Wednesday, April 8, 2020

PT Rifan Financindo Berjangka - Emas Turun Tipis Ditengah Kekhawatiran Naiknya Jumlah Kematian Akibat Covid-19


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas turun tipis karena nilai Dolar AS semakin kuat ditengah berkembangnya kekhawatiran terhadap tanda-tanda perlambatan penyebaran covid-19 dan pada saat yang bersamaan jumlah kematian meningkatnya.
   
Menurut data investing.com Rabu pukul 13.15 WIB, XAU/USD turun di $ 1,645.88 per ons sementara Emas Berjangka AS mendatar di $1,683.30 per ons.
   
"Ketidakpastian terus membebani sentimen risiko, yang tentunya positif untuk emas dalam jangka panjang," analis Phillip Futures mengatakan dalam catatan, menambahkan bahwa covid-19 "belum sepenuhnya dapat ditangani."
   
Sementara Bursa di kawasan Asia melemah setelah dua sesi kenaikan tajam karena investor berubah waspada setelah melihat kemungkinan pandemi memuncak sementara jumlha korban tewas di lingkup global terus bertambah.
   
Virus corona baru telah menginfeksi lebih dari 1,3 juta orang dan menewaskan lebih dari 76.000 secara global, dan meskipun jumlahnya
masih meningkat di banyak negara berpenduduk padat, sejumlah perbaikan yang dilakukan telah memberi harapan.
   
Jumlah rawat inap korban Covid-19 tampaknya mulai mendatar di negara bagian New York, yang menjadi pusat wabah di AS, Gubernur Andrew Cuomo mengatakan pada hari Selasa.
   
Sedangkan Kota Wuhan di Cina, mengakhiri karantina wilayah selama dua bulan meskipun ada kekhawatiran hal itu dapat memicu gelombang kedua infeksi.
   
Dalam upaya memulihkan ekonomi yang dihantam wabah, pemerintah dan bank sentral di seluruh dunia telah merilis stimulus fiskal dan moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya.
   
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari Selasa mengumumkan keadaan darurat untuk melawan wabah dan meluncurkan paket stimulus $ 1 triliun untuk memulihkan ekonomi.
               
"Dalam jangka menengah hingga panjang, emas naik karena pelonggaran kuantitatif dan upaya stimulus moneter oleh bank sentral global," kata analis CMC Markets Margaret Yang Yan.
   
Membebani emas, dolar AS naik 0,3% terhadap sejumlah mata uang utama, membuat emas lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing,com

Monday, April 6, 2020

PT Rifan - Harga Emas Kembali Naik Pada Awal Perdagangan Hari Ini


PT RIFAN BANDUNG - Harga emas kembali naik pada perdagangan hari ini. Senin, harga emas untuk pengiriman Juni 2020 di Commodity Exchange ada di US$ 1.648,90 per ons troi, naik 0,19% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 1.645,70 per ons troi. 

Kenaikan harga emas masih dipicu sentimen suramnya data nonfarm payroll yang menunjukkan penurunan 701.000 pekerjaan di Amerika Serikat pada Maret, yang mencerminkan pelemahan ekonomi akibat virus corona.  

Emas terus berada dalam mode wait and see seberapa buruknya ekonomi global akan mengalami tekanan," kata Edward Moya, analis pasar senior Pialang OANDA, sementara itu, dolar menguat terhadap mata uang utama dunia karena kekhawatiran resesi global yang semakin meningkat, kebanyakan pedagang berharap emas akan naik lebih tinggi setelah rilis data upah, kata Moya - PT RIFAN

Sumber : kontan.co.id

Friday, April 3, 2020

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga logam mulia atau emas batangan Antam hari ini naik Rp 26.000. Angka tersebut membawa harga emas Antam mencetak rekor ke level tertinggi di level Rp 944.000 per gram.

Dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp 23.000 level Rp 845.000/gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi, rincian harga emas Antam hari ini Emas batangan 1 gram sampai 25 gram adalah kisaran Rp 944.000 sampai Rp 22.430.000 - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : investing.com

Wednesday, April 1, 2020

PT Rifan Financindo Berjangka - Pemerintah Siapkan Pembebasan Tagihan Listrik Rp 110 Triliun


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menyebut bahwa program perlindungan sosial salah satunya pembebasan tagihan listrik memiliki total alokasi anggaran sebesar Rp 110 triliun.

Rida menyebut keputusan ini adalah bagian dari kepedulian negara dalam bentuk yang lain kepada masyarakat kurang mampu yaitu keringanan untuk tidak perlu bayar tagihan listrik alias gratis untuk golongan pelanggan rumah tangga 450VA selama 3 bulan (April-Juni 2020), dan diskon 50 persen untuk golongan 900VA subsidi untuk periode yang sama (3 bulan).

Keringanan ini diberikan bagi sekitar 24 juta pelanggan dengan daya 450VA dan diskon 50 persen bagi 7 juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. "Sejumlah kira-kira 31 juta pelanggan yang disebutkan adalah saudara-saudara kita yang selama ini sebagai penerima subsidi listrik; yaitu golongan pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA (bukan 900VA RTM). Mudah-mudahan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita tersebut pada kondisi saat ini karena pandemi COVID-19," ungkap Rida.

Sementara itu dalam keterangan persnya, PLN mendukung penuh kebijakan Pemerintah ini. "Kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450VA dan keringanan tarif listrik 50 persen tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo," tutur Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini.

Dirinya menambahkan, adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global COVID-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian. Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyarakat yang paling terdampak pandemi.

Saat ini masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Berkegiatan di rumah. Tujuannya untuk mencegah penularan yang makin luas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini," pungkas Zulkifli.

Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers virtual yang disampaikan dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, menyebutkan bahwa untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan, akan digratiskan selama 3 bulan ke depan yaitu untuk bulan April, Mei, dan bulan Juni 2020.

Sedangkan untuk pelanggan 900 VA (subsidi) yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen, artinya hanya membayar separuh saja untuk bulan April, Mei, dan bulan Juni 2020 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : republika.co.id

Tuesday, March 31, 2020

PT Rifan Financindo - Karantina DKI Jakarta, Melemah ke Rp16.347


PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Nilai tukar rupiah berada di Rp16.347 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Selasa pagi. Mata uang garuda melemah 0,06 persen dibandingkan perdagangan kemarin sore di posisi Rp16.337 per dolar AS.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Tercatat won Korea menguat 0,09 persen, peso Filipina menguat 0,07 persen, dolar Taiwan menguat 0,14 persen, baht Thailand menguat 0,06 persen, dan yuan China menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

Namun, ringgit Malaysia senasib rupiah dengan pelemahan 0,01 persen. Diikuti, dolar Singapura yang melemah 0,06 persen. Sementara, dolar Hong Kong terpantau stagnan. Hanya yen Jepang yang tercatat melemah 0,63 persen.

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar juga perkasa terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris naik 0,85 persen, dan dolar Australia menguat 0,37 persen terhadap dolar AS. Sedang, dolar Kanada melemah 0,30 persen terhadap dolar AS

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pasar bereaksi negatif terhadap potensi pembatasan akses ke wilayah Jabodetabek. Wacana pembatasan itu melarang kendaraan pribadi dan angkutan orang masuk ke wilayah Jabodetabek.

Hanya angkutan logistik yang diperbolehkan lalu lalang. "Pasar bereaksi negatif akan kemungkinan karantina tersebut. Jangan heran, kalau mata uang garuda kembali tertekan, namun demikian, pembatasan tersebut belum diputuskan oleh Presiden Joko Widodo. Di samping itu, sejumlah pengamat memprediksi puncak pandemi Covid-19 di Indonesia akan berlangsung pada April.

Hingga Senin pasien positif mencapai 1.414 orang. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 122 orang dan berhasil sembuh 75 orang, harapannya apa yang ditakutkan pada April akan terjadi puncak pandemi pada kenyataannya tidak terjadi," katanya.

Lebih lanjut, Ibrahim menyebut rupiah berpotensi mengalami depresiasi di kisaran Rp16.290 hingga Rp16.500 per dolar AS pada perdagangan hari ini - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : cnnindonesia.com

Monday, March 30, 2020

PT Rifan - Emas Turun Tapi Catatkan Rekor Minggu Tertinggi Dalam 12 Tahun


PT RIFAN BANDUNG - Harga emas turun pada jumat petang, tetapi masih berakhir diposisi tertinggi dalam 12 tahun setelah investor melakukan aksi jual, didukung respon fiskal AS yang besar terhadap krisis covid-19.

Emas diprediksi kembali tertekan oleh penguatan dolar AS pekan depan setelah Presiden Donald Trump menandatangani paket stimulus Covid-19 senilai $2 triliun, emas berjangka untuk pengiriman April di New York COMEX ditutup turun 1.25% menjadi $1.630.60 per ons, sementara XAU/USD naik 0.21% menjadi $1.631.28 per ons.

Keberanian The Fed melakukan pembelian obligasi, dan memperpanjang pinjaman kepada bank dan mutual fund mungkin sedikit meredakan kegelisahan, tetapi program stimulus besar-besaran dan upaya fiskal raksasa untuk memicu pemulihan ekonomi tampajknya belum maksimal disaat seluruh negara menghadapi masalah yang sama.

Modal pinjaman murah dan daya beli bersubsidi sangat kecil artinya ketika bisnis hampir terhenti karena penahanan, pekan depan, ketika banyak data ekonomi dirilis, akan terlihat kondisi ril ekonomi di seluruh dunia. Survei PMI dari berbagai negara ekonomi utama akan diumumkan sementara AS akan mempublikasikan kumpulan statistik pasar tenaga kerja terbaru

Jika ini meyakinkan para trader bahwa pemulihan akan menjadi jalan panjang meskipun upaya pembuat kebijakan yang maksimal, maka likuidasi baru dapat berpotensi kembali menenggelamkan emas - PT RIFAN

Sumber : investing.com

Friday, March 27, 2020

Rifan Financindo Berjangka - Pemerintah Kaji Besaran Dan Kriteria Penerima Bantuan Langsung Tunai


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iwan Faidi mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mengkaji mekanisme penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) untuk pekerja formal dan harian. Sebab sejauh ini masih belum menemukan formulasi tepat untuk penyaluran BLT tersebut.

Mekanisme (penyaluran BLT) sedang dibahas, sejauh ini pemerintah baru membahas untuk bagaimana cara pengumpulan data, kriteria masyarakat yang mendapat BLT, besaran diberikan, hingga ketersedian ruang fiskal.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono, menjelaskan skema pembiayaan bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan kepada pekerja formal dan informal. BLT disalurkan kepada mereka para pekerja yang terdampak akibat mewabahnya virus corona atau Covid-19.

Sementara itu, skema BLT bagi pekerja sektor informal atau pekerja harian bisa menggunakan kartu prakerja. Di mana, fungsi kartu prakerja yang tadinya didukung untuk meningkatkan kompetensi lewat vokasi, sekarang digeser untuk mendukung pemberian BLT.

Susi menambahkan para pekerja informal maupun masyarakat umum bisa mendapatkan BLT lewat kartu prakerja ini. Namun demikian ada syaratnya. Di mana, mereka yang berhak menerima adalah sedang tidak menempuh pendidikan formal, tidak sekolah di SMA ataupun kuliah. "Karena desainnya untuk pekerja," singkat Susi - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : liputan6.com