Wednesday, June 8, 2022

PT Rifan Finanacindo Berjangka - Harga Emas Turun Jelang Pengumuman Data Inflasi AS

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas turun pada Rabu pagi di Asia dan investor menunggu angka indeks harga konsumen (IHK) untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kenaikan suku bunga.

Harga emas berjangka turun tipis 0,05% ke $1,851,05/oz pukul 10.01 WIB. Dolar AS, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, naik tipis pada Rabu pagi.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyatakan pada hari Selasa bahwa inflasi kemungkinan tetap tinggi, dan pemerintahan Biden mungkin akan meningkatkan perkiraan inflasi 4,7% untuk tahun ini dalam proposal anggarannya.

Transaksi terkait emas yang melibatkan Rusia dapat dikenai sanksi, dan segala upaya untuk menghindari sanksi AS menggunakan emas dipantau secara ketat, tegas Yellen.

Kebijakan moneter masih jad perhatian investor dan sekarang menunggu data IHK AS hari Jumat untuk mencari petunjuk mengenai jalur kenaikan suku bunga.

Bank Dunia memangkas perkiraannya untuk pertumbuhan global tahun ini menjadi 2,9% dari prediksi Januari sebesar 4,1%, seiring terus berlanjutnya kekhawatiran inflasi, gangguan pasokan, dan suku bunga yang lebih tinggi.

Di Asia Pasifik, ekonomi kuartal I Jepang mengalahkan ekspektasi usai produk domestik bruto (PDB) negara itu menyusut 0,5% pada Januari Maret untuk periode tahun ke tahun, lebih rendah dari pembacaan awal untuk penurunan sebesar 1,0% dirilis bulan lalu.

Reserve Bank of Australia menaikkan suku bunga menjadi 0,85% pada hari Selasa.

Pada logam mulia lainnya, perak turun tipis 0,12%. Platinum turun 0,28% sementara palladium naik 0,74% - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Tuesday, June 7, 2022

PT Rifan Finanacindo - Harga Emas Naik Sedikit, Peluang Kenaikan Suku Bunga Lanjutan Bertambah

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas naik pada Selasa pagi di Asia, tetapi pergerakannya kecil sering terus tumbuhnya ekspektasi kenaikan suku bunga di AS dan Eropa.

Harga emas berjangka naik tipis 0,05% di $1,844,75/oz pukul 10.15 WIB. Dolar AS yang biasanya bergerak terbalik dengan emas, juga naik tipis pada Selasa pagi ini.

Laporan pekerjaan minggu lalu menambah ekspektasi pengetatan lanjutan oleh Federal Reserve AS. Investor sekarang menunggu indeks harga konsumen (IHK) hari Jumat untuk mencari petunjuk mengenai jalur kenaikan suku bunga.

European Central Bank (ECB) akan mengumumkan keputusan kebijakannya Kamis ini, bergabung dengan rekan-rekan global untuk meredakan lonjakan inflasi yang tinggi.

Di Asia Pasifik, The Reserve Bank of Australia akan merilis keputusan kebijakannya hari ini, yang diperkirakan akan memberikan kenaikan suku bunga berturut-turut untuk pertama kalinya dalam 12 tahun.

Impor emas India meningkat sebesar 677% tahun ke tahun menjelang acara festival utama dan sesi pernikahan, menurut Reuters mengutip sumber pemerintah.

Dengan inflasi yang tinggi mengganggu kepercayaan konsumen, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda pada hari Senin menegaskan kembali komitmen yang teguh terhadap stimulus moneter yang "kuat".

SPDR Gold Trust (P:GLD), dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang didukung emas terbesar di dunia, mengatakan kepemilikannya turun 0,3% menjadi 1.063,06 ton pada hari Senin.

Pada logam mulia lainnya, perak turun 0,42%. Platinum jatuh 0,93% sementara palladium naik 0,27% - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing.com

Monday, June 6, 2022

PT Rifan - Bursa Berjangka Eropa Naik, Rapat Moneter ECB Dan Inflasi AS Jadi Fokus

PT RIFAN BANDUNG - Bursa saham Eropa diperkirakan dibuka menguat pada Senin (06/06) petang. Investor bersiap untuk menjalani minggu yang penting dengan pertemuan European Central Bank (ECB) untuk membahas normalisasi kebijakan dan rilis data inflasi AS terbaru.

Pada pukul 13.00 WIB, DAX berjangka di Jerman naik 0,3% lebih tinggi, CAC 40 berjangka di Prancis menguat 0,5%, dan FTSE 100 berjangka di Inggris naik 0,7%.

Ekuitas Eropa berakhir melemah pekan lalu, meskipun volume rendah karena libur di Inggris, usai data menunjukkan ekonomi AS menambahkan 390.000 pekerjaan pada bulan Mei. Ini lebih besar dari yang diharapkan dan mendorong investor untuk meninjau kembali potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di bulan-bulan mendatang.

Dengan pemikiran ini, investor sangat menunggu rilis laporan IHK AS pada hari Jumat untuk bulan Mei karena ini akan menjadi masukan utama sebelum The Fed memutuskan berapa banyak untuk menaikkan suku bunga minggu depan.

Inflasi inti, yang tidak termasuk energi dan harga bahan bakar yang volatil, diperkirakan akan mencapai 5,9% tahun ke tahun, yang akan menandai penurunan bulan ketiga berturut-turut dan membuat inflasi inti kemungkinan telah mencapai puncaknya.

Sebelum ini, European Central Bank bertemu pada hari Kamis dan diharapkan menggunakan pertemuan ini untuk memperjelas bahwa kenaikan suku bunga akan terjadi pada kuartal III.

Presiden ECB Christine Lagarde menguraikan rencananya beberapa minggu yang lalu untuk menaikkan suku bunga keluar dari wilayah negatif, menyarankan tingkat suku bunga deposit bank sentral minus 0,5% harusnya mulai naik pada bulan Juli dan bisa menjadi nol atau " sedikit di atas" pada akhir September sebelum naik lebih lanjut "menuju tingkat netral."

Membantu sentimen hari Senin adalah peningkatan aktivitas sektor jasa China di bulan Mei, di mana indeks Caixin negara itu meningkat menjadi 41,4 dari 36,2 di bulan April. Meskipun demikian, angka tersebut tetap di bawah angka 50 poin yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi, dan ini menunjukkan pemulihan yang lambat di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Dalam berita perusahaan, easyJet (LON:EZJ) kemungkinan akan menjadi sorotan setelah maskapai berbiaya rendah itu membatalkan 80 penerbangan pada hari Minggu karena lingkungan operasi yang menantang.

Sebelumnya pada bulan Mei, maskapai tersebut telah membatalkan lebih dari 200 penerbangan karena penundaan di bandara dan pembatasan lain yang berdampak pada perjalanan selama liburan sekolah.

Minyak naik pada hari Senin setelah Arab Saudi menaikkan harga untuk penjualan minyak mentahnya pada bulan Juli bagi pembeli di Asia, sebuah indikasi bahwa negara eksportir minyak utama dunia itu mengharapkan permintaan yang kuat di musim panas saat pasokan tetap sangat ketat.

Kenaikan harga ini terjadi meskipun ada keputusan minggu lalu oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, untuk meningkatkan produksi pada bulan Juli dan Agustus sebesar 648.000 barel per hari, 50% lebih besar daripada yang direncanakan sebelumnya.

Pada pukul 13.00 WIB, harga minyak mentah AS berjangka naik 0,4% di $119,38 per barel, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi tiga bulan, sedangkan kontrak Brent naik 0,5% di $120,28.

Selain itu, harga emas berjangka naik 0,4% di $1,857.10/oz, sementara EUR/USD diperdagangkan 0,1% lebih tinggi ke 1,0724 - PT RIFAN

Sumber : investing.com

Friday, June 3, 2022

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Melonjak 22,7 Dolar, Terangkat Oleh Melemahnya Greenback

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas naik tajam pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), terangkat oleh melemahnya dolar AS karena membaiknya sentimen risiko di pasar mendorong permintaan terhadap mata uang berisiko dan menekan greenback lebih rendah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, melonjak 22,7 dolar AS atau 1,23 persen, menjadi ditutup pada 1,871,40 dolar AS per ounce, memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut.

Emas berjangka naik 0,3 dolar AS atau 0,02 persen menjadi 1.848,70 dolar AS pada Rabu, setelah jatuh 8,9 dolar AS atau 0,48 persen menjadi 1.848,40 dolar AS pada Selasa, dan menguat 3,4 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 1.857,30 dolar AS pada Jumat

Indeks mata dolar AS, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, melemah 0,8 persen pada 101,78, dengan kecepatan untuk menghentikan kenaikan dua hari berturut-turut.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran turun 11.000 menjadi 200.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 28 Mei, lebih rendah dari perkiraan ekonom dan mencerminkan rekor PHK terendah serta pasar tenaga kerja terkuat dalam beberapa dekade.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur naik 0,3 persen pada April, turun dari kenaikan 1,8 persen yang tercatat pada Maret dan lebih rendah dari perkiraan para ekonom sebesar 0,6 persen.

Dalam pidatonya di Philadelphia Council for Business Economics pada Kamis, Loretta Mester, presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, mengatakan Federal Reserve harus menunjukkan "kekuatan" dalam pertempurannya untuk mengendalikan inflasi, dan itu bisa berarti laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat pada September "jika inflasi gagal menjadi moderat".

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 36 sen atau 1,64 persen, menjadi ditutup pada 22,275 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 32 dolar AS atau 3,21 persen, menjadi ditutup pada 1.028,40 dolar AS per ounce -  RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : antaranews.com

Monday, May 30, 2022

PT Rifan - Harga Emas Menguat Di Tengah Pelambatan Angka Inflasi

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat , memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut. Sementara, dolar terus menjauh dari level tertinggi 20 tahun setelah data menunjukkan angka inflasi Amerika Serikat mencatat pelambatan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 3,4 dolar AS atau 0,18 persen, menjadi ditutup pada 1.857,30 dolar AS per ons. Emas berjangka Juni terangkat 1,3 dolar AS atau 0,07 persen menjadi 1.847,60 dolar AS

Dolar, yang biasanya bergerak terbalik terhadap emas, turun pada Jumat melanjutkan penurunan di sesi sebelumnya, dan ditetapkan untuk mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,16 persen menjadi 101,6670.

Investor juga menimbang angka inflasi AS yang mendingin, ketika Departemen Perdagangan melaporkan pada Jumat bahwa indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), ukuran inflasi pilihan Federal Reserve, hanya naik 0,2 persen pada April, kenaikan bulanan terkecil dari indeks dalam satu setengah tahun.

Tingkat inflasi PCE inti, yang mengecualikan makanan dan energi yang mudah berubah, naik 0,3 persen pada April untuk kenaikan 4,9 persen tahun-ke-tahun, melambat dari 5,2 persen pada Maret.

Emas juga menemukan dukungan tambahan karena indeks sentimen konsumen Universitas Michigan turun menjadi 58,4 dalam survei Mei 2022, melemah dari 65,2 pada April dan di bawah 82,9 pada Mei lalu. Perdagangan di lantai bursa emas akan ditutup pada Senin (30/5/2022) untuk menandai liburan Memorial Day AS. 

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 13,1 sen atau 0,6 persen, menjadi ditutup pada 22,096 dolar AS per ons. Platinum untuk pengiriman Juli naik 5,6 dolar AS atau 0,6 persen, menjadi ditutup pada 943 dolar AS per ons - PT RIFAN

Sumber : republika.co.id

 

Monday, May 23, 2022

PT Rifan - Emas Naik Terangkat Pelemahan Ekuitas AS Karena Langkah Agresif Fed

PT RIFAN BANDUNG - Emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya karena indeks utama pasar saham AS melemah menyusul ekspektasi langkah-langkah kebijakan moneter agresif oleh Federal Reserve untuk menjinakkan inflasi yang melonjak.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 0,9 dolar AS atau 0,05 persen, menjadi ditutup pada 1.842,10 dolar AS per ounce. Emas menyelesaikan minggu ini dengan 1,8 persen lebih tinggi, mengakhiri penurunan empat minggu yang merupakan penurunan mingguan terpanjang sejak 17 Agustus 2018.

Emas berjangka melonjak 25,3 dolar AS atau 1,39 persen menjadi 1.841,20 dolar AS per ounce pada Kamis, setelah merosot tiga dolar AS atau 0,16 persen menjadi 1.815,90 dolar AS pada Rabu, dan menguat 4,9 dolar AS atau 0,27 persen menjadi 1.818,90 dolar AS pada Selasa

Penurunan pasar saham sebagian besar terlihat sebagai akibat dari langkah agresif Federal Reserve AS untuk mengendalikan inflasi. Meningkatkan suku bunga membuat lebih mahal bagi para pelaku usaha untuk meminjam uang dan memperluas bisnisnya.

Paruh kedua minggu ini baik untuk emas karena kegelisahan di pasar keuangan telah sedikit bergeser dari laju pengetatan moneter ke risiko resesi," kata Craig Erlam, analis di platform perdagangan daring OANDA.


Jadi daripada imbal hasil yang lebih tinggi dan dolar yang lebih kuat membebani logam kuning, kami telah melihat investor mengalir ke tempat yang aman yang telah sedikit menurunkan imbal hasil dan mengangkat emas," katanya.

Namun, ia mengatakan sulit untuk membuat prediksi apakah emas dapat memperpanjang rebound saat ini berdasarkan ekspektasi bahwa kenaikan Fed mendatang telah diperhitungkan.


Emas sedang menguji resistensi pada rata-rata pergerakan 200-hari di dekat 1.837 dolar AS per ounce. Jika emas bergerak secara meyakinkan di atas rata-rata pergerakan 200 hari, relinya dapat bertahan menuju kisaran 1.880 dolar AS hingga 1.900 dolar AS.


Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 23,4 sen atau 1,07 persen, menjadi ditutup pada 21,674 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 12,6 dolar AS atau 1,32 persen, menjadi ditutup pada 941,1 dolar AS per ounce - PT RIFAN

Sumber : anataranews.com

Friday, May 20, 2022

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Hari Ini Meroket, Angkanya Lumayan Banget

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas naik tajam pada akhir perdagangan Kamis, harga emas hari ini berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya karena dorongan pelemahan USD. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 1,05 persen menjadi 102,7240.

 
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD 25,3 atau 1,39 persen, menjadi ditutup pada USD 1.841,20 per ounce. Ini adalah persentase kenaikan harian terbesar untuk emas sejak 12 April. Harga emas berjangka merosot USD 3 atau 0,16 persen menjadi USD 1.815,90 pada Rabu, padahal pada Selasa emas naik USD 4,9 atau 0,27 persen menjadi USD 1.818,90.

Selain itu, harga emas dipengaruhi oleh beberapa data ekonomi mengecewakan yang dirilis pada Kamis (19/5). Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS meningkat 21 ribu menjadi 218 ribu yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 14 Mei, level tertinggi sejak Januari.

Di sisi lain, Federal Reserve (The Fed) Philadelphia melaporkan ukuran aktivitas manufaktur regional turun tajam ke 2,6 pada Mei dari 17,6 pada April, merupakan tingkat aktivitas terendah sejak awal 2020. National Association of Realtors melaporkan bahwa penjualan rumah yang telah ada (existing home) di AS juga merosot 2,4 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 5,61 juta unit - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
 
Sumber : jpnn.com