Thursday, July 31, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Dolar AS Melemah, Beri Dorongan Signifikan untuk Harga Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Pelemahan nilai dolar AS baru-baru ini telah memberikan dorongan signifikan bagi harga emas berjangka, karena logam mulia ini secara historis memiliki hubungan terbalik dengan mata uang AS. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan permintaan dan menopang harga. Penurunan nilai dolar ini sebagian besar disebabkan oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve AS mungkin akan mengadopsi sikap yang lebih dovish dalam kebijakan moneternya di masa mendatang, terutama jika data inflasi terus menunjukkan tren penurunan dan pertumbuhan ekonomi melambat.

Selain ekspektasi kebijakan moneter, pelemahan dolar juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti defisit anggaran AS yang membengkak atau meningkatnya ketidakpastian politik di Amerika Serikat. Investor yang mencari diversifikasi dari dolar AS seringkali beralih ke emas sebagai alternatif yang aman. Aliran modal keluar dari dolar dan masuk ke aset safe-haven lainnya, termasuk emas, dapat menciptakan siklus positif bagi harga logam kuning ini. Emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap risiko depresiasi mata uang.

Korelasi negatif antara dolar dan emas merupakan prinsip dasar dalam analisis pasar komoditas. Trader emas berjangka secara rutin memantau indeks dolar AS (DXY) untuk mengukur potensi pergerakan harga emas. Jika tren pelemahan dolar berlanjut, kemungkinan besar akan memberikan dukungan berkelanjutan bagi harga emas. Namun, penting untuk dicatat bahwa korelasi ini tidak selalu sempurna dan faktor-faktor lain, seperti sentimen risiko global atau perubahan fundamental penawaran dan permintaan emas, juga dapat memengaruhi harga.

Investor perlu terus memantau data ekonomi AS, termasuk laporan inflasi, data pekerjaan, dan pernyataan dari pejabat Federal Reserve, karena semua ini dapat memengaruhi arah pergerakan dolar AS. Potensi pembalikan tren pada dolar dapat menciptakan tekanan pada harga emas, sehingga manajemen risiko yang efektif sangat penting. Menggabungkan analisis fundamental dengan analisis teknikal dapat membantu investor membuat keputusan yang lebih tepat di tengah volatilitas pasar - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 30, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Volatilitas Pasar Mata Uang Picu Kenaikan Harga Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Ketidakstabilan di pasar mata uang global menjadi pendorong utama kenaikan harga emas berjangka pada perdagangan hari ini. Pelemahan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama, terutama yen Jepang dan euro, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Situasi ini mendorong peningkatan permintaan dan mengangkat harga logam mulia tersebut.

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pelemahan dolar AS meliputi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve, defisit anggaran AS yang membengkak, dan ketidakpastian seputar hasil pemilihan presiden AS yang akan datang. Investor mencari aset alternatif untuk melindungi nilai kekayaan mereka dari depresiasi mata uang. Emas, dengan sejarah panjangnya sebagai penyimpan nilai, menjadi pilihan yang populer.

Selain dolar AS, fluktuasi mata uang negara berkembang juga turut mempengaruhi pasar emas. Gejolak politik dan ekonomi di beberapa negara berkembang mendorong investor lokal untuk mengalihkan aset mereka ke emas sebagai lindung nilai. Permintaan yang didorong oleh mata uang ini menambah tekanan beli di pasar berjangka global.

PT Rifan Financindo Bandung menyarankan klien untuk memperhatikan dinamika pasar mata uang global saat melakukan trading emas berjangka. Pemahaman tentang korelasi antara mata uang dan harga emas dapat membantu dalam mengambil keputusan trading yang lebih informatif. Perusahaan ini menyediakan alat analisis dan berita pasar yang relevan untuk membantu klien dalam navigasi pasar yang kompleks ini - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, July 29, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Permintaan Emas Berjangka Meningkat di Tengah Pelemahan Prospek Ekonomi Global


HARGA EMAS HARI INI - Permintaan emas berjangka dilaporkan mengalami peningkatan signifikan di tengah pelemahan prospek ekonomi global yang semakin nyata. Berbagai lembaga internasional, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF), telah merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia, mengindikasikan potensi resesi di beberapa negara besar. Kondisi ini secara tradisional mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap aman seperti emas, sebagai perlindungan terhadap volatilitas pasar saham dan potensi penurunan nilai mata uang. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi di Tiongkok juga turut memicu sentimen risk-off di pasar global.

Laporan dari World Gold Council (WGC) menyoroti peningkatan permintaan perhiasan dan batangan emas dari konsumen ritel di Asia, yang mengindikasikan kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai penyimpan nilai jangka panjang. Selain itu, bank sentral di berbagai negara juga terus mengakumulasi emas, menunjukkan upaya diversifikasi cadangan devisa dan antisipasi terhadap skenario ekonomi yang tidak menguntungkan. Akuisisi emas oleh bank sentral ini memberikan dukungan fundamental yang kuat bagi harga logam mulia.

Namun, penguatan dolar AS dan potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral utama, terutama Federal Reserve, dapat menjadi hambatan bagi kenaikan harga emas. Dolar yang kuat membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, sementara kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas. Oleh karena itu, investor perlu memperhatikan dinamika kedua faktor ini secara cermat. Data ekonomi yang menunjukkan perlambatan inflasi yang signifikan juga dapat mengurangi daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.

Dalam jangka pendek, pergerakan harga emas akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi makro dan perkembangan geopolitik. Investor disarankan untuk memantau indikator seperti Purchasing Managers' Index (PMI) dan data perdagangan internasional untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kesehatan ekonomi global. Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa faktor penekan, prospek emas berjangka tetap positif selama kekhawatiran akan perlambatan ekonomi dan ketidakpastian masih mendominasi narasi pasar - RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, July 28, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Peran Emas Berjangka di Tengah Krisis Energi Global: Lindung Nilai Baru?

 

HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menunjukkan reaksi yang menarik di tengah krisis energi global yang masih berlanjut, terutama dipicu oleh pasokan yang terbatas dan konflik geopolitik. Lonjakan harga komoditas energi, seperti minyak dan gas, telah menambah tekanan inflasi dan meningkatkan kekhawatiran resesi di banyak negara. Dalam skenario ini, beberapa investor melihat emas sebagai lindung nilai potensial tidak hanya terhadap inflasi umum tetapi juga terhadap ketidakstabilan ekonomi yang disebabkan oleh guncangan energi. Emas seringkali menjadi pilihan utama saat ketidakpastian ekonomi meningkat, dan krisis energi saat ini menambah lapisan kompleksitas.

Dampak krisis energi terasa di berbagai sektor ekonomi, dari industri manufaktur hingga rumah tangga, yang memicu kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan global. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mencari aset yang dapat melindungi nilai portofolio mereka dari gejolak pasar. Meskipun emas tidak secara langsung terkait dengan sektor energi, perannya sebagai aset safe haven membuatnya relevan di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh guncangan pasokan dan harga energi. Kekhawatiran akan stagflasi—kondisi inflasi tinggi dengan pertumbuhan ekonomi rendah—juga dapat meningkatkan daya tarik emas.

Namun, tantangannya adalah bagaimana emas akan berkinerja dibandingkan dengan komoditas lain yang juga diuntungkan dari kenaikan harga energi. Beberapa analis berpendapat bahwa komoditas energi itu sendiri mungkin menawarkan lindung nilai yang lebih langsung terhadap krisis energi. Namun, volatilitas ekstrem di pasar energi juga dapat membuat investor lebih nyaman dengan aset yang kurang volatil seperti emas. Keputusan investasi akan sangat bergantung pada prospek jangka panjang dari krisis energi dan dampaknya terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Masa depan harga emas berjangka di tengah krisis energi akan sangat ditentukan oleh sejauh mana krisis ini memicu perlambatan ekonomi yang signifikan atau eskalasi konflik geopolitik. Jika krisis energi menyebabkan resesi yang dalam, permintaan untuk emas sebagai aset safe haven kemungkinan akan meningkat. Namun, jika pemerintah dan bank sentral berhasil mengelola dampak krisis tanpa memicu krisis ekonomi yang lebih luas, peran emas mungkin akan lebih terbatas. Pemantauan ketat terhadap perkembangan di pasar energi dan respons kebijakan global menjadi krusial. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, July 25, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Fisik Emas Melonjak, Dukung Harga Berjangka



HARGA EMAS HARI INI - Permintaan fisik emas dari negara-negara konsumen utama seperti Tiongkok dan India dilaporkan melonjak tajam, memberikan dukungan kuat bagi harga emas berjangka di pasar global. Peningkatan permintaan ini seringkali menjadi indikator kuat bagi tren harga emas secara keseluruhan, karena menunjukkan adanya kebutuhan riil di luar spekulasi pasar. Liburan tradisional di Asia, bersamaan dengan kondisi ekonomi yang membaik di beberapa negara, telah mendorong konsumen untuk membeli perhiasan dan batangan emas. Peningkatan volume pembelian fisik ini secara langsung berkontribusi pada pengetatan pasokan di pasar, yang pada gilirannya mendorong kenaikan harga pada kontrak berjangka.

Selain permintaan perhiasan, minat investor ritel terhadap koin dan batangan emas juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat umum juga mulai mengakui peran emas sebagai penyimpan nilai dan perlindungan terhadap inflasi. Ketidakpastian ekonomi global dan inflasi yang persisten telah mendorong individu untuk mendiversifikasi portofolio mereka dengan menambahkan emas fisik. Sentimen positif ini tercermin dalam lonjakan harga di pasar berjangka, di mana para pelaku pasar mengambil posisi beli, mengantisipasi kenaikan harga lebih lanjut yang didorong oleh pasokan fisik yang semakin ketat.

Meskipun demikian, perlu diingat bahwa harga emas juga dipengaruhi oleh faktor makroekonomi lainnya seperti suku bunga dan kebijakan moneter. Kenaikan suku bunga yang terlalu agresif dapat mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-yielding. Namun, saat ini, permintaan fisik yang kuat tampaknya menjadi pendorong utama. Para penambang emas dan produsen perhiasan juga merasakan dampak dari peningkatan permintaan ini, dengan volume penjualan yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih baik. Ini menciptakan umpan balik positif yang mendukung harga emas secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, lonjakan permintaan fisik emas merupakan sinyal bullish yang kuat bagi pasar emas berjangka. Ini menunjukkan bahwa fundamental pasar emas tetap solid, didukung oleh kebutuhan konsumen riil dan minat investor yang berkelanjutan. Selama permintaan fisik tetap tinggi, harga emas kemungkinan besar akan mempertahankan momentum kenaikannya. Investor disarankan untuk memantau data permintaan dari negara-negara konsumen utama, karena ini dapat memberikan petunjuk berharga mengenai arah pasar emas di masa mendatang - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, July 24, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Analis Memprediksi Konsolidasi Emas Berjangka Jelang Data Ekonomi Penting

 

HARGA EMAS HARI INI - Para analis pasar memprediksi bahwa harga emas berjangka kemungkinan akan memasuki fase konsolidasi dalam beberapa waktu ke depan, seiring dengan pasar yang menanti rilis data ekonomi penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter global. Setelah periode volatilitas yang cukup tinggi, investor tampaknya mengambil pendekatan "tunggu dan lihat", menghindari posisi besar hingga ada kejelasan lebih lanjut mengenai prospek ekonomi makro. Data yang paling dinanti termasuk laporan inflasi, data pekerjaan, dan indikator pertumbuhan ekonomi dari negara-negara ekonomi utama, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok.

Fase konsolidasi ini ditandai dengan pergerakan harga yang cenderung mendatar dalam rentang yang sempit, tanpa dorongan kuat ke atas maupun ke bawah. Ini mencerminkan ketidakpastian di antara investor mengenai arah selanjutnya dari pasar. Meskipun ada faktor-faktor pendukung seperti permintaan safe-haven, tekanan dari suku bunga yang lebih tinggi juga menahan harga. Oleh karena itu, pasar emas berjangka mencari katalis baru yang dapat memicu pergerakan harga yang signifikan, baik itu rilis data yang mengejutkan atau perubahan dalam narasi kebijakan bank sentral.

Beberapa ahli strategi komoditas menyarankan bahwa selama periode konsolidasi ini, pedagang mungkin mencari peluang perdagangan jangka pendek di dalam rentang yang ditetapkan. Namun, bagi investor jangka panjang, periode ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk meninjau kembali strategi investasi mereka dan mempersiapkan diri untuk potensi pergerakan besar setelah data kunci dirilis. Volatilitas rendah saat konsolidasi juga dapat menjadi indikasi akumulasi atau distribusi, tergantung pada pola teknikal yang terbentuk.

Secara keseluruhan, pasar emas berjangka berada dalam mode "standby", menanti sinyal yang jelas dari fundamental ekonomi. Investor disarankan untuk memantau kalender ekonomi dengan cermat dan bersiap untuk potensi pergerakan harga yang tajam setelah data penting diumumkan. Perilaku pasar selama konsolidasi akan memberikan petunjuk berharga tentang sentimen underlying di antara para pelaku pasar - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 23, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Inflasi Persisten Beri Angin Segar Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Kekhawatiran akan inflasi yang persisten terus menjadi pendorong utama kenaikan harga emas berjangka pada hari ini. Meskipun bank sentral global telah mengambil langkah agresif untuk mengendalikan kenaikan harga, data terbaru menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih jauh dari mereda. Dalam lingkungan di mana daya beli uang terus terkikis, emas, yang secara historis dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, menjadi semakin menarik bagi investor yang ingin melindungi nilai kekayaan mereka dari erosi.

Laporan indeks harga konsumen (CPI) di beberapa negara besar yang masih berada di atas target bank sentral telah memperkuat argumen bahwa inflasi mungkin tidak bersifat transien seperti yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini mendorong investor untuk mencari aset yang memiliki kemampuan untuk mempertahankan nilainya dalam jangka panjang. Obligasi yang menawarkan imbal hasil riil negatif di tengah inflasi tinggi membuat daya tarik emas semakin meningkat, karena tidak terpengaruh oleh penurunan nilai mata uang.

Para ekonom dan analis pasar mulai mempertimbangkan skenario stagflasi, di mana pertumbuhan ekonomi melambat sementara inflasi tetap tinggi. Dalam kondisi seperti ini, emas seringkali menunjukkan kinerja yang kuat karena ia menawarkan perlindungan baik dari resesi maupun dari inflasi. Investor beralih dari aset-aset yang lebih berisiko dan berorientasi pertumbuhan ke aset-aset yang lebih stabil dan defensif seperti emas. Ini menjelaskan mengapa minat terhadap kontrak berjangka emas terus meningkat.

Meskipun inflasi saat ini mendukung harga emas, investor harus tetap mempertimbangkan potensi perubahan dalam kebijakan moneter bank sentral. Jika bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga lebih agresif dari yang diperkirakan, hal itu dapat menekan harga emas. Namun, selama inflasi tetap menjadi ancaman yang signifikan dan imbal hasil riil obligasi tetap rendah atau negatif, emas kemungkinan akan mempertahankan posisinya sebagai aset yang menarik bagi investor yang mencari lindung nilai - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, July 22, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Data Inflasi AS Menurun, Memicu Harapan Pemotongan Suku Bunga dan Dukungan untuk Emas


HARGA EMAS HARI INI - Rilis data inflasi terbaru dari Amerika Serikat yang menunjukkan penurunan lebih lanjut telah memicu optimisme di kalangan investor, sekaligus memberikan dorongan signifikan bagi harga emas berjangka. Penurunan inflasi memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan memiliki lebih banyak ruang untuk mulai memangkas suku bunga acuannya dalam waktu dekat. Kebijakan moneter yang lebih longgar cenderung positif untuk emas, karena menurunkan biaya peluang memegang aset non-yield dan melemahkan dolar AS, sehingga membuat emas lebih menarik. Ini adalah berita baik bagi pasar komoditas.

Para ekonom telah lama menyoroti dampak kebijakan suku bunga terhadap harga emas. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi daya tarik obligasi dan aset berpendapatan tetap lainnya, membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih kompetitif. Data inflasi yang moderat juga menunjukkan bahwa ekonomi AS mungkin sedang menuju "soft landing," yang berarti risiko resesi berkurang, namun tekanan inflasi juga tidak mengkhawatirkan. Kondisi ini ideal bagi emas, karena investor tidak perlu terlalu khawatir tentang tekanan jual dari kebutuhan likuiditas mendesak.

Meskipun ada kekhawatiran bahwa inflasi bisa kembali naik, saat ini data menunjukkan tren penurunan yang konsisten. Respons pasar terhadap data ini sangat positif, dengan volume perdagangan emas berjangka yang melonjak. Posisi spekulatif di pasar juga menunjukkan peningkatan minat beli. Selain itu, permintaan fisik emas dari Asia juga tetap kuat, memberikan dukungan tambahan pada harga. Pasar emas secara keseluruhan menunjukkan sinyal bullish yang jelas.

Dengan prospek pemotongan suku bunga yang semakin dekat, emas berjangka diperkirakan akan terus menikmati dukungan positif. Investor akan terus mengamati setiap pernyataan dari pejabat Federal Reserve serta data ekonomi AS lainnya untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter. Kenaikan harga emas hari ini adalah bukti bagaimana ekspektasi kebijakan bank sentral dapat secara langsung memengaruhi pasar komoditas, menegaskan pentingnya data inflasi bagi investor emas - RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Monday, July 21, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Emas Berjangka di Tengah Ketegangan Geopolitik Global

 

HARGA EMAS HARI INI - Ketegangan geopolitik global terus menjadi salah satu pendorong utama permintaan terhadap emas berjangka sebagai aset safe-haven. Konflik yang sedang berlangsung di berbagai wilayah, ditambah dengan ketidakpastian politik di negara-negara besar, mendorong investor untuk mencari perlindungan dalam logam mulia. Emas secara historis telah terbukti menjadi penyimpan nilai yang andal di masa-masa krisis, sehingga menarik aliran modal ketika sentimen risiko meningkat di pasar keuangan global. Eskalasi konflik atau munculnya titik panas baru dapat dengan cepat memicu lonjakan harga emas.

Situasi di Timur Tengah, Eropa Timur, dan Laut Cina Selatan menjadi fokus perhatian investor. Setiap perkembangan negatif di wilayah-wilayah ini dapat memicu kekhawatiran yang meluas dan mendorong harga emas naik. Selain itu, ketidakpastian seputar pemilihan umum di beberapa negara ekonomi besar juga menambah lapisan risiko politik yang perlu diperhitungkan. Pasar cenderung bereaksi dengan cepat terhadap berita-berita geopolitik, seringkali dengan pergerakan harga yang tajam dan tiba-tiba, yang menuntut kewaspadaan tinggi dari para trader.

Meskipun fundamental ekonomi mungkin menunjukkan sedikit tekanan pada emas, faktor geopolitik seringkali dapat mengesampingkan pertimbangan tersebut, setidaknya dalam jangka pendek. Permintaan fisik emas dari bank sentral di berbagai negara juga tetap kuat, karena mereka berupaya untuk mendiversifikasi cadangan mereka dan mengurangi ketergantungan pada mata uang cadangan tertentu. Pembelian emas oleh bank sentral ini menunjukkan keyakinan jangka panjang pada nilai emas dan memberikan lantai dukungan untuk harga.

PT Rifan Bandung memahami betul bagaimana faktor geopolitik dapat memengaruhi pasar emas berjangka dan selalu memberikan informasi terbaru kepada kliennya mengenai perkembangan terkini. Dengan analisis yang mendalam tentang risiko geopolitik, PT Rifan Bandung membantu investor mengidentifikasi peluang dan mengelola risiko yang terkait dengan investasi emas berjangka. Membangun portofolio yang tangguh di tengah ketidakpastian geopolitik adalah kunci, dan emas dapat memainkan peran penting dalam strategi ini - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, July 18, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Volatilitas Pasar Saham Global Dorong Investor ke Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka kembali menjadi primadona di tengah gejolak pasar saham global yang terus berlanjut. Indeks-indeks utama di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia menunjukkan tren penurunan yang signifikan, dipicu oleh kekhawatiran akan resesi ekonomi global dan laporan pendapatan perusahaan yang mengecewakan. Dalam situasi seperti ini, investor secara alami beralih ke aset yang secara tradisional dianggap sebagai "safe haven," dan emas memenuhi kriteria tersebut dengan sempurna.

Kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga yang agresif oleh bank sentral untuk mengatasi inflasi juga menambah tekanan pada pasar ekuitas, sehingga semakin mendorong modal keluar dari saham dan masuk ke emas. Meskipun emas tidak memberikan imbal hasil, kemampuannya untuk mempertahankan nilai intrinsik di tengah ketidakpastian ekonomi menjadikannya pilihan menarik bagi banyak investor yang ingin melindungi kekayaan mereka dari depresiasi.

Para analis teknikal juga mengamati bahwa harga emas berjangka telah berhasil menembus beberapa level resistensi kunci, yang mengindikasikan momentum bullish yang kuat. Jika harga dapat bertahan di atas level-level tersebut, tren kenaikan lebih lanjut sangat mungkin terjadi. Namun, investor tetap harus mewaspadai potensi koreksi, terutama jika ada berita positif yang tak terduga dari pasar saham atau data ekonomi yang menunjukkan pemulihan yang lebih cepat.

Mengingat kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, penting bagi investor untuk melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi. Meskipun emas berjangka menawarkan peluang keuntungan di tengah volatilitas, risiko juga selalu ada. PT Rifan Financindo Berjangka Bandung menyarankan para nasabah untuk berkonsultasi dengan profesional keuangan dan memastikan pemahaman yang mendalam tentang instrumen investasi ini sebelum bertransaksi - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Thursday, July 17, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Inflasi Tinggi Global Dorong Minat Investor pada Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka terus menarik minat investor sebagai lindung nilai yang efektif terhadap inflasi tinggi yang masih melanda banyak ekonomi global. Meskipun bank sentral di seluruh dunia telah menaikkan suku bunga secara agresif, tekanan harga konsumen tetap persisten, mengurangi daya beli mata uang fiat dan mendorong investor untuk mencari aset yang dapat mempertahankan nilainya. Emas, dengan sejarah panjangnya sebagai penyimpan nilai, menjadi pilihan utama di tengah kekhawatiran erosi kekayaan akibat inflasi.

Laporan inflasi terbaru dari berbagai negara maju menunjukkan bahwa tekanan harga belum mereda sepenuhnya, memicu kekhawatiran akan kemungkinan stagflasi, yaitu kombinasi antara pertumbuhan ekonomi yang lambat dan inflasi yang tinggi. Dalam skenario seperti ini, investasi pada aset riil seperti emas menjadi lebih menarik dibandingkan aset keuangan yang rentan terhadap penurunan nilai mata uang. Para ekonom dan analis pasar mengamati dengan cermat data indeks harga konsumen (CPI) dan indeks harga produsen (PPI) untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai arah inflasi.

Banyak investor institusional dan individu kini mengalokasikan sebagian portofolio mereka ke emas sebagai strategi diversifikasi dan proteksi. Mereka melihat emas sebagai asuransi terhadap ketidakpastian ekonomi dan ketidakstabilan moneter. Permintaan untuk Exchange Traded Funds (ETF) emas dan kontrak berjangka emas menunjukkan sentimen positif ini. Potensi kenaikan harga emas semakin diperkuat jika ekspektasi inflasi terus tinggi dan bank sentral tidak mampu mengendalikannya secara efektif.

Meskipun demikian, kebijakan pengetatan moneter yang agresif dapat memicu kenaikan imbal hasil obligasi, yang membuat emas tanpa bunga menjadi kurang menarik. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk mempertimbangkan keseimbangan antara risiko inflasi dan kebijakan suku bunga. Namun, selama kekhawatiran inflasi masih menjadi sorotan utama, emas diperkirakan akan terus menjadi aset yang diminati - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 16, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Kebijakan Bank Sentral Pengaruhi Pergerakan Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga emas berjangka hari ini sangat dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral global, terutama Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa. Pernyataan dari pejabat bank sentral mengenai prospek suku bunga dan inflasi menjadi faktor penentu utama arah harga emas. Meskipun sinyal-sinyal kebijakan masih beragam, pasar cenderung mencermati setiap petunjuk yang mengarah pada pelonggaran moneter di masa depan, yang biasanya positif bagi emas karena menurunkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, sinyal hawkish juga bisa menekan harga.

Beberapa laporan menunjukkan bahwa kekhawatiran akan resesi yang meluas dapat memaksa bank sentral untuk mempertimbangkan kembali kebijakan pengetatan moneter mereka lebih cepat dari yang diperkirakan. Jika skenario ini terwujud, suku bunga riil akan cenderung menurun, yang membuat emas menjadi investasi yang lebih menarik. Investor saat ini menimbang prospek antara inflasi yang persisten dan potensi perlambatan ekonomi yang signifikan, yang masing-masing memiliki implikasi berbeda bagi kebijakan bank sentral dan harga emas. Pasar mencoba untuk mengantisipasi langkah The Fed selanjutnya, dan setiap perubahan narasi bisa memicu pergerakan harga yang tajam.

Di sisi lain, jika bank sentral memilih untuk tetap agresif dalam memerangi inflasi dengan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama, ini dapat menekan harga emas. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas, yang tidak memberikan bunga atau dividen. Oleh karena itu, data inflasi yang akan datang dan pernyataan dari bank sentral akan sangat krusial dalam menentukan arah emas berjangka dalam jangka pendek hingga menengah. Para trader bersiap untuk volatilitas yang lebih tinggi menjelang pengumuman kebijakan moneter penting.

Namun, faktor-faktor pendukung lain seperti ketidakpastian geopolitik dan permintaan safe haven yang berkelanjutan dapat menjadi penopang harga emas meskipun ada tekanan dari kebijakan moneter. Keseimbangan antara faktor-faktor ini akan menentukan lintasan harga emas berjangka. Para investor disarankan untuk memantau dengan cermat perkembangan makroekonomi dan pernyataan dari para pembuat kebijakan untuk mengambil keputusan investasi yang tepat di pasar emas berjangka yang dinamis ini. Potensi divergensi kebijakan antar bank sentral juga bisa menjadi pemicu pergerakan harga - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Tuesday, July 15, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Ketidakpastian Geopolitik Dorong Kenaikan Emas Berjangka


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menguat tajam hari ini, didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik di beberapa wilayah kunci dunia. Konflik yang memanas di Eropa Timur dan situasi yang tidak stabil di Timur Tengah telah memicu arus investor ke aset safe haven, dengan emas menjadi pilihan utama. Berita mengenai eskalasi konflik dan potensi dampaknya terhadap pasokan energi global telah meningkatkan kekhawatiran tentang prospek ekonomi global, mendorong investor untuk mencari perlindungan dalam bentuk emas.

Peningkatan permintaan untuk emas juga datang dari kekhawatiran yang terus-menerus tentang stabilitas sistem keuangan global. Dengan beberapa ekonomi besar menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk tingginya tingkat utang dan tekanan inflasi, investor melihat emas sebagai penyimpan nilai yang dapat diandalkan di tengah badai. Pembelian emas oleh bank sentral juga terus berlanjut, menunjukkan kepercayaan institusional terhadap logam mulia ini sebagai komponen penting dari cadangan devisa.

Meskipun demikian, penguatan dolar AS yang sporadis dan potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS dapat menjadi faktor penekan bagi emas. Kenaikan suku bunga meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas, yang tidak menawarkan imbal hasil. Oleh karena itu, pasar emas berjangka menunjukkan fluktuasi yang signifikan, dengan investor menyeimbangkan antara faktor pendorong dan penekan. Pergerakan harga akan sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan keputusan kebijakan moneter di masa mendatang.

Para pelaku pasar disarankan untuk mencermati setiap perkembangan geopolitik dan dampaknya terhadap sentimen pasar. Meskipun prospek emas terlihat positif di tengah ketidakpastian global, risiko penurunan tetap ada jika ada tanda-tanda de-eskalasi konflik atau jika bank sentral mengambil sikap yang lebih hawkish. Diversifikasi portofolio dan manajemen risiko yang cermat sangat penting dalam lingkungan pasar yang bergejolak ini - RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

sumber : newsmaker.id


Monday, July 14, 2025

PT RIFAN BANDUNG - Emas Berjangka Mendapat Dorongan dari Pelemahan Dolar AS dan Ketidakpastian Geopolitik

 


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka hari ini mendapatkan dorongan signifikan dari pelemahan dolar AS dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut. Dolar AS, yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan emas, menunjukkan pelemahan terhadap mata uang utama lainnya, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar. Kondisi ini secara langsung meningkatkan daya tarik emas sebagai investasi, memicu peningkatan permintaan dari berbagai belahan dunia.

Tim riset PT Rifan Bandung mengamati bahwa ketegangan geopolitik di beberapa kawasan, mulai dari konflik bersenjata hingga sengketa perdagangan, telah meningkatkan permintaan akan aset safe-haven. Emas, sebagai penyimpan nilai tradisional di masa krisis, menjadi pilihan utama bagi investor yang ingin melindungi portofolio mereka dari gejolak global. Risiko geopolitik ini menciptakan lingkungan ketidakpastian yang mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap aman dan stabil.

Selain itu, data ekonomi yang menunjukkan perlambatan di beberapa ekonomi utama juga turut andil dalam memicu pelemahan dolar AS, yang pada gilirannya mendukung harga emas. Jika tren perlambatan ekonomi ini terus berlanjut, bank sentral mungkin akan kurang agresif dalam menaikkan suku bunga, yang akan semakin mengurangi tekanan pada emas. Pasar kini juga mencermati perkembangan terkini dari konflik di Eropa Timur, yang dampaknya dapat meluas ke pasar global.

Meskipun prospek jangka pendek terlihat cerah, investor harus tetap mewaspadai potensi pembalikan tren. Penguatan tak terduga pada dolar AS atau meredanya ketegangan geopolitik dapat memicu koreksi pada harga emas. Namun, untuk saat ini, kombinasi pelemahan dolar dan ketidakpastian geopolitik telah menciptakan lingkungan yang sangat mendukung kenaikan harga emas berjangka. PT Rifan Bandung senantiasa memberikan informasi terkini dan analisis mendalam untuk membantu nasabah mengambil keputusan investasi yang tepat - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Friday, July 11, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Dolar AS Melemah, Emas Berjangka Menguat Signifikan

 


HARGA EMAS HARI INI - Pelemahan signifikan pada indeks dolar AS pada hari ini telah menjadi katalisator kuat bagi kenaikan harga emas berjangka. Dolar AS, yang merupakan mata uang denominasi untuk emas, menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain ketika nilainya menurun, sehingga meningkatkan permintaan. Data ekonomi AS yang menunjukkan pertumbuhan yang sedikit melambat dan spekulasi mengenai penundaan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve telah berkontribusi pada pelemahan dolar. Pergerakan ini secara langsung menguntungkan pasar komoditas, terutama emas.

Selain itu, arus keluar modal dari pasar negara berkembang dan kekhawatiran tentang stabilitas keuangan global juga mendorong investor untuk mencari aset safe-haven. Emas, dengan sifatnya yang tidak terpengaruh oleh kebijakan moneter spesifik suatu negara seperti mata uang fiat, menjadi pilihan yang menarik. Hubungan invers antara dolar AS dan emas telah terbukti kuat dalam beberapa bulan terakhir, dengan setiap penurunan dolar diikuti oleh lonjakan harga emas. Ini menunjukkan bagaimana sentimen pasar terhadap dolar secara langsung memengaruhi daya tarik emas.

Ketidakpastian kebijakan moneter di Amerika Serikat juga turut berperan. Meskipun ada sinyal mengenai kemungkinan pengetatan di masa depan, waktu dan laju pengetatan tersebut masih menjadi pertanyaan besar. Ketidakjelasan ini membuat investor cenderung lebih berhati-hati dan memilih aset yang dianggap lebih aman. Laporan pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan baru-baru ini juga menambah tekanan pada dolar, memperkuat argumen untuk investasi emas.

PT Rifan Financindo Berjangka menekankan bahwa korelasi negatif antara dolar AS dan emas adalah faktor penting yang harus selalu diperhatikan investor. Selama dolar AS berada di bawah tekanan, emas kemungkinan akan terus mendapatkan dukungan. Namun, pembalikan tren dolar AS akibat kebijakan moneter yang lebih agresif atau perbaikan data ekonomi AS yang tiba-tiba dapat mengubah dinamika pasar emas. Investor disarankan untuk memantau dengan seksama pergerakan mata uang dan kebijakan bank sentral - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

sumber : newsmaker.id

Thursday, July 10, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Prospek Emas Berjangka Tetap Positif, Fokus pada Kebijakan Bank Sentral dan Ekonomi Global

 


HARGA EMAS HARI INI - Melihat ke depan, prospek jangka pendek hingga menengah untuk emas berjangka diperkirakan akan tetap positif. Pasar akan terus memantau dengan cermat setiap pernyataan dan langkah kebijakan dari bank sentral global, terutama Federal Reserve, terkait respons mereka terhadap data inflasi yang persisten dan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Ekspektasi tentang jalur suku bunga, baik itu penundaan pemotongan atau bahkan kemungkinan kenaikan lebih lanjut jika inflasi memburuk, akan secara signifikan memengaruhi daya tarik emas. Semakin tidak pasti kebijakan moneter, semakin menarik emas sebagai aset safe haven.

Selain itu, perkembangan geopolitik global dan potensi perlambatan ekonomi juga akan menjadi faktor penentu utama. Laporan ekonomi yang menunjukkan pelemahan pertumbuhan PDB atau peningkatan angka pengangguran dapat memicu investor untuk mencari perlindungan di emas. Konflik yang memburuk atau ketegangan diplomatik baru juga akan secara langsung mendukung harga emas karena meningkatkan persepsi risiko di pasar. Investor akan terus mencari aset yang dapat melindungi portofolio mereka dari ketidakstabilan ini.

Banyak analis komoditas mempertahankan pandangan bullish mereka terhadap emas, dengan target harga yang lebih tinggi untuk sisa tahun ini dan tahun depan. Mereka menunjukkan bahwa fundamental pasar mendukung kenaikan lebih lanjut, termasuk permintaan yang kuat dari sektor perhiasan dan industri, serta pembelian signifikan oleh bank sentral yang ingin mendiversifikasi cadangan mereka. Ini menunjukkan bahwa dukungan untuk emas bukan hanya spekulatif tetapi juga didasarkan pada permintaan riil.

Secara keseluruhan, selama ketidakpastian ekonomi dan geopolitik masih membayangi, emas diharapkan akan terus mempertahankan perannya sebagai aset penting dalam strategi diversifikasi portofolio investor yang mencari stabilitas dan lindung nilai terhadap risiko. Pasar akan terus memonitor indikator makroekonomi dan berita geopolitik untuk mengonfirmasi tren ini - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

Sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 9, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Tertekan Penguatan Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

 


HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka berada di bawah tekanan signifikan menyusul penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Ketika dolar menguat, emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga mengurangi permintaan. Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi membuat aset berpendapatan tetap ini lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Sentimen risk-on di pasar ekuitas juga berkontribusi pada penurunan harga emas. Dengan pasar saham yang menunjukkan kinerja positif, sebagian investor cenderung mengalihkan modalnya dari aset safe haven seperti emas ke aset yang menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi.

Meskipun ada faktor-faktor penekan, beberapa analis percaya bahwa penurunan harga saat ini mungkin hanya bersifat sementara, terutama jika kekhawatiran inflasi kembali mencuat atau jika ada gejolak geopolitik baru. Namun, untuk saat ini, momentum bearish tampak mendominasi pasar emas berjangka.

Investor memantau dengan cermat data ekonomi makro AS, termasuk data inflasi dan laporan ketenagakerjaan, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah dolar dan imbal hasil obligasi, yang pada gilirannya akan memengaruhi harga emas berjangka - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

Sumber : newsmaker.id


Tuesday, July 8, 2025

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Minat Beli Institusional Dorong Emas Berjangka Reli Lanjutan

 


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka melanjutkan reli kenaikannya pada dini hari ini, didukung oleh minat beli yang kuat dari investor institusional. Dana lindung nilai dan institusi besar lainnya terlihat meningkatkan posisi long mereka dalam kontrak emas, mengindikasikan kepercayaan terhadap prospek harga logam mulia ini di masa depan. Pesanan beli besar terlihat masuk ke pasar.

Aktivitas ini menunjukkan bahwa institusi melihat emas sebagai aset yang vital untuk diversifikasi portofolio dan lindung nilai terhadap inflasi serta ketidakpastian pasar. Likuiditas yang melimpah di pasar juga memungkinkan institusi untuk masuk dan keluar dari posisi dengan mudah, menambah daya tarik emas berjangka. Data open interest juga menunjukkan peningkatan.

Keterlibatan institusional yang kuat seringkali menjadi indikator yang baik untuk arah harga jangka menengah. Namun, investor ritel tetap perlu berhati-hati dan tidak sepenuhnya bergantung pada pergerakan institusional, karena mereka juga dapat membalikkan posisi dengan cepat - RIFAN FINANCINDO BANDUNG 

Sumber : newsmaker.id

Monday, July 7, 2025

PT RIFAN - Permintaan Fisik Emas dari Asia Tetap Kuat, Membatasi Penurunan

 



HARGA EMAS HARI INI - Meskipun ada beberapa tekanan jual sporadis di pasar berjangka, permintaan fisik emas yang kuat, terutama dari Asia, membantu membatasi penurunan harga pada hari ini. Pasar di India dan Tiongkok, dua konsumen emas terbesar di dunia, menunjukkan minat pembelian yang solid di tengah musim pernikahan dan festival yang mendekat. Permintaan fisik ini bertindak sebagai jaring pengaman, mencegah harga emas anjlok terlalu dalam.

Para pedagang di pasar fisik melaporkan adanya premi yang signifikan di atas harga spot di beberapa pusat perdagangan di Asia, menandakan pasokan yang relatif ketat dan permintaan yang tinggi. Pembelian perhiasan dan batangan emas oleh konsumen ritel serta bank sentral regional terus menopang harga. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada fluktuasi di pasar berjangka, nilai intrinsik emas sebagai penyimpan nilai tetap diakui secara luas.

Kekuatan permintaan fisik ini menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan dalam analisis pergerakan harga emas. Selama permintaan dari pasar konsumen utama tetap kuat, hal itu akan memberikan dukungan fundamental bagi harga emas berjangka, bahkan jika ada sentimen bearish sementara dari faktor-faktor makroekonomi lainnya - PT RIFAN 


Sumber : newsmaker.id

Friday, July 4, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Analis Prediksi Emas Berjangka Sentuh Rekor Tertinggi Baru


HARGA EMAS HARI INI - Beberapa analis terkemuka dari bank investasi global memprediksi bahwa harga emas berjangka berpotensi mencapai rekor tertinggi baru dalam beberapa bulan mendatang. Proyeksi ini didasarkan pada kombinasi faktor makroekonomi, termasuk tingkat utang global yang meningkat, kebijakan moneter yang longgar di beberapa negara, dan pelemahan dolar AS.

Kondisi ekonomi global yang masih rentan terhadap guncangan eksternal membuat emas semakin menarik sebagai aset pelindung nilai. Investor besar dan dana lindung nilai terus menambah posisi beli mereka di pasar emas berjangka, mengindikasikan kepercayaan yang kuat terhadap potensi kenaikan harga. Saat ini, emas berjangka diperdagangkan di sekitar $2.410 per ons, mendekati level tertinggi sebelumnya.

Namun, potensi volatilitas tetap ada, terutama jika ada perubahan signifikan dalam kebijakan bank sentral atau perbaikan tak terduga dalam data ekonomi global. Meskipun demikian, konsensus di kalangan analis cenderung bullish, dengan target harga yang ambisius untuk emas berjangka di tahun ini - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

Sumber : newsmaker.id
 

Thursday, July 3, 2025

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Beri Energi Positif untuk Emas Berjangka

 


HARGA EMAS HARI INI - Emas berjangka menunjukkan performa positif pada perdagangan hari Kamis (3/7), didukung oleh penurunan signifikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Ketika imbal hasil obligasi turun, daya tarik emas sebagai aset non-imbal hasil meningkat, karena biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah.

Emas berjangka kontrak Agustus naik 0,9% menjadi $2.410 per troy ounce. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun anjlok sekitar 8 basis poin, menyusul data ekonomi yang menunjukkan perlambatan di sektor manufaktur AS. Data tersebut memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertimbangkan pemangkasan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, yang pada gilirannya menekan imbal hasil obligasi. 

Lingkungan suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung harga emas. Investor akan terus memantau data ekonomi AS yang akan datang untuk petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed dan dampaknya terhadap imbal hasil obligasi dan, pada akhirnya, harga emas - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : newsmaker.id

Wednesday, July 2, 2025

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Strategi Investasi Emas Berjangka Hari Ini

 

HARGA EMAS HARI INI - Investasi dalam emas berjangka hari ini menawarkan peluang yang menarik bagi para trader dan investor yang mencari eksposur terhadap pasar komoditas. Namun, untuk memaksimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan risiko, diperlukan strategi yang terencana dengan baik. Pasar berjangka dikenal dengan volatilitasnya yang tinggi, sehingga pendekatan yang disiplin dan pemahaman mendalam tentang dinamikanya menjadi sangat penting.

Salah satu strategi dasar adalah analisis teknikal. Investor dapat menggunakan grafik harga, indikator moving average, Relative Strength Index (RSI), dan pola candlestick untuk mengidentifikasi tren dan titik masuk atau keluar yang potensial. Mempelajari sejarah pergerakan harga emas berjangka dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana harga bereaksi terhadap peristiwa tertentu di masa lalu, meskipun kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Mengembangkan sistem trading berdasarkan analisis teknikal dapat membantu mengurangi keputusan emosional.

Selain itu, analisis fundamental juga tidak kalah penting. Ini melibatkan pemantauan data ekonomi, kebijakan moneter, dan peristiwa geopolitik yang dapat memengaruhi penawaran dan permintaan emas. Misalnya, rilis data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat menjadi sinyal bullish untuk emas, sementara kenaikan suku bunga dapat menjadi sinyal bearish. Menggabungkan analisis teknikal dan fundamental dapat memberikan pandangan yang lebih komprehensif tentang pasar.

Manajemen risiko adalah pilar utama dalam investasi emas berjangka. Mengatur stop-loss order untuk membatasi potensi kerugian dan take-profit order untuk mengunci keuntungan adalah praktik yang sangat dianjurkan. Selain itu, menentukan ukuran posisi yang sesuai dengan toleransi risiko dan ukuran akun Anda sangat krusial. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda mampu untuk kehilangan, terutama di pasar berjangka yang memiliki leverage tinggi.

Dengan demikian, untuk meraih kesuksesan dalam investasi emas berjangka hari ini, investor harus menggabungkan analisis yang cermat dengan strategi manajemen risiko yang ketat. Pasar emas berjangka adalah arena yang dinamis dan kompetitif, namun dengan persiapan yang matang dan eksekusi yang disiplin, peluang untuk mencapai tujuan investasi Anda akan meningkat secara signifikan - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

Sumber : newsmaker.id