Monday, March 27, 2023

PT Rifan - Harga Emas Kembali ke $2.000, Dolar Jatuh Ke Jurang Pasca Fed

PT RIFAN BANDUNG - Dolar jatuh ke dalam jurang pasca Fed dan emas memanfaatkannya sebaik mungkin, Logam mulia kembali ke level $2.000/oz pada hari Kamis pasalnya emas untuk penyerahan April berakhir di $1.994,10/oz di Comex New York, atau naik 2,28%. Kontrak acuan gold futures mencapai level tertinggi sesi di atas $2.001, mengejar level tertinggi satu tahun pada hari Senin di hampir $2.015.

Harga emas spot, yang lebih banyak diikuti daripada kontrak berjangka oleh beberapa trader, ditutup di $1.991,76 atau naik 1,13%. Emas spot mencapai level tertinggi sesi di $2.003,36.

"Kami mendapatkan kembali energi untuk naik menuju $2010, yang akan menjadi pemberhentian pertama emas spot setelah ini," ungkap Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknikal di SKCharting.com.

Emas mendapatkan kembali momentum kenaikan setelah penurunan dua hari karena Indeks Dolar, yang mengukur mata uang AS dengan sejumlah enam mata uang utama yang bersaing yang mencakup euro dan yen, melanjutkan perjalanannya ke selatan pada penutupan Rabu setelah pesan yang beragam tentang prospek suku bunga oleh Federal Reserve.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 bps seperti yang diharapkan pada Rabu setempat dalam rapat bulan Maret, menegaskan kembali komitmennya untuk menurunkan inflasi dan tidak menurunkan suku bunga setidaknya untuk tahun ini.

Namun, setelah krisis perbankan AS yang telah mengguncang pasar keuangan selama dua minggu terakhir, bank sentral juga mengisyaratkan adanya potensi jeda dalam siklus kenaikan suku bunga, yang memicu spekulasi bahwa bank sentral akan melakukan satu kali kenaikan lagi.

The Fed telah menaikkan suku bunga sebanyak sembilan kali selama 12 bulan terakhir, menambah 475 basis poin pada suku bunga, yang kemudian dipangkas menjadi hanya 25 basis poin setelah melewati pandemi virus corona yang merebak pada Maret 2020. Jeda dalam kenaikan Fed dapat menjadi malapetaka bagi dolar dan menjadi sangat positif bagi emas, yang merupakan perdagangan kontrarian terhadap mata uang AS.

"Emas menjadi perdagangan favorit di Wall Street karena banyak trader masih khawatir pasca Fed dan seberapa cepat otoritas AS dapat menahan gejolak perbankan lebih lanjut," sebut Ed Moya, analis di platform perdagangan online OANDA.

"Emas akan bersinar di sini dan tampaknya diposisikan untuk menemukan rumah di atas level $2.000. Lari menuju rekor tidak terlalu jauh dan dapat terjadi jika masalah stabilitas keuangan tidak mereda."

Komoditas akhir pekan ini, nikel naik 5% pada penutupan Sabtu, timah naik 1,98% Jumat di ICE London, dan tembaga turun 1,2%.

Sementara, karet naik 0,31% pada Jumat di Singapura, batubara Newcastle di ICE London mencapai 173,00, kakao AS naik 0,24% hingga Sabtu.

Adapun, kopi robusta di London naik 3,90%, kopi AS naik 2,94% pada Sabtu dan gas alam naik 1,25% - PT RIFAN

Sumber : investing.com

Friday, March 24, 2023

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Berjangka Terkerek Kenaikan Suku Bunga Acuan AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas berjangka naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas dunia terkerek kenaikan suku bunga pertemuan The Federal Reserve. Melansir Antara, Kamis (23/3/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terkerek USD8,50 atau 0,44% menjadi USD1.949,60. 

Federal Reserve mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "beberapa penguatan kebijakan tambahan mungkin tepat" untuk membawa inflasi kembali ke target 2,0%. Tapi bank sentral tidak memproyeksikan penurunan suku bunga tahun ini.  

Inflasi tetap terlalu tinggi, dan pasar tenaga kerja terus menjadi sangat ketat," kata Powell. “Rekan-rekan saya dan saya memahami kesulitan yang disebabkan oleh inflasi tinggi, dan kami tetap berkomitmen kuat untuk menurunkan inflasi ke target kami 2,0%. Stabilitas harga adalah tanggung jawab Federal Reserve. Tanpa stabilitas harga, ekonomi tidak bekerja untuk siapa pun.”

Powell juga mengatakan sistem keuangan AS tetap mengkhawatirkan meski menyebut industri keuangan secara keseluruhan "sehat dan tangguh". Beberapa analis melihat itu sebagai dukungan lebih lanjut untuk posisi emas sebagai tempat berlindung yang aman.

Emas berjangka naik dalam perdagangan elektronik setelah keputusan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Pembuat kebijakan Fed akan bertemu lagi pada awal Mei.

Sementara itu harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei meningkat 36,10 sen atau 1,61% menjadi USD22,786 per ounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah USD10,30 atau 1,05% menjadi USD987 per ounce - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : okefinance.com

 

Thursday, March 16, 2023

Rifan Financindo - Harga Emas Dunia Menguat Di Tengah Krisis Perbankan AS

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas dunia menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas berjangka bangkit di tengah kekhawatiran atas krisis perbankan tetap bertahan dan data inflasi AS yang beragam membuat beberapa ketidakpastian atas sikap Federal Reserve pada kebijakan moneter. Dilansir dari Antara, Kamis (16/3/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD20,40 atau 1,07% menjadi USD1.931,30 per ounce. 

Menyusul kegagalan beberapa bank regional di Amerika Serikat, saham Credit Suisse anjlok lebih dari 20% selama jam perdagangan, memicu kembali kekhawatiran tentang penularan sektor perbankan AS yang mendunia.

Kekhawatiran gejolak perbankan global meningkat, mendorong investor untuk mengantisipasi perubahan kebijakan dari Federal Reserve, yang mendukung emas.

Data ekonomi yang dirilis pada Rabu beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga produsen AS yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir turun 0,1% pada Februari, berlawanan dengan ekspektasi pasar akan kenaikan sebesar 0,3%.  

Indeks kondisi bisnis Empire State Fed New York, ukuran aktivitas manufaktur di negara bagian, turun 18,8 poin menjadi negatif 24,6 pada Maret, padahal para ekonom memperkirakan pembacaan negatif 5,0.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS turun 0,4% menjadi 698 miliar dolar AS pada Februari, turun dari angka revisi 701 miliar dolar sebulan sebelumnya.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 15,80 sen atau 0,72%, menjadi USD21,882 per ounce. Platinum untuk pengiriman April melemah USD27 atau 2,71% menjadi USD970,30 per ounce - RIFAN FINANCINDO

Sumber : okefinance.com

 

 

Wednesday, March 15, 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Tergelincir 5,60 Dolar Terseret Aksi Ambil Untung

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menghentikan keuntungan selama tiga hari beruntun karena aksi ambil untung setelah bertengger di level tertinggi 6-minggu, terutama didorong oleh pembelian safe-haven terkait dengan ketakutan atas kegagalan bank-bank AS.


Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 5,60 dolar AS atau 0,29 persen menjadi ditutup pada 1.910,90 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.919,40 dolar AS dan terendah di 1.899,80 dolar AS.


Emas berjangka melambung 49,30 dolar AS atau 2,64 persen menjadi 1.916,50 dolar AS pada Senin (13/3/2023), setelah


melonjak 32,60 dolar AS atau 1,78 persen menjadi 1.867,20 dolar AS pada Jumat (10/3/2023), dan terangkat 16 dolar AS atau 0,88 persen menjadi 1.834,60 dolar AS pada Kamis (9/3/2023).

Pihak berwenang AS melakukan intervensi pada Minggu (12/3/2023) untuk memadamkan kekhawatiran tentang kegagalan bank-bank regional, sehingga mengurangi permintaan safe-haven pasar. Selain itu, emas telah melonjak hampir 6,0 persen dari posisi terendah minggu lalu.
 

Harga logam kuning naik lebih dari 100 dolar AS dalam lima hari terakhir karena penutupan tiga bank AS, terutama Silicon Valley Bank - menggarisbawahi keretakan ekonomi AS yang disebabkan oleh kenaikan tajam suku bunga selama setahun terakhir.


Sementara pemerintah AS melakukan intervensi untuk memulihkan kepercayaan pada sistem perbankan, saham bank mengalami arus keluar yang besar di tengah kekhawatiran potensi penularan, yang mendorong permintaan safe-haven untuk emas.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Selasa (14/3/2023) bahwa indeks harga konsumen AS (IHK) naik 0,4 persen pada Februari setelah meningkat 0,5 persen pada Januari. Hal itu sejalan dengan ekspektasi pasar. Kenaikan IHK tahun-ke-tahun mencapai 6,0 persen pada Februari, kenaikan tahunan terkecil sejak September 2021.


Para analis pasar berpendapat bahwa inflasi yang mereda, dikombinasikan dengan kegagalan beberapa bank regional, berpotensi membuka pintu bagi Federal Reserve untuk menyetujui kenaikan suku bunga yang lebih kecil pada pertemuan minggu depan.


Federasi Nasional Bisnis Independen melaporkan Selasa (14/3/2023) bahwa indeks optimisme bisnis kecil meningkat menjadi 90,9 pada Februari dari 90,3 pada Januari, sedikit melebihi perkiraan konsensus 90,0 dari para ekonom.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei terkerek 11,70 sen atau 0,53 persen, menjadi ditutup pada 22,04 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot 7,60 dolar AS atau 0,76 persen, menjadi menetap pada 997,30 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : antaranews.com

Monday, March 13, 2023

PT Rifan - Harga Emas Menguat Tipis Sepanjang Perdagangan Minggu Ini

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas terus menguat pada akhir perdagangan Jumat. Ini pun menjadi kenaikan dalam dua hari beruntun, setelah data pertumbuhan pekerjaan AS untuk Februari mengisyaratkan kenaikan suku bunga The Fed yang lebih kecil dari yang diperkirakan. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange melonjak USD32,60 atau 1,78% menjadi USD1.867,20 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di USD1.871,90 dan terendah USD1.830,00. 

Sepanjang perdagangan minggu ini, harga emas sudah naik 0,7%. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (11/3/2023).

Departemen Tenaga Kerja AS mencatat total pekerjaan AS meningkat hingga 311.000 pada Februari atau lebih tinggi dari prediksi awal 225.000 pekerjaan baru. Namun jumlah tersebut tidak sebanyak penambahan pada Januari 504.000.

Sementara itu, tingkat pengangguran AS naik menjadi 3,6% pada Februari dari 3,4% pada Januari atau lebih buruk dari ekspektasi tetapi tetap datar di level terendah sejak 1969.

Penambahan pekerjaan yang melemah dan angka pengangguran yang meningkat dapat meringankan tugas Federal Reserve untuk menurunkan inflasi di tengah pertumbuhan tenaga kerja dan upah yang terus-menerus kuat. 

The Fed mengatakan bahwa pelambatan pasar tenaga kerja akan diperlukan untuk mendinginkan inflasi yang terbukti lebih membandel daripada yang diperkirakan.

Sementara itu, indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah juga turun setelah rilis data pekerjaan bulanan AS terbaru, yang selanjutnya mendukung emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei terangkat 34,10 sen atau 1,69% menjadi USD20,506 per ounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah USD12,90 atau 1,36% menjadi menetap pada USD962,20 per ounce - PT RIFAN

Sumber : okefinance.com

Wednesday, March 8, 2023

PT Rifan Financindo Berjangka - Emas Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed Yang Agresif

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan, Rabu (8/3/2023), berbalik melemah setelah stabil di sesi sebelumnya karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga AS bisa menjadi jauh lebih tinggi dari yang dibayangkan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, anjlok 34,60 dolar AS atau 1,87 persen menjadi ditutup pada 1.820,00 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.856,90 dolar AS dan terendah di 1.817,40 dolar AS.

Emas berjangka tidak berubah pada 1.854,60 dolar AS pada Senin (6/3/2023), setelah melonjak 14,10 dolar AS atau 0,77 persen menjadi pada 1.854,60 dolar AS pada Jumat (3/3/2023), dan tergelincir 4,90 dolar AS atau 0,27 persen menjadi 1.840,50 dolar AS pada Kamis (2/3/2023).

Dalam pernyataannya kepada Komite Perbankan Senat AS pada Selasa (7/3/2023), Powell terbuka untuk kenaikan suku bunga yang lebih agresif karena prioritasnya adalah memulihkan stabilitas harga daripada pekerjaan.

Jika totalitas data menunjukkan bahwa pengetatan yang lebih cepat diperlukan, kami akan siap untuk meningkatkan laju kenaikan suku bunga," kata Powell.

Kesaksian Powell meningkatkan kemungkinan laju kenaikan suku bunga yang lebih agresif, yang mendorong dolar AS dan meredam emas. Sudah ada analis pasar yang memperkirakan bahwa mungkin ada kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan 22 Maret Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).

Powell akan muncul kembali di hadapan panel Komite Jasa Keuangan DPR AS pada Rabu waktu setempat.

"Sangat menarik bahwa dia membiarkan debat 25 basis poin versus 50 basis poin terbuka," kata ekonom Adam Button, mengacu pada komentar Powell, dalam sebuah posting di forum ForexLive. "Ini adalah lampu hijau untuk kenaikan (yang lebih besar),"

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan Selasa (7/3/2023) bahwa persediaan kulakan AS turun 0,4 persen seperti yang diperkirakan pada Januari.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei melemah 93,60 sen atau 4,43 persen, menjadi ditutup pada 20,199 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot 42,30 dolar AS atau 4,32 persen, menjadi menetap pada 936,30 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : republika.co.id

 

 

Tuesday, March 7, 2023

PT Rifan Financindo - Harga Emas Hari Ini Cukup Baik

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas tidak berubah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).Stagnasi harga emas terjadi karena investor menunggu kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres AS yang kemungkinan akan mempengaruhi penilaian seberapa hawkish bank sentral AS nantinya. Powell akan menaiki podium pada Selasa waktu setempat di depan Komite Perbankan Senat dan pada Rabu (8/3/2023) di depan panel Jasa Keuangan DPR AS.


Diketahui The Fed telah memberikan kenaikan jumbo tahun lalu, tetapi hanya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam dua pertemuan terakhirnya. Kendati demikian, data ekonomi yang kuat telah memicu kekhawatiran pasar bahwa bank sentral mungkin kembali ke jalur agresifnya. Pasar berjangka menyiratkan peluang 72 persen Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuannya 22 Maret.

Ahli strategi Citi memperkirakan Powell akan menunjukkan preferensi untuk kenaikan 25 basis poin tetapi meninggalkan semua opsi. Citi memperkirakan data penggajian naik sebesar 255.000 menyusul lonjakan besar 517.000 pada Januari. Kejutan besar pada kenaikan dapat menyebabkan kenaikan 50 basis poin dari Fed, kata Citi.

Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly mengatakan dalam pidatonya di Universitas Princeton pada Sabtu (4/3/2023) bahwa Federal Reserve perlu menaikkan suku bunga lebih tinggi dan mempertahankannya lebih lama untuk mengatasi inflasi yang kuat.

Departemen Perdagangan AS melaporkan Senin (6/3) bahwa pesanan pabrik AS turun 1,6 persen pada Januari setelah naik 1,7 persen pada Desember. Para ekonom memperkirakan pesanan turun 1,8 persen. Pesanan pabrik meningkat 4,3 persen pada basis tahun ke tahun pada Januari. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tetap tidak berubah dan ditutup pada USD 1.854,60 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di USD 1.864,30 dan terendah di USD 1.851.30. Emas berjangka melonjak USD 14,10 atau 0,77 persen menjadi pada USD 1.854,60 pada Jumat (3/3), setelah tergelincir USD 4,90 atau 0,27 persen menjadi USD 1.840,50 - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : jpnn.com