PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas Senin (Selasa pagi WIB) naik ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir,
Tuesday, November 9, 2021
PT Rifan Financindo - Harga Emas Hari Ini Melesat
Monday, November 8, 2021
PT Rifan - Jelang Tapering The Fed, Harga Emas Dunia Sempat Merosot
PT RIFAN BANDUNG - Harga emas dunia bertahan di dekat level terendahnya sejak pertengahan Oktober pada perdagangan Rabu, setelah Bank Sentral AS The Federal Reserve mengumumkan pengurangan langkah-langkah stimulus era pandemi dalam sebuah keputusan yang diperkirakan secara luas.
Harga emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi USD1.770,61 per ounce. Sebelumnya, emas mencapai level terendah sejak 13 Oktober di USD1.757,63 per ounce.
Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup merosot 1,4 persen menjadi USD1.763,9 per ounce.
The Fed akan mulai memangkas pembelian obligasi bulanan pada November, dengan rencana untuk mengakhirinya pada 2022, kata bank sentral dalam sebuah pernyataan di akhir pertemuan dua hari.
Emas menuju pertemuan tersebut semacam mempersiapkan yang terburuk dan itulah mengapa turun di sekitar USD1.758 sejak saat itu," kata Phillip Streible, Chief Market Strategist Blue Line Futures, di Chicago.
Kita akan menunggu sebelum menetapkan posisi apa pun pada emas, baik di sisi long atau short position , dan jangan berharap terlalu banyak pergerakan karena berikutnya kita akan mendapatkan data ketenagakerjaan (minggu ini).
Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja AS untuk Oktober akan dirilis Jumat. Data sebelumnya pada Rabu menunjukkan penggajian swasta meningkat lebih dari ekspektasi pada Oktober.
The Fed juga menunjukkan pemulihan dalam kegiatan ekonomi dan lapangan kerja dalam pernyataannya sambil berpegang pada keyakinannya bahwa inflasi yang tinggi akan terbukti "sementara", dan kemungkinan tidak memerlukan kenaikan suku bunga yang cepat.
Kendati kebijakan suku bunga mungkin nomor satu dalam benak semua orang, yang kedua adalah tekanan inflasi yang kita miliki di pasar saat ini," kata David Meger, Direktur di High Ridge Futures.
Kebijakan moneter AS yang sangat longgar membantu mendorong emas naik tajam sejak krisis keuangan akhir 2000-an, dengan suku bunga rendah memangkas opportunity cost memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil dan kekhawatiran inflasi memicu permintaan untuk lindung nilai - PT RIFAN
Sumber : suara.com
Wednesday, November 3, 2021
PT Rifan Financindo Berjangka - Emas Jatuh Terseret Penguatan Dolar Dan Ekuitas, Fokus Beralih Ke Fed
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menghapus sebagian keuntungan sesi sebelumnya terseret penguatan dolar AS dan ekuitas menjelang pertemuan Federal Reserve AS yang sangat ditunggu-tunggu, yang dapat memberikan garis waktu tentang kenaikan suku bunga di tengah meningkatnya tekanan inflasi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, merosot 6,4 dolar AS atau 0,36 persen, menjadi ditutup pada 1.789,40 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Senin , emas berjangka menguat 11,9 dolar AS atau 0,67 persen menjadi 1.795,80 dolar AS.
Emas berjangka anjlok 18,7 dolar AS atau 1,04 persen menjadi 1.783,90 dolar AS pada Jumat, setelah terkerek 3,8 dolar AS atau 0,21 persen menjadi 1.802,60 dolar AS pada Kamis, dan menguat 5,4 dolar AS atau 0,3 persen menjadi 1.798,80 dolar AS
Penguatan berkelanjutan dalam ekuitas menjelang pernyataan Fed pada Rabu waktu setempat terus membebani aset <em>safe-haven</em> emas, kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals. Namun kekhawatiran baru-baru ini atas inflasi telah membatasi penurunan emas dan membantu minat beli, tambah Wyckoff.
Sementara emas digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi, pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
The Fed diperkirakan akan menyetujui rencana untuk mengurangi program pembelian obligasi pada Rabu, ketika menyimpulkan pertemuan kebijakan dua harinya.
Saya perkirakan The Fed akan mengumumkan dimulainya tapering tetapi saya tidak melihat mereka memberikan waktu spesifik seputar kenaikan suku bunga," kata Carsten Fritsch, analis komoditas di Commerzbank
Itu dapat menyebabkan beberapa kekecewaan karena pelaku pasar mengharapkan sesuatu yang lebih spesifik yang dapat mendorong emas menuju 1.800 dolar AS per ounce atau bahkan lebih dari itu
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya menguat, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Pasar juga akan mengawasi pertemuan kebijakan bank sentral Inggris (BoE) pada Kamis, Minggu depan bisa bergejolak untuk harga emas ... logam kuning kemungkinan akan dipengaruhi oleh pergerakan dolar, imbal hasil obligasi pemerintah, ekspektasi inflasi dan sentimen risiko global," Lukman Otunuga, analis riset senior di FXTM, mengatakan dalam sebuah catatan.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 56,6 sen atau 2,35 persen, menjadi ditutup pada 23,507 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 28 dolar AS atau 2,62 persen, menjadi ditutup pada 1.039,30 dolar AS per ounce - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : anataranews.com
Monday, November 1, 2021
PT Rifan - Menteri Keuangan Menerawang Data Ekonomi, Harga Emas Justru Tergelincir
PT RIFAN BANDUNG - Harga emas hari ini, Senin turun tipis di perdagangan sesi Asia, tetapi menjadi fenomena yang memperpanjang kerugian sesi sebelumnya.
Harga emas terpengaruh penguatan USD setelah data menunjukkan
kenaikan lain dalam inflasi yang memicu spekulasi bahwa Federal Reserve
akan lebih cepat melakukan tapering.
Di pasar spot emas melemah 0,1 persen menjadi diperdagangkan diUSD
1.781,78 per ounce pada pukul 00.44 GMT.
Sumber : jpnn.com
Friday, October 29, 2021
Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Naik Sedikit Di Atas Level Psikologis, Bikin Deg Degan
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas berjangka naik tipis pada akhir perdagangan Kamis, emas kembali bertengger di atas level psikologis USD 1.800 karena pelemahan USD. Tak hanya itu, emas diuntungkan oleh rilis data pertumbuhan ekonomi AS yang menunjukkan angka paling rendah dalam lebih dari setahun terakhir.
Sumber : jpnn.com
Thursday, October 28, 2021
Rifan Financindo - Harga Emas Hari Ini, Lebih Baik Beli Atau Jual? Simak Nih
RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas acuan hari ini, Kamis terpantau kembali menurun dibandingkan kemarin.
Wednesday, October 27, 2021
PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa Berjangka Eropa Menguat, UBS Cetak Laba Bersih $2,3 M Di Kuartal III
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Pasar saham Eropa diperkirakan naik lebih tinggi pada Selasa (26/10) petang, ditopang oleh laporan pendapatan yang kuat dari raksasa perbankan Swiss UBS.
Pada pukul 14.22 02:05 ET (0605 GMT), kontrak DAX futures di Jerman naik 0,28% ke 15.651,5, CAC 40 futures di Prancis naik 0,21% ke 6.722,5 dan kontrak FTSE 100 futures di Inggris menguat 0,21% di 7.220,8 menurut data Investing.com. Dari Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 0,45% di 6.655,47 sampai pukul 14.50 WIB.
UBS (SIX:UBSG) melaporkan laba bersih senilai $2,3 miliar pada kuartal III, naik dari $2 miliar pada kuartal sebelumnya dan peningkatan sebesar 9% dari periode yang sama tahun sebelumnya, seiring berlanjutnya kinerja positif divisi manajemen kekayaan.
Hasil pendapatan yang kuat tersebut dapat memberikan dorongan sektor perbankan yang sangat terbebani pada hari Selasa, terutama setelah angka yang sehat Senin dari saingannya yang berbasis di Inggris, HSBC (LON:HSBA) - bahkan jika keduanya bukan merupakan acuan keseluruhan yang sangat baik untuk sektor Eropa, mengingat fokus mereka di Asia.
Sebelumnya Selasa, pasar Asia bergerak naik, dibantu sentimen HSBC meningkatkan perkiraan untuk saham-saham China menjadi overweight, dengan mengatakan investor telah menjadi terlalu bearish di pasar, sementara Wall Street ditutup Senin pada level rekor baru.
Kembali di Eropa, produsen suku cadang mobil asal Prancis Faurecia (PA:EPED) melaporkan penurunan penjualan kuartal III lebih dari 10% dari tahun lalu, karena para pelanggannya memangkas produksi imbas kekurangan global chip semikonduktor.
Thales (PA:TCFP) menegaskan kembali perkiraan keuangan setahun penuh bahkan kala kelompok pertahanan Prancis itu melaporkan penurunan penjualan sebesar 1,4% untuk kuartal ketiga yang mendasarinya, sementara laba operasi penyesuaian produsen obat Swiss Novartis (SIX:NOVN) naik 10% pada kuartal III.
Carrefour (PA:CARR) juga akan menjadi sorotan setelah perusahaan ritel terbesar di Eropa itu mengumumkan rencana untuk bermitra dengan Uber Technologies (NYSE:UBER) guna meluncurkan layanan pengiriman bahan makanan cepat baru di Paris.
Ada sedikit data ekonomi untuk dipelajari di Eropa Selasa, tetapi investor akan mengawasi pertemuan para menteri Uni Eropa untuk membahas lonjakan harga energi baru-baru ini.
Harga minyak mentah turun pada Selasa petang setelah mencatatkan reli kuat baru-baru ini dan menjelang rilis stok AS terbaru dari American Petroleum Institute, panduan permintaan di konsumen minyak terbesar dunia.
Harga minyak naik lebih dari dua kali lipat selama tahun lalu, didorong oleh permintaan yang kuat di Amerika Serikat, pasalnya ekonomi terbesar dunia itu pulih dari kerusakan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
Stok minyak mentah diperkirakan meningkat 1,7 juta barel pekan lalu, menurut jajak pendapat Reuters, tetapi persediaan bensin dan sulingan diperkirakan turun.
Pada pukul 14.51 WIB, harga minyak mentah AS berjangka turun 0,41% di $83,42 per barel, sedangkan kontrak harga minyak Brent turun 0,22% di $84,98 per barel.
Selain itu, harga emas berjangka turun 0,17% di $1.803,65 per barel, sementara EUR/USD sedikit melemah 0,07% di 1,1598 - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Sumber : investing.com