desember

PT RIFAN BANDUNG - Powell akan berbicara dalam dua acara terpisah pada hari Jumat. Sementara Ketua Fed sebagian besar mempertahankan pendiriannya bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama, pasar akan mencari perubahan dalam pendiriannya setelah isyarat dovish dari sejumlah pejabat Fed awal pekan ini.

Mereka juga mengakui bahwa inflasi AS telah turun secara substansial dalam beberapa bulan terakhir, dan penurunan inflasi lebih lanjut kemungkinan akan mengundang pemotongan suku bunga lebih awal oleh bank sentral.

Namun, meski inflasi AS menurun dalam beberapa bulan terakhir, inflasi masih berada di atas target tahunan Fed sebesar 2%. Hal ini terlihat dari data Indeks harga PCE yang dirilis hari Kamis, yang sebagian menyumbang atas rebound-nya dolar.

Komentar Powell akan menjadi kata terakhir dari Ketua The Fed sebelum masa tenang dua minggu untuk mengantisipasi rapat Fed di pertengahan Desember. Bank sentral AS diharapkan akan mempertahankan suku bunga - PT RIFAN

Sumber : investing

Friday, December 1, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Powell Akan Memberikan Lebih Banyak Sinyal Sebelum Rapat Fed Desember

 

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Powell akan berbicara dalam dua acara terpisah pada hari Jumat. Sementara Ketua Fed sebagian besar mempertahankan pendiriannya bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama, pasar akan mencari perubahan dalam pendiriannya setelah isyarat dovish dari sejumlah pejabat Fed awal pekan ini.

Mereka juga mengakui bahwa inflasi AS telah turun secara substansial dalam beberapa bulan terakhir, dan penurunan inflasi lebih lanjut kemungkinan akan mengundang pemotongan suku bunga lebih awal oleh bank sentral.

Namun, meski inflasi AS menurun dalam beberapa bulan terakhir, inflasi masih berada di atas target tahunan Fed sebesar 2%. Hal ini terlihat dari data Indeks harga PCE yang dirilis hari Kamis, yang sebagian menyumbang atas rebound-nya dolar.

Komentar Powell akan menjadi kata terakhir dari Ketua The Fed sebelum masa tenang dua minggu untuk mengantisipasi rapat Fed di pertengahan Desember. Bank sentral AS diharapkan akan mempertahankan suku bunga - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing

Wednesday, November 29, 2023

PT Rifan Financindo - Emas Didukung Oleh Ekspektasi Pivot Fed, Siap Naik November

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Para pejabat Fed mengatakan dalam komentar terpisah semalam bahwa bank perlu lebih berhati-hati dalam mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama, dan landainya inflasi dapat memacu bank untuk melonggarkan kebijakan lebih awal dari yang diharapkan.

Gubernur Fed dan tokoh hawkish Christopher Waller mengatakan bahwa suku bunga yang tinggi telah cukup menekan inflasi tahun ini, dan penurunan lebih lanjut dalam tekanan harga kemungkinan akan membuat bank mulai memangkas suku bunga.

Komentarnya membuat traders memperkirakan setidaknya 40% peluang bahwa The Fed akan memangkas suku bunga paling cepat Maret 2024, dan bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada bulan Desember. Waller dan pejabat Fed lainnya baru saja minggu ini menawarkan lebih banyak isyarat tentang kebijakan moneter, sebelum masa tenang menjelang rapat Fed pertengahan Desember. Ketua Jerome Powell juga akan berbicara pekan ini.

Potensi pergeseran dalam sikap hawkish the Fed mendorong peningkatan kuat emas hingga November, di mana logam kuning sekarang akan menguat lebih dari 3% untuk bulan ini. Setiap potensi penurunan suku bunga oleh the Fed kemungkinan akan menguntungkan pasar emas, mengingat suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk berinvestasi dalam logam mulia.

Tony Sycamore, analis di IG Markets menyebut tren ini sebagai "lingkungan yang sempurna untuk emas" dalam sebuah wawancara dengan Ausbiz - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing

Tuesday, November 28, 2023

PT Rifan - Data Ekonomi AS Dan Fed Speakers Akan Hadir

PT RIFAN BANDUNG - Pasar saat ini tengah menunggu data ekonomi utama minggu ini, terutama Indeks harga PCE - pengukur inflasi pilihan Fed. Selain itu, PMI untuk bulan November AS, ditambah dengan revisi data PDB kuartal ketiga juga akan terbit di minggu ini.

Setiap tanda-tanda pendinginan ekonomi AS memberi Fed lebih sedikit ruang untuk mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi lebih lama - skenario yang menguntungkan harga emas. Kekhawatiran akan memburuknya kondisi ekonomi global juga cenderung mendorong arus safe haven ke dalam logam mulia.

Kemudian pada Selasa, sejumlah pejabat Fed, termasuk Christopher Waller dan Michelle Bowman akan berbicara, berpotensi memberikan lebih banyak sinyal dari kebijakan moneter sebelum masa tenang sebelum rapat Fed dimulai.

Bank sentral saat ini diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada bulan Desember, dengan pasar saat ini mencari lebih banyak isyarat tentang kapan bank berencana untuk mulai memangkas suku bunga pada tahun 2024.

Setiap perubahan pada prospek Fed yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama kemungkinan akan menguntungkan harga emas, mengingat suku bunga yang lebih tinggi mendorong biaya peluang untuk berinvestasi dalam emas - PT RIFAN

Sumber : investing

Friday, November 24, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Emas Berjuang Untuk Mengkapitalisir Keuntungan Harian

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas berjuang untuk bisa mengkapitalisir keuntungan hariannya dalam jam perdagangan sesi AS hari Kamis, diperdagangkan di bawah $2,000 namun masih di atas $1,990 di sekitar $1,992 per troy ons.

Para trader menahan diri untuk menaruh posisi yang agresif ditengah sepinya perdagangan karena liburan hari Thanksgiving Amerika Serikat.

Tekanan turun terhadap harga emas tertahan dengan meningkatnya kesepakatan bahwa Federal Reserve AS (the Fed) tidak akan menaikkan tingkat bunganya lagi. Bahkan perhitungan harga pasar sekarang ini menunjukkan probabilita lebih dari 50% the Fed akan memangkas tingkat bunganya pada pertemuan 30 April – 1 Mei 2024.

Hal ini membuat yields obligasi treasury AS benchmark 10 tahun turun mendekati kerendahan selama dua bulan yang melemahkan dolar AS dan mendorong naik harga emas. Indeks dolar AS turun 0.18% ke 103.639.

Ekspektasi dovish-nya the Fed mengatasi data pasar tenaga kerja AS dan data sentimen konsumen yang keluar lebih baik daripada yang diperkirakan pada hari Rabu.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk benefit pengangguran yang baru turun ke 209.000, level terendah dalam lebih dari satu bulan dan lebih rendah daripada yang diperkirakan.

Sementara ekspektasi inflasi konsumen AS bulan November dari Universitas Michigan naik untuk bulan kedua.

Data lain dari AS menunjukkan bahwa order untuk barang-barang manufaktur yang tahan lama pada bulan Oktober turun lebih daripada yang diperkirakan yang menunjukkan permintaan ekonomi melambat.

Volume trading yang kecil karena hari liburan Thanksgiving AS dan kegagalan harga emas untuk menembus level $2,010 yang berkali-kali membuat para trader emas menjadi berhati-hati.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $1,988 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,978 dan kemudian $1,967.

Resistance” terdekat menunggu di $2,000 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,010 dan kemudian $2,022 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : vibiznews