Monday, July 20, 2020

PT Rifan - Kasus Baru Corona Bertambah, Emas Jadi Buruan Investor Lagi

PT RIFAN BANDUNG - Harga emas kembali dipindahkan tingkat karena virus kasus korona yang membuat permintaan tetap meningkat atas logam mulia tersebut, harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi 1,783,75 dolar AS per ounce. Sementara Emas Berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,2 persen menjadi 1,793,50 dolar AS per ounce.
 
Dalam empat hari pertama bulan Juli saja, 15 negara bagian AS melaporkan pengumpulan peningkatan kasus Covid-19 yang baru, sementara kasus juga terus bertambah di negara bagian termasuk India, Australia dan Meksiko.
 
Mengesampingkan lonjakan kasus virus corona, saham Wall Street menguat setelah pertumbuhan yang tak terduga di sektor jasa AS dan pada harapan pemulihan yang dipimpin Cina dari kemerosotan ekonomi yang menyebabkan wabah virus tersebut.
 
Data non-manufaktur Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan aktivitas industri AS melonjak tajam pada Juni, hampir kembali ke level pra-Covid-19, emas yang memberikan imbal hasil melambung 17,5 persen sepanjang tahun ini, mendorong langkah-langkah stimulus dan penggantian suku bunga oleh bank sentral. Emas mencapai 1,788,96 dolar AS per ounce minggu lalu, level tertinggi sejak Oktober 2012.
 
Sementara harga logam lainnya, seperti paladium turun 0,1 persen menjadi 1,921,69 dolar AS per ons, sementara platinum melejit 2,3 persen menjadi 818,28 dolar AS per ons, dan perak naik 1,1 persen, menjadi 18,24 dolar AS per ons - PT RIFAN

Sumber : suara.com 

Friday, July 17, 2020

Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Spot Berbalik Menguat 0,04% Ke Level US $ 1,797/Ons Troi


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas mulai menguat pada pagi ini. Jumat pukul 10.04 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,04% level US $ 1,797,95 per ons troi, sementara harga emas Datang untuk pengiriman Agustus 2020 turun 0,18% ke level US $ 1,797,10 per ons troi. 

Sebelumnya harga emas turun karena tertekan menguatkan dolar dan Bank Sentral Eropa mempertahankan uang jadi mendorong beberapa investor untuk mendapatkan keuntungan, narasi utama adalah bank sentral yang menahan untuk beberapa waktu dan lebih banyak rangsangan kemudian akan datang tetapi itu jauh. Tren sedikit bullish yang terjadi pada emas baru," kata Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.
 
Gubernur ECB Christine Lagarde mengatakan bank sentral akan menggunakan kekuatan stimulusnya untuk meningkatkan ekonomi zona euro, juga yang membebani harga emas, kurs dolar naik 0,3% lebih tinggi, membuat emas batangan mahal untuk pemegang mata uang lainnya. 

Beberapa investor memperoleh keuntungan tetapi investor menengah ke atas dengan kuat mempertahankan posisi mereka dan mereka mencari untuk membeli pada penurunan yang signifikan berikutnya," tambah Moya.
 
Logam mulia yang diperhitungkan sebagai nilai besar melawan dan penurunan nilai uang, telah meningkatkan di belakang langkah-langkah stimulus besar-besaran dan suku bunga rendah, sehingga pasar masih terbagi pada saat berkembang - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : kontan.co.id

Thursday, July 16, 2020

Rifan Financindo - Harga Emas Bergerak Dalam Rentang Ketat, Data Ekonomi Tiongkok Jadi Penghambat

 
RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas bertahan stabil di dekat level tertinggi dalam sembilan tahun di awal perdagangan hari ini. Sentimen yang menggerakkan si kuning datang karena melibatkan atas kasus corona dan memindahkan antara Amerika Serikat (AS) dan China berhasil mengimbangi data positif dari ekonomi Negeri Tirai Bambu.
 
Harga emas turun 0,1% menjadi US $ 1,808,97 per ons troi. Pergerakan emas masih berada di level tertinggi sejak September 2011, dengan US $ 1.817,71 per pencapaian di pekan lalu.
 
Sementara itu, harga emas Berjangka AS sebagian besar tidak berubah di level US $ 1.814,20 per ons troi, sentimen untuk pelemahan harga emas datang setelah ekonomi Tiongkok tumbuh 3,2% secara yoy pada kuartal II-2020. Data yang dirilis hari ini menunjukkan, ekonomi Tiongkok dapat dikembalikan dari kontraksi yang terjadi akibat penguncian dan stimulus yang dilakukan pemerintah Negeri Tirai Bambu berhasil.
 
Namun data terpisah menunjukkan, Meskipun output industri berhasil naik dan mengalahkan ekspektasi pada bulan Juni, penjualan ritel malah tak terduga turun lagi. Ini menunjukkan mengapa permintaan konsumen di China masih berkurang.
 
Michael McCarthy, kepala strategi di CMC Markets mengatakan, data campuran dari China ini membuat emas bergerak sideways . Potensi menguatkan untuk emas pun masih ada Karena ada keberlanjutan dari sebagian investor untuk pertumbuhan berkelanjutan di tahun ini.
 
Namun memanasnya hubungan AS dan Cina terkait Hong Kong juga menguntungkan harga emas, Bahkan, harga emas telah menguat lebih dari 19% sepanjang tahun ini. Emas mendapat peluang untuk maju juga mendapat manfaat dari suku bunga rendah dan stimulus luas yang dilakukan negara. Emas menghindar sebagai aset lindung nilai terhadap penolakan dan penurunan nilai mata uang, menentang pasar masih terbagi pada prospek untuk untung.
 
Fokus investor sekarang bergeser ke kebijakan Bank Sentral Eropa yang akan dilakukan pada malam hari ini - RIFAN FINANCINDO

Sumber : kontan.co.id


Wednesday, July 15, 2020

PT Rifan Financindo Berjangka - Kembali Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Rp 942 Ribu/Gram


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga logam mulia Antam untuk emas dirilis Rp 942.000 per gram pada perdagangan Rabu. Angka ini mengalamai kenaikan sebesar Rp4.000 dari harga jual pada Selasa kemarin

Sementara harga buyback melonjak lebih tinggi, Rp 5.000, menjadi Rp 841.000 per gram. Harga jual dan harga beli kembali yang melibatkan dalam berita ini merupakan harga resmi di Butik Emas Logam Mulia Pulo Gadung Jakarta, dikutip dari situs resminya.
 
Logam mulia, khususnya emas, memang menjadi incaran para investor di tengah-tengah politik dan ekonomi global saat ini. Seperti diketahui, emas adalah safe haven alias instrumen investasi paling aman dibandingkan dengan aset lain, seperti saham.
 
Perlu dipertimbangkan jika Anda tertarik berinvestasi emas, niatkan untuk jangka panjang. Karena emas memiliki selisih harga jual dan beli kembali yang cukup tinggi. Seperti pada hari ini, ada selisih Rp 101.000 per gram antara harga jual dan harga beli kembalinya.
 
Hingga pekan ketiga Juli 2020 ini, tren harga emas masih menunjukkan kenaikan yang dipicu oleh gelombang kedua Covid-19 di negara barat dan pemulihan ekonomi yang cepat. Di awal Juli ini saja, ada 15 negara bagian di Amerika Serikat (AS) yang melaporkan kenaikan signifikan kasus positif Covid-19.
 
Berangkat dari kondisi ini, investor di Amerika Serikat ramai-ramai berpindah ke emas dibandingkan aset lain yang beruntung. Kendati begitu, investor masih 'tunggu dan lihat' dengan perkembangan ke depan.
 
Pada perdagangan dunia, emas dipatok naik ke level 1,801,11 dolar AS per troi ons pada perdagangan Selasa. Harga jual di pasar dunia ini menyamai puncak harga jual emas pada 2011 lalu.
 
Pihak rumah telah memprediksi harga emas dunia akan menembus peringkat yang pernah diperoleh pada tahun 2011, yaitu 1.920,3 dolar AS per ons troi, sementara untuk harga jual perak juga meningkat sebesar Rp100 menjadi Rp9.700 per gram - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : republika.co.id

Monday, July 13, 2020

PT Rifan - Perkasa, Harga Emas Terus Naik Ke US $ 1,805,03/Ons Troi

 
PT RIFAN BANDUNG - Harga emas masih mempertahankan penguatan pada perdagangan siang hari ini. Si kuning berhasil bertahan di level US $ 1.800 per ons, berkat pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan senang tentang melonjaknya kasus Covid-19 di seluruh dunia.
 
Harga emas spot naik 0,4% menjadi US $ 1,805,03 per ons troi. Serupa, harga emas AS juga melonjak 0,4% menjadi US $ 1,808,40 per ons troi.
 
Narasi Covid-19 yang tidak akan hilang menjadi sentimen utama yang menopang harga emas. Terlebih kami pikir Federal Reserve tidak akan mengubah arah kebijakan dalam waktu dekat, dan akhirnya bisa mendukung harga emas.

Selain itu, pertumbuhan jangka menengah untuk pemulihan ekonomi masih terlihat sangat tidak pasti dan ini terus memberikan ruang yang cukup untuk si kuning melayang lebih tinggi, sudah lebih dari 12,83 juta orang yang disetujui oleh virus, global dan 565,626 orang meninggal
 
Virus infeksi korona di AS pun melanjutkan dan melonjak ke daftar tertinggi selama akhir pekan lalu. Bahkan, Florida. Melaporkan 24 jam pada hari Minggu, di sisi lain, indeks dolar turun 0,2% terhadap para pendukung, dan membuat harga emas lebih murah untuk pemegang mata uang lainnya. Ini bisa menjadi katalis yang membuat aset safe haven ini diburu.
 
Menambah kesuksesan ekonomi, Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat mengatakan, dia tidak sedang melakukan negosiasi perjanjian perdagangan Fase 2 dengan China, Emas pun diuntungkan karena menjadi investasi yang aman selama ada masalah geopolitik dan krisis keuangan - PT RIFAN

Sumber : kontan.co.id 

Friday, July 10, 2020

Rifan Financindo Berjangka - Udara Bisa Terkontaminasi Corona, Emas Profit Taking


RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Akibat terkena profit taking dan dolar AS yang menguat harga emas berbalik arah. Namun harga logam mulia tersebut masih berada di level US$ 1.800/troy ons. Jumat, harga emas dunia di pasar spot melemah tipis 0,09% ke US$ 1.801,21/troy ons. Setelah mencetak rekor tertingginya dua hari lalu di US$ 1.810, harga emas melorot ke US$ 1.802/troy ons.

Setelah menguat signifikan biasanya investor tergoda untuk mencairkan keuntungannya. Aksi profit taking membuat harga emas yang sangat perkasa menjadi tergelincir. Selain itu, penguatan dolar AS juga turut memberatkan harga emas.

Emas ditransaksikan dalam dolar AS. Ketika dolar AS menguat, harga emas yang sudah tergolong tinggi menjadi semakin mahal terutama bagi pemegang mata uang selain dolar AS, sehingga berpengaruh terhadap minat dan permintaannya.

Penguatan dolar AS tercermin dari naiknya indeks dolar yang mengukur kekuatan mata uang Negeri Paman Sam itu dengan enam mata uang lainnya. Indeks dolar menguat sejak 8 Juli 2020. Hari ini indeks dolar menguat 0,16%.

Sentimen yang sedang kurang baik juga tak mampu mendorong harga emas naik lebih tinggi kali ini. Kabar buruk datang dari perkembangan terbaru pandemi Covid-19.
AS sebagai negara dengan jumlah kasus terbanyak kemarin melaporkan ada tambahan 60 ribu kasus baru dalam sehari. Ini merupakan lonjakan tertinggi yang pernah tercatat, sementara itu, para ilmuwan di dunia dari berbagai latar belakang terus mendesak WHO untuk merubah pandangannya bahwa pandemi Covid-19 dapat menular melalui udara terutama di ruangan berventilasi buruk.

WHO yang awalnya meragukan hal tersebut, kini mulai terbuka dan menyiapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 melalui udara, eski belum mampu mendorong harga emas lebih tinggi, fundamental emas tetap dinilai baik. Prospek jangka menengah dan panjang harga emas diprediksi bisa tembus US$ 2.000. 

Ada beberapa faktor yang membuat investor menggandrungi emas untuk saat ini. Risiko ketidakpastian yang tinggi seputar kapan berakhirnya wabah menjadi faktor pertama yang mendongkrak minat investor terhadap aset safe haven ini.

Di sisi lain, rendahnya suku bunga acuan, imbal hasil obligasi pemerintah yang terlampau rendah, injeksi likuiditas besar-besaran oleh bank sentral global hingga stimulus fiskal oleh pemerintah pusat di saat seperti ini berpotensi menimbulkan inflasi di masa depan.

Emas sebagai aset lindung nilai (hedging) dan penjaga 'kekayaan' (store of wealth) tentu diuntungkan dengan adanya risiko inflasi yang membuat penurunan nilai mata uang - RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : cnbcindonesia.com

Thursday, July 9, 2020

Rifan Financindo - Harga Emas Hari Ini, Turun atau Naik


RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas hari ini dan esok memang belum tentu sama. Kadang mengalami penurunan, atau justru akan naik. Banyak hal yang mempengaruhi harga emas, salah satunya adalah krisis global.

Para customer banyak yang ingin mengetahui perihal harga emas hari ini. Harga emas yang selalu naik turun memang membuat beberapa orang yang ingin berinvestasi emas harus memantau harga emas. Lalu, bagaimana untuk mengetahui harga emas setiap harinya

Sebelum Anda mengetahui harga emas hari ini, ada baiknya untuk mengetahui beberapa hal yang dapat menyebabkan turun naiknya harga emas di pasaran. Hal yang paling sering menyebabkan harga emas naik turun adalah karena permintaan dan pasokan.

Sama halnya dengan kebanyakan komoditas, penawaran dan permintaan menjadi peran utama dalam menentukan sebuah harga emas di pasaran. Jadi, harga emas hari ini sangat dapat dipengaruhi oleh permintaan dan pasokan emas yang tersedia.

Selanjutnya, keadaan ekonomi pasar pun menjadi salah satu faktor penyebab naik turunnya harga emas. Ketika ekonomi pasar sedang tidak stabil, maka akan berpengaruh terhadap harga emas. Hal tersebut terjadi karena semua orang panik dengan keadaan ekonomi yang tidak baik dan beralih ke investasi emas.

Bagi Anda yang ingin berinvestasi emas atau hanya mengoleksi perhiasan emas, memantau harga emas setiap harinya memang dapat memberi keuntungan tersendiri. Pasalnya, dengan terus memantau harga emas Anda dapat mengetahui kapan harus membeli emas kapan harus menjualnya. Jadi, Anda harus benar-benar tahu kapan waktu yang tepat untuk menjual dan membeli emas.  

Para investor akan untuk jika Anda menjual emas disaat harga emas sedang naik. Sebaliknya, sangat disarankan untuk membeli emas disaat harga sedang turun. Dengan begitu investasi emas merupakan investasi yang sangat menguntungkan bagi Anda - RIFAN FINANCINDO

Sumber : investing.com