Tuesday, January 6, 2026

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Data Retail Sales Amerika Serikat pada Pergerakan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Laporan penjualan ritel (retail sales) Amerika Serikat adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi di AS. Bagi pasar emas berjangka, data ini menjadi indikator penting mengenai potensi inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan.

Data penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan ekonomi yang sedang memanas, yang biasanya memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar AS karena pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini umumnya bersifat bearish bagi emas. Sebaliknya, jika belanja konsumen melambat, hal itu menandakan potensi kelesuan ekonomi yang mendorong investor untuk mencari perlindungan pada emas.

Trader menggunakan data ini untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, konsumsi yang kuat dapat memicu inflasi, yang pada akhirnya menguntungkan emas, namun dalam jangka pendek, pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 31, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Oleh Gangguan Produksi di Tambang Emas Utama Afrika Selatan


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan hari ini dipicu oleh laporan adanya gangguan operasional dan aksi mogok kerja di salah satu kompleks pertambangan emas terbesar di Afrika Selatan. Masalah di sisi pasokan (supply side) ini memberikan dorongan instan pada harga emas di pasar global.

Sebagai salah satu produsen emas utama di dunia, setiap kendala produksi di Afrika Selatan berdampak langsung pada ekspektasi pasokan fisik global. Premi risiko pasokan meningkat, mendorong trader kontrak berjangka untuk mengambil posisi beli. Kekhawatiran akan kelangkaan pasokan jangka pendek ini mengimbangi tekanan dari dolar AS yang relatif stabil.

Kenaikan harga emas juga didorong oleh kekhawatiran bahwa gangguan ini bisa berlangsung lama dan memengaruhi target output tahunan. Sentimen bullish di pasar emas diperkuat oleh terbatasnya persediaan di gudang bursa berjangka.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat dipengaruhi oleh negosiasi antara serikat pekerja dan perusahaan tambang. Jika kesepakatan tidak segera tercapai, emas berpotensi melanjutkan relinya. Investor disarankan untuk memantau berita mengenai perkembangan industri pertambangan global. Emas kini didukung oleh ancaman defisit pasokan dari produsen utama. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 30, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Data Retail Sales Amerika Serikat pada Pergerakan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Laporan penjualan ritel (retail sales) Amerika Serikat adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi di AS. Bagi pasar emas berjangka, data ini menjadi indikator penting mengenai potensi inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan.

Data penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan ekonomi yang sedang memanas, yang biasanya memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar AS karena pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini umumnya bersifat bearish bagi emas. Sebaliknya, jika belanja konsumen melambat, hal itu menandakan potensi kelesuan ekonomi yang mendorong investor untuk mencari perlindungan pada emas.

Trader menggunakan data ini untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, konsumsi yang kuat dapat memicu inflasi, yang pada akhirnya menguntungkan emas, namun dalam jangka pendek, pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 29, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Rilis Data PDB Amerika Serikat


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak dalam rentang terbatas dan cenderung stabil seiring dengan sikap hati-hati para pelaku pasar menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat. Data ini dianggap sangat krusial karena akan memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan ekonomi AS dan akan menjadi acuan bagi Federal Reserve dalam menentukan langkah kebijakan moneter selanjutnya.

Investor saat ini sedang melakukan konsolidasi posisi, sehingga aktivitas perdagangan emas terpantau lebih moderat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sebagian besar pelaku pasar memilih untuk menunggu kejelasan arah ekonomi sebelum melakukan transaksi dalam volume besar di pasar berjangka.

Kondisi pasar yang relatif tenang ini juga dipengaruhi oleh kurangnya berita fundamental besar lainnya dari kawasan Eropa dan Asia. Emas tetap dipandang sebagai aset cadangan yang aman sembari pasar mencari petunjuk baru mengenai prospek pertumbuhan ekonomi global di tengah tantangan inflasi.

Masa depan harga emas berjangka akan segera mendapatkan arah yang lebih jelas setelah data PDB dipublikasikan. Jika ekonomi AS tumbuh melampaui ekspektasi, emas mungkin akan mengalami tekanan, namun jika pertumbuhan melambat, emas bisa mendapatkan momentum kenaikan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 24, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Akibat Ketegangan Diplomatik Baru di Kawasan Laut Tiongkok Selatan


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan diplomatik di kawasan Laut Tiongkok Selatan. Insiden maritim terbaru yang melibatkan beberapa negara besar di kawasan tersebut meningkatkan premi risiko geopolitik, mendorong investor untuk mengamankan modal mereka di aset safe-haven.

Emas selalu menjadi aset pilihan utama saat terjadi ketidakpastian politik internasional karena nilainya yang intrinsik dan tidak terkait dengan stabilitas pemerintah manapun. Ketegangan ini memicu kekhawatiran akan gangguan jalur perdagangan global, yang dapat berdampak pada inflasi jangka panjang. Permintaan emas meningkat tajam di bursa berjangka sebagai bentuk lindung nilai terhadap potensi konflik yang lebih luas.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh aksi beli teknikal setelah harga menembus level resistensi psikologis penting. Sentimen bullish di pasar emas menguat seiring dengan meningkatnya ketidakpastian di Asia.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan berita di kawasan tersebut. Jika eskalasi terus berlanjut, emas diprediksi akan menguji level tertinggi baru. Investor disarankan untuk memperhatikan pernyataan resmi dari kementerian luar negeri negara-negara terkait. Emas kini didukung oleh meningkatnya premi risiko geopolitik di Asia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 23, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Fenomena Golden Cross dan Death Cross pada Grafik Emas


HARGA EMAS HARI INI - Dalam perdagangan emas berjangka, perpotongan antara dua Moving Average utama, yaitu rata-rata 50 hari dan 200 hari, sering dianggap sebagai sinyal perubahan tren jangka panjang. Fenomena Golden Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke atas Moving Average 200 hari, yang menandakan dimulainya tren bullish yang kuat.

Sebaliknya, Death Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke bawah Moving Average 200 hari. Ini dianggap sebagai sinyal bearish yang menunjukkan bahwa momentum harga sedang melemah dan penurunan lebih lanjut mungkin terjadi. Sinyal-sinyal ini sangat diperhatikan oleh investor institusional dan pengelola dana besar untuk menentukan alokasi portofolio mereka.

Penting bagi trader untuk menyadari bahwa sinyal ini bersifat lagging atau tertinggal, yang berarti mereka mengonfirmasi tren yang sudah mulai terbentuk. Namun, keandalan sinyal ini dalam sejarah pasar emas menjadikannya salah satu indikator teknikal paling berpengaruh dalam menentukan arah harga untuk beberapa bulan ke depan. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 22, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekhawatiran Stagflasi Global Dorong Permintaan Emas Safe Haven


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mendapatkan dukungan dari meningkatnya diskusi mengenai risiko stagflasi global, yaitu kondisi di mana pertumbuhan ekonomi melambat namun inflasi tetap berada di level tinggi. Secara historis, emas adalah salah satu aset dengan performa terbaik selama periode stagflasi karena kemampuannya mempertahankan nilai saat mata uang kehilangan daya beli dan pasar saham cenderung stagnan.

Kenaikan biaya energi yang terus berlangsung di beberapa wilayah telah memicu kenaikan harga barang konsumsi, sementara tingkat pengangguran menunjukkan tanda-tanda peningkatan tipis. Skenario ini membuat investor merasa tidak nyaman dengan aset berisiko.

Meskipun dolar AS tetap kuat, peran emas sebagai penyimpan nilai utama menjadikannya tetap dicari oleh manajer investasi untuk mendiversifikasi risiko portofolio. Kepemilikan emas dalam dana kelolaan terpantau meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Masa depan harga emas berjangka akan ditentukan oleh rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) mendatang. Jika pertumbuhan ekonomi menunjukkan kontraksi lebih lanjut sementara inflasi tidak turun, emas kemungkinan akan mengalami reli panjang. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id