Wednesday, December 31, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Oleh Gangguan Produksi di Tambang Emas Utama Afrika Selatan


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan hari ini dipicu oleh laporan adanya gangguan operasional dan aksi mogok kerja di salah satu kompleks pertambangan emas terbesar di Afrika Selatan. Masalah di sisi pasokan (supply side) ini memberikan dorongan instan pada harga emas di pasar global.

Sebagai salah satu produsen emas utama di dunia, setiap kendala produksi di Afrika Selatan berdampak langsung pada ekspektasi pasokan fisik global. Premi risiko pasokan meningkat, mendorong trader kontrak berjangka untuk mengambil posisi beli. Kekhawatiran akan kelangkaan pasokan jangka pendek ini mengimbangi tekanan dari dolar AS yang relatif stabil.

Kenaikan harga emas juga didorong oleh kekhawatiran bahwa gangguan ini bisa berlangsung lama dan memengaruhi target output tahunan. Sentimen bullish di pasar emas diperkuat oleh terbatasnya persediaan di gudang bursa berjangka.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat dipengaruhi oleh negosiasi antara serikat pekerja dan perusahaan tambang. Jika kesepakatan tidak segera tercapai, emas berpotensi melanjutkan relinya. Investor disarankan untuk memantau berita mengenai perkembangan industri pertambangan global. Emas kini didukung oleh ancaman defisit pasokan dari produsen utama. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 30, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Data Retail Sales Amerika Serikat pada Pergerakan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Laporan penjualan ritel (retail sales) Amerika Serikat adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi di AS. Bagi pasar emas berjangka, data ini menjadi indikator penting mengenai potensi inflasi dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa depan.

Data penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi menunjukkan ekonomi yang sedang memanas, yang biasanya memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar AS karena pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini umumnya bersifat bearish bagi emas. Sebaliknya, jika belanja konsumen melambat, hal itu menandakan potensi kelesuan ekonomi yang mendorong investor untuk mencari perlindungan pada emas.

Trader menggunakan data ini untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat. Dalam jangka panjang, konsumsi yang kuat dapat memicu inflasi, yang pada akhirnya menguntungkan emas, namun dalam jangka pendek, pengaruhnya terhadap nilai tukar Dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 29, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Harga Emas Berjangka Stabil Menanti Rilis Data PDB Amerika Serikat


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak dalam rentang terbatas dan cenderung stabil seiring dengan sikap hati-hati para pelaku pasar menjelang rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat. Data ini dianggap sangat krusial karena akan memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan ekonomi AS dan akan menjadi acuan bagi Federal Reserve dalam menentukan langkah kebijakan moneter selanjutnya.

Investor saat ini sedang melakukan konsolidasi posisi, sehingga aktivitas perdagangan emas terpantau lebih moderat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sebagian besar pelaku pasar memilih untuk menunggu kejelasan arah ekonomi sebelum melakukan transaksi dalam volume besar di pasar berjangka.

Kondisi pasar yang relatif tenang ini juga dipengaruhi oleh kurangnya berita fundamental besar lainnya dari kawasan Eropa dan Asia. Emas tetap dipandang sebagai aset cadangan yang aman sembari pasar mencari petunjuk baru mengenai prospek pertumbuhan ekonomi global di tengah tantangan inflasi.

Masa depan harga emas berjangka akan segera mendapatkan arah yang lebih jelas setelah data PDB dipublikasikan. Jika ekonomi AS tumbuh melampaui ekspektasi, emas mungkin akan mengalami tekanan, namun jika pertumbuhan melambat, emas bisa mendapatkan momentum kenaikan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 24, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Akibat Ketegangan Diplomatik Baru di Kawasan Laut Tiongkok Selatan


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan diplomatik di kawasan Laut Tiongkok Selatan. Insiden maritim terbaru yang melibatkan beberapa negara besar di kawasan tersebut meningkatkan premi risiko geopolitik, mendorong investor untuk mengamankan modal mereka di aset safe-haven.

Emas selalu menjadi aset pilihan utama saat terjadi ketidakpastian politik internasional karena nilainya yang intrinsik dan tidak terkait dengan stabilitas pemerintah manapun. Ketegangan ini memicu kekhawatiran akan gangguan jalur perdagangan global, yang dapat berdampak pada inflasi jangka panjang. Permintaan emas meningkat tajam di bursa berjangka sebagai bentuk lindung nilai terhadap potensi konflik yang lebih luas.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh aksi beli teknikal setelah harga menembus level resistensi psikologis penting. Sentimen bullish di pasar emas menguat seiring dengan meningkatnya ketidakpastian di Asia.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan berita di kawasan tersebut. Jika eskalasi terus berlanjut, emas diprediksi akan menguji level tertinggi baru. Investor disarankan untuk memperhatikan pernyataan resmi dari kementerian luar negeri negara-negara terkait. Emas kini didukung oleh meningkatnya premi risiko geopolitik di Asia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 23, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Fenomena Golden Cross dan Death Cross pada Grafik Emas


HARGA EMAS HARI INI - Dalam perdagangan emas berjangka, perpotongan antara dua Moving Average utama, yaitu rata-rata 50 hari dan 200 hari, sering dianggap sebagai sinyal perubahan tren jangka panjang. Fenomena Golden Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke atas Moving Average 200 hari, yang menandakan dimulainya tren bullish yang kuat.

Sebaliknya, Death Cross terjadi ketika Moving Average 50 hari memotong ke bawah Moving Average 200 hari. Ini dianggap sebagai sinyal bearish yang menunjukkan bahwa momentum harga sedang melemah dan penurunan lebih lanjut mungkin terjadi. Sinyal-sinyal ini sangat diperhatikan oleh investor institusional dan pengelola dana besar untuk menentukan alokasi portofolio mereka.

Penting bagi trader untuk menyadari bahwa sinyal ini bersifat lagging atau tertinggal, yang berarti mereka mengonfirmasi tren yang sudah mulai terbentuk. Namun, keandalan sinyal ini dalam sejarah pasar emas menjadikannya salah satu indikator teknikal paling berpengaruh dalam menentukan arah harga untuk beberapa bulan ke depan. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 22, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekhawatiran Stagflasi Global Dorong Permintaan Emas Safe Haven


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mendapatkan dukungan dari meningkatnya diskusi mengenai risiko stagflasi global, yaitu kondisi di mana pertumbuhan ekonomi melambat namun inflasi tetap berada di level tinggi. Secara historis, emas adalah salah satu aset dengan performa terbaik selama periode stagflasi karena kemampuannya mempertahankan nilai saat mata uang kehilangan daya beli dan pasar saham cenderung stagnan.

Kenaikan biaya energi yang terus berlangsung di beberapa wilayah telah memicu kenaikan harga barang konsumsi, sementara tingkat pengangguran menunjukkan tanda-tanda peningkatan tipis. Skenario ini membuat investor merasa tidak nyaman dengan aset berisiko.

Meskipun dolar AS tetap kuat, peran emas sebagai penyimpan nilai utama menjadikannya tetap dicari oleh manajer investasi untuk mendiversifikasi risiko portofolio. Kepemilikan emas dalam dana kelolaan terpantau meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Masa depan harga emas berjangka akan ditentukan oleh rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) mendatang. Jika pertumbuhan ekonomi menunjukkan kontraksi lebih lanjut sementara inflasi tidak turun, emas kemungkinan akan mengalami reli panjang. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, December 19, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sinyal Pemulihan Ekonomi Eropa Menekan Permintaan Safe Haven Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, dibayangi oleh sinyal pemulihan ekonomi yang mulai terlihat di kawasan Euro. Data yang menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis dan kepercayaan konsumen di Eropa mengurangi kekhawatiran resesi dan menekan permintaan safe haven terhadap emas.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan Federal Reserve (The Fed) keyakinan untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat bank sentral Eropa (ECB) yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter di kawasan tersebut. Kejelasan ini akan memengaruhi sentimen risiko global dan harga emas.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, December 18, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Ketegangan Maritim di Jalur Perdagangan Utama Dongkrak Permintaan Safe Haven


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka bergerak naik tajam merespons meningkatnya ketegangan maritim di beberapa jalur perdagangan utama dunia. Insiden keamanan yang mengancam arus distribusi komoditas global ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya gangguan rantai pasokan yang bisa memicu kenaikan inflasi secara mendadak.

Investor bereaksi dengan mencari perlindungan pada aset yang kebal terhadap risiko geopolitik, dan emas kembali membuktikan perannya sebagai safe haven yang paling diandalkan. Kenaikan harga minyak yang menyertai konflik ini juga turut memberikan tekanan inflasi tambahan yang mendukung kenaikan harga emas.

Situasi di lapangan yang masih belum menentu membuat volatilitas pasar tetap tinggi. Selama risiko eskalasi militer atau hambatan perdagangan tetap ada, minat investor terhadap kontrak berjangka emas diperkirakan akan tetap berada di level yang sangat tinggi.

Pakar pasar di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menilai bahwa emas adalah aset wajib dalam kondisi darurat global. Ketika risiko geopolitik meningkat, emas seringkali menjadi satu-satunya aset yang mampu mempertahankan nilainya di tengah gejolak pasar keuangan lainnya. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 17, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Menguat Dipicu Bank of Japan Pertahankan Suku Bunga Negatif dan Naikkan Perkiraan Inflasi


HARGA EMAS HARI INI
- Pasar emas berjangka menunjukkan kenaikan yang solid hari ini, didorong oleh keputusan Bank of Japan (BOJ) untuk mempertahankan suku bunga negatif, sementara secara bersamaan menaikkan perkiraan inflasi inti mereka. Skenario ini menciptakan lingkungan yang sangat bullish bagi emas, terutama di Jepang.

Keputusan BOJ mempertahankan kebijakan ultra-longgar (suku bunga negatif) menjaga biaya peluang memegang emas tetap rendah. Namun, pada saat yang sama, kenaikan perkiraan inflasi resmi menunjukkan bahwa tekanan harga di Jepang meningkat. Hal ini secara efektif menciptakan lingkungan imbal hasil riil negatif yang lebih dalam, yang merupakan pendorong utama bagi permintaan emas sebagai lindung nilai inflasi.

Kenaikan harga emas juga didukung oleh spekulasi bahwa kebijakan ultra-longgar BOJ, meskipun suku bunga AS tinggi, dapat menjaga likuiditas global tetap melimpah, yang cenderung mendukung harga emas. Investor beralih ke emas sebagai aset yang lebih aman daripada JPY yang tertekan.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap didukung oleh kebijakan moneter divergen ini. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat bagaimana perbedaan imbal hasil antara AS dan Jepang memengaruhi Dolar AS, karena ini akan menjadi penentu utama harga emas. Emas kini didorong oleh lingkungan imbal hasil riil yang sangat negatif di Jepang. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 16, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Mengapa Imbal Hasil Obligasi Jangka Pendek Lebih Penting daripada Jangka Panjang


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun semua pergerakan imbal hasil obligasi AS memengaruhi emas, perubahan pada imbal hasil obligasi jangka pendek (seperti Treasury 2-tahun) seringkali memiliki dampak yang lebih langsung dan signifikan pada harga emas berjangka dibandingkan obligasi jangka panjang (10-tahun atau 30-tahun).

Imbal hasil jangka pendek sangat sensitif terhadap ekspektasi The Fed mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Jika pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga lebih agresif, imbal hasil 2-tahun akan melonjak. Kenaikan ini meningkatkan biaya peluang memegang emas, karena obligasi jangka pendek kini menawarkan pengembalian bebas risiko yang jauh lebih tinggi dalam waktu dekat. Dampaknya, emas cenderung jatuh.

Sebaliknya, imbal hasil jangka panjang lebih dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun imbal hasil jangka panjang yang tinggi menunjukkan inflasi yang diharapkan, yang dapat mendukung emas, kenaikan imbal hasil jangka pendek lebih cepat menekan harga emas karena secara langsung memengaruhi kebijakan moneter dan carrying costs.

Oleh karena itu, memantau pergerakan harian imbal hasil obligasi 2-tahun Treasury AS memberikan petunjuk yang lebih baik mengenai sentimen pasar terhadap kebijakan moneter The Fed dan dampaknya pada harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 15, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Ekspor Jepang yang Melonjak


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data ekspor Jepang yang melonjak tajam, mengindikasikan ketahanan permintaan global dan potensi pemulihan ekonomi Asia yang lebih kuat. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data global yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan global yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa lonjakan ekspor Jepang juga dapat memicu kenaikan harga bahan baku yang diimpor, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi di Asia dan pada akhirnya mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan ekspor dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan global terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, December 12, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Sinyal Pemulihan Ekonomi Eropa Menekan Permintaan Safe Haven Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, dibayangi oleh sinyal pemulihan ekonomi yang mulai terlihat di kawasan Euro. Data yang menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis dan kepercayaan konsumen di Eropa mengurangi kekhawatiran resesi dan menekan permintaan safe haven terhadap emas.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan Federal Reserve (The Fed) keyakinan untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat bank sentral Eropa (ECB) yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter di kawasan tersebut. Kejelasan ini akan memengaruhi sentimen risiko global dan harga emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, December 11, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di India Meningkat Pasca Musim Muson yang Baik


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik di India, menyusul laporan musim muson yang baik. Musim hujan yang sukses meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani, yang merupakan tulang punggung ekonomi pedesaan India, secara tradisional memicu peningkatan pembelian emas.

Peningkatan pendapatan di daerah pedesaan India, konsumen emas terbesar kedua di dunia, secara langsung diterjemahkan menjadi lonjakan permintaan perhiasan dan emas batangan. Permintaan fisik ini memberikan dasar harga yang stabil dan fundamental yang kuat bagi pasar berjangka.

Kondisi ekonomi pedesaan yang membaik seringkali menstabilkan permintaan emas India, menjadikannya faktor penyeimbang terhadap volatilitas pasar keuangan.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan India sebagai faktor dukungan musiman yang kuat. "Muson yang baik di India selalu merupakan kabar baik bagi harga emas global," kata seorang pakar. "Ini menunjukkan adanya kekuatan permintaan fisik yang mendasar di balik pergerakan harga." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 10, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Data Lapangan Kerja Sektor Swasta AS Melonjak


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul rilis data yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam penciptaan lapangan kerja sektor swasta AS. Angka lapangan kerja yang sangat kuat ini mengindikasikan ketahanan yang luar biasa di pasar tenaga kerja, yang meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi upah akan tetap tinggi.

Data lapangan kerja yang kuat meningkatkan optimisme pertumbuhan ekonomi AS, tetapi yang lebih penting, hal itu memperkuat kemungkinan Federal Reserve akan mempertahankan sikap hawkish, termasuk kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk mendinginkan pasar tenaga kerja. Prospek kenaikan suku bunga meningkatkan imbal hasil obligasi Treasury AS dan menguatkan dolar, sehingga menekan harga emas.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena masih ada kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan di Eropa dan Tiongkok. Permintaan fisik emas Tiongkok dan India tetap stabil, memberikan lantai harga. Emas kini menghadapi dilema antara pasar tenaga kerja AS yang kuat dan kekhawatiran resesi global.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data pasar tenaga kerja AS, terutama laporan Non-Farm Payrolls yang akan datang. Jika tren pasar tenaga kerja yang kuat berlanjut, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat dampak data ini pada ekspektasi suku bunga The Fed. Emas kini berjuang melawan indikasi pasar tenaga kerja AS yang terlalu panas. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 9, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Mengapa Imbal Hasil Obligasi Jangka Pendek Lebih Penting daripada Jangka Panjang


HARGA EMAS HARI INI
- Meskipun semua pergerakan imbal hasil obligasi AS memengaruhi emas, perubahan pada imbal hasil obligasi jangka pendek (seperti Treasury 2-tahun) seringkali memiliki dampak yang lebih langsung dan signifikan pada harga emas berjangka dibandingkan obligasi jangka panjang (10-tahun atau 30-tahun).

Imbal hasil jangka pendek sangat sensitif terhadap ekspektasi The Fed mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Jika pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga lebih agresif, imbal hasil 2-tahun akan melonjak. Kenaikan ini meningkatkan biaya peluang memegang emas, karena obligasi jangka pendek kini menawarkan pengembalian bebas risiko yang jauh lebih tinggi dalam waktu dekat. Dampaknya, emas cenderung jatuh.

Sebaliknya, imbal hasil jangka panjang lebih dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun imbal hasil jangka panjang yang tinggi menunjukkan inflasi yang diharapkan, yang dapat mendukung emas, kenaikan imbal hasil jangka pendek lebih cepat menekan harga emas karena secara langsung memengaruhi kebijakan moneter dan carrying costs.

Oleh karena itu, memantau pergerakan harian imbal hasil obligasi 2-tahun Treasury AS memberikan petunjuk yang lebih baik mengenai sentimen pasar terhadap kebijakan moneter The Fed dan dampaknya pada harga emas berjangka. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, December 5, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Investor Bersiap Hadapi Tahun Baru, Emas Bergerak Mendatar


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pergerakan mendatarnya hari ini, seiring dengan investor yang bersiap untuk liburan akhir tahun dan mengurangi aktivitas perdagangan. Pasar cenderung mencari kejelasan mengenai prospek ekonomi tahun 2026 sebelum mengambil posisi baru yang signifikan.

Prospek suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang tinggi untuk waktu yang lama tetap menjadi sentimen negatif utama. Suku bunga yang tinggi terus meningkatkan biaya peluang investasi emas. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, ketidakpastian yang selalu ada saat pergantian tahun, terutama terkait risiko geopolitik dan potensi krisis utang, memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran risiko sistemik membuat emas tetap relevan sebagai aset perlindungan.

Para pelaku pasar akan mencermati pidato akhir tahun dari pejabat bank sentral yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan di tahun 2026. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya saat pasar kembali aktif - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, December 4, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Asia Tenggara Meningkat Akibat Ketidakpastian Politik


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di beberapa negara Asia Tenggara. Peningkatan permintaan ini didorong oleh ketidakpastian politik domestik dan mata uang yang volatile di kawasan tersebut, mendorong masyarakat untuk mengamankan kekayaan mereka.

Ketidakpastian politik di Asia Tenggara, meskipun regional, mendorong investor dan masyarakat umum untuk beralih ke emas sebagai aset yang tidak terpengaruh oleh gejolak domestik. Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang paling aman di tengah risiko politik.

Laporan dari pedagang emas menunjukkan adanya peningkatan premi harga emas fisik di beberapa ibu kota Asia Tenggara, mengindikasikan tingginya permintaan lokal.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Asia Tenggara sebagai faktor pendukung penting. "Ketidakpastian politik dan mata uang di Asia Tenggara menciptakan permintaan emas yang kuat sebagai lindung nilai," kata seorang pakar. "Permintaan ini membantu menjaga harga emas di pasar global tetap stabil." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, December 3, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Data PDB Tiongkok Melampaui Ekspektasi Pasar


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan. Angka PDB yang optimis ini memicu sentimen risk-on global, karena Tiongkok adalah mesin pertumbuhan ekonomi Asia dan konsumen komoditas utama.

Data PDB Tiongkok yang kuat meningkatkan optimisme pertumbuhan global, yang cenderung mengarahkan investor menjauh dari aset safe-haven seperti emas dan menuju aset yang lebih berisiko (saham dan komoditas industri). Prospek pertumbuhan global yang lebih cepat mengurangi kebutuhan untuk lindung nilai risiko sistemik, sehingga menekan harga emas berjangka. Sentimen ini diperparah oleh penguatan Dolar AS.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena masih ada kekhawatiran mengenai sektor properti Tiongkok yang masih rentan dan masalah utang domestik. Permintaan fisik emas Tiongkok tetap stabil, memberikan lantai harga. Emas kini menghadapi dilema antara data pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang optimis dan kekhawatiran struktural yang mendasarinya.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data ekonomi Tiongkok yang mencerminkan permintaan riil dan kesehatan sektor properti. Jika tren pertumbuhan kuat berlanjut, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat stimulus kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Tiongkok. Emas kini berjuang melawan indikasi pertumbuhan yang kuat di ekonomi terbesar kedua di dunia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, December 2, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Analisis Pola Candle Stick untuk Strategi Trading Emas


HARGA EMAS HARI INI - Bagi para trader emas berjangka, analisis teknikal sering melibatkan interpretasi pola candlestick Jepang. Pola-pola ini adalah representasi visual dari aksi harga dalam periode waktu tertentu dan dapat memberikan sinyal yang kuat mengenai pembalikan tren atau kelanjutan tren harga.

Pola-pola pembalikan tren yang sering dicari dalam trading emas meliputi "Hammer" dan "Inverted Hammer" (di dasar tren turun) atau "Shooting Star" dan "Hanging Man" (di puncak tren naik). Pola-pola ini mengindikasikan bahwa sentimen pasar mungkin sedang berubah, memberikan sinyal potensi masuk atau keluar dari posisi. Misalnya, munculnya pola Hammer setelah penurunan harga emas yang panjang dapat mengindikasikan bahwa tekanan jual telah melemah dan pembeli mulai masuk.

Selain itu, pola kelanjutan tren, seperti "Marubozu" (candle panjang tanpa sumbu) atau "Three White Soldiers," memberikan konfirmasi bahwa tren saat ini kuat dan kemungkinan akan berlanjut. Pola-pola ini membantu trader untuk tetap berada dalam posisi mereka. Kombinasi beberapa pola candlestick seringkali memberikan sinyal yang lebih handal.

Meskipun pola candlestick harus digunakan bersama dengan indikator teknikal lain seperti RSI atau Moving Average, mereka adalah alat visual yang cepat untuk memahami psikologi pasar di balik pergerakan harga emas. Keakuratan interpretasi pola ini sangat penting untuk eksekusi yang tepat di pasar berjangka yang bergerak cepat. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, December 1, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Produksi Kapal AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data produksi kapal dan peralatan maritim AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka produksi yang tinggi mengindikasikan ketahanan sektor industri tertentu dan optimisme tentang belanja modal. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa produksi yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga baja dan komoditas input lainnya, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan industri dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 28, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Investor Bersiap Hadapi Tahun Baru, Emas Bergerak Mendatar


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pergerakan mendatarnya hari ini, seiring dengan investor yang bersiap untuk liburan akhir tahun dan mengurangi aktivitas perdagangan. Pasar cenderung mencari kejelasan mengenai prospek ekonomi tahun 2026 sebelum mengambil posisi baru yang signifikan.

Prospek suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang tinggi untuk waktu yang lama tetap menjadi sentimen negatif utama. Suku bunga yang tinggi terus meningkatkan biaya peluang investasi emas. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, ketidakpastian yang selalu ada saat pergantian tahun, terutama terkait risiko geopolitik dan potensi krisis utang, memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran risiko sistemik membuat emas tetap relevan sebagai aset perlindungan.

Para pelaku pasar akan mencermati pidato akhir tahun dari pejabat bank sentral yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan di tahun 2026. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya saat pasar kembali aktif.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 27, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Asia Tenggara Meningkat Akibat Ketidakpastian Politik


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di beberapa negara Asia Tenggara. Peningkatan permintaan ini didorong oleh ketidakpastian politik domestik dan mata uang yang volatile di kawasan tersebut, mendorong masyarakat untuk mengamankan kekayaan mereka.

Ketidakpastian politik di Asia Tenggara, meskipun regional, mendorong investor dan masyarakat umum untuk beralih ke emas sebagai aset yang tidak terpengaruh oleh gejolak domestik. Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang paling aman di tengah risiko politik.

Laporan dari pedagang emas menunjukkan adanya peningkatan premi harga emas fisik di beberapa ibu kota Asia Tenggara, mengindikasikan tingginya permintaan lokal.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Asia Tenggara sebagai faktor pendukung penting. "Ketidakpastian politik dan mata uang di Asia Tenggara menciptakan permintaan emas yang kuat sebagai lindung nilai," kata seorang pakar. "Permintaan ini membantu menjaga harga emas di pasar global tetap stabil." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, November 26, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, November 25, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Melemah Setelah Kenaikan Output Produksi Emas Global


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul laporan yang menunjukkan kenaikan signifikan dalam output produksi emas global, terutama dari tambang-tambang di Amerika Selatan dan Afrika. Peningkatan pasokan ini mengindikasikan bahwa tekanan sisi pasokan dapat membatasi kenaikan harga lebih lanjut, meskipun ada permintaan investasi yang kuat.

Laporan kenaikan produksi menunjukkan bahwa insentif harga yang tinggi di masa lalu telah mendorong perusahaan pertambangan untuk meningkatkan operasi dan memproses cadangan dengan kadar yang lebih rendah. Surplus pasokan yang diperkirakan ini memberikan sentimen bearish ke pasar berjangka, meskipun dampaknya biasanya lebih terasa di pasar fisik. Pasar berjangka bereaksi dengan mengurangi premi risiko pasokan.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena faktor permintaan tetap kuat, terutama dari bank sentral dan investor ritel yang mencari lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik. Kelemahan pasokan jangka pendek diimbangi oleh permintaan institusional yang konsisten. Emas kini menghadapi dilema antara peningkatan pasokan dan permintaan yang didorong oleh risiko makroekonomi.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap laporan produksi triwulanan dari perusahaan pertambangan besar. Jika tren peningkatan output berlanjut, tekanan jual sisi pasokan kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat keseimbangan global antara pasokan tambang dan permintaan investasi/bank sentral. Emas kini berjuang melawan indikasi potensi surplus pasokan. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id 

Monday, November 24, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Penjualan Mobil AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data penjualan mobil AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka penjualan yang tinggi mengindikasikan ketahanan belanja konsumen dan optimisme terhadap ekonomi AS. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa permintaan mobil yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga suku cadang dan input industri, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan konsumsi dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 21, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Ekspektasi Suku Bunga Puncak The Fed Menahan Kenaikan Emas

 

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, dibayangi oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin telah mendekati atau mencapai suku bunga puncaknya, namun akan mempertahankannya di level tinggi untuk waktu yang lama. Prospek 'tinggi lebih lama' ini secara signifikan meningkatkan biaya peluang investasi emas.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan The Fed keyakinan untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat The Fed yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai durasi suku bunga tinggi. Kejelasan ini akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya - PT RIFINDO FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 20, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Daun di Timur Tengah Melonjak Jelang Musim Haji


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari lonjakan permintaan emas fisik, terutama emas daun dan perhiasan, di negara-negara Timur Tengah menjelang musim haji dan perayaan. Peningkatan permintaan musiman ini memberikan dasar harga yang solid, terutama di tengah peningkatan kekayaan regional dari harga energi yang tinggi.

Emas memiliki nilai budaya dan keagamaan yang mendalam di Timur Tengah, dan pembeliannya meningkat selama periode perayaan dan libur besar. Permintaan fisik yang kuat ini membantu menahan tekanan jual dari pasar keuangan Barat.

Laporan menunjukkan bahwa pedagang regional meningkatkan impor emas untuk memenuhi permintaan yang diantisipasi dari peziarah dan konsumen domestik. Faktor musiman ini seringkali menjadi pendorong yang andal di pasar emas.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat permintaan Timur Tengah sebagai faktor pendukung jangka pendek yang penting. "Permintaan emas dari Timur Tengah selama periode perayaan adalah tradisi yang kuat. Ini memberikan dukungan fundamental dan membantu menjaga harga di atas level support kunci," kata seorang pakar. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Tuesday, November 18, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, November 17, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Produksi Kendaraan AS yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data produksi kendaraan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Angka produksi yang tinggi mengindikasikan ketahanan sektor manufaktur AS dan optimisme tentang belanja konsumen. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data AS yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi. Prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat cenderung menekan permintaan safe haven untuk emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa produksi yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga komoditas input, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan manufaktur dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, November 14, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Suku Bunga Tinggi The Fed Terus Menahan Kenaikan Emas


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya hari ini, seiring dengan semakin kuatnya ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuannya di level tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Suku bunga yang tinggi secara signifikan meningkatkan biaya peluang investasi emas, menjadikannya kurang menarik dibandingkan obligasi pemerintah.

Pelemahan ini diperparah oleh data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan, memberikan The Fed ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Dolar AS yang kuat juga turut menekan harga emas.

Namun, potensi perlambatan ekonomi global akibat kebijakan moneter ketat di banyak negara memberikan batas bawah bagi penurunan harga emas. Kekhawatiran resesi dapat memicu permintaan safe haven kembali. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral global juga terus memberikan dukungan.

Para pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan dari pejabat The Fed yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga. Kejelasan arah kebijakan The Fed akan menjadi penentu utama pergerakan harga emas selanjutnya - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 13, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Ritel Global Memanfaatkan Harga di Level Support

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan dari pembelian fisik yang agresif di pasar ritel global, yang memanfaatkan harga yang sedang menguji level support teknikal kunci. Investor individu dan toko perhiasan melihat penurunan harga minor sebagai peluang untuk menambah kepemilikan mereka dengan harga yang lebih baik.

Permintaan fisik yang kuat di level harga ini menunjukkan adanya kepercayaan yang mendasar dari konsumen dan investor ritel terhadap nilai jangka panjang emas. Pembelian ini berfungsi sebagai "lantai harga" yang penting, membantu mencegah penurunan harga yang lebih dalam.

Laporan dari pusat-pusat perdagangan di Asia dan Timur Tengah mengonfirmasi adanya lonjakan permintaan emas batangan dan koin, seiring investor memanfaatkan harga di bawah level resistansi utama.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG melihat ini sebagai sinyal bullish yang kuat. "Permintaan ritel yang muncul di level support adalah indikasi bahwa harga emas di level tersebut dianggap murah," kata seorang pakar. "Ini memberikan dukungan fundamental yang diperlukan untuk memicu pemulihan harga." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, November 12, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga Emas Berjangka Tertekan oleh Peningkatan Tajam Persediaan Emas di Shanghai Gold Exchange

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan jual hari ini, dengan harga menurun menyusul laporan peningkatan tajam dalam persediaan emas yang tercatat di Shanghai Gold Exchange (SGE). Peningkatan persediaan ini mengindikasikan bahwa permintaan fisik di Tiongkok, konsumen emas terbesar, mungkin tidak sekuat yang diperkirakan atau bahwa pasokan yang mengalir melalui bursa telah meningkat secara tiba-tiba. Surplus pasokan ini memberikan sentimen bearish ke pasar global.

Meskipun Tiongkok adalah konsumen emas fisik utama, peningkatan mendadak dalam persediaan SGE seringkali diinterpretasikan sebagai indikasi kelemahan jangka pendek dalam permintaan ritel atau pemindahan pasokan strategis. Reaksi pasar berjangka di Barat terhadap data ini menunjukkan bahwa trader sedang menimbang kembali optimisme mereka terhadap permintaan fisik Tiongkok. Pelemahan permintaan fisik ini memperburuk tekanan yang ada dari imbal hasil obligasi AS yang tinggi.

Penurunan harga emas berjangka, bagaimanapun, terbatas, karena laporan persediaan SGE harus diimbangi dengan pembelian bank sentral yang kuat dan ketidakpastian geopolitik. Permintaan pembelian strategis oleh bank sentral Asia, khususnya, membantu mencegah penurunan harga yang lebih parah. Emas kini menghadapi dilema antara data pasokan/permintaan fisik Tiongkok dan faktor-faktor makroekonomi dan geopolitik yang lebih luas.

Dalam jangka pendek, harga emas berjangka akan tetap sensitif terhadap data persediaan dan arus masuk/keluar di bursa fisik utama seperti SGE. Jika persediaan terus meningkat, tekanan jual kemungkinan akan berlanjut. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat permintaan perhiasan dan batangan Tiongkok. Emas kini berjuang melawan indikasi potensi kelemahan dalam permintaan fisik terbesar di dunia. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, November 11, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Korelasi Emas dengan Permintaan Komoditas Industri Lain


HARGA EMAS HARI INI - Meskipun emas dianggap sebagai logam mulia dan aset safe haven, pergerakannya kadang-kadang berkorelasi dengan komoditas industri lainnya, seperti tembaga atau perak, terutama pada periode pertumbuhan ekonomi yang kuat. Tembaga, yang sering disebut "Dr. Copper" karena kemampuannya memprediksi kesehatan ekonomi, dan perak, yang memiliki aplikasi industri yang signifikan, adalah komoditas siklis.

Pada saat ekonomi global tumbuh pesat, permintaan industri terhadap tembaga dan perak meningkat. Ini menunjukkan sentimen "risk-on" di pasar komoditas. Emas, meskipun terutama aset non-siklis, dapat naik bersama komoditas ini karena faktor likuiditas global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas secara umum yang memicu kekhawatiran inflasi.

Korelasi ini menjadi penting ketika pasar mencoba membedakan antara kenaikan harga emas yang didorong oleh risk-off (ketakutan geopolitik atau resesi) dan kenaikan yang didorong oleh risk-on (pertumbuhan, inflasi, dan likuiditas). Jika emas naik bersama dengan tembaga, itu lebih cenderung mencerminkan ekspektasi inflasi dan pertumbuhan yang tinggi, bukan ketakutan resesi.

Oleh karena itu, menganalisis indeks komoditas industri dapat memberikan wawasan tambahan bagi trader emas berjangka. Korelasi positif atau negatif yang berubah-ubah dengan komoditas lain membantu dalam mengidentifikasi pendorong utama pergerakan harga emas saat ini. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, November 10, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data PMI Global yang Positif

 

HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data Indeks Manajer Pembelian (PMI) global yang lebih baik dari perkiraan, menunjukkan pemulihan di sektor manufaktur di beberapa negara besar. Data yang positif ini mengurangi kekhawatiran resesi dan memicu selera risiko global, yang merugikan emas sebagai aset safe haven.

Penguatan dolar AS terjadi karena data global yang kuat dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi, karena prospek pertumbuhan global yang lebih baik dapat meningkatkan permintaan dan inflasi.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa data global yang kuat juga dapat memicu lonjakan harga komoditas, yang dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi yang pada akhirnya akan mendukung emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal pertumbuhan global dengan risiko inflasi. Jika prospek pertumbuhan terus membaik, emas mungkin menghadapi tekanan. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, November 6, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas di Asia Menguat Akibat Devaluasi Mata Uang Lokal

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mendapat dukungan kuat dari lonjakan permintaan fisik di beberapa negara Asia, di mana mata uang lokal terus mengalami devaluasi terhadap Dolar AS. Melemahnya mata uang lokal ini membuat emas menjadi tempat berlindung yang semakin vital bagi investor dan masyarakat umum di kawasan tersebut untuk mempertahankan daya beli kekayaan mereka.

Devaluasi mata uang, yang diperparah oleh utang luar negeri dan inflasi domestik, mendorong masyarakat untuk mengalihkan tabungan mereka dari mata uang fiat ke emas. Emas dilihat sebagai penyimpan nilai yang lebih andal dan universal.

Laporan dari pedagang emas di beberapa pusat perdagangan Asia menunjukkan adanya premi harga yang signifikan untuk emas fisik dibandingkan harga spot global, mengindikasikan tingginya permintaan lokal.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG menyoroti peran emas sebagai pelindung mata uang. "Krisis mata uang di Asia meningkatkan permintaan emas sebagai alat lindung nilai yang efektif," kata seorang pakar. "Permintaan ini memberikan dukungan struktural yang penting bagi harga emas di pasar global." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, November 5, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Tipis Menjelang Rilis Data Neraca Perdagangan Tiongkok


HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak dalam rentang perdagangan yang ketat hari ini, menunjukkan fase konsolidasi tipis menjelang rilis data neraca perdagangan Tiongkok. Data ini sangat krusial karena Tiongkok adalah konsumen emas fisik terbesar dan pemain utama dalam rantai pasokan global. Pasar menunggu petunjuk mengenai kesehatan permintaan domestik dan internasional Tiongkok, yang akan memengaruhi sentimen harga emas dan prospek ekonomi global secara keseluruhan.

Jika neraca perdagangan Tiongkok menunjukkan angka ekspor yang kuat, hal itu akan meningkatkan optimisme pertumbuhan global, yang dapat menekan emas. Sebaliknya, jika data menunjukkan penurunan impor dan ekspor yang signifikan, hal itu akan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi, yang akan mendorong permintaan safe-haven untuk emas. Ketidakpastian mengenai hasil data ini membatasi pergerakan harga emas berjangka, karena para trader enggan mengambil posisi besar sebelum adanya kejelasan.

Konsolidasi harga mencerminkan minimnya komitmen baru dari investor sebelum adanya kejelasan data ekonomi utama. Pergerakan harga didorong oleh fluktuasi kecil pada dolar AS dan imbal hasil obligasi. Meskipun terjadi jeda, emas masih mendapat dukungan mendasar dari pembelian bank sentral dan risiko geopolitik yang berkelanjutan, yang membatasi potensi penurunan harga secara signifikan di tengah perdagangan yang lambat.

Prospek jangka pendek emas berjangka akan ditentukan segera setelah rilis data perdagangan Tiongkok. Analis pasar memperkirakan pergerakan harga yang signifikan, terutama jika data tersebut mengejutkan pasar. Investor disarankan untuk memprioritaskan manajemen risiko dan menunggu kejelasan dari data ini, karena hal ini akan menjadi katalis utama untuk prospek permintaan fisik emas dan sentimen pertumbuhan global. Emas berada dalam mode "tunggu dan lihat" yang berhati-hati. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Monday, November 3, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Kekuatan Dolar AS Menghambat Emas Pasca Rilis Data Keyakinan Bisnis Zona Euro yang Kuat


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menghadapi tekanan akibat penguatan dolar AS yang signifikan. Kekuatan dolar ini terutama didorong oleh rilis data keyakinan bisnis Zona Euro yang lebih kuat dari perkiraan. Angka yang positif di Eropa memicu spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin akan mengambil sikap yang lebih hawkish, meningkatkan prospek perbedaan kebijakan moneter dengan AS. Ironisnya, hal ini menyebabkan pelemahan Euro terhadap Dolar AS, yang pada gilirannya menekan harga emas.

Penguatan dolar AS menunjukkan bahwa pasar masih fokus pada kekuatan relatif mata uang. Selama ada kekhawatiran tentang kebijakan bank sentral di luar AS, dolar AS cenderung menguat, menekan harga emas.

Namun, beberapa analis berpendapat bahwa data keyakinan bisnis yang kuat juga dapat mengurangi kekhawatiran resesi global, yang dapat memengaruhi sentimen risiko pasar secara keseluruhan dan menstabilkan permintaan safe haven untuk emas.

Masa depan harga emas berjangka akan sangat bergantung pada bagaimana pasar menyeimbangkan sinyal ekonomi dari berbagai kawasan. Jika ECB mengadopsi sikap yang lebih hawkish, dolar AS mungkin melemah, yang akan menguntungkan emas. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, October 31, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Risiko Resesi Global Redup, Emas Kehilangan Daya Tarik Safe Haven

 

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka kembali melemah hari ini, karena risiko resesi global semakin meredup di mata investor. Optimisme terhadap ketahanan ekonomi AS dan prospek pemulihan di negara-negara maju lain mengurangi permintaan untuk emas sebagai aset perlindungan di masa sulit. Investor cenderung beralih ke aset berisiko dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Pelemahan ini diperkuat oleh penguatan dolar AS dan yield obligasi AS yang melonjak. Kenaikan yield obligasi mencerminkan ekspektasi bahwa bank sentral global, dipimpin oleh Federal Reserve (The Fed), akan terus fokus pada pengetatan moneter untuk memerangi inflasi yang membandel.

Meskipun demikian, potensi gejolak di pasar energi dan pangan akibat ketegangan geopolitik masih memberikan alasan bagi investor untuk mempertahankan emas sebagai lindung nilai inflasi. Emas secara historis berfungsi sebagai penyimpan nilai yang baik saat harga-harga komoditas melonjak.

Ke depan, para pelaku pasar akan mencermati rilis notulen pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Notulen ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang pandangan The Fed terhadap inflasi dan prospek suku bunga di masa mendatang, yang akan sangat memengaruhi pergerakan harga emas - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, October 30, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas Berjangka Meningkat Akibat Penurunan Kinerja Pasar Saham Global


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menguat hari ini, seiring investor mengalihkan dana dari pasar saham global yang lesu. Laporan kinerja perusahaan yang mengecewakan di beberapa sektor teknologi dan kekhawatiran tentang valuasi yang terlalu tinggi memicu aksi jual di bursa saham, yang mendorong arus modal ke aset yang lebih aman.

Pasar ekuitas global menghadapi tantangan berupa biaya pinjaman yang tinggi, inflasi biaya, dan prospek pertumbuhan ekonomi yang melambat. Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan risiko dan mendorong investor untuk mengurangi eksposur mereka di saham yang berisiko.

Emas, dengan statusnya sebagai tempat berlindung di tengah krisis, diuntungkan dari peningkatan sentimen "risk-off". Hubungan terbalik antara pasar saham yang volatile dan harga emas kembali terlihat jelas dalam sesi perdagangan ini.

Analis di RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG memperkirakan tren ini akan berlanjut. "Selama prospek pasar saham global tetap suram dan penuh tantangan, permintaan untuk emas akan terus meningkat sebagai lindung nilai portofolio," kata seorang pakar pasar. "Emas adalah asuransi yang dibutuhkan investor saat ini." RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG.

sumber : newsmaker.id

Wednesday, October 29, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Konsolidasi Tipis Menjelang Rilis Data Neraca Perdagangan Tiongkok

 

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka bergerak dalam rentang perdagangan yang ketat hari ini, menunjukkan fase konsolidasi tipis menjelang rilis data neraca perdagangan Tiongkok. Data ini sangat krusial karena Tiongkok adalah konsumen emas fisik terbesar dan pemain utama dalam rantai pasokan global. Pasar menunggu petunjuk mengenai kesehatan permintaan domestik dan internasional Tiongkok, yang akan memengaruhi sentimen harga emas dan prospek ekonomi global secara keseluruhan.

Jika neraca perdagangan Tiongkok menunjukkan angka ekspor yang kuat, hal itu akan meningkatkan optimisme pertumbuhan global, yang dapat menekan emas. Sebaliknya, jika data menunjukkan penurunan impor dan ekspor yang signifikan, hal itu akan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi, yang akan mendorong permintaan safe-haven untuk emas. Ketidakpastian mengenai hasil data ini membatasi pergerakan harga emas berjangka, karena para trader enggan mengambil posisi besar sebelum adanya kejelasan.

Konsolidasi harga mencerminkan minimnya komitmen baru dari investor sebelum adanya kejelasan data ekonomi utama. Pergerakan harga didorong oleh fluktuasi kecil pada dolar AS dan imbal hasil obligasi. Meskipun terjadi jeda, emas masih mendapat dukungan mendasar dari pembelian bank sentral dan risiko geopolitik yang berkelanjutan, yang membatasi potensi penurunan harga secara signifikan di tengah perdagangan yang lambat.

Prospek jangka pendek emas berjangka akan ditentukan segera setelah rilis data perdagangan Tiongkok. Analis pasar memperkirakan pergerakan harga yang signifikan, terutama jika data tersebut mengejutkan pasar. Investor disarankan untuk memprioritaskan manajemen risiko dan menunggu kejelasan dari data ini, karena hal ini akan menjadi katalis utama untuk prospek permintaan fisik emas dan sentimen pertumbuhan global. Emas berada dalam mode "tunggu dan lihat" yang berhati-hati. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id

Tuesday, October 28, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Pengaruh Valuasi Mata Uang Lain Selain Dolar AS pada Harga Emas

 

HARGA EMAS HARI INI - Meskipun Dolar AS adalah mata uang utama yang menentukan harga emas secara langsung, pergerakan mata uang utama lainnya seperti Euro, Yen Jepang, dan Yuan Tiongkok juga secara tidak langsung memengaruhi pasar emas berjangka. Fluktuasi nilai mata uang-mata uang ini terhadap Dolar AS dapat mengubah dinamika permintaan dan penawaran emas di kawasan yang berbeda.

Ketika mata uang utama selain Dolar AS menguat, seperti Euro atau Yen, hal itu membuat Dolar AS melemah. Dolar AS yang lebih lemah secara umum membuat emas menjadi lebih murah bagi investor non-AS, sehingga mendorong permintaan global dan mendukung kenaikan harga emas. Hubungan korelasi terbalik ini seringkali menjadi sinyal kuat untuk beli atau jual.

Selain itu, kebijakan moneter dari bank sentral besar lainnya (seperti Bank Sentral Eropa atau Bank of Japan) juga penting. Jika bank-bank sentral ini mengadopsi kebijakan yang sangat longgar (seperti suku bunga rendah atau program pembelian aset), hal ini dapat memicu kekhawatiran akan devaluasi mata uang tersebut. Emas, sekali lagi, berfungsi sebagai lindung nilai dari devaluasi mata uang, sehingga meningkatkan permintaannya di kawasan tersebut.

Oleh karena itu, menganalisis indeks Dolar AS (DXY) saja tidak cukup. Trader emas berjangka perlu mempertimbangkan gambaran yang lebih luas tentang pasar valuta asing global. Pergeseran kekuatan ekonomi dan kebijakan moneter di Eropa dan Asia dapat menjadi pendorong tersembunyi yang memengaruhi harga emas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id