Wednesday, May 13, 2020
PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Dunia Terdongkrak Kebijakan The Fed
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Selasa, di tengah ekspektasi stimulus lebih lanjut dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve atau The Fed untuk mendukung ekonomi yang terpukul oleh pembatasan akibat virus corona, Harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.701,44 dolar AS per ounce.
Sedangkan harga emas berjangka patokan Amerika Serikat ditutup meningkat 0,5 persen menjadi 1.706,80 dolar AS per ounce, The Fed akan mulai membeli ETF obligasi untuk pertama kalinya. Ini besar, di sini lebih banyak stimulus yang akan digelontorkan dan semua orang tahu ketika ada lebih banyak stimulus, kita ingin memiliki lebih banyak emas," kata Michael Matousek, Kepala Trader US Global Investors.
Bank sentral AS itu akan mulai membeli saham ETF yang berinvestasi dalam obligasi melalui Secondary Market Corporate Credit Facility, fasilitas ini adalah salah satu dari beberapa alat yang baru-baru ini diciptakan The Fed untuk meningkatkan fungsi pasar setelah pandemi tersebut.
Salah satu hal positif yang dapat mendorong emas untuk breakout akan lebih banyak bicara tentang stimulus di seluruh dunia, kata Matousek.
Presiden Donald Trump, kembali mendorong The Fed untuk mengadopsi suku bunga negatif, bahkan ketika beberapa anggota bank sentral itu mengatakan mereka tidak melihat perlunya suku bunga yang sekarang mendekati nol untuk pindah ke wilayah negatif.
Emas meningkat lebih dari 12 persen sepanjang tahun ini karena bank sentral global mengeluarkan gelombang stimulus untuk membatasi kerusakan ekonomi, emas cenderung mendapat keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang dikeluarkan karena dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : kontan.co.id
Tuesday, May 12, 2020
PT Rifan Financindo - Perusahaan Tambang Emas SSR Akuisisi Alacer Senilai $1,7 Miliar
PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Produsen logam mulia asal Kanada SSR Mining Inc. (SSRM.TO) mengatakan akan membeli Alacer Gold Corp. (ASR.TO) dengan kesepakatan seluruh saham senilai C$2,41 miliar ($1,72 miliar). Akuisisi ini terjadi di tengah lonjakan harga emas yang didorong kenaikan permintaan logam kuning akibat ketidakpastian ekonomi.
Selasa pagi, perusahaan tambang emas tersebut mengantongi keuntungan dari lonjakan 12% harga emas tahun ini lantaran investor mencari aset yang lebih aman untuk melindunginya dari dampak negatif ekonomi global akibat wabah covid-19.
Langkah ini juga diketahui setelah catatan rekor merger dan akuisisi tahunan di sektor ini, termasuk beberapa kesepakatan terbesar selama satu dekade pada tahun 2019.
Perusahaan baru, yang akan berkantor pusat di Denver, Colorado, akan mengoperasikan tambang di empat negara dan akan dipimpin oleh Chief Executive Officer Alacer Rodney Antal, kedua perusahaan mengatakan pada hari Senin.
Gabungan keduanya ... membuat kita masuk di jajaran tingkat atas dalam industri ini terkait generasi arus kas bebas, kata Antal dalam konferensi dengan para analis.
Selama beberapa tahun terakhir Alacer telah fokus pada generasi arus kas bebas dan merger ini memungkinkan perusahaan melanjutkan strategi ini sambil mendiversifikasi eksposur aset operasi tunggal, ungkap Antal.
SSR Mining beroperasi di Nevada, Amerika Serikat, Saskatchewan, Kanada dan Jujuy, Argentina, sedangkan Alacer merupakan produsen emas berbiaya rendah yang berfokus pada Tambang Emas Çöpler Gold di Turki.
Hingga pukul 10.52 WIB, Emas Berjangka naik 0,44% di $1.705,45 per ons dan emas spot XAU/USD naik 0,21% di $1.701 - PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : investing.com
Monday, May 11, 2020
PT Rifan - UBS Prediksi Harga Emas Bisa Tembus Rekor
PT RIFAN BANDUNG - Bank investasi global asal Swiss, UBS, memproyeksikan harga emas dunia berpotensi
menembus level tertinggi tahun ini setelah menurun pada Maret lalu,
bersamaan dengan koreksi yang dialami sejumlah aset investasi lain
secara global termasuk pasar saham.
Dalam pandangan kami, ada
potensi bagi harga emas untuk bisa menembus US$ 1.800 per troy ons, kata Joni Teves, Ahli Strategi Logam Mulia di UBS Investment Bank,
dalam program Squawk Box Asia, dalam waktu dekat, USB memiliki target harga emas bisa mencapai US$
1.790/troy ons.
Sebagai catatan, 1 troy ons setara dengan 31,1 gram, sehingga jika harga emas mencapai US$ 1.800/troy ons itu artinya harga per gramnya dalam rupiah sekitar Rp 896.985/gram (asumsi kurs Rp 15.500/US$).
Sebagai catatan, 1 troy ons setara dengan 31,1 gram, sehingga jika harga emas mencapai US$ 1.800/troy ons itu artinya harga per gramnya dalam rupiah sekitar Rp 896.985/gram (asumsi kurs Rp 15.500/US$).
Prediksi itu didukung sentimen positif dari kecenderungan investor
melirik aset safe haven alias instrumen investasi aman di tengah
ketidakpastian global dan sektor riil yang juga masih negatif, pada Senin sore waktu Singapura, harga
emas di pasar spot yakni US$ 1.698,61/troy ons, hampir 12% sepanjang
tahun ini.
Pekan lalu, World Gold Council juga merilis laporan tren permintaan emas untuk kuartal pertama 2020. Hasilnya, wabah global coronavirus adalah "faktor terbesar yang mempengaruhi permintaan emas dunia.
Ketika skala pandemi - dan dampak ekonomi potensial - mulai muncul, investor mencari aset safe haven, kata laporan World Gold Council. ETF emas exchange traded fund dengan aset dasar emas juga tampak ada aliran
masuk secara triwulanan tertinggi selama 4 tahun terakhir di tengah
ketidakpastian global dan volatilitas pasar keuangan.
Lebih lanjut, Teves mengatakan pergerakan harga emas
dunia telah didorong oleh peningkatan minat investor, terutama dari
investor institusi, emas menjadi menarik saat kondisi seperti ini, di mana
ketidakpastian sangat tinggi, pertumbuhan [ekonomi] juga diperkirakan
akan melemah, dan pada saat yang sama sektor riil negatif yang membuat
emas menarik untuk dipegang sebagai diversifikasi dalam portofolio
investor, kata Teves.
Sementara itu, David Lennox, analis di Fat Prophets, bahwa sokongan terbesar bagi penguatan harga emas dunia ialah langkah yang dilakukan pemerintah dan bank sentral sejumlah negara dalam mencegah pandemi virus corona (Covid-19).
Dana jor-joran yang digelontorkan pemerintah untuk merangsang "ekonomi yang lesu" akibat dihantam Covid-19 telah menimbulkan kekhawatiran atas posisi utang di masa depan ketika virus nanti berlalu, kata Lennox, yang merupakan analis bidang sumber daya di perusahaan itu.
Selain itu, ia menambahkan, kurs mata uang juga menjadi terdepresiasi atau lebih rendah karena bank sentral memangkas suku bunga untuk merangsang ekonomi tumbuh.
Emas merupakan aset tanpa imbal hasil, jadi ketika suku bunga rendah di AS membuat opportunity cost atau biaya yang ditanggung karena memilih investasi emas lebih rendah, dibandingkan investasi lainnya, misalnya obligasi AS. Dengan begitu, ketika suku bunga di AS turun, harga emas cenderung menguat.
Sebelumnya, harga emas dunia juga terus diprediksi tembus level tertinggi di tengah pandemi virus corona yang mendera global. Proyeksi harga emas dunia sempat disebutkan bisa berada di level US$ 2.000/troy ons, kemudian lembaga lain pun ikut meramal harga emas global melebihi angka US$ 2.000.
Di akhir Maret, analis dari WingCapital Investment memprediksi harga emas bahkan tembus US$ 3.000/troy ons. Saat itu, level tersebut terlihat luar biasa tinggi bagi emas. Untuk diketahui, rekor tertinggi harga emas adalah US$ 1.920/troy ons yang dicapai 6 September 2011, nyaris satu dekade yang lalu.
Bank of America (BofA) juga memprediksi emas akan ke US$ 3.000/troy ons dalam 18 bulan ke depan. Jika harga emas mencapai US$ 3.000/troy ons itu artinya harga per gramnya dalam rupiah sekitar Rp 1,5 juta - PT RIFAN
Sementara itu, David Lennox, analis di Fat Prophets, bahwa sokongan terbesar bagi penguatan harga emas dunia ialah langkah yang dilakukan pemerintah dan bank sentral sejumlah negara dalam mencegah pandemi virus corona (Covid-19).
Dana jor-joran yang digelontorkan pemerintah untuk merangsang "ekonomi yang lesu" akibat dihantam Covid-19 telah menimbulkan kekhawatiran atas posisi utang di masa depan ketika virus nanti berlalu, kata Lennox, yang merupakan analis bidang sumber daya di perusahaan itu.
Selain itu, ia menambahkan, kurs mata uang juga menjadi terdepresiasi atau lebih rendah karena bank sentral memangkas suku bunga untuk merangsang ekonomi tumbuh.
Emas merupakan aset tanpa imbal hasil, jadi ketika suku bunga rendah di AS membuat opportunity cost atau biaya yang ditanggung karena memilih investasi emas lebih rendah, dibandingkan investasi lainnya, misalnya obligasi AS. Dengan begitu, ketika suku bunga di AS turun, harga emas cenderung menguat.
Sebelumnya, harga emas dunia juga terus diprediksi tembus level tertinggi di tengah pandemi virus corona yang mendera global. Proyeksi harga emas dunia sempat disebutkan bisa berada di level US$ 2.000/troy ons, kemudian lembaga lain pun ikut meramal harga emas global melebihi angka US$ 2.000.
Di akhir Maret, analis dari WingCapital Investment memprediksi harga emas bahkan tembus US$ 3.000/troy ons. Saat itu, level tersebut terlihat luar biasa tinggi bagi emas. Untuk diketahui, rekor tertinggi harga emas adalah US$ 1.920/troy ons yang dicapai 6 September 2011, nyaris satu dekade yang lalu.
Bank of America (BofA) juga memprediksi emas akan ke US$ 3.000/troy ons dalam 18 bulan ke depan. Jika harga emas mencapai US$ 3.000/troy ons itu artinya harga per gramnya dalam rupiah sekitar Rp 1,5 juta - PT RIFAN
Sumber : cnbcindonesia.com
Friday, May 8, 2020
Rifan Financindo Berjangka - Emas Melonjak 37 Dolar, Data Pekerjaan Picu Kekhawatiran Perlambatan
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Emas melonjak lebih dari dua persen pada akhir
perdagangan Kamis, setelah serangkaian data ekonomi lemah termasuk melonjaknya
pengangguran di Amerika Serikat.
Meningkatkan kekhawatiran atas penurunan global
yang disebabkan oleh virus corona, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman
Juni di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak 37,3 dolar AS atau
2,21 persen, menjadi ditutup pada 1.725,80 dolar AS per ounce.
Emas berjangka turun 2,7 dolar AS atau 0,16 persen
menjadi 1.710,6 dolar AS per ounce pada Rabu, setelah menguat 12,4
dolar AS atau 0,73 persen menjadi 1.713,3 dolar AS per ounce di awal pekan.
Laporan klaim pengangguran mingguan yang dirilis
pada Kamis menunjukkan 3,17 juta klaim pengangguran baru selama
pekan yang berakhir 2 Mei. Analis mencatat angka ini lebih buruk dari yang
diperkirakan dan tetap pada rekor tertinggi.
Anda memiliki (angka) pengangguran tinggi yang
keluar itu masih memberitahu orang-orang untuk mungkin mencari perdagangan
yang aman, kata Michael Matousek, kepala pedagang di Global Investors AS.
Jutaan lebih banyak orang Amerika mencari tunjangan
pengangguran pekan lalu, menunjukkan PHK meluas dari industri-industri yang
menghadap konsumen hingga segmen ekonomi lainnya dan dapat tetap meningkat
bahkan ketika banyak negara bagian AS mulai dibuka kembali.
Seperangkat data lainnya pada Kamis
menunjukkan produktivitas pekerja turun pada laju tercepat dalam lebih dari
empat tahun pada kuartal pertama di tengah penurunan terbesar jam kerja sejak
2009.
Sejumlah data ekonomi yang suram telah mendukung
ekspektasi langkah-langkah stimulus lebih banyak dari bank sentral dan
pemerintah di seluruh dunia untuk meredam kerusakan ekonomi akibat virus.
Bank of England, bank sentral Inggris, mengatakan
Inggris dapat menuju kemerosotan ekonomi terbesar dalam lebih dari 300 tahun
karena penguncian virus corona dan menjaga pintu tetap terbuka pada Kamis untuk stimulus lebih lanjut bulan depan.
Juga dengan jumlah kasus COVID-19 yang meningkat
selama beberapa hari terakhir, orang-orang mulai mempertanyakan pembukaan
kembali negara-negara bagian AS, karena mereka khawatir tentang peningkatan
tingkat infeksi," Matousek menambahkan.
Wabah ini telah menginfeksi lebih dari 3,71 juta
orang di seluruh dunia, menghancurkan pertumbuhan global dan mendorong investor
untuk mencari tempat yang aman seperti emas.
Lonjakan hari ini juga dibantu oleh perdagangan untuk
mengantisipasi data pekerjaan AS yang lemah pada Jumat, kata Bob
Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
Investor mengalihkan perhatian mereka ke data
penggajian non-pertanian sebagai isyarat lebih lanjut diperkirakan telah anjlok
sebanyak 22 juta pada April, menurut survei ekonom Reuters.
Juga di radar investor adalah perkembangan seputar
perdagangan AS-China ketika pemerintahan Presiden Donald Trump mempertimbangkan
tindakan terhadap Beijing atas penanganan awal wabah.
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap
mata uang utama linnya turun 0,24 poin atau 0,24 persen, ke level 99,85 pada
17.50 GMT, juga mendukung emas.
Namun, emas tertahan dari kenaikan lebih lanjut
karena penguatan ekuitas AS mengurangi daya tariknya. Dow Jones Industrial
Average naik 336,48 poin, atau 1,42 persen, ke level 24.001,12 poin pada pukul
18.00 GMT.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli
naik 57,5 sen atau 3,83 persen, menjadi ditutup pada 15,59 dolar AS per ounce.
Platinum untuk pengiriman Juli naik 16,6 dolar AS, atau 2,17 persen, menjadi
ditutup pada 782,1 dolar AS per ounce - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : antaranews.com
Wednesday, May 6, 2020
PT Rifan Financindo Berjangka - Sudah 10 Hari Harga Emas Antam Turun Terus
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga logam mulia atau emas batangan Antam hari ini turun lagi. Harganya turun ke level Rp 913.000 per gram. Angka tersebut lebih rendah Rp 1.000 dibandingkan hari sebelumnya, demikian dikutip detikcom dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa.
Harga emas Antam tercatat terus turun sejak 24 April 2020. Harganya berangsur turun dari Rp 944.000/gram hingga Rp 913.000/gram pada hari ini.
Setali tiga uang, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini juga turun Rp 1.000 ke level Rp 812.000/gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.
Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : detik.com
Tuesday, May 5, 2020
PT Rifan Financindo - Harga Emas Di Meulaboh Aceh Dibanderol Rp 2,7 Juta/Mayam
PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas kadar 97 persen di Meulaboh, Ibukota Kabupaten Aceh Barat kini turun
menjadi Rp 2,7 juta per mayam (3,3 gram) dari sebelumnya Rp 2,8
juta/mayam.
Turunnya harga jual perhiasan emas ini karena mengikuti turunnya harga emas dunia saat ini,” kata Rusdi, seorang pedagang emas di Meulaboh, sedangkan untuk harga perhiasan emas
kadar 99 persen, kata dia saat ini dijual Rp 2,8 juta lebih setelah
sebelumnya Rp 2,98 juta/mayam.
Meski sudah mulai mengalami penurunan
harga jual yang signifikan, namun Rusdi mengaku saat ini aktivitas
pembelian perhiasan emas di kalangan masyarakat setempat masih relatif
sepi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,
jumlah pembeli di bulan suci Ramadan biasanya sudah mengalami lonjakan
yang sangat tinggi.
Kalau saat ini masih banyak masyarakat
yang jual perhiasan emas untuk berbagai keperluan, misalnya untuk
kebutuhan puasa serta menyambut Hari Raya Idul Fitri, katanya
menambahkan.
Rusdi juga menegaskan dampak dari sepinya
pembeli emas menyebabkan omset yang ia peroleh menurun mencapai 50
persen lebih atau menurun menjadi puluhan juta per hari dari sebelumnya
mencapai di angka Rp 100 juta/hari.
Ia berharap perekonomian dunia kembali membaik sehingga aktivitas
ekonomi masyarakat di daerah juga ikut bergairah, serta meningkatkan
pendapatan masyarakat di berbagai sektor usaha, ungkapnya - PT RIFAN FINANCINDO
Sumber : suara.com
Monday, May 4, 2020
PT Rifan - Emas Sumbang Inflasi, Transportasi Udara Alami Deflasi
PT RIFAN BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang inflasi tertinggi pada bulan lalu. Tingkat inflasinya mencapai 1,20 persen dengan andil hingga 0,07 persen.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan,
komoditas yang dominan memberikan inflasi ke kelompok perawatan pribadi
dan jasa lainnya adalah kenaikan harga emas dan perhiasan di banyak
daerah. "Andil inflasi ke kelompok ini adalah 0,06 persen.
Suhiaryanto menyebutkan, kenaikan
harga emas terjadi di 87 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dipantau
oleh BPS. Salah satu daerah yang signifikan adalah di Semarang dengan
kenaikan hingga 16 persen.
Secara umum, Suhariyanto mengatakan,
besaran inflasi pada April sebesar 0,08 persen dengan inflasi tahunan
2,67 persen. Dari 11 kelompok pengeluaran, delapan di antaranya
mengalami inflasi, dua deflasi dan satu lainnya stabil.
Selain perawatan pribadi dan jasa
lainnya, kelompok lain yang mengalami inflasi adalah makanan, minuman
dan tembakau. Besaran inflasinya adalah 0,09 persen dengan andil kepada inflasi April 0,02 persen.
Beberapa komoditas yang memberikan
andil ke inflasi karena kenaikan harga yaitu bawang merah sebesar 0,08
persen. Gula pasir turut menyumbang 0,02 persen. Sejumlah barang seperti
minyak goreng, rokok filter, rokok putih dan beras masing-masing
berkontribusi 0,01 persen.
Di sisi lain, terdapat komoditas
yang mengalami penurunan harga sehingga memberikan andil kepada deflasi.
Misalnya, cabai merah dengan andil 0,08 persen dan daging ayam ras
menyumbang ke deflasi 0,05 persen.
Sementara itu, kelompok transportasi menyumbang
deflasi terbesar. Suhariyanto menjelaskan, satu-satunya komoditas yang
dominan memberikan sumbangan deflasi pada kelompok ini adalah tarif
angkutan udara, yakni hingga 0,05 persen.
Suhariyanto mengatakan, kondisi
tersebut terjadi seiring dengan adanya isu larangan mudik yang sudah
bergaung sejak bulan lalu dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar
(PSBB). "Penurunan tertinggi di Manado 24 persen, Lhokseumawe turun 20
persen," katanya.
Biaya pulsa ponsel juga menyumbang
deflasi sebesar 0,02 persen kepada kelompok informasi, komunikasi dan
jasa keuangan yang deflasi hingga 0,34 persen pada bulan lalu.
Suhariyanto menjelaskan, apabila dilihat lebih rinci, di sana terjadi
penurunan untuk tarif panggilan dari beberapa provider besar - PT RIFAN
Sumber : republika.co.id
Subscribe to:
Comments (Atom)




